Jumat, Juni 19, 2026
Beranda blog Halaman 433

Gubernur Ansar Ahmad Ingatkan Agar Moratorium DOB Tidak Mengancam Kedaulatan

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (ist)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (ist)

Bali, GK.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengingatkan pemerintah pusat agar moratorium pembentukan daerah otonom baru (DOB) tidak menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan.

Hal ini disampaikan Gubernur Ansar saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta Selatan, Bali, Selasa (10/05/2022).

Kekhawatiran ini disampaikan Ansar mengingat Provinsi Kepulauan Riau yang berhadapan dengan invansi Negara Asing atas Sumber Daya Alam (SDA) berupa gas alam di Kabupaten Natuna.

“Jangan karena moratorium DOB kita mengorbankan kedaulatan Negara, khususnya di Kepulauan Riau,” tegas Ansar dalam forum yang dihadiri Gubernur seluruh Indonesia itu.

“Kami mengingatkan agar Pemerintah Pusat mengkaji prioritas pemekeran berdasarkan ancaman bagi kedaulatan Negara,” tambahnya.

Di saat yang sama, Gubernur Ansar juga mengusulkan dilakukan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah. Lewat Forum SPPSI, Ansar berharap akan dibentuk tim kecil yang terdiri dari para pakar yang dapat melaksanakan kajian.

“Saya kira Undang-Undang Otonomi Daerah No 32 Tahun 2014 perlu direvisi kembali,” tutur Ansar.

“Kita perlu mereview kembali karena banyak kewenangan Gubernur yang memang terasa sudah terkebiri,” sambungnya.

Menurut Ansar, memang tidak mudah menerjemahkan UU Otonomi Daerah jika dikaitkan dengan UU yang lain.

“Maka kadang-kadang, dengan Kepmen saja, dengan cantolan UU yang lain, terbentur dengan kewenangan-kewenangan Kepala Daerah. Makanya saya kira perlu direvisi,” ujarnnya.

Selain itu, Ansar juga menyinggung adanya trend kebijakan kontemporer yang dikeluarkan Pemerintah Pusat.

Ia mengingatkan pentingnya memperkuat kebijakan dengan refrensi dan dasar yang kuat pula.

“Kadang kala kewenangan kita (Kepala Daerah) ditarik begitu saja oleh Pemerintah Pusat tanpa ada pembicaraan menyeluruh, tanpa ada refrensi atau kajian sejenisnya,” ujar Ansar.

Seperti kewenangan di bidang pertambangan yang sebelumnya ditarik Pemerintah Pusat, kemudian sebagian dikembalikan lagi ke Daerah.

“Nah ini kan Negara. Negara harus di bangun dengan yang lebih pasti dan jelas”. tutupnya. (*).

Editor : Ron

Kepala BP Batam Paparkan Beberapa Poin di Hadapan Komisi VII DPR RI

Kepala BP Batam bersama Komisi VII DPR RI. (ist)
Kepala BP Batam bersama Komisi VII DPR RI. (ist)

Batam, GK.com Sejumlah Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kembali melaksanakan Kunjunagan Kerja (Kunker) dalam masa Reses ke Kota Batam, Rabu (11/05/2022).

Pada Rapat yang diselenggarakan di Balairung Badan Pengusahaan (BP) Batam itu, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Marlin Agustina, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Lingga M. Nizar, Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah dan unsur Kepala Daerah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi selaku Kepala BP Batam melaporkan beberapa poin, di antaranya terkait Covid-19.

“Kondisi Covid-19 di Kota Batam masih berlanjut, ketentuan wajib Tes Antigen bagi pelaku perjalanan ke Luar Negeri melalui Kota Batam, serta pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang saat ini juga melampaui Nasional,” ujar Rudi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga berharap, dengan adanya kunjungan ini dapat memberikan peluang baru bagi pembangunan di Kota Batam dan inovasi baru untuk BP Batam.

“Semoga hasil dari Kunker Komisi VII DPR RI ini dapat memberikan perubahan yang berdampak positif bagi pembangunan di Kota Batam”. harap Rudi. (Ist).

Editor : Milla

DLH Karimun Mengapresiasi Kegiatan Kodim 0317/TBK

Kepala DLH Karimun, Rita Agustina
Kepala DLH Karimun, Rita Agustina

Karimun, GK.com Karya Bakti Pembersihan Sampah yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 13 Mei 2022, yang  di laksanakan oleh Kodim 0317/TBK mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Karimun.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Polres Karimun, Lanal, serta jajaran Instansi hingga masyarakat umum. Adapun titik lokasi atau sasaran Karya Bakti pembersihan sampah di sebar diberbagai titik Pelabuhan Parit Rampak (RORO),  Pelabuhan Telaga Tujuh Kecamatan Karimun, Pantai Pak Imam, Pantai Kangkung Kecamatan Meral, Pantai Pelawan, Pantai Pongkar dan Ketam Kecamatan Tebing.

Kepada Awak Media ini, Kadis LH Rita Agustina melalui pesan Whatsapp mengungkapkan rasa syukurnya dan ucapan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah peduli terhadap lingkungan.

“Dikarenakan ini kegiatan Kodim, kami dari  DLH mensupport dan sangat berterima kasih. Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan ke depannya, sehingga kita bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Rita, Rabu (11/05/2022) sekitar pukul 11.50 Wib

“Diharapkan tidak hanya Instansi Pemerintahan saja yang menjaga lingkungan sekitar, bagi masyarakat juga kita berharap hal yang serupa, yaitu harus bisa mencintai lingkungan. Mari kita jaga Bumi Berazam ini bersama – sama sebagai bentuk cinta kita terhadap Daerah,” harapan Rita.

Sementara itu, melansir dari RCMNEWS, Dandim 0317/TBK Letkol Inf Agus Rediyanto menyambutkan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka menjaga kebersihan.

“Karya Bakti pembersihan sampah ini merupakan program rutin dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan”. ungkap Letkol Inf Agus Rediyanto. (IWD).

Editor : Ron

Pansus DPRD Batam Tunda Rapat LKPj, Ini Alasannya

Anggota Pansus saat mengambil alih Rapat
Anggota Pansus saat mengambil alih Rapat

Batam, GK.com Rapat Panitia Khusus (Pansus) mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) yang dijadwalkan akan di laksanakan pada hari Selasa (10/05/2022), di tunda oleh Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.

Penundaan tersebut dikarenakan banyaknya anggota Pansus yang belum hadir, sedangkan pihak Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kota Batam terlihat memenuhi Ruangan Rapat.

Direncanakan awal, Rapat akan diselenggarakan di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam pada Pukul 09.00 Wib, namun menjelang pukul 10.30 Wib, para anggota Pansus lainnya tidak kunjung hadir. Menyikapi hal itu, anggota Pansus Muhammad Yunus Muda dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) mengambil alih Rapat tersebut dan memutuskan untuk menjadwalkan kembali.

“Rapat saya ambil alih dikarenakan suasana masih lebaran, jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada rekan – rekan yang telah hadir. Sebelumnya kami minta maaf, karena kawan-kawan masih sebagian berada di luar, mengingat waktu terus berjalan, maka kami mempersilahkan rekan – rekan sekalian untuk kembali ke kantor masing – masing,” ujar Yunus.

Yunus juga menyampaikan, Rapat akan dijadwalkan kembali untuk pembahasan final bersama Diskominfo Batam.

“Disini saya mewakili Pansus mengambil alih, dari pada kelamaan menunggu. Rapat  Pansus akan kita jadwalkan kembali secepatnya bisa kita finalkan”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla

Ketua Pansus DPRD : SDM OPD Batam Banyak yang Tidak Mempuni

Ketua Pansus DPRD Batam, Aman, S.Pd
Ketua Pansus DPRD Batam, Aman, S.Pd

Batam, GK.com – Rapat final mengenai pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2021 sebelum akhirnya diserahkan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam  di laksanakan serta dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Aman, S.Pd.

“Sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditentukan, Rapat Koordinasi (Rakor) ini akan berakhir  pada tanggal 13 Mei mendatang, dan akan kita sampaikan nanti di Rapat Paripurna,” ujar Aman, Selasa (10/05/2022) sekitar Pukul 14.50 Wib.

Adapun hasil Rapat bersama tiga Instansi merupakan linik sektor dan menyusun persepsi RPJMD yang akan dijadikan alat ukur pencapaian terhadap target – target yang ada.

“Kita memiliki 2 RPJMD, dikarenakan pada saat itu Bapak Wali dan Bapak Wawako habis masa jabatannya, lalu terpilih kembali, selanjutnya jadilah dua  RPJMD yakni, di tahun 2016 s/d 2021 dan 2021 s/d 2026. Namun RPJMD 2021 ini baru menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada 12 Desember 2021 lalu. Secara mayoritas kita masih menggunakan RPJMD tahun 2016, ketika hasilnya sandingkan, maka ada beberapa target yang berhasil di capai, dan ada yang tidak tercapai. Inilah yang menjadi persoalan, karena menjadi sebuah penilaian dari Pusat untuk Walikota Batam,” sebut Aman.

Lebih lanjut Aman menyampaikan bahwa, alasan yang paling penting ialah, masalah Covid-19. Dimana dengan banyaknya anggaran yang di refocusing, sehingga hal ini tentunya menjadi salah satu penyebab dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak dapat menjalankan kegiatan secara Optimal.

“Akan tetapi, hal itu jangan lantas di jadikan sebuah alasan yang utama, justru banyak juga dijumpai OPD yang tidak mencapai target. Dan hal yang paling kursial ialah, penyajian data yang tidak valid, serta banyaknya OPD ketika di minta data malah tidak memahami alur data tersebut,” jelasnya.

Saat itu, Aman juga menilai, banyaknya Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak mempuni di OPD yang ada di Kota Batam.

“Tidak sedikit OPD di Kota Batam ini yang tidak mempuni. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan besar dan persoalan yang serius. Saya berharap apapun masalahnya, agar dapat diselesaikan dengan cara yang bijak, sehingga dapat memajukan Kota Batam”. pungkasnya.

Turut hadir mendampingi saat itu, Wakil Ketua Muhammad Rudi, ST, serta Instansi Vertikal diantaranya Baperlitbang, Inspektorat, dan BPKAD Kota Batam. Dimana dalam Rapat tersebut, Ketua Pansus berharap apa yang telah dibahas beberapa bulan ini menjadi titik terang untuk kemajuan Kota Batam. (IWD).

Editor : Milla

Pelajar Disalah Satu SMP di Kota Batam Melakukan Hal yang Tidak Terpuji

Tanpak terlihat dua orang Pelajar asik Meroko dan main Poker
Tanpak terlihat dua orang Pelajar asik Meroko dan main Poker

Batam, GK.com – Hari ke- dua Pelajaran Tatap Muka (PTM) pasca libur Nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, ternyata dimanfaatkan oleh sejumlah Pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang ada di Kota Batam untuk melaksanakan aktivitas berkumpul bersama teman-temannya sepulang Sekolah.

Namun mirisnya, justru aktivitas kumpul-kumpul tersebut malah di lakukan oleh Pelajar yang sedang masih menggunakan atribut lengkap dengan hal yang tidak terpuji.

Selasa (10/05/2022) sekitar Pukul 11.45 Wib, awak Media ini menemukan para Pelajar tersebut justru sedang asyik bermain kartu Remi (Poker) diiringi ngemil, sembari mengisap rokok di salah satu Warung yang berada di Jalan Raja Isa, Batam Center.

Saat di hampiri oleh awak Media ini untuk menanyakan terkait keberadaan meraka disitu beserta aktivitas yang mereka jalani yang dianggap tidak terpuji, salah satu Pelajar yang berada di lokasi tersebut malah dengan santainya menjawab, “kan sudah besar, jadinya bebas. Kalau ada Guru yang lewat, tinggal dimatikan dan di sembunyikan Rokoknya”. jawab salah satu Pelajar kepada awak Media ini singkat.

Hingga berita ini di tayangkan, baik Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam maupun masing-masing Kepala Sekolah tempat Pelajar tersebut menimba ilmu belum bisa dijumpai untuk di mintai statmennya.

Miris rasanya, Pelajar yang nantinya akan menjadi bibit penerus Bangsa, harusnya mendapatkan bimbingan penuh dari di Sekolah, justru malah melakukan hal-hal yang tidak terpuji. (IWD).

Editor : Milla