Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 897

Meski Pandemi Covid-19, BP Batam Tidak Pernah Meminta Perusahaan Untuk Berhenti Beroperasi

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan Batam, Dendi Gustinandar

Batam, GK.com – Banyaknya pemberitaan yang menyebutkan adanya Perusahaan yang berhenti beroperasi sementara dalam rangka pencegahan Covid-19, khusunya PMA, maka melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan Batam, Dendi Gustinandar menyampaikan beberapa penjelasan agar tidak adanya kekeliruan.

Kepala Badan Pengusahaan Batam/Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sejauh ini tidak meminta kepada Perusahaan-perusahaan di Batam untuk menghentikan kegiatan operasionalnya pada saat ini, dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona.

Selanjutnya, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam sangat mengerti dan mendukung semua jenis usaha untuk tetap beraktivitas dan berproduksi, walaupun dalam keadaan pandemi Covid-19 saat ini.

Namun tentunya, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam tetap meminta kepada seluruh Pimpinan Perusahaan untuk tetap berpedoman pada Surat Himbauan Wali Kota Batam Nomor 263 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus atau Covid-19.

Dalam hal ini, setiap pimpinan Perusahaan diminta untuk melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 di ruang lingkup kerjanya dan kepada pekerjanya dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan, seperti perilaku hidup bersih dan sehat bagi seluruh Karyawannya, antara lain dengan cara:

  1. Melakukan pengecekan suhu tubuh kepada setiap Karyawan saat datang dan pulang kerja;
  2. Sering mencuci tangan dengan mengunakan sabun;
  3. Menyediakan hand sanitizer di lingkungan Perusahaan;
  4. Menyediakan masker untuk setiap orang Karyawan;
  5. Menyediakan durasi waktu yang cukup saat kepulangan dan kedatangan Karyawan shift yang berbeda, sehingga tidak terjadi pertemuan atau penumpukan Karyawan yang berbeda shift tersebut;
  6. Mengatur jumlah dan posisi Karyawan pada waktu istirahat makan, serta tidak saling berhadapan saat sedang makan;
  7. Menghimbau Pekerja untuk kembali setelah melakukan pekerjaan dan menghindari tempat-tempat keramaian.

Selain itu, semua Pimpinan Perusahaan juga diminta membuat rencana kesiapsiagaan dalam menghadapi pandemik Covid-19 dengan tujuan memperkecil resiko penularan di tempat kerja dan menjaga kelangsungan usaha.

Perusahaan juga harus menyampaikan, bagi Pekerja yang mengalami gejala batuk/pilek, sakit tenggorokan, demam dan gangguan pernapasan agar segera memeriksakan diri kepada Dokter Puskesmas, Klinik maupun Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah. (Hms/Red).

Editor : Febri

Pusat Perbelanjaan Hingga Tempat Ibadah Disemprot Disinfektan Oleh KBR Brimob Polda Kepri

Batam, GK.com – Sebagai salah satu Provinsi yang merupakan penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia, membuat berbagai pihak gencar dalam mengantisipasi berkembangnya Covid-19, seperti tim dari Subden Kimia Biologi dan Radio Aktif Brimob Polda Kepri yang melakukan penyemprotan Disinfektan di beberapa titik yang ada di Wilayah Kota Batam pada Kamis (26/03).

Kegiatan penyemprotan cairan Disinfektan tersebut, dimulai sejak pukul 08.00 Wib di Pusat Perbelanjaan Kepri Mall, dengan sasaran dalam penyemprotan tersebut adalah seluruh tempat dimulai dari Toilet umum, tempat pembuangan sampah, Kabin market, rak, lantai sampai dengan pagar besi yang berada disekitaran pusat perbelanjaan yang rawan disentuh oleh para Pengunjung.

Selesai penyemprotan cairan di lokasi Kepri Mall tersebut, selanjutnya tim Subden Kimia Biologi dan Radio Aktif Brimob Polda Kepri menuju ke Gereja GBKB Bida Asri Batam Kota, ditempat ibadah tersebut tim mulai melakukan penyemprotan pada mimbar, kursi, meja, lantai sampai dengan handle pintu Gereja.

Kegiatan Penyemprotan cairan Disinfektan akan terus dilakukan selama pegelaran Operasi Terpusat Aman Nusa II penanganan Covid-19 Seligi-2020.

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung dengan tetap berdiam diri dirumah dengan cara melakukan pembatasan sosial melalui menjaga jarak fisik atau Phsyical Distancing, guna memutus mata rantai penyebaran dan tidak menyebarkan berita hoax atau berita bohong terkait penyebaran Covid-19 di Wilayah Provinsi Kepri,” tutur Kabid Humas Polda Kepri.

“Kami bekerja untuk kamu, kamu dirumah untuk semua, Untuk Kepri, Untuk Indonesia”. tutupnya. (Red/Hms).

Editor : Febri

Pedagang Dan Pembeli di Pasar Bintan Center Mendapat Masker Dari Syahrul-Rahma

Tanjungpinang, GK.com – Mengingat akan langkahnya stok masker yang ada di Kota Tanjungpinang pada situasi rawan penyait seperti saat ini, maka Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dan Wakilnya, Hj. Rahma, S.IP  memberikan masker kepada masyarakat dan pedagang di Pasar Bintan Center, Kamis (26/3).

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19,mengingat Pasar merupakan akses keluar masuk serta bertemunya masyarakat dari Kota Tanjungpinang.

Pada kesempatan itu, Syahrul juga mengimbau kepada masyarakat yang mengunjungi Pasar serta pengguna akses kendaraan umum untuk selalu waspada dan selalu menjaga kesehatan.

“Kami mengimbau kepada para Pedagang dan Pembeli atau masyarakat pengguna Pasar serta kendaraan umum agar selalu menjaga kesehatan, berhati-hati dan selalu bercuci tangan dan selalu memakai masker,”himbaunya.

Terkait imbauan untuk tidak ada kerumunan massa dan hal-hal yang dapat menyebabkan virus menyebar, Syahrul mengatakan bahwa, dirinya telah membuat imbauan untuk tidak ada kerumunan massa dan InsyaAllah nanti akan terus dipantau apabila masih ada keramaian.

“Nanti ada mobil Satpol PP yang selalu keliling untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Selain membagikan masker, Syahrul dan Rahma juga meninjau sarana pencuci tangan yang diletakkan pada beberapa fasilitas umum. Untuk pertama, sarana pencuci tangan yang dilengkapi dengan sabun tersebut berada di pasar Bintan Center. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Sarana ini akan terus dipantau oleh Satpol PP dan BPBD untuk pasokan air bersih serta akan diletakkan juga dibeberapa fasilitas umum seperti di Pasar Baru 1 dan 2, Pasar Potong Lembu dan Pasar KUD, ini tidak menutup kemungkinan akan disebarkan ke beberapa tempat lainnya, dengan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini”. tutup Syahrul. (Hms/Red).

Editor : Febri

Bp Batam Minta ATB Lakukan Perbaikan Cara Pengambilan Air Baku Dari Berbagai Opsi Praktis

Batam, GK.com – Sesuai evaluasi pimpinan BP Batam atas kondisi air baku saat ini, Badan Pengusahaan (BP) Batam menilai ketersediaan air baku waduk Duriangkang saat ini masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kapasitas produksi WTP Duriangkang dan Tanjung Piayu.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan, BP Batam tidak setuju atas rencana Adhya Tirta Batam (ATB) untuk melakukan peggiliran air kepada pelanggan, karena menurutnya, air baku masih tersedia dalam jumlah yang cukup dan meminta ATB segera melakukan berbagai langkah praktis untuk perbaikan sistem pengambilan air baku mereka di Waduk Durangkang.

Selanjutnya, Binsar menjelaskan bahwa dengan predikat sebagai operator air minum terbaik yang disandang ATB saat ini dan mereka mengklaim sudah punya teknologi mutakhir SCADA untuk distribusi air, seharusnya mereka sudah melakukan upaya perbaikan sistem pengambilan air baku tersebut jauh hari sebelumnya dan mengatur pendistribusian air sedemikian rupa untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat Batam.

“Sesuai arahan pimpinan dalam menghadapi situasi kemarau panjang saat ini, kami akan evaluasi setiap saat kondisi ketersediaan air baku di Waduk Duriangkang, serta akan menyampaikan informasi kapan ATB dapat melakukan pengambilan air baku sesuai skema tertentu yang berbeda dengan kondisi saat ini,”tutur Binsar.

“Menurut ATB saat ini WTP Tanjung Piayu dalam kondisi defisit 225 liter/detik, namun berdasar pengecekan lapangan dan kajian yang kami lakukan, kondisinya tidak separah demikian,” lanjutnya.

BP Batam meminta ATB melakukan perbaikan cara pengambilan air baku dari berbagai opsi praktis yang dapat mereka lakukan, menyesuaikan kondisi air baku di Waduk Duriangkang saat ini.

“Cara ini dapat dilakukan dengan memperpanjang pipa intake atau dengan langkah praktis lain menyesuaikan kedalaman air. Hal ini juga yang sudah dilakukan oleh Kawasan Industri Batamindo pada intake miliknya di Waduk Duriangkang,” jelas Binsar.

Binsar menambahkan, di satu sisi pihaknya terus berupaya memaksimalkan agar semua waduk di Batam tetap dapat menyuplai ketersediaan air baku, salah satunya melalui lelang pengadaan pipa untuk pemompaan air baku dari waduk Tembesi ke waduk Mukakuning sepanjang 4 km.

“Waduk Tembesi adalah waduk terdekat dengan Waduk Muka Kuning, sehingga  nantinya air baku Tembesi dapat disuplai ke Muka kuning,” ucapnya.

Selanjutnya, BP Batam bekerja sama dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) BPPT sedang membuat rekayasa hujan, dimana usaha ini akan menambah durasi curah hujan di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk yang akan terjadi pada bulan April dan Mei.

“Usaha lain kita melakukan pembersihan eceng gondok yang berada di genangan waduk menggunakan alat harvester yang saat ini sudah dibersihkan puluhan hektar, intinya BP Batam ingin masyarakat dapat menggunakan air dengan cukup, namun tentunya dengan hemat dan bijak, sambil kita berdoa Batam segera diguyur hujan kembali agar tidak ada pilihan rationing”. pungkasnya. (Red/Hms).

Editor : Febri

Kapolri Bersama Pangllima TNI Kunjungi Pembanguan RS Covid-19 di Pulau Galang

 

Batam, GK.com – Kapolri dan Panglima TNI beserta rombongan tiba di VVIP Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (25/3) sekitar pukul 09.36 Wib, dalam rangka Kunjungan Kerja (Kenker) ke Pulau Galang.

Saat itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.IP di didampingi oleh Mentri PUPR M. Basuki Hadi Muljono, Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang (Asops Panglima TNI), Asops Irjen Pol Harry Rudlf Nahak, Dirjen Cipta Karya Gani Ghazaly, Karo Kompu Endra Saleh, Dirops PT. Wika Karya Agung Bidi Waskito, Direktur Bisnis PT. Wika Karya Fery Hendriyanto.

Saat berada di Eks Camp Vietnam Kecamatan Galang Kota Batam, Kapolri dan Panglima TNI melakukan pengecekan terhadap proses pembangunan RS khusus penyakit menular tersebut.

Dijelaskannya saat itu bahwa, pembangunan RS Covid-19 ini memiliki 2 (dua) fasilitas, diantaranya fasilitas untuk observasi dan fasilitas isolasi, termasuk pendukung untuk tenaga medis dan sarana lainya, seperti ruang farmasi, radiologi, gizi dan juga termasuk laundry.

Baca juga :

https://gerbangkepri.com/2020/03/25/kbr-brimob-polda-kepri-penuhi-jalan-protokol-kota-batam-dengan-cairan-disinfektan/

 

Panglima TNI juga menjelaskan bahwa,  kesiapan pembangunan RS ini sudah 78 %, yang mana 3 (tiga) hari lagi RS ini akan siap pengerjaanya. Namun kita masih perlu melatih tenaga medis agar bisa mengoperasikan rumah sakit ini dengan efektif dan dapat di operasionalkan dengan baik. Saat ini, untuk ruang observasi sudah siap 340 tempat tidur dan untuk ruang isolasi itu sendiri sudah siap 20 tempat tidur. Ruang isolasi yang dibangun adalah ruang isolasi ICU, sehingga dilengkapi dengan tekanan negatif untuk ruanganya, AC standar HEPA, oksigen dan kamar mandi didalam. Pembangunan tetap di laksanakan sampai dengan target yang diinginkan tercapai.

Adapun untuk Gedung yang dilakukan pengecekan oleh Kapolri dan Panglima TNI adalah Gedung Farmasi, Gedung Sterilisasi, Gedung Laundry, Gedung Gizi, Power House, Gedung perkantoran, Gedung Gudang, Gedung Mess Dokter, Gedung Asrama Perawat A, Gedung Asrama Perawat B, Gedung Asrama Perawat C, dan Gedung Asrama Petugas.

Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Kepri saat itu bahwa, Pemerintah telah menganjurkan untuk tetap melakukan pembatasan social/sosial distance dan kemudian ditindaklanjuti juga dengan Maklumat Kapolri yang bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Melalui Operasi Terpusat aman nusa yang dimulai sejak 19 Maret 2020 yang lalu, Polda Kepri beserta jajarannya telah melakukan kegiatan monitoring, pencegahan, patroli, penyemprotan disinfektan, himbauan, Satgas kesehatan dan tim medis yang terus berkoordinasi dengan Dinkes untuk memantau perkembangan Covid-19 di Wilayah Provinsi Kepri, serta didalam Operasi tersebut ada juga Satgas Penegakkan hukumnya.

Dihimbau kepada Masyarakat untuk terus dianjurkan agar tetap di rumah, apabila ditemukan masih melanggar akan dilakukan penegakkan hukum.

“Tetap berada dirumah dan biasakanlah hidup sehat”. tegas Kabid Humas Polda Kepri.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budi Revianto, Pangdam 1 Bukit Barisan Mayor Jendral TNI MS Fadilah, Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Leman, Dandim Kota Batam Letkol Inf Rahmad Daud Harahap, Danlanud Hang Nadim Letkol Urip Widodo, Danden POM Kota Batam, Kapolesk Kawasan Bandara Hang Nadim Akp Nidya Astuty Sik, Direktur Bubu Hang Nadim Bpk Suwarso SE dan Pejabat Utama Polda Kepri. (Red/Hms).

Editor : Milla

 

Satpol PP Tanjungpinang Sisir Lokasi Keramaian

Tanjungpinang, GK.com – Satuan Gugus Tugas yang dibentuk oleh Pemerintah mulai dari Pusat hingga Daerah terus berupaya untuk melakukan himbauan dan pencegahan Virus Corona (Covid-19).

Tak terkecuali Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, yang tergabung dalam Satgas Gugus Lima, bersama aparat pengamanan lainya, melakukan Patroli keseluruh Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Kota Tanjungpinang dalam rangka pencegahan Covid-19, Rabu (25/3) dini hari.

Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Hantoni dalam hal ini menyampaikan sasaran dalam razia saat itu adalah tempat yang menjadi kerumunan massa atau keramaian.

“Kita melakukan razia kepada seluruh tempat hiburan malam, yaitu PUB, Karoke dan juga tempat lainnya yang kita anggap terdapat kerumunan massa,” ucap Hantoni usai Patroli.
Dikatakan Hantoni, dalam Patroli kali ini, tidak ditemukannya tempat hiburan malam atau masyarakat yang berkumpul dikeramaian

“Alhamdulillah berarti masyarakat Kota Tanjungpinang mematuhi Surat Edaran dari Pemerintah yang telah kita sebarkan ke tempat-tempat usaha yang ada di Kota Tanjungpinang“. pungkasnya.

Turut hadir pada saat itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Riau, H. M. Subandi S.Sos, M.Si. (Mis).

Editor : Febri