Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 891

Pemko Tanjungpinang Terima Ribuan Masker Dan APD dari Pusat

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima bantuan dari Pemerintah Pusat bersama TNI/Polri berupa 150 buah Alat Pelindung Diri (APD) dan 5.000 pack Masker.

Bantuan yang berasal dari Mabes TNI yang diangkut langsung dari Pangkalan Halim Perdana Kusuma dengan menggunakan pesawat CN-235 milik Lanud Raja Haji Fisabilillah itu, tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang pada Sabtu (4/4) siang.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd yang menerima langsung bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan sinergitas TNI/Polri yang selalu berupaya dalam mengatasi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya.

“Adapun Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker yang kita terima ini akan didistribusikan dan dibagikan kepada Rumah Sakit dan Puskesmas yang berada di Wilayah Kota Tanjungpinang yang nantinya akan dipergunakan oleh Dokter, tenaga Medis dan Petugas yang langsung terkait dalam penanganan Covid-19 di Kota Tanjungpinang,” ujar Syahrul.

Foto Bersama

Dikesempatan itu, Syahrul juga kembali mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama dapat menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta mematuhi semua instruksi dan imbauan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah.

“Mari kita doakan bersama, semoga musibah ini cepat berakhir, dan kita bisa kembali beraktifitas seperti biasanya”. pungkas Syahrul.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, saat itu diantaranya Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Teguh Ahmad Syafari, M,Si, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, SKM, M.Si, dan jajaran Unsur FKPD dan Instansi terkait lainnya. (Red/Hms).

Editor : Febri

Minimalisir Potensi Banjir, BUP Batam Lakukan Normalisasi Saluran Air

Batam, GK.com – Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam Nelson Idris, bergerak langsung untuk mengkoordinasi normalisasi saluran air di sekitar Kawasan Pelabuhan Batu Ampar. Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (4/4) itu, atas dasar mengantisipasi terjadinya banjir apabila musim hujan tiba.

Nelson Idris mengemukakan, pihaknya melakukan normalisasi saluran air sepanjang 344,8 meter, dan dari normalisasi ini petugas membersihkan sampah-sampah plastik dan kayu, endapan pasir dan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran.

“Dengan melakukan normalisasi ini diharapkan akan mengurangi potensi banjir di dermaga Pelabuhan Batu Ampar, sehingga tidak akan menghambat aktivitas di Pelabuhan dan proses bongkar muat dapat dilaksanakan dengan cepat”. ucap Nelson Idris.

Pasca normalisasi saluran air tersebut, BUP Batam juga akan terus memonitor jika sewaktu-waktu terjadi curah hujan yang tinggi. (Red/Hms).

Editor : Febri

Perkuat Solidaritas Antar Negara, Konjen Singapura Berikan Bantuan Sebanyak 20.000 Test Kit ke Batam

Batam, GK.com – Sebanyak 20.000 test kit yang nantinya akan digunakan untuk menekan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), diberikan oleh Singapura melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Batam kepada Pemerintah Kota Batam.

Bantuan ini diserahkan oleh Konjen Singapura di Batam Mark Low dan diterima langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi pada Jumat (3/4) malam, di VVIP Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam.

Saat itu, Konjen Singapura di Batam Mark Low merincikan, ada sebanyak 20.000 test kit yang diberikan berasal dari Pemerintah Singapura dan Kementerian Kesehatan Singapura diantaranya 10.000 test kit dan Yayasan Temasek Singapura sebanyak 10.000 test kit.

Dijelaskan Mark, test kit ini bukanlah rapid test, melainkan swab test yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi.

“Selain test kit, kami juga menyerahkan dua set alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk Batam, sedangkan untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kami menyerahkan sebanyak 750 set lengkap Alat Pelindung Diri (APD),” tuturnya.

Disampaikan Mark, ini bukan yang pertama kalinya Singapura memberikan bantuan kepada Indonesia, khususnya Batam, karena sebelumnya, Pemerintah Singapura dan gabungan pekerja Singapura di Batam telah mendonasikan 205 set lengkap APD ke Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk solidaritas dan sinergi positif antar dua Negara.

“Masih ada 4 set ventilator dari Yayasan Temasek. Namun karena alat ini cukup sulit didapatkan karena out of stock, jadi mungkin dua bulan lagi baru bisa kami serahkan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” kata Mark.

Dikesempatan itu, Wali Kota Batam/Kepala BP Batam Muhammad Rudi, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Singapura, dalam hal ini Konjen Singapura, Rudi mengaku bahwa pihaknya memang telah menanti bantuan ini agar pemeriksaan warga yang terindikasi Covid-19 dapat dilakukan mulai Senin (6/4) mendatang.

“Kemarin sudah kami lakukan penyisiran dan ditemukan 2.065 orang yang harus dites, itu baru masyarakat umum, belum termasuk para Pegawai, baik Pemerintah Kota maupun BP Batam,” kata Rudi.

“Dengan hadirnya bantuan ini, nantinya kita dapat langsung tes, dan bekerja pun lebih tenang,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, Rudi juga mengatakan, pembatasan pertemuan tidak hanya di tingkat Kota saja, melainkan hingga di tingkat Kecamatan, sedangkan peruntukan alat ini sendiri akan digunakan oleh para tenaga Medis di Rumah Sakit rujukan Pemerintah Daerah.

“Bantuan ini nantinya tidak akan ada di kami, karena akan kami serahkan ke laboratorium Kementerian Kesehatan yang memiliki fasilitas yang lebih lengkap, jadi pemeriksaannya akan dilakukan di Asrama Haji dan Rusun Sagulung, sedangkan hasil pemeriksaannya akan kami serahkan ke laboratorium,” ujar Rudi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menargetkan sebanyak 2.065 orang yang terindikasi Covid-19 dapat dites seluruhnya dalam dua minggu ke depan, sedangkan sebagai langkah preventif, Ia akan memperketat physical distancing bagi masyarakat yang tidak mengindahkan kebijakan Pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Ini bukan karantina wilayah, saya tidak memiliki wewenang untuk itu, karena kalau karantina wilayah saya harus minta izin dengan Kementerian Kesehatan, untuk saat ini kita belum melakukan karantina wilayah, karena itu adalah jalan terakhir,” jelasnya.

Dikatakan Rudi, jika karantina wilayah dilakukan, seluruh kegiatan ekonomi di Batam akan terhenti.

“Untuk itu saya ingin masyarakat disiplin menjaga jarak, dan ini akan kita paksa”. tegas Rudi.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam Slamet Mulsiswanto, Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK Suwarso dan Kasubdit Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset BP Batam Gunadi. (Red/Hms).

Editor : Febri

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Petugas Perketat Pengawasan di Pelabuhan Bantaeng

Bantaeng, GK.com – Meningkatnya penyebaran Virus Corona di Indonesia, membuat tim Gugus Tugas disetiap Kabupaten/Kota terus siaga, bahu-membahu dalam memaksimalkan pengawasan dan pemeriksaan disemua line. Salah satunya yang turut bertindak siaga adalah pada sektor jalur laut untuk tetap terpantau.

“Sudah tiga pekan ini kita bersama tim Gugus Tugas Kabupaten Bantaeng memperketat pengawasan dan pemeriksaan di area Pelabuhan, khususnya pada setiap Kapal keluar maupun masuk. Hal ini tentunya demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ketus Kepala Syahbandar Pelabuhan Banteng kepada Media ini, di sela-sela pemberangkatan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 85, Jumat (3/4) sore.

Selanjutnya, ditempat yang sama, Nakhoda Kapal Perintis Sabuk Nusantara 85, Billy T. Pasandaran menambahkan, Kapal Perintis ini merupakan Tol Laut dengan rute keberangkatan pada daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh Kapal-Kapal besar.

“Ini merupaka program Bapak Presiden Jokowi demi kebutuhan masyarakat, guna kelancaran transportasi laut disemua wilayah NKRI, tentunya tujuan ini semua demi pemerataan dan kesejahteraan masyarakat, tiketnya juga sangat murah sekali, karena Kapal ini disubsidi oleh Pemerintah Pusat,” ujar Billy.

Disampaikan Billy, ditengah Pandemi Covid-19 ini, jumlah penumpang sangatlah minim, bahkan hampir tidak ada, dikarenakan rute pelayaran di beberapa Daerah yang harus disinggahi, untuk sementara ditutup aksesnya oleh Pemkab setempat.

“Seperti di Pelabuhan Kabupaten Kepulauan Selayar dan beberapa Kabupaten Provinsi lain disekitarnya, kita mengapresiasi dan juga selalu siaga dalam pelayaran dalam menindak lanjuti himbauan Pemerintah, bersama-sama mengantisipasi penyebaran Virus Corona”. tutup Billy. (Chepy).

Editor : Febri

DPRD Gelar Rakor, Pemko Batam Minta di Jadwalkan Kembali

Batam, GK.com – DPRD Kota Batam gelar Rapat Paripurna beragendakan tentang strategi dan kebutuhan penganggaran penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Kamis (2/4). Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.

Usai melaksanakan mengabsen saat itu, Nuryanto membacakan surat dari Pemko Batam yang ditulis dan ditandatangani oleh Sekdako Batam, Jefridin dengan  isi surat tersebut menjelaskan tentang ketidak hadiran Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Batam, lantaran Pemko Batam saat itu sedang melakukan penjadwalan ulang terhadap program dan kegiatan untuk pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

“ Inti dari surat ini adalah, pihak Pemko Batam masih melakukan penjadwalan ulang serta penyusunan program dalam APBD Kota Batam sesuai Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri RI, yang artinya,  Pemko Batam meminta penjadwalan ulang untuk menggelar Rakor dalam membahas strategi dan kebutuhan anggaran penanganan Covid-19,” ucap Nuryanto.

Menyikapi akan hal itu, Fraksi Persatuan Kebangkitan Bangsa, Aman S.Pd meminta kepada Raja Armansyah selaku Kepala BP2RD Kota Batam untuk dapat menjelaskan terkait PAD Kota Batam sejak bulan Januari hingga Maret 2020.

Usul tersebut lalu diterima oleh Nuryanto selaku pimpinan rapat, serta mempersilahkan Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah untuk menjelaskan Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Batam dari bulan Januari hingga Maret 2020.

Dalam rapat  tersebut, DPRD Kota Batam juga meminta penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi dan Direktur RSUD Embung Fatimah dan Direktur RSUD Embung Fatimah Kota Batam, Ani Dewiyana untuk menjelaskan terkait kesiapan mereka dalam menangani pasien yang poitif Covid-19, serta langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Turut hadir dalam Rapat tersebut diantaranya beberapa anggota DPRD Kota Batam, sedangkan dari Pemko Batam yang hadir adalah, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Batam Raja Azmansyah, Sekretaris Disperindag, Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Alam Kota Batam, Kepala Dinas Kesehatan Didi Kusmarjadi,  Direktur RSUD Embung Fatimah Ani Dewiyana. (Red).

Editor : Milla

Diduga Covid-19 Menelan Korban, Rustam : Yang Meninggal Adalah PDP, Bukan Positif

Tanjungpinang, GK.com – Sempat beredar foto Petugas Medis sedang memakamkan jenazah di salah satu TPU yang berada di Kota Tanjungpinang,  yang diduga merupakan korban Covid-19, hal itu ditepis oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam saat dikonfirmasi oleh Media ini melalui pesan WhatsApp pada Kamis (2/4) sekitar pukul 16.03 Wib. Dalam pesan WhatshApp nya, Rustam mengungkapkan bahwa kabar tersebut adalah tidak benar.

“Memang benar ada yang meninggal, tetapi itu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), bukan positif dan sudah di nyatakan negatif berdasarkan tes Laboratorium”. tegas Rustam.

Saat Awak Media ini menanyakan lebih lanjut mengenai lokasi pemakaman yang pastinya, serta alamat korban, Kepala Dikesdalduk dan KB Kota Tanjungpinang itu enggan menjawabnya. (Mis).

Editor : Febri