Minggu, Mei 31, 2026
Beranda blog Halaman 295

Bintan Meriahkan Bulan Kemerdekaan dengan Sarapan Merah Putih Bersama Dandim dan Bupati

Bintan Meriahkan Bulan Kemerdekaan dengan Sarapan Merah Putih Bersama Dandim dan Bupati
Bintan Meriahkan Bulan Kemerdekaan dengan Sarapan Merah Putih Bersama Dandim dan Bupati (Sumber : Kominfo Bintan )

Bintan, GK.com – Dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan, Dandim 0315/TPI mengadakan kegiatan Sarapan Merah Putih yang diikuti oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang cukup bagi para siswa SDN 004 Toapaya, Jumat (11/08).

Roby mengapresiasi inisiatif dari Dandim dan anggotanya yang telah melaksanakan kegiatan positif ini. Menurutnya, sarapan yang bergizi sangat penting bagi anak-anak, terutama yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Sarapan yang bergizi dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan kinerja otak anak-anak.

“Kegiatan ini sangat luar biasa dan positif. Saya berharap orang tua juga bisa memahami pentingnya asupan gizi yang cukup bagi anak-anak mereka. Sarapan yang bergizi tidak harus mahal, yang penting seimbang dan mengandung nutrisi yang dibutuhkan,” ujar Roby.

Roby menambahkan bahwa daerahnya sangat kaya dengan sumber makanan yang penuh nutrisi, seperti ikan dan sayuran. Ia mengajak orang tua untuk memanfaatkan sumber makanan tersebut untuk menyajikan sarapan yang sehat bagi anak-anak mereka.

Kegiatan Sarapan Merah Putih ini juga menjadi salah satu cara untuk merayakan kemerdekaan Indonesia yang akan jatuh pada 17 Agustus mendatang. (rls)

Editor : Ronny

Gubernur Kepri Ajak Menteri Singapura Jelajahi Pulau Penyengat, Upaya Gaet Wisatawan Negeri Jiran

Gubernur Kepri Ajak Menteri Singapura Jelajahi Pulau Penyengat, Upaya Gaet Wisatawan Negeri Jiran
Gubernur Kepri Ajak Menteri Singapura Jelajahi Pulau Penyengat, Upaya Gaet Wisatawan Negeri Jiran ( Sumber : Kominfo Kepri)

KEPRI, GK.com – Pulau Penyengat, salah satu destinasi wisata sejarah di Kepulauan Riau (Kepri), mendapat kunjungan istimewa dari Menteri Singapura Mohamad Maliki Osman dan rombongannya, Jum’at (11/08). Mereka diajak Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad untuk berkeliling pulau yang menjadi pusat Kesultanan Riau Lingga pada abad ke-19 itu.

Dengan mengendarai becak motor, Gubernur Ansar memandu Menteri Maliki dan Istri, Sadiah Shahal, serta pejabat lainnya untuk mengunjungi beberapa situs bersejarah yang ada di Pulau Penyengat. Selama kurang lebih dua jam, mereka mendapat penjelasan tentang latar belakang dan peran penting pulau tersebut dalam sejarah Nusantara dari Raja Malik Hamzah, seorang budayawan Kepri yang juga keturunan raja-raja Penyengat.

Salah satu situs yang dikunjungi adalah Komplek Makam Raja Hamidah (Engku Putri), yang merupakan Permaisuri Sultan Mahmud Syah III. Di komplek ini juga terdapat makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji, yang dikenal sebagai penulis Gurindam 12, salah satu karya sastra Melayu klasik yang terkenal.

Selain itu, rombongan juga berkunjung ke Komplek Makam Pahlawan Nasional lainnya, yaitu Raja Haji Fisabilillah, Yang Dipertuan Muda Riau IV, yang gugur dalam pertempuran melawan Belanda di Malaka. Di sini, Menteri Maliki dan Istri sempat mencicipi air Perigi Tua 8 yang diyakini memiliki khasiat menyegarkan wajah, serta mencoba mengenakan pakaian adat Melayu.

Kunjungan terakhir adalah ke Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, yang merupakan salah satu masjid tertua dan terindah di Indonesia. Gubernur Ansar dan Menteri Maliki melaksanakan Sholat Jumat bersama-sama di masjid ini, dengan Gubernur Ansar sebagai khatib yang menyampaikan khotbah tentang eksistensi umat.

Menteri Maliki Osman dan Istri mengaku sangat tertarik dengan Pulau Penyengat. Mereka merasa terhubung dengan sejarah dan silsilah Kesultanan Riau Lingga yang memiliki keterkaitan erat dengan Singapura. Menteri Maliki berjanji akan mempromosikan Pulau Penyengat di negaranya agar lebih banyak wisatawan Singapura yang datang ke pulau ini dan menikmati kekayaan budaya dan sejarahnya.

Gubernur Ansar mengapresiasi kunjungan Menteri Maliki dan rombongannya ke Pulau Penyengat. Menurutnya, ini merupakan bentuk kerjasama dan persahabatan antara Kepri dan Singapura dalam bidang pariwisata. Ia berharap kunjungan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Kepri, khususnya dari Singapura.

“Saya sangat senang bisa mengajak Menteri Maliki dan Istri berkeliling Pulau Penyengat. Mereka sangat antusias dan ingin tahu tentang sejarah dan asal-usul kesultanan yang sangat berkaitan erat dengan Singapura. Ini tentunya bukan kunjungan terakhir mereka ke sini, mereka akan kembali lagi, dan juga membawa kabar baik dari sini untuk membantu mempromosikan Pulau Penyengat di negaranya” ucap Gubernur. (rls)

Editor : Ronny

Diskominfo Kepri Dorong Siaran Televisi Nasional Tingkatkan Konten Lokal

Diskominfo Kepri Dorong Siaran Televisi Nasional Tingkatkan Konten Lokal
Diskominfo Kepri Dorong Siaran Televisi Nasional Tingkatkan Konten Lokal ( Sumber : Kominfo Kepri)

KEPRI, GK.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya untuk mengalihkan siaran televisi analog menjadi digital di wilayahnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Diskominfo Kepri, Hasan S.Sos, dalam seminar bertema “Semangat Nasionalisme Melalui Siaran Perbatasan” yang diselenggarakan di Hotel Grand Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, pada Jumat (11/8/2023).

Menurut Hasan, salah satu bentuk upaya tersebut adalah dengan menyebarluaskan 16.800 set top box (STB) di hampir seluruh daerah di Kepulauan Riau.

“Ada yang diserahkan langsung oleh Pak Gubernur (Ansar Ahmad), dan ada juga yang melalui PT Pos,” jelas Hasan.

Hasan menjelaskan, pengalihan siaran televisi analog ke digital ini berdampak positif pada penambahan jumlah siaran stasiun televisi nasional yang bisa dinikmati oleh masyarakat Kepulauan Riau. Jika sebelumnya hanya ada 10 siaran, kini menjadi 26 siaran.

Namun, di sisi lain, Hasan juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap meningkatnya siaran televisi dari negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia.

“Untuk Singapura ada 15 siaran, sedangkan untuk Malaysia ada 6 siaran,” ucapnya.

Hasan khawatir, banyaknya siaran televisi dari negara tetangga ini akan mengikis semangat nasionalisme di kawasan perbatasan.

“Kami takut masyarakat di perbatasan lebih suka menonton siaran televisi dari negara tetangga daripada siaran televisi nasional,” tutur Hasan.

Oleh karena itu, ia mendorong stasiun televisi nasional untuk meningkatkan konten lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat di perbatasan. Hasan mengatakan, hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2022 Tentang Penyiaran yang mengatur bahwa setiap stasiun penyiaran lokal harus menyediakan siaran lokal paling sedikit 10 persen dari total waktu siaran per hari.

Turut hadir dalam seminar tersebut Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Wayan Toni Supriyanto dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Ubaidillah.

Dirjen PPI Wayan Toni Supriyanto menyatakan, pihaknya terus mempercepat pembangunan infrastruktur komunikasi di kawasan perbatasan. Salah satunya adalah dengan mengembangkan pemancar digital TVRI. Dalam tiga tahun ke depan, Wayan Toni berharap layanan televisi digital bisa menjangkau seluruh desa dan kawasan tertinggal di Indonesia.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan negara-negara tetangga, khususnya di kawasan perbatasan, untuk menjaga kedaulatan masing-masing,” pungkas Wayan Toni. (rls)

Editor : Ronny

Gubernur Ansar Resmikan Rakornas KPI se-Indonesia, Momentum Penting Menjaga Kedaulatan NKRI

Gubernur Ansar Resmikan Rakornas KPI se-Indonesia, Momentum Penting Menjaga Kedaulatan NKRI
Gubernur Ansar Resmikan Rakornas KPI se-Indonesia, Momentum Penting Menjaga Kedaulatan NKRI (Sumber : Kominfo Kepri)

KEPRI, GK.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI se-Indonesia tahun 2023 dan Welcome Dinner Peserta Rakornas di Doulos Phos the Ship Hotel, Lagoi, Bintan, Kamis, (10/08) malam.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-90 yang diselenggarakan di Provinsi Kepulauan Riau sebagai tuan rumah.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi yang diwakili Dirjen PPI Wayan Toni Suprianto, Ketua KPI Pusat Ubaidillah beserta Komisioner KPI Pusat, Deputi VII Kemenko Polhukam Marsda TNI Arif Mustofa, Plh. Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Gutmen Nainggolan, Forkopimda Provinsi Kepri, Bupati Bintan Roby Kurniawan, dan peserta Rakornas KPI se-Indonesia. Acara juga diikuti secara online oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari melalui zoom.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan KPI Pusat memilih Kepri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakornas KPI dan Rangakaian Harsiarnas ke-90.

“Kepri merasa beruntung bisa memperkenalkan diri lebih luas kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui acara ini” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya Tema Peringatan Harsiarnas ke-90 yaitu “Dari Perbatasan Wujudkan Siaran Ramah, Bermartabat, dan Berbudaya”. Menurutnya tema ini sesuai dengan semangat menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan.

“Di masa lalu, sebelum penyiaran di Indonesia berkembang, masyarakat Kepri lebih sering menonton siaran dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia daripada TVRI. Hal ini tentu berpengaruh pada rasa cinta tanah air masyarakat” jelasnya.

Namun Gubernur Ansar bersyukur, dengan perkembangan penyiaran dan migrasi dari TV Analog ke Digital, saat ini siaran dari dalam negeri lebih mendominasi.

“Di perbatasan ini kita harus menjaga sense of belonging, rasa cinta tanah air masyarakat. Selain itu kita juga harus mendorong pendekatan prosperity daripada pendekatan security di perbatasan” tegasnya.

Sementara itu, Komisioner KPI yang juga PIC acara I Made Sunarsa dalam laporannya menyampaikan Rakornas yang akan dilaksanakan besok akan diisi seminar dengan narasumber dari Kemendagri, Kemenkominfo, dan Komisi I DPR RI.

“Rakornas adalah agenda tahunan yang diikuti oleh seluruh Komisioner KPI Pusat dan KPID dari 33 Provinsi se-Indonesia” ucapnya.

I Made Sunarsa mengungkapkan ada 2 alasan utama mengapa KPI Pusat memilih Kepri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Harsiarnas ke-90 dan Rakornas KPI 2023.

“Pertama karena arahan pemerintah pusat untuk membangun daerah perbatasan dengan menyampaikan citra nasional melalui penyiaran sehat. Dan kedua karena komitmen Gubernur Ansar dan jajaran yang sejak awal bersemangat dalam menyukseskan acara ini sehingga kami tidak ragu untuk melaksanakan acara ini di Kepri” katanya.

Dirjen PPI Kemenkominfo Wayan Toni Suprianto menyampaikan bahwa dengan selesainya proses migrasi siaran analog ke digital, bukan berarti transformasi digital di Indonesia telah selesai.

“Kemenkominfo akan terus mendorong penyedia siaran untuk meningkatkan jangkauan. Sehingga TV dan Radio bisa tetap menjadi kanal informasi massa yang menjadi rujukan masyarakat saat terjadi krisis komunikasi di media sosial” ujarnya.(rls)

Editor : Ronny

Pelatihan UMKM di Toapaya Asri, Upaya Lurah Sistiana Mendorong Kemandirian dan Inovasi Masyarakat

Pelatihan UMKM di Toapaya Asri, Upaya Lurah Sistiana Mendorong Kemandirian dan Inovasi Masyarakat
Pelatihan UMKM di Toapaya Asri, Upaya Lurah Sistiana Mendorong Kemandirian dan Inovasi Masyarakat ( Sumber : Lurah toapaya Asri)

Bintan,GK.com – Dalam rangka mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya, Kelurahan Toapaya Asri mengadakan pelatihan UMKM yang diresmikan di kantor kelurahan pada Kamis, 10 Agustus 2023.
Lurah Toapaya Asri, Sistiana,S.STP, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dibiayai dari dana alokasi umum kelurahan tahun anggaran 2023. “Kegiatan ini sudah direncanakan sejak tahun lalu,” ujarnya melalui pesan Whatsapp pada pukul 15.00 WIB.

Menurut Sistiana, pelaku UMKM di Kelurahan Toapaya Asri sangat beragam, tetapi sebagian besar bergerak di bidang kuliner, seperti membuat kue kering dan basah. “Kami tidak membatasi siapa saja yang bisa mengikuti pelatihan ini, karena kami ingin semua pelaku UMKM di sini bisa maju bersama,” katanya.

Sistiana menambahkan bahwa narasumber yang memberikan materi pelatihan berasal dari Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan Bintan, yang telah diminta oleh pihak kelurahan untuk membantu pelaku UMKM memahami berbagai hal terkait usahanya. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, pelaku UMKM bisa lebih inovatif dalam mengembangkan produknya, lebih mahir dalam memasarkan produknya secara digital melalui media sosial, dan memiliki ciri khas yang bisa menarik pembeli,” tuturnya.

Sistiana juga mengungkapkan bahwa pihak kelurahan selalu berupaya membantu promosi produk-produk UMKM dengan menyediakan tempat untuk berjualan pada setiap acara bazar atau kegiatan lainnya. “Namun kami juga menginginkan adanya kemandirian dari pelaku UMKM itu sendiri, bagaimana mereka bisa bersaing dengan produk-produk lainnya di pasaran,” pungkasnya. (NDY)

Editor : Ronny

Bintan Gelar Sosialisasi Pertanahan, Bupati Beri Pengarahan dan Apresiasi

Bintan Gelar Sosialisasi Pertanahan, Bupati Beri Pengarahan dan Apresiasi
Bintan Gelar Sosialisasi Pertanahan, Bupati Beri Pengarahan dan Apresiasi (Sumber : Kominfo Bintan )

Bintan, GK.com – Sosialisasi Tugas Fungsi Camat dan Unsur Kewilayahan Lainnya dalam Pertanahan yang digelar di Aula Bandar Seri Bentan, Kamis (10/08) mendapat apresiasi dari Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang datang dari berbagai kecamatan, desa dan kelurahan untuk mempelajari tentang pertanahan. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman semua pihak yang terkait dengan wilayah. Ia menyebutkan bahwa banyak masalah yang timbul di masyarakat, bahkan sampai berujung pada kasus hukum.

“Semua harus paham hal ini. Jadi setidaknya, para pihak yang terkait bisa menjadi tempat konsultasi bagi masyarakat,” ujarnya. Ia berharap melalui sosialisasi ini, semua pihak bisa lebih siap dan percaya diri dalam menangani masalah di masyarakat, sehingga bisa mengambil keputusan yang lebih bijak.

Roby juga menginginkan agar masyarakat diberi edukasi secara menyeluruh tentang hal-hal yang bisa diselesaikan di tingkat kelurahan atau kecamatan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak untuk mewujudkan pemerintahan yang optimal.(rls)

Editor : Ronny