Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 917

DPRD Batam Sambut Baik Kunker DPRD Indramayu

Batam, GK.com – Komisi III DPRD Kota Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam menerima Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Indramayu, yang beragendakan terkait peningkatan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dalam restribusi pengelolaan sampah, serta Bank pembangunan daerah dan BUMN dalam program CSR, di Ruang Serbaguna DPRD Kota Batam, Selasa (03/03) sekitar pukul 10.00 Wib.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean, SH, MH itu, turut juga dihadiri oleh anggota Komisi III Drs, Zainal Arifin, Kasi Restribusi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Lukman Hakim, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu Muhammad Solihin, dan para anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean, dalam sambutannya mengatakan, Kota Batam merupakan Kota yang dikenal dengan industrinya yang memiliki banyak potensi, oleh karena itulah,  Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam akan menggenjot sektor pariwisata untuk meningkatkan PAD.

“Untuk APBD Batam pada tahun 2020 berjunlah Rp 3,013 Triliun, sedangkan PAD lebih kurang mencapai Rp 1,5 Triliun, sementara APBD kami diperuntukkan untuk pengembangan pembangunan insfrasruktur 32%, pendidikan 21,23%, kesehatan 13%, dan  belanja pegawai yang kecil,” paparnya.

“Oleh karena itu, kita lebih memfokuskan untuk menggenjot pengembangan pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,” ucap Werton.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu, Muhammad Solihin menyampaikan terimakasihnya atas diterimanya kedatangan Ia bersama rombongan  di DPRD Batam ini dengan baik,  dalam rangka  Kunker anggota DPRD Kabupaten Indramayu untuk belajar potensi yang ada di Kota Batam dalam hal peningkatan PAD terkait restribusi pengelolaan sampah, dan peran BUMN dalam program CSR untuk pengelolaan sampah.

“Saya harapkan para anggota DPRD Kabupaten Indramayu yang hadir berjumlah 13 orang ini dapat mendalami pelajaran apa yang bisa diambil hikmah dari diskusi dan sharing terkait potensi di Kota Batam,” kata Solihin.

Diwaktu yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Restribusi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Lukman Hakim menjelaskan, target PAD dalam restribusi pengelolaan sampah untuk Tahun 2020 ini mencapai Rp. 36 Miliar,  sedangkan pada Tahun 2019 lalu,  target PAD dari restribusi sampah sebesar Rp. 35 Miliar, namun yang tercapai hanya Rp. 33 Miliar lebih.

 

Baca Juga :

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Pemko Dan DPRD Kota Batam Berkomitmen Mengakomodir Suara Buruh

 

“Kendala kita saat ini terdapat pada penagihan yang belum maksimal pada pelayanan di armada kami,  karena usia armada yang sudah lama juga, sehingga menjadi tanda tanya oleh masyarakat, bagaimana kami membayar, namun sampah kami tidak diangkut,” terang Lukman.

“Oleh karena itu, pada Tahun 2017 lalu, DLH Kota Batam membuat inovasi penagihan secara online, namun saat ini baru berjalan 35%. Sementara itu, penagihan secara online ini diciptakan pada tahun 2017 dan mulai berjalan pada tahun 2018,” ungkapnya.

Dijelaskan Lukman, untuk sistemnya membekalkan barcode dengan menempel di perumahan maupun di pelabuhan, tahun ini baru tertempel di 3 Kecamatan, sedangkan total titik objek di perumahan maupun pelabuhan terdapat 143 ribu, dan baru tertempel hanya 45 ribu.

“Tahun ini akan kita tempelkan kembali sebanyak 23 ribu, sementara itu, kelebihan aplikasi kita ini untuk menghindari petugas dan karcis palsu, dan Alhamdulillah, mulai dari tahun 2018 sampai tahun 2020 ini hasil dari barcode meningkat, dan untuk pembayarannya, DLH bekerjasama dengan Bank BRI dan Bank Riau”. tutup Lukman.

Diakhir acara, diberikan cinderamata dari Ketua Komisi III Werton Panggabean kepada Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu Muhammad Solihin. (KR).

Editor : Febri

Torehkan Prestasi, SMSI Terima Apresiasi Hingga Karangan Bunga

Di era digital yang bergerak cepat ini, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), mampu menorehkan prestasi yang sangat membanggakan untuk pengurus dan anggotanya. Dalam hitungan bulan, berkat kekompakan dari para pengurus SMSI mulai dari pusat hingga daerah, SMSI mampu membuktikan dirinya sebagai salah satu organisasi Media Siber yang solid.

Pada Jumat 28 Februari 2020 lalu, tercatat dalam sejarah bahwa, SMSI dianugrahi penghargaan oleh Museum Record Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan ini diberikan atas kecepatan, daya sebar, dan banyaknya Media Siber yang tergabung di SMSI dalam memuat press release opini bertema ‘Mendambakan Keadilan Sosial’ yang berhasil dimuat di 571 Media Siber sebagai anggota SMSI hanya dengan waktu 7,5 jam.

Penghargaan diserahkan langsung oleh pendiri MURI Jaya Suprana kepada Ketua Umum SMSI, Firdaus.

 

Baca Juga :

Cetak Sejarah Media Siber, SMSI Raih Penghargaan MURI

 

Berkat kekompakan ini, SMSI mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan di penjuru tanah air dalam bentuk karangan bunga di Sekretariat SMSI, Gedung Dewan Pers tepatnya di lantai 7 kantor SPS. Sementara operasional SMSI tetap di jalan Veteran II Gambir Jakarta Pusat.

Kiriman karangan bunga yang memenuhi halaman depan, samping, dan tengah kantor sekretariat SMSI ini berasal dari beberapa kepala Daerah dan Tokoh diantaranya Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sulawesi Utara, Plt Gubernur Kepri, Wali Kota Serang, Bupati Sergai, Perkumpulan Utang Banten (PUB), Founder Gaido Grup, M. Hasan Gaido, Hiswana Migas Lampung, SMSI Provinsi Lampung dan lainya. Ada juga karangan bunga dari beberapa anggota SMSI yaitu seperti mediasumutku.com, topinformasi.com, bangunmedia grup dan lainyanya.

Ketua Umum SMSI Firdaus ketika dihubungi oleh awak media, Selasa (3/3) menyatakan bahwa, dirinya mewakili segenap pengurus SMSI mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mengapresasi kinerja kawan-kawan pengurus SMSI dengan mengirimkan bunga tanda cinta pada SMSI. (*).

Pemkab Muratara Adakan Acara Peringatan Isra Mi’raj Dan Harlah NU ke- 94 Tahun

Muratara, GK.com – Bertempat di kediaman Rumah Dinas Bupati Musi Rawas Utara, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengadakan acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Harlah (PBNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ke– 94 Tahun, Minggu (1/3) malam.

Dalam acara yang bertemakan “Membangun Tasamuh Keberagaman Dalam Perspektif  Agama di Bumi Beselang Serundingan” itu, turut hadir Ketua PBNU Muratara,Sekda,Ketua DPRD Muratara, Kakankemenag,Waka Polres Muratara, Anggota DPRD Muratara,Dandim,Ketua Ponpes Tazaka, Babul Ulum, Manarulhudha dan seluruh anggota Majelis Taklim di Kabupaten Muratara, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Muratara Syarif Hidayat menjelaskan bahwa hampir 99% penduduk Muratara adalah NU.

Tidak lupa ucapan terima kasih di sampaikan Syarif Hidayat kepada seluruh tamu undangan yang datang saat itu, yang dekat maupun yang dari jauh untuk sama-sama memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Harlah NU ke 94.

“Disini hadir juga anak-anak Pesantren yang ada di Kabupaten Muratara, untuk itu, mari kita doakan semoga anak-anak kita kelak menjadi anak yang Sholeh dan dapat membanggakan Kabupaten Muratara yang kita tercinta ini, sesuai dengan Visi Misi Pemerintahan Kabupaten Muratara mencerdaskan anak-anak bangsa,” tutur Bupati Muratara.

 

Baca Juga :

Bupati Muratara Hadiri Acara Penyerahan SAKIP Tahun 2019

 

“Sesuai program yang ada, Pemerintah Daerah sudah mengirimkan Santri ke Pondok Pesantren yang ada di Pulau Jawa untuk menimbah ilmu agama,” ucapnya.

Sementara itu, dalam tausiyah dari Prof.Dr KH Manarul Hidayah asal jakarta menyampaikan harapannya dalam pengajian tersebut, agar semua jamaah Nahdliyin dan Nahdliyat tetap istiqomah dalam ber-NU dan tentunya dalam keimanan Agama Islam dengan Aqidah Ahlussunnah Waljamaah.

Nahdlatul Ulama merupakan satu-satunya organisasi yang terikat dengan peran ulama, dan merupakan jimat Indonesia yang menjadi  kekuatan kokoh tegaknya Negara Indonesia. (HP).

Editor : Febri

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Pemko Dan DPRD Kota Batam Berkomitmen Mengakomodir Suara Buruh

Batam, GK.com – Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Ketenagakerjaan yang merugikan para Buruh, diduga menjadi pemicu atas aksi unjuk rasa oleh ribuan Buruh di depan Kantor Wali Kota Batam dan Gedung DPRD Kota Batam, Senin (2/3) siang.

Dalam aksi tersebut, ribuan buruh menuntut pernyataan sikap dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk menolak RUU Omnibus Law tersebut, tidak hanya meneruskan petisi saja.

Terdapat 9 point dalam RUU Omnibus Law yang dinilai merugikan Buruh kedepannya, diantaranya hilangnya upah minimum (UMK/UMSK), hilangnya pesangon, Outsourching seumur hidup atau bebas diterapkan di core bisnis, Karyawan kontrak seumur hidup atau tanpa batasan waktu, PHK dipermudah, hilangnya Jaminan Sosial, eksploitatif waktu kerja, mengizinkan Tenaga Kerja Asing (TKA) unskill atau Buruh kasar yang berpotensi bebas masuk ke Indonesia (Batam) dan hilangnya sanksi pidana bagi Pengusaha.

Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP)  yang dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi IV itu, anggota Komisi IV Muhammad Mustofa mengatakan akan berkomitmen untuk mengakomodir aspirasi dari perwakilan Aliansi, serta akan menandatangani apa saja yang disepakati dalam hasil RDP itu.

“Kami berharap, akidah hari ini disampaikan secara detail dan apa saja yang dapat kami lakukan untuk teman-teman,” ucap Mustofa.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Buruh Batam pada kesempatan tersebut menerangkan, ada 2 point yang mereka tuntut kepada Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam, yaitu menolak RUU Omnibus Law dan meminta Pemerintah untuk segera berunding dengan pihak Pengusaha dalam menerapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten atau Kota (UMSK), karena masih berpatokan pada PP 78/2015 yang memancing kekisruhan para Buruh.

“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam untuk segera menyampaikan penolakan kami, kalau dibiarkan tentunya akan menyusahkan para Pekerja dikemudian hari, dalam hal ini, kami juga meminta kepada Pemko dan DPRD supaya ditiadakan RUU ini, dan segera memanggil pelaku usaha untuk berunding terkait UMSK,” tegasnya.

Diwaktu yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam, Yusfa Hendri mendukung kegiatan yang digelar oleh Aliansi Buruh tersebut.

“Kami juga mendukung terkait aksi penolakan RUU Omnibus Law yang dilakukan oleh Aliansi Buruh hari ini,” kata Hendri.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro meminta para Buruh agar menjaga ketertiban dalam aksi unjuk rasanya.

“Kalau masalah aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi, silahkan saja, saya rasa tidak masalah, akan tetapi tolong dijaga ketertiban kenyamanannya, karena pada prinsipnya, kita mewujudkan Kota Batam ini menjadi Kota damai, karena Kota Batam ini merupakan Kota jasa, orang-orang menilai Batam ini aman, tidak ada terjadi keributan,” tutur Purwadi.

 

Baca Juga :

Aksi Damai 172 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI

 

Setelah pembahasan selama kurang lebih 1 jam yang dilakukan oleh Aliansi Buruh Batam bersama Pemerintah Kota Batam, anggota DPRD Kota Batam, dan perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam,  Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Mustofa mengucapkan akan siap menyurati pusat terkait tuntutan penolakan Omnibus Law yang dilakukan oleh para serikat Buruh.

“Ada dua tuntutan mereka terkait aksi unjukrasa hari ini, yakni tuntutan penolakan RUU Omnibus Law, terutama cipta kerja, kami dari DPRD Kota Batam diminta surat pernyataan resmi bahwa, secara kelembagaan DPRD menolak RUU tersebut, untuk itu saya harus komunikasi dengan pimpinan seperti apa tanggapannya nanti,” kata Mustofa.

Lanjut Mustofa, selain menolaK RUU, aksi unjuk rasa itu juga membahas tentang UMSK, yang mana memang terdapat beberapa kendala di PP 78 atau di Pasal 49 PP 378 yang menyatakan bahwa UMSK itu bisa ditetapkan apabila aktif antara Pengusaha dan sektor pekerja yang difasilitasi oleh Pemerintah.

“Jika hal itu tidak ada, tentunya Pemerintah tidak boleh menetapkan UMSK aktif itu dengan Pengusaha”. tutup Mustofa. (KR).

Editor : Febri

Kapolda Kepri Lantik 174 Bintara

Karimun, GK.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) resmi melantik 174 Bintara baru, sekaligus menutup pendidikan pembentukan Bintara Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun Anggaran (TA) 2019-2020 di SPN Polda Kepri, Tanjung Batu, Senin (02/03) sekitar pukul 09.25 Wib.

Pada upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.I.K yang bertindak selaku Inspektur Upacara itu juga turut dihadiri oleh Plt. Gubernur Kepri Isdianto, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., pejabat utama Polda Kepri, Danrem 033WP, Danlantamal IV TPI, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Kabinda, Danlanud RHF, Kakanwil DJBC Kepri, Forkopimda TK II se- Provinsi Kepri, Ketua beserta pengurus Bhayangkari Daerah Kepri, dan para orang tua siswa.

 

Sementara itu, jumlah para siswa yang mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A 2019-2020 di SPN Polda Kepri dilantik sebanyak 165 Polisi laki-laki (Polki), dan 9 Polisi Wanita (Polwan) dengan total keseluruhan 174 Bintara.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri, Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.I.K mengucapkan selamat dan memberikan apresiasinya kepada Bintara Remaja yang telah mengikuti proses pendidikan sehingga dapat berjalan lancar.

“Selamat bergabung bagi para Bintara Remaja yang telah dilantik, kedepannya diharapkan untuk dapat mengimplementasikan apa yang diperoleh selama proses pendidikan dalam pengabdian yang nyata dilapangan,” tegas Andap.

 

“Dengan adanya sinergitas positif untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, sehingga nantinya mampu meminimalisir penyimpangan, dan pembelajaran berbasis pengalaman (Learning by Experience). Tentunya, jaga marwah kehormatan institusi Polri tercinta dan kesehatan, agar mampu bertugas secara optimal dilapangan,” tutur Andap.

Setelah dibacakan 5 Implementasi secara nyata penekanan dari Kapolri melalui Kapolda Kepri dalam amanatnya, dilanjutkan dengan peragaan dan atraksi Defile, Kolone Senapan, Bongkar Pasang Senjata, Senam perahu karet dan Beladiri Polri. (Red/Hms).

Editor : Milla

 

 

 

Semarak Road to Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 22.2.22 Berlangsung Meriah

Lubuklinggau, GK.com – Beragam kegiatan semarakkan Launcing Road to Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 22.2.22 dan pembukaan Festival Bukit Sulap 2020 di Taman Olahraga Silampari (TOS) pada Kamis (20/2) malam.

Dalam acara yang diisi dengan penampilan kesenian Daerah Kota Lubuklinggau dan dipandu oleh Host Yai Najib tersebut, semakin meriah, karena Host sempat bermain game berupa joget dan bercanda bersama penonton, sekaligus memberikan hadiah hiburan berupa baju untuk penonton yang ikut bermain game bersama saat itu.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Aufa Syahrizal Sarkomi, yang saat itu mewakili Gubernur Sumsel, Herman Deru, dalam sambutannya setelah membuka acara secara resmi, menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf dari Gubernur Sumsel kepada masyarakat Kota Lubuklinggau, karena tidak bisa hadir pada acara yang berlangsung meriah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, kami sangat mendukung dan mensupport secara penuh acara ini,” ujar Aufa Syahrizal.

Menurutnya, Lubuklinggau adalah Kota kedua terbesar di Sumsel setelah Palembang yang letaknya sangat strategis, banyak orang yang lewat sekaligus mampir di Kota Lubuklinggau, apalagi Kota ini memiliki beberapa akses penting, seperti Bandara, Hotel berbintang, kuliner dan fasilitas pendukung lainnya.

“Ini semua berkat kerja keras Wali Kota dan perangkat-perangkatnya untuk memajukan Kota ini, tentunya tanpa bantuan dan partisipasi masyarakat, maka program destiwisata ini tidak akan berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan,” tuturnya.

“Kita sudah masuk era digital, maka dari itu, mari pergunakan fasilitas tersebut secara positif, salah satu contohnya digunakan untuk memperkenalkan potensi-potensi wisata yang ada di Kota Lubuklinggau kepada teman-teman di Daerah lain,” saran Aufa.

Acara tersebut turut diisi dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Lubuklinggau dengan PHR, Perbankan, Media, Grab, dan lainnya, serta penandatanganan Komitmen Bersama (FORKOPIMDA, OKP, Pers/Media, FKUB dan OPD).

Usai penandatanganan MoU, Wali Kota Lubuklinggu, H. SN Prana Putra Sohe menyapa masyarakat dan menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran serta dukungannya yang diberikan, sehingga acara launching ini dapat terlaksana.

“Even yang diadakan ada di Kota Lubuklinggau belumlah banyak, tetapi Pemerintah Kota Lubuklinggau terus berusaha menjadikan Lubuklinggau sebagai penyelenggara even-even penting, sehingga nantinya banyak orang yang akan datang ke Kota Lubuklinggau ini” harap Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe.

Disampaikan Sohe, dalam Festival Bukit Sulap tersebut, banyak agenda-agenda lain yang turut diadakan selama 3 hari kedepannya pada Tahun 2020 ini, dan akan ditambah lagi festival-festival lainnya, dengan tujuan agar orang banyak berkunjung ke Kota Lubuklinggau sehingga dapat meningkatkan perekonomian bagi warga.

“Mohon dukungan kepada semua elemen untuk mensukseskan kegiatan Ayo Ngelong ke Lubuklinggah 22.2.22, karena masih ada festival-festival lainnya dan akan ditutup dengan penampilan magician Demian”. pungkas Wali Kota.

Acara dilanjutkan dengan ditampilkan video Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 22.2.22, kembang api dan penampilan dari grup band asal ibu kota, Setia Band. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Kemenparekraf Nofiana. (HP).

Editor : Febri