Senin, Juni 15, 2026
Beranda blog Halaman 377

Reza Goyang Karimun

Reza D'Academy saat menghibur masyarakat Karimun dalam acara Fun Walk. (Foto gerbangkepri.com)
Reza D'Academy saat menghibur masyarakat Karimun dalam acara Fun Walk. (Foto gerbangkepri.com)

Karimun, GK.comCuaca yang mendung tidak menurunkan semangat masyarakat Kabupaten Karimun untuk meriahkan Jalan Santai (Fun Walk) yang bertabur hadiah, serta dimeriahkan oleh artis Ibu Kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun yang ke- 23 Tahun.


Turut hadir memeriahkan acara tersebut, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rachmat Gobel, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Ketua DPRD Kepri serta Ketua DPRD Karimun, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Sekda Karimun, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya sekaligus melepas peserta Fun Walk, Aunur Rafiq mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan HUT Kabupaten Karimun, sekaligus menyehatkan masyarakat.

“Semoga dengan adanya acara ini, kita bisa meningkatkan tali silaturahmi, meningkatkan stamina, dan semoga dapat terhibur. Bismillahirrahmanirrahim peserta Fun Walk kita lepas”. sebut Aunur Rafiq, Minggu (16/10/2022) sekitar pukul 07.30 Wib.


Usai Fun Walk digelar, penyanyi dangdut Reza D’Academy pun menggoyang panggung untuk menghibur masyarakat dengan menyanyikan sejumlah lagu di selingi mengumumkan nomor undian.

Adapun hadiah utama yang disediakan berupa lima unit motor, tiga unit sepeda, kulkas, TV dan hadiah hiburan lainnya. (IWD).

Editor : Milla

Program Sijori Bakal Dikembangkan Kembali

Gubernur Kepri bersama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura. (Foto Diskominfo Kepri)
Gubernur Kepri bersama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura. (Foto Diskominfo Kepri)

Bintan, GK.com Usai menemui Menteri Besar Johor, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad kini menemui Menteri Perdagangan dan Industri Singapura guna membahas potensi dan rencana pengembangan kerja sama antara Kepri dan Singapura di Grand Lagoi Hotel Bintan pada Jumat (14/10/2022).

Diketahui, Singapura bakal terus mendorong untuk menghidupkan kembali kerja sama antara Singapura, Johor, Kepulauan Riau (Sijori) yang sempat redup. Konsep Sijori ini pertama kali diumumkan ke publik pada tahun 1989 silam oleh Wakil Perdana Menteri Singapura Goh Chok Tong, yang mana lewat Sijori, Singapura bisa merelokasi industri yang padat karya dan memerlukan banyak pekerja ke Johor atau Kepri yang ongkos pekerjanya lebih murah.

Di hadapan Gan Kim Yong, Ansar Ahmad juga menyampaikan beberapa program dan proyek strategis yang sedang digesa seperti, Jembatan Batam –  Bintan (Babin), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park, energi baru terbarukan, hingga membicarakan kerja sama mengenai tenaga medis.

“Mudah-mudahan ke depan bisa direalisasikan, nanti akan kita bahas secara teknis lebih lanjut. Semoga ke depan anak – anak kita mendapatkan peluang kerja di luar Negeri, termasuk Singapura,” harap Ansar Ahmad.

Lebih lanjut, Ansar Ahmad menjelaskan bahwa skema Sijori, nantinya para trainernya bisa satu/dua orang dari Singapura yang akan memberikan motivasi, dan salah satu kerja sama yang mungkin saja dijalin seperti pada pembangunan jembatan Babin.

“Kemudian, kerja sama Singapore Politechnic untuk supply chain, yang mana beberapa produk Kepri bakal terus berjalan. Kerja sama di bidang tata kelola Pemerintahan juga nantinya akan dilaksanakan,” ujar Ansar Ahmad.

Untuk masalah kerja sama terkait penyediaan air bersih, Ansar Ahmad menambahkan saat ini masih menunggu kepastian pembangunan Dam oleh Bintan Resort. Jika pihak swasta dapat mengeluarkan investasinya untuk proyek tersebut, maka tidak perlu melaksanakan pembangunan melalui APBN.

“Saya kira, ini sudah menjadi contoh terbaik di Indonesia, karena semua infrastruktur dibangun swasta, kita hanya tinggal memungut pajaknya”. pungkasnya. (Hms/Red).

Editor : Sai

DPC Gekrafs Lirik Tiga Desa di Karimun

Bupati, Sekda, Ketua DPC Gekrafs Kabupaten Karimun bersama anggota Gekrafs. (Foto gerbangkepri.com)
Bupati, Sekda, Ketua DPC Gekrafs Kabupaten Karimun bersama anggota Gekrafs. (Foto gerbangkepri.com)


Karimun, GK.com Bupati Karimun Aunur Rafiq menghadiri pelantikan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Karimun di Gedung Nasional pada Sabtu (15/10/2022).

                                                                          
Aunur Rafiq menyambut baik pelantikan ini, dikarenakan merupakan gerakan masyarakat dan para pelaku ekonomi kreatif yang terdiri dari anak – anak muda penggerak Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Mudah-mudahan dengan hadirnya Gekrafs ini bisa membangun Indonesia, khususnya di Kabupaten Karimun, sehingga pelaku UKM bisa bangkit,” ujar Aunur Rafiq sekitar pukul 11.15 Wib.


Pada kesempatan itu, Dirinya juga berpesan kepada para pengurus dan anggota DPC Gekrafs Karimun untuk tetap gigih dan pantang mundur dalam mewujudkan ekonomi kreatif sebagai masa depan Kabupaten Karimun.


“Selamat kepada DPC Gekrafs Kabupaten Karimun yang hari ini dikukuhkan, mudah – mudahan dengan generasi muda sebagai penggerak UKM kita bisa berkembang pesat,” harap Aunur Rafiq.


Sementara itu, Ketua DPC Gekrafs Kabupaten Karimun Rizki Anggun Pramana mengatakan, Gekrafs akan merangkul para pelaku UMK untuk memperbaiki kualitasnya, teknik pemasaran dan yang lain – lain yang dianggap perlu.


“Untuk program sendiri, kami akan menyusun dan merekomendasikan salah satu Desa wisata untuk menjadi Desa wisata Nasional. Secara Nasional Desa wisata itu sangat penting, selain untuk destinasi juga sebagai peningkatan ekonomi kreatif,” jelas Rizki saat diwawancara awak Media.


Adapun Desa yang sedang dikembangkan oleh Gekrafs, Rizki menyebutkan baru ada beberapa Desa seperti Desa Pongkar, Desa Tulang, dan Moro. Ketiga Desa dalam kandidat ini bakal di list kembali.


“Arahannya jelas bahwa, peningkatan ekonomi kreatif ada di 17 Sub Sektor, salah satunya melalui Desa wisata. Semoga dengan adanya program ini, kita bisa memenuhi 17 Sub Sektor tersebut guna mendorong percepatan pengembangan ekonomi di Kabupaten Karimun”. pungkas Rizki. (IWD).

Editor : Sai

Tour de Bintan di Gelar, ini Dia Agendanya

Para peserta Tour de Bintan. (Foto Diskominfo Bintan)
Para peserta Tour de Bintan. (Foto Diskominfo Bintan)

Bintan, GK.comSetelah dua tahun vakum, event balap sepeda Internasional Tour de Bintan tahun 2022 resmi digelar pada tanggal 14 s/d 16 Oktober 2022 di kawasan Pariwisata Lagoi. Memasuki hari kedua, event tersebut berlangsung meriah, yang mana para peserta dilepas langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan dan di saksikan para tamu undangan yang hadir.


Pada kesempatan itu, Roby Kurniawan berharap kunjungan wisatawan asing di kawasan wisata Lagoi Bintan dapat membangkitkan kembali dunia pariwisata dan ekonomi seperti saat dimasa-masa sebelum pandemi Covid-19. Ditambah lagi adanya sempena Tour de Bintan yang telah dilaksanakan sebanyak 10 kali termasuk pelaksanaan tahun ini.


“Alhamdulillah, event ini sudah sangat di rindu-rindukan oleh masyarakat Bintan, yang mana merupakan event Internasional. Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Bintan yang telah berperan menunjukkan bahwa, masyarakat Kabupaten Bintan adalah masyarakat yang sangat ramah dan sangat sopan ketika kedatangan tamu asing,” ungkap Roby Kurniawan, Sabtu (15/10/2022) di Terminal Sri Tribuana.


Adapun rangkaian event Tour de Bintan di awali dengan kategori Individual Time Trial sejauh 17 Km yang berada di Kawasan Lagoi pada Jumat (14/10/2022). Kedua, peserta balap sepeda kategori Grand Fondo Classic dengan jarak tempuh sejauh 138 Km, Grand Fondo Challenge sejauh 82 Km, Grand Fondo Century sejauh 113 Km dan Grand Fondo Discovery sejauh 52 Km, dimana para peserta balap sepeda yang bertanding melintasi sekaligus menikmati keindahan alam Bintan yang digelar selama dua hari, terhitung tanggal 15 s/d 16 Oktober 2022. (Hms/Red).

Editor : Milla

Seluruh Pejabat Polri di Daerah Dikumpulkan Oleh Presiden

Kapolda dan Kapolres se- Indonesia saat diundang ke istana kepresidenan. (foto Divisi Humas Polri)
Kapolda dan Kapolres se- Indonesia saat diundang ke istana kepresidenan. (foto Divisi Humas Polri)

Jakarta, GK.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus mengundang Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran pejabat Polri  mulai dari Kepala Polisi Daerah (Kapolda) hingga Kepala Polisi Resort (Kapolers) ke Istana Kepresidenan, Jumat (14/10/2022) pukul 14.00 Wib.

                                                                                                                      
Setidaknya ada hampir 600 orang yang hadir pada undangan itu, baik itu secara fisik maupun Daring. Di depan Jokowi, Kapolri mengaku dan menyadari bahwa dalam beberapa waktu terakhir ini, institusinya mendapatkan sorotan publik lantaran penurunan kinerja akibat adanya permasalahan di tubuh Polri.


“Arahan dari beliau jelas dan tegas bahwa, kami semua harus solid untuk bersama-sama berjuang melakukan apa yang menjadi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, responsif terhadap apa yang menjadi keluhan masyarakat, dan respons cepat yang harus kita miliki di tengah situasi yang sulit ini,” ungkap Jenderal Listyo Sigit.


Selain itu, Presiden juga meminta jajaran Polri untuk melakukan langkah-langkah perbaikan serta tindakan tegas terhadap berbagai hal yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri, baik dari mulai gaya hidup, hingga pelanggaran yang dilakukan oleh jajaran Polri.


“Tentunya pemberantasan judi Online, narkoba, dan yang lainnya sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat,” sebut Jenderal Listyo Sigit.


Adapun pesan dari Presiden, Kapolri menyampaikan kepada jajaran Polri agar mengawal kebijakan ekonomi Pemerintah di semua tingkat, baik tingkat Kabupaten, Kota, hingga Provinsi.

“Bagaimana kita mengawal agar yang namanya harga – harga bisa terkelola, terkendali, tingkat inflasi bisa kita kawal, kegiatan-kegiatan pembangunan bisa kita kawal, dan semuanya. Tentunya ini menjadi bagian yang harus terus kita laksanakan,” ungkap Listyo Sigit.

Dirinya juga menegaskan bahwa, Polri akan terus melaksanakan program transformasi menuju Polri yang Prediktif, Responsibility, dan Transparan Berkeadilan (Presisi), sehingga tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat kembali meningkat.

“Apa yang dilakukan oleh Polri betul-betul bisa mengembalikan kepercayaan publik, kita harus bisa mengembalikan apa yang menjadi harapan masyarakat, agar bisa dekat dan dicintai masyarakat”. harapnya. (Hms/Red).

Editor : Sai

SP4N LAPOR! Menjadi Atensi Utama Ansar Ahmad

Kadis Kominfo Kepri saat menghadiri SP4N LAPOR! (Foto Diskominfo Kepri)
Kadis Kominfo Kepri saat menghadiri SP4N LAPOR! (Foto Diskominfo Kepri)

Batam, GK.comSejak kepemimpinan Ansar Ahmad menjadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) di Tahun 2021 lalu, dirinya selalu mengedepankan pelayanan publik dengan merancang Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional / Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR!) agar mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kadiskominfo) Kepri, Hasan pada kegiatan Evaluasi dan Pendampingan Pengelolaan menuturkan, hal tersebut dikarenakan salah satu Misi RPJMD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021-2026.


“Kita mengacu pada point kedua yang berbunyi : melaksanakan tata kelola Pemerintahan yang bersih, terbuka, dan berorientasi pelayanan”, ujar Hasan, Kamis (13/10/2022) di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam.


Diketahui, Diskominfo Kepri memang diminta khusus untuk memberikan pemaparan Best Practice Pengelolaan SP4N-LAPOR! di wilayahnya oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) sebagai penyelenggara kegiatan.


Hasan menerangkan misi RPJMD yang disebutkan sebelumnya memiliki artian yang dimaksudkan untuk memastikan bahwa, kinerja Pemerintahan dapat berjalan dengan stabil dan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Pemprov Kepri.


“Atas dasar itu, melalui rapat bersama Admin Instansi dan Organisasi yang terdiri dari Diskominfo, Inspektorat dan Biro Organisasi, pengelolaan SP4N-LAPOR! Telah disepakati untuk dikelola oleh Diskominfo selaku Leading Sector sejak Tahun 2022,” terang Hasan.


Kemudian Hasan menerangkan kondisi SPAN LAPOR! sebelum dikelola Diskominfo Kepri banyaknya laporan dan aduan dari masyarakat yang tidak ditindaklanjuti. Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab, salah satunya
adalah Awareness (Kepedulian) yang rendah, kurangnya pemahaman dari Admin penghubung OPD, kemudian rendahnya atensi dari pemangku kepentingan terhadap pengaduan pelayanan publik.


“Lanjut, minimnya upaya sosialisasi baik kepada masyarakat maupun antar OPD tidak tersedianya anggaran yang memadai sebagai penopang terlaksananya program pelayanan pengaduan publik sebagai bukti nyata atensi pemangku kepentingan, serta sering terjadinya pergantian personil admin yang mengakibatkan buruknya efektivitas pelayanan aduan”. tuturnya. (Ron/Red).

Editor : Sai