Sabtu, Mei 30, 2026
Beranda blog Halaman 268

SMPN 8 Bintan Gelar Lomba Jelang Sumpah Pemuda

SMPN 8 Bintan Gelar Lomba Jelang Sumpah Pemuda
SMPN 8 Bintan Gelar Lomba Jelang Sumpah Pemuda ( Sumber : Foto by Humas SMPN 8 BINTAN )

Bintan, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, SMPN 8 Bintan menggelar berbagai perlombaan di Sekolah.

Indra Gafur selaku Humas SMPN 8 Bintan mengatakan, lomba ini merupakan kegiatan tahunan yang sudah dianggarkan melalui dana bos.

“Tahun lalu kami menyelenggarakan lomba ikrar sumpah pemuda dan dua lagu Nasional. Tahun ini kami menghidupkan kembali lomba drama dan sambung lirik lagu yang terakhir kali dilakukan 14 tahun yang lalu,” jelasnya melalui Whatsapp.

Menurutnya, lomba ini bertujuan untuk menanamkan, menjaga, dan menghormati semangat persatuan dan kesatuan Bangsa, serta sikap cinta tanah air yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan Sekolah.

“Hadiahnya hanya alat tulis, sederhana tapi semoga bermanfaat di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Azlani berpesan kepada siswa-siswinya agar belajarlah sebaik-baiknya, dan jaga karakter.

“Jangan puas dengan apa yang diberikan Guru mu di Sekolah, tetapi terus berkarya, berinovasi, dan berpetualang untuk mengejar mimpimu. Jangan menyerah karena perbedaan, tetapi banggakan hasil karyamu sendiri yang asli”. pesan pada Rabu (25/10/2023), sekitar pukul 11.00 Wib. (NDY).

Penandatanganan MoU Program Jaga Desa

Penandatanganan MoU Program Jaga Desa. (Foto Diskominfo Kepri)
Penandatanganan MoU Program Jaga Desa. (Foto Diskominfo Kepri)

Kepri, GK.com – Seluruh Kepala Desa dan perangkatnya di Provinsi Kepri kini memiliki wadah melakukan konsultasi hukum dalam memanfaatkan dana desa. Hal tersebut dipastikan setelah ditandatanganinya Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Desa dengan Kejaksaan Negeri se- Kepri tentang Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) Ruang Rapat Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Selasa (24/10).

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Kajati Kepri Rudi Margono menyaksikan penandatanganan yang dilaksanakan secara virtual dari Kejari, Kecabjari, dan Kantor Camat dari 5 Kabupaten se-Kepulauan Riau. Turut hadir Wakajati Kepri Teguh Darmawan beserta jajaran Kejati Kepri, Inspektur Daerah Provinsi Kepri St. Irmendas, dan Kadis PMD Dukcapil Provinsi Kepri Misbardi.

Penandatanganan Nota Kesepakatan ini merupakan pengejawantahan Instruksi Jaksa Agung (INSJA) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Membangun Kesadaran Hukum dari Desa melalui Program Jaga Desa.

Poin penting dari nota kesepakatan ini adalah dalam rangka meningkatkan kesadaran dan ketaatan hukum bagi seluruh perangkat desa di seluruh Provinsi Kepri dalam hal pengelolaan keuangan desa. Yaitu dengan melakukan pengawalan, asistensi, penyuluhan dan penerangan hukum kepada perangkat desa, serta secara berkala melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengatakan bahwa program Jaga Desa adalah salah satu upaya untuk mewujudkan salah satu nawacita presiden yaitu membangun Indonesia dari wilayah pinggiran dengan memperkuat posisi daerah dan desa dalam kerangka NKRI. 

“Desa yang kuat dan tangguh akan melahirkan kecamatan, kabupaten, provinsi dan negara yang kokoh kuat dan tangguh pula” ucapnya.

Gubernur Ansar juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada jajaran Kejati Kepri yang mengimplementasikan program Jaga Desa. Ia mengajak seluruh perangkat desa untuk memanfaatkan program ini untuk memastikan pengembangan potensi-potensi di desa dengan kepastian hukum yang baik.

“Kepada perangkat desa untuk secara aktif melakukan komunikasi dengan kejaksaan terdekat sebagai sahabat. Semua persoalan pembinaan hukum bisa bermanfaat maksimal bagi perangkat desa melalui program yang telah disusun dan ditetapkan di desa” imbuh Gubernur Ansar.

Sementara itu, Kajati Kepri Rudi Margono mengatakan bahwa kejaksaan memandang sangat penting dan strategis untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya kepala desa tapi seluruh jajaran perangkat desa. Ia menegaskan bahwa mulai hari ini seluruh kepala desa memiliki sahabat baru yaitu Jaga Desa.

“Kejaksaan membuka ruang publik bagi seluruh kepala desa untuk datang ke kejaksaan terdekat sebagai sahabat. Kepala Desa untuk memohon pendapat hukum kepada kejaksaan di wilayah masing-masing apabila ada kebijakan yang ragu-ragu, ada benturan kepentingan atau intervensi sehingga mengganggu pembangunan desa”. katanya.

Program Jaga Desa diharapkan dapat membantu perangkat desa dalam mengelola dana desa secara transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Program ini juga diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (ron).

Editor : Sai

Terima Kedatangan Duta Besar Swedia, Ini yang di Bahas BP Batam

BP Batam saat terima kedatangan Duta Besar Swedia. (Foto BP Batam)
BP Batam saat terima kedatangan Duta Besar Swedia. (Foto BP Batam)

Batam, GK.com – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menerima Duta Besar Swedia untuk Republik Indonesia, Daniel Blockert di Gedung Marketing Center, Selasa (24/10/2023).

Pada momen itu, tak lupa, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengucapkan selama kepada Daniel Blockert atas di tunjuknya Ia sebagai Duta Besar. Serta menyampaikan beberapa proyek investasi, antara lain di bidang infrastruktur, energi terbarukan, dan kesehatan.

“Tentu kita berharap, apa yang menjadi minatnya mereka seperti energi terbarukan, LRT, dan kesehatan akan kita coba. Sehingga apa yang di siapkan BP Batam mudah-mudahan bisa terbangun melalui investasi dari Swedia,” ungkap Rudi,

Sementara itu, Daniel Blockert menegaskan jika Ia bersama rombongan akan menghabiskan waktu 2 hari lagi di Batam. Serta akan mengunjungi sejumlah Perusahaan dan proyek investasi yang ada.

“Saya katakan mungkin sektor kesehatan dan pengelolaan limbah adalah dua hal yang paling menarik, dimana kami merasa bahwa kita bisa bekerjasama”. tutur  Daniel Blockert. (*).

Editor : Milla

Sekda Batam Hadiri Penguatan Budi Pekerti Guru

Sekda Batam Hadiri Penguatan Budi Pekerti Guru
Sekda Batam Hadiri Penguatan Budi Pekerti Guru ( Sumber : Kominfo Kota Batam )

Batam, GK.com – Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengingatkan guru agar menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Tugas ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik dan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita ASN harus bersyukur karena kedudukan Kita sebagai orang yang dihormati dan diprioritaskan. Karena keberadaan Kita di tengah-tengah masyarakat diatur oleh negara,” katanya.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Silahturahmi dan Penguatan Budi Pekerti Guru Kota Batam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batu Aji pada Minggu (22/10/2023). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana Penguatan Budi Pekerti Guru Kota Batam mengambil tema “Upaya Membangun Keluarga Sakinah di Zaman Now”.

“Saya atas nama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan hari ini bermanfaat bagi Kita semua,” ucap pria yang pernah menjadi guru di SMP Negeri 1 Belakang Padang ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk mempererat silahturahmi. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi seluruh guru yang hadir di acara tersebut. Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan dengan Allah.

“Mari Kita jaga keharmonisan di Kota Batam ini, agar Batam ini aman, nyaman dan kondusif. Bapak/Ibu lah yang dapat menyampaikan informasi ini kepada anak-anak dan wali murid. Sehingga visi Batam menjadikan Batam Bandar Dunia Madani, Modern dan Sejahtera dapat terwujud,” tutupnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Amir Nasution menyampaikan kegiatan silahturahmi ini dilaksanakan setiap bulannya diikuti oleh guru agama se Kota Batam. Kegiatan pagi ini terwujud berkat kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Batam.

“Terimakasih kepada Bapak Sekda yang sudah meluangkan waktu untuk hadir di acara pagi ini. Semoga silahturahmi ini dapat terjaga dan kegiatan ini membawa manfaat bagi Kita semua,” ungkapnya.

Berikut adalah artikel ulang yang saya buat dengan versi berbeda tapi tetap sama:

Mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. menekankan agar guru mematuhi tugas dan fungsi sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Tugas ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik dan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita ASN harus bersyukur karena kedudukan Kita sebagai orang yang diberi penghormatan dan keistimewaan. Karena peran Kita di tengah-tengah masyarakat diatur oleh negara,” ujarnya.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Silahturahmi dan Penguatan Budi Pekerti Guru Kota Batam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batu Aji pada Minggu (22/10/2023). Kegiatan yang digagas oleh Panitia Pelaksana Penguatan Budi Pekerti Guru Kota Batam bertema “Upaya Membangun Keluarga Sakinah di Zaman Now”.

“Saya atas nama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terimakasih dan menghargai atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kegiatan hari ini bermanfaat bagi Kita semua,” kata pria yang pernah bertugas sebagai guru di SMP Negeri 1 Belakang Padang ini.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan silahturahmi. Harapannya kegiatan ini bermanfaat bagi seluruh guru yang hadir di acara tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan dengan Allah.

“Mari Kita jaga kebersamaan di Kota Batam ini, agar Batam ini aman, nyaman dan kondusif. Bapak/Ibu lah yang dapat menyampaikan informasi ini kepada anak-anak dan wali murid. Sehingga visi Batam menjadikan Batam Bandar Dunia Madani, Modern dan Sejahtera dapat terwujud,” akhirnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Amir Nasution menyampaikan kegiatan silahturahmi ini diselenggarakan setiap bulannya diikuti oleh guru agama se Kota Batam. Kegiatan pagi ini tercapai berkat kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Batam.

“Terimakasih kepada Bapak Sekda yang sudah meluangkan waktu untuk hadir di acara pagi ini. Semoga silahturahmi ini dapat terjaga dan kegiatan ini membawa manfaat bagi Kita semua,” tutupnya.(***)

Kabiro Humas, Promosi, Dan Protokol BP Batam Berharap Melalui Pameran ini Bisa Menggait Investor

BP Batam saat
BP Batam saat mengikuti pameran TEI ke- 38 Tahun 2023. (Foto BP Batam)

Jakarta, GK. Com – Bertempat di Indonesia Convention Center (ICC) BSD, Jakarta, dan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Presiden RI, Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali ikut berpartisipasi dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke- 38 Tahun 2023.

Dalam sambutannya, Airlangga Hartarto optimis pelaksanaan TEI ke- 38 Tahun 2023 ini, total transaksi keseluruhan bisa melampaui TEI 37 tahun lalu. Dimana tahun lalu mencatat keseluruhan sebesar USD 15,8 miliar.

Optimisme itu muncul setelah Indonesia terbebas dari Covid. Sementara tahun 2022 lalu, pandemi Covid belum benar-benar pulih.

“Trade Expo Indonesia ini merupakan sebagai solusi dan penghubung bagi dunia usaha dengan para ekspotir dan buyer. Perdagangan kita tentunya harus lebih lancar dan laris manis”. ujar Airlangga Hartarto.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait berharap melalui pameran yang berstandar Internasional ini, bisa menggait investor-investor baru untuk Kota Batam. (*).

Editor : Milla

Visa on Arrival, Tuntutan Gubernur Ansar untuk Pariwisata Kepri

Visa on Arrival, Tuntutan Gubernur Ansar untuk Pariwisata Kepri
Visa on Arrival, Tuntutan Gubernur Ansar untuk Pariwisata Kepri ( Sumber : Kominfo Kepri )

Bintan, GK.com – Bintan Triathlon kembali berlangsung sukses setelah absen selama 3 tahun dan diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari 35 negara. Acara ini menjadi momentum bagi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad untuk menuntut kebijakan Visa on Arrival (VoA) yang lebih fleksibel.

Gubernur Ansar menyampaikan hal ini dalam konferensi pers setelah membuka Bintan Triathlon 2023 di Lagoi Bay, Bintan, Sabtu (21/10). Ia menilai, agar Kepri bisa bangkit sebagai destinasi pariwisata unggulan di Indonesia pasca pandemi, kebijakan Visa on Arrival di Kepri harus segera ditetapkan.

“PR kita adalah kita harus terus mendesak pemerintah pusat agar Visa on Arrival (VoA) bisa dihapuskan, atau jika tidak mungkin, kita minta kemudahan agar diterapkan short visa” katanya.

Gubernur Ansar menjelaskan, jika penghapusan VoA tidak memungkinkan, short visit visa dengan tarif lebih murah bisa menjadi pilihan untuk menarik minat wisatawan asing ke Kepri.

“Terlebih untuk acara singkat seperti triathlon ini, sangat penting short visit untuk wisatawan kita karena tidak bisa menyamaratakan wisatawan kita yang saat ini rata-rata tinggal 3,5 sampai 4 hari” ujar Gubernur Ansar.

Hal ini disetujui oleh Dubes RI untuk Singapura, Suryopratomo. Menurutnya, fakta bahwa Bintan adalah daerah pertama yang dibuka untuk pariwisata pasca pandemi covid 19 harus dimanfaatkan. Setelah dibuka, maka acara-acara seperti ini yang menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.

“Semoga usaha kita bersama terus melobi kepada Dirjen Imigrasi dan Pemerintah Pusat bisa didengarkan dan kebijakan VoA segera diberlakukan” ucapnya.

Sementara itu GM PT. BRC Abdul Wahab sebagai penyelenggara acara bersama Trifactor Singapore mengakui bahwa event kali ini jumlah pesertanya lebih sedikit dari penyelenggaraan sebelum covid19, salah satu faktornya adalah masalah visa on arrival.

“Kami sangat berharap dengan adanya visa on arrival yang singkat, yang sebelumnya 50 dollar, menjadi misalnya 10 dollar ini akan membuat lebih banyak peminat yang mau datang untuk berpartisipasi dalam acara-acara di Bintan” tuturnya. (ron).