Beranda Kepulauan Riau Batam Terminal Ferry Domestik Dan Internasional di Batam Masih Beroperasi Seperti Biasa

Terminal Ferry Domestik Dan Internasional di Batam Masih Beroperasi Seperti Biasa

278
0

Batam, GK.com – Meskipun telah dikeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Mudik Idul Fitri 1441 H dalam dangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), namun Pelabuhan dibawah pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam tidak terkena imbasnya.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris mengatakan, hingga saat ini Terminal Ferry Domestik dan Internasional di bawah pengelolaan BP Batam masih beroperasi seperti biasa.

“Dalam Permenhub PM 25 Tahun 2020 disebutkan bahwa larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut berlaku untuk pengoperasian kapal penumpang yang melayani pelayaran mudik dalam satu wilayah Provinsi, Kabupaten, atau Kecamatan yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelayaran antar Provinsi, Kabupaten, atau Kecamatan dengan ketentuan Pelabuhan asal, singgah, atau tujuan merupakan wilayah yang menerapkan PSBB,” jelas Nelson.

Selain itu, Permenhub PM 25 Tahun 2020 juga mengatur pengecualian penerapan larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut, yakni untuk pelayanan kapal penumpang rutin non mudik, yang mana daerah asal maupun tujuan tidak menetapkan PSBB, selanjutnya kapal penumpang antar pulau bagi TNI/POLRI/ASN dan tenaga medis, dan kapal penumpang yang melayani pengangkutan logistik (sembako, obat dan alat medis) yang telah mendapatkan persetujuan izin berlayar dari Syahbandar dan disetujui oleh Gugus Tugas Covid-19 di wilayah bersandar.

“Batam hingga kini belum ditetapkan sebagai wilayah PSBB, itu artinya kapal-kapal penumpang rutin, baik domestik maupun Internasional masih dapat beroperasi seperti biasa, namun terdapat pengurangan jadwal operasional sebagai imbas penyebaran Covid-19,” ujar Nelson Idris, Rabu (29/4)..

Meski demikian, Nelson mengakui bahwa Kapal Pelni KM Kelud tujuan Batam-Jakarta dan KM Sinabung tujuan Batam-Belawan (Medan) yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Batu Ampar tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang. Namun, meski tidak mengangkut penumpang, Kapal Pelni tetap diperbolehkan sandar di Dermaga Pelabuhan Batu Ampar untuk mengangkut kebutuhan logistik.

Nelson meminta masyarakat mematuhi arahan Presiden Joko Widodo yang melarang masyarakat mudik pada Idul Fitri 1441 H kali ini demi mencegah penyebaran Covid-19 ke keluarga di kampung halaman.

“Kami tegaskan bahwa BUP Batam siap menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku, dan jika mengacu pada Permenhub PM 25 Tahun 2020, maka Pelabuhan di Batam tidak terkena imbas karena bukan termasuk wilayah PSBB, tetapi kita ingatkan agar masyarakat Batam tidak mudik sehingga wabah Covid-19 ini tidak berpindah ke daerah lainnya,” ujar Nelson.

Baca Juga :

Hanya Penerbangan Komersil Yang Dihentikan Sementara, Angkutan Kargo Akan Tetap Aktif

Perlu diketahui, BUP Batam mengelola dua Pelabuhan Domestik, yakni Terminal Ferry Domestik Sekupang dan Telaga Punggur. Selain itu, ada lima Pelabuhan Internasional yang pengelolaannya dilakukan melalui kerja sama operasi dengan pihak lain, yakni Terminal Ferry Internasional Batam Centre, Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Ferry Internasional Teluk Senimba, Terminal Ferry Internasional Nongsapura, dan Terminal Ferry Internasional Harbour Bay.

“Sehubungan dengan sepinya jumlah penumpang, Terminal Ferry Internasional Sekupang memang berhenti beroperasi sementara waktu untuk mengurangi beban operasional, namun Terminal Ferry Internasional dan Domestik lainnya masih beroperasi,” imbuh Nelson.

Nelson menambahkan, Pelabuhan Barang di bawah pengelolaan BUP BP Batam, yakni Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Umum Batu Ampar tidak terkena imbas dari Penyebaran Covid-19. Ia mengatakan operasional kedua Pelabuhan Barang ini tetap berjalan seperti biasa untuk memastikan pasokan logistik yang masuk dan keluar kota Batam berjalan lancar. (Red/Hms).

Editor : Febri