Beranda Serba-Serbi Advetorial Peraturan Dalam Penanganan Covid-19 Semakin Ketat, Pemko Tanjungpinang Harapkan Masyarakat Tetap Tenang

Peraturan Dalam Penanganan Covid-19 Semakin Ketat, Pemko Tanjungpinang Harapkan Masyarakat Tetap Tenang

78
0

Tanjungpinang, GK.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP didampingi Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si, Asisten Ekonomi Pembangunan, H. Irwan, S.Sos, MM dan beberapa Kepala OPD terkait, mendengarkan beberapa arahan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yang disampaikan oleh Plt Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, S.Sos., M.M melalui sambungan Video Conference (VC), di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang.

Dalam VC tersebut, Plt Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, meminta kepada Bupati dan Wali Kota se- Kepri untuk terus bersinergi dengan semua pihak di daerahnya agar berjalan cepat dan tepat dalam menangani Covid-19.

“Tentunya kita diharapkan dapat bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tidak menyalahi aturan dan dapat terfokus kepada penanganan pandemi Corona ini,” kata Isdianto, Minggu (5/4).

Dikatakan Isdianto, Pemerintah Pusat maupun Daerah telah mengeluarkan sejumlah aturan dan edaran, serta telah menetapkan status darurat kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial berskala besar.

Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP bersama Sekda Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari saat mengikuti VC

“Saya sampaikan kepada Bupati dan Wali Kota se- Provinsi Kepulauan Riau, agar terus melaksanakan tugas dengan baik, dan memastikan setiap Rumah Sakit (RS) rujukan di Daerah masing masing agar tersedia Tenaga Medis dan alat kesehatan yang cukup, kemudian terus lakukan sosialisasi dan gencar menghimbau masyarakat agar tetap berada dirumah, serta social dan physical distancing agar dilakukan lebih tegas, disiplin dan efektif,” tegasnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah mendapatkan informasi terkini dan meningkatkan fasilitas kesehatan, Isdianto juga menginstruksikan agar setiap Daerah dapat mengaktifkan Posko Gugus Tugas dan menyiapkan tempat alternatif seperti Rumah Singgah, Hotel dan tempat yang layak untuk karantina Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dikesempatan itu, Isdianto juga membahas arus mudik lebaran, dirinya menghimbau agar masyarakat tidak mudik dulu, dan sesuai Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020 agar Bupati dan Wali Kota melakukan percepatan refocusing anggaran untuk penanganan kesehatan.

Sementara itu, terkait anggaran, Isdianto menyampaikan bahwasanya Forkopimda berpesan agar dalam penggunaan dana yang di alokasikan tersebut dapat terus dikawal dengan baik.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang saat menyampaikan laporannya terkait penanganan Covid-19 di Tanjungpinang

“Kita sepakat agar melakukan pendampingan bersama pihak Kejaksaan, demi mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, pesan kami kepada Bupati dan Wali Kota agar serius menangani ini semua,” harap Isdianto.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP dihadapan Plt. Gubernur serta Kepala Daerah se- Kepri mengatakan bahwa, di Kota Tanjungpinang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bergerak cepat, dengan membentuk Tim Gugus Tugas.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama seluruh tim gugus tugas telah melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan di setiap rumah penduduk oleh masing-masing Lurah, Camat dan ormas, sarana umum dan pemberian masker, juga kami lakukan, termasuk himbauan-himbauan kepada masyarakat, baik itu melalui media sosial, online, radio, hingga keliling ke Pemukiman masyarakat dengan menggunakan pengeras suara,” ungkap Rahma.

Baca Juga :

Bahas Covid-19, Ketua DPRD Dampingi Bupati Karimun VC Bersama Plt Gubernur Kepri

Rahma juga menambahkan bahwa, saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memantau kesiapan Tenaga Medis dan peralatan medis, serta menjadikan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib menjadi Rumah Sakit rujukan, yang telah disiapkan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Pemerintah bersama Tim terus menjabarkan dan menginformasikan kepada masyarakat terkait kondisi terakhir di Kota Tanjungpinang, baik jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kasus Positif maupun Negatif,” tutur Rahma.

“Wali Kota beserta jajaran juga berpesan agar masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan terapkan pola hidup sehat, serta tidak mudah menerima atau share informasi yang sumbernya tidak jelas”. tutup Rahma. (Red/Hms).

Editor : Febri