Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 890

Rajikun : LSM Hendaknya Jangan Meresahkan Masyarakat

Tanjungpinang, GK.com – Ketua LSM Wahana Sosial Indonesia (Wasi) Provinsi Kepri, Rajikun, S.Sos sangat menyesalkan adanya pemberitaan yang baru-baru ini mencuat terkait adanya tudingan yang dilontarkan oleh salah satu oknum LSM yang ada di Provinsi Kepri, yang meragukan tentang keabsahan Ijazah S1 milik Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB), Fahmi S.Si.

Dikatakan Rajikun kepada Media ini, Senin (6/4) sekitar pukul 12.15 Wib, jika memang LSM tersebut mempunyai bukti yang cukup terkait tudingannya mengenai keabsahan S1 milik Dirut BUMD PT TMB tersebut, kenapa hal itu justru tidak langsung dilaporkan kepada pihak yang seharusnya dilaporkan, sesuai dengan apa yang dilontarkan oleh oknum LSM tersebut kepada pemberitaan yang muncul di salah satu Media beberapa waktu yang lalu.

“Fungsi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) itu adalah sebagai control sosial yang sifatnya mengawasi dan menciptakan suasana yang kondusif di dalam kehidupan masyarakat, bukan sebaliknya justru membuat keadaan menjadi semakin kacau dengan adanya isu-isu palsu yang meresahkan masyarakat,” ucap Rajikun yang saat itu di dampingi oleh Ketua LSM Wasi Kota Tanjungpinang, Junaidi.

“Disini LSM sebagai perpanjangan tangan masyarakat, dimana jika masyarakat merasa dirugikan baik oleh Pemerintah ataupun pihak Swasta, saat itulah LSM bergerak, jadi jangan  menyalahgunakan tugas dan fungsi LSM,” harap Rajikun.

“Masalah ijazah yang diragukan, seharusnya jika LSM tersebut memiliki bukti yang cukup, kenapa kok baru sekarang diungkit-ungkit, kenapa justru hal tersebut tidak terjadi pada saat tes Dirut BUMD dilaksanakan. Ada apa ini ?” tanya Rajikun.

“Setau saya, sebelum dilaksanakannya pelantikan Dirut  BUMD, tentunya Pemko Tanjungpinang telah beberapa melakukan berbagai tes kelayakan, pantas atau tidaknya orang tersebut duduk dikursi yang ada, tidak bisa Pemerintah semena-mena mengangkat suatu pejabat tanpa hal-hal pendukung, salah satunya adalah latar belakang pendidikan,” katanya.

“Terkait masalah ini, saya berharap jangan LSM seolah digunakan sebagai tameng untuk kepentingan pribadi atau golongan. Dalam melakukan tugasnya, LSM itu tidak boleh ada unsur sakit hati dan jangan menakut-nakuti,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Rajikun mengingatkan kepada calon pelapor agar tidak bertindak gegabah mengenai hal tersebut.

“Mengenai hal ini harusnya dilengkapi dengan data yang konkrit, jangan sampai nantinya justru ini menjadi bomerang untuk diri sendiri, karena jika tidak terbukti, bisa saja pihak Fahmi melaporkan balik berkenaan dengan adanya pencemaran nama baik”. tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Dirut BUMD PT TMB, Fahmi belum bisa dijumpai oleh Media ini untuk dimintai keterangannya.  (Mis).

Editor : Milla

2.000 Sembako Dan Bantuan Alat Medis Diterima Pemkab Karimun dari Apindo, PSMTI Dan PT Timah

Karimun, GK.com – Pemerintah Kabupaten Karimun menerima bantuan berupa sembako sebanyak 2.000 paket dan perlengkapan Alat Perlindungan Diri (APD) yang berasal dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bekerja sama dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun, serta PT.Timah Kabupaten Karimun.

Ketua Apindo, Dwi Untung dan Ketua PSMTI, Edi Asun menyerahkan bantuan secara simbolis kepada beberapa Kecamatan

Ketua Apindo, Dwi Untung dan Ketua PSMTI, Edi Asun menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada beberapa Kecamatan diantaranya Kecamatan Tebing, Kecamatan Meral Kota, Kecamatan Meral Barat, dan Kecamatan Kundur.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memberikan sambutannya

Adapun 2.000 paket sembako gratis tersebut diantaranya berisikan 8 kg beras, 1 kg minyak goreng dan 1 dus indomie, serta perlengkapan APD berupa hand sanitizer, sarung tangan, masker, cairan disinfektan, baju, serta sepatu untuk Tim Medis.

Apindo, PSMTI, dan PT Timah saat menyerahkan bantuan

Bupati Karimun, Aunur Rafiq dikesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Apindo, PSMTI, dan PT Timah atas bantuan yang telah diberikan tersebut. Ia mengatakan bahwa bantuan paket sembako tersebut dibagikan kepada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang ada di Pulau Karimun, dengan pendistribusian nantinya melalui masing-masing Kecamatan.

Baca Juga :

https://gerbangkepri.com/2020/04/06/bahas-covid-19-ketua-dprd-dampingi-bupati-karimun-vc-bersama-plt-gubernur-kepri/

Bantuan ini termasuk juga untuk keluarga ODP, jika berlebih baru disalurkan ke keluarga yang tidak mampu,” kata Aunur Rafiq di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Senin (6/4).

Pada kesempatan itu, Aunur Rafiq juga menyampaikan, Pemkab Karimun juga bekerja sama dengan Pemprov Kepri nantinya akan membagikan bantuan paket sembako kepada masyarakat Kabupaten Karimun, yang mana rencana pembagiannya akan dilakukan seminggu sebelum menyambut bulan puasa.

PT Timah saat menyerahkan bantuan

“Saat ini sedang dilakukan pendataan dan kita sedang menunggu hasil data dari Provinsi untuk digabungkan dengan data yang ada di Kabupaten, apakah penerimanya termasuk keluarga miskin ataupun keluarga yang rentan terhadap wabah Covid-19, yang pasti semua bantuan yang diserahkan haruslah tepat sasaran”. tutupnya. (MR).

Editor : Febri

Peraturan Dalam Penanganan Covid-19 Semakin Ketat, Pemko Tanjungpinang Harapkan Masyarakat Tetap Tenang

Tanjungpinang, GK.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP didampingi Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si, Asisten Ekonomi Pembangunan, H. Irwan, S.Sos, MM dan beberapa Kepala OPD terkait, mendengarkan beberapa arahan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yang disampaikan oleh Plt Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, S.Sos., M.M melalui sambungan Video Conference (VC), di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang.

Dalam VC tersebut, Plt Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, meminta kepada Bupati dan Wali Kota se- Kepri untuk terus bersinergi dengan semua pihak di daerahnya agar berjalan cepat dan tepat dalam menangani Covid-19.

“Tentunya kita diharapkan dapat bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tidak menyalahi aturan dan dapat terfokus kepada penanganan pandemi Corona ini,” kata Isdianto, Minggu (5/4).

Dikatakan Isdianto, Pemerintah Pusat maupun Daerah telah mengeluarkan sejumlah aturan dan edaran, serta telah menetapkan status darurat kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial berskala besar.

Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP bersama Sekda Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari saat mengikuti VC

“Saya sampaikan kepada Bupati dan Wali Kota se- Provinsi Kepulauan Riau, agar terus melaksanakan tugas dengan baik, dan memastikan setiap Rumah Sakit (RS) rujukan di Daerah masing masing agar tersedia Tenaga Medis dan alat kesehatan yang cukup, kemudian terus lakukan sosialisasi dan gencar menghimbau masyarakat agar tetap berada dirumah, serta social dan physical distancing agar dilakukan lebih tegas, disiplin dan efektif,” tegasnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah mendapatkan informasi terkini dan meningkatkan fasilitas kesehatan, Isdianto juga menginstruksikan agar setiap Daerah dapat mengaktifkan Posko Gugus Tugas dan menyiapkan tempat alternatif seperti Rumah Singgah, Hotel dan tempat yang layak untuk karantina Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dikesempatan itu, Isdianto juga membahas arus mudik lebaran, dirinya menghimbau agar masyarakat tidak mudik dulu, dan sesuai Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020 agar Bupati dan Wali Kota melakukan percepatan refocusing anggaran untuk penanganan kesehatan.

Sementara itu, terkait anggaran, Isdianto menyampaikan bahwasanya Forkopimda berpesan agar dalam penggunaan dana yang di alokasikan tersebut dapat terus dikawal dengan baik.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang saat menyampaikan laporannya terkait penanganan Covid-19 di Tanjungpinang

“Kita sepakat agar melakukan pendampingan bersama pihak Kejaksaan, demi mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, pesan kami kepada Bupati dan Wali Kota agar serius menangani ini semua,” harap Isdianto.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP dihadapan Plt. Gubernur serta Kepala Daerah se- Kepri mengatakan bahwa, di Kota Tanjungpinang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bergerak cepat, dengan membentuk Tim Gugus Tugas.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama seluruh tim gugus tugas telah melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan di setiap rumah penduduk oleh masing-masing Lurah, Camat dan ormas, sarana umum dan pemberian masker, juga kami lakukan, termasuk himbauan-himbauan kepada masyarakat, baik itu melalui media sosial, online, radio, hingga keliling ke Pemukiman masyarakat dengan menggunakan pengeras suara,” ungkap Rahma.

Baca Juga :

https://gerbangkepri.com/2020/04/06/bahas-covid-19-ketua-dprd-dampingi-bupati-karimun-vc-bersama-plt-gubernur-kepri/

Rahma juga menambahkan bahwa, saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memantau kesiapan Tenaga Medis dan peralatan medis, serta menjadikan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib menjadi Rumah Sakit rujukan, yang telah disiapkan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Pemerintah bersama Tim terus menjabarkan dan menginformasikan kepada masyarakat terkait kondisi terakhir di Kota Tanjungpinang, baik jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kasus Positif maupun Negatif,” tutur Rahma.

“Wali Kota beserta jajaran juga berpesan agar masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan terapkan pola hidup sehat, serta tidak mudah menerima atau share informasi yang sumbernya tidak jelas”. tutup Rahma. (Red/Hms).

Editor : Febri

Ketua DPRD Karimun Ikuti VC Bersama Plt Gubernur Kepri

Karimun, GK.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, M. Yusuf Sirat mengikuti Video Conference (VC) Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau dengan Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto pada Minggu (5/4) pukul 10.00 Wib, di Gedung Nasional, Karimun.

Ketua DPRD Karimun, M. Yusuf Sirat bersama Bupati Karimun, Aunur Rafiq dan tamu undangan lainnya

Dalam Video Converence tersebut, turut juga dihadiri oleh Bupati Karimun, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Kapolres Karimun, Kajari Tanjung Balai Karimun, Dandim 0317 TBK, Danlanal Karimun, Sekretaris Daerah dan Kadis Kesehatan Kabupaten Karimun.

Pelaksaan Video Converence dengan Plt Gubernur Kepri

Sementara itu, turut dalam mendampingi Plt Gubernur Kepri diantaranya Kapolda Kepri, Danrem 033/WP, Kajati Kepri, serta Danlantamal Kepri.

Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto bersama tamu undangan lainnya

Dalam pemaparannya, Plt Gubernur Kepri menyampaikan bahwa, sesuai dengan edaran dari Pusat, untuk Gugus Tugas diambil alih atau diketuai langsung oleh tiap-tiap Kepala Daerah. Atas dasar itulah, Isdianto akan mengetahui dengan mudah terkait perkembangan kinerja setiap daerah dalam mengatasi pandemi Covid-19 dari para Bupati dan Wali Kota dalam penanganan di Kepulauan Riau.

Suasana saat menyaksikan Video Conference 

Kedepannya diharapkan juga kepada Bupati dan Wali Kota untuk dapat menunda kegiatan-kegiatan yang dianggap belum perlu, sehingga dapat direalisasikan pada tahun selanjutnya, hal ini tentunya dikarena sebagai suatu bentuk upaya dalam pencegahan penularan Covid-19 yang saat ini dianggap perlu dibasmi. (Red/Hms).

Editor : Febri

Genap 10 Orang Pasien Covid-19 di Kepri

Tanjungpinang, GK.com – Pasien yang positif terkena Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kepri hingga Minggu (5/4) kini bertambah menjadi 10 orang pasien.

Berdasarkan rilis yang diterima oleh Media ini, 10 orang positif Covid-19 tersebut diantaranya berasal dari Kota Batam 5 orang, yang mana 3 orang telah meninggal dunia, dari Karimun 1 orang dan Kota Tanjungpinang ada 4 orang, 1 orang telah dinyatakan sembuh dan hingga saat ini hanya menyisakan 3 orang Pasien yang masih dalam penanganan.

Sedangkan untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.946 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 122 orang di Kepri.

Dalam rilis tersebut juga dipaparkan hasil rapid test atau tes cepat reaktif Covid-19 ada 13 orang tersebar di Kepri, untuk hasil negatif pasien suspect Corona hasil test swab PCR yang sudah keluar lab sebanyak 165 orang, dan hasil rapid test atau tes cepat non-reaktif positif Corona atau negatif corona di Kepri sebanyak 414 orang. (Red).

Editor : Febri

Berbondong-Bondong Bantuan Datang Membantu RSBP Batam Tangani Covid-19

Batam, GK.com – Sejak ditunjuk sebagai Rumah Sakit rujukan penanganan Covid-19, hingga Sabtu (4/4) kemarin, telah lebih dari 24 Organisasi Profesi, Perkumpulan, dan Gerakan Masyarakat Lawan Corona memberikan donasi kepada Rumah Sakit BP Batam.

Manager Pemasaran dan Pengembangan Usaha RSBP Batam, Okta Riza menyampaikan, bantuan atau donasi masyarakat itu merupakan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap kinerja Tenaga Medis dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Batam, serta untuk memberikan motivasi dan dorongan moril kepada para Dokter dan Tenaga Medis.

“Bantuan yang kami terima sangat beragam, mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, disinfektan, dan multivitamin. Untuk APD yang didonasikan sendiri terbilang lengkap, terdiri dari baju hazmat, sarung tangan latex, masker bedah, masker N95, google, dan face shield,” terang Okta Riza.

Ditambahkan Okta Riza saat itu, ada bantuan makanan dan minuman juga yang diberikan kepada RSBP Batam, di antaranya dari Gerakan Cepat Mahasiswa Kedokteran Batam mendonasikan nasi kotak beserta susu, Nestle Pure Life Indonesia mendonasikan air mineral sebanyak 50 kotak, Farmasi Institut Kesehatan Mitra Bunda bekerja sama dengan Prodi Gizi Institut Kesehatan Mitra Bunda mendonasikan susu dan jamu, hingga Relawan Buddha Tzu Chi Batam yang memberikan bantuan masker operasi, masker N95, dan google, serta Alfamart Care, International Business Association (IBA), dan Kawan Lama Batam (KALAM) yang juga turut mendonasikan alat medis dan makanan kepada tenaga kesehatan di RSBP Batam.

Ucapan terima kasih dan penyemangat bagi para Tenaga Medis dalam penanganan COVID-19 di RSBP Batam disampaikan oleh sejumlah kelompok masyarakat dalam bentuk papan ucapan karangan bunga yang dipasang berjajar di salah satu sudut halaman RSBP Batam.

Bantuan ini diterima langsung oleh Manager Pemasaran dan Pengembangan Usaha RSBP Batam Okta Riza bersama Kasi Pengembangan Usaha RSBP Batam Johan, selaku penanggung jawab kegiatan.

Baca Juga :

Perkuat Solidaritas Antar Negara, Konjen Singapura Berikan Bantuan Sebanyak 20.000 Test Kit ke Batam

“Seluruh bantuan ini akan diberikan kepada Tim Covid-19 yang terdiri dari Tenaga Medis, yakni Dokter dan Perawat, hingga Petugas Cleaning Service dan Security”. tutup Okta Riza.

Menurut data Dinas Kesehatan Kota Batam per tanggal 2 April 2020 pukul 12.00 Wib, untuk diketahui, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang ditangani RSBP Batam ada sebanyak 131 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17 orang, dan pasien positif 1 orang. (Red/Hms).

Editor : Febri