Kamis, Juni 18, 2026
Beranda blog Halaman 413

Mengungkap Pelaku Penyelundupan Benih Lobster, Letkol Laut (P) Fery :  Biarkan Kami Bekerja Dulu

Batam, GK.com Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (KH) Farid Maruf, SH,MM didampingi sejumlah Perwira Lanal Batam terima Audiensi dari team Media Digital Kepulauan Riau (MD Kepri) di Mako Lanal Batam, Rabu (22/06/2022).

Pada kesempatan itu, Ketua MD Kepri Benny Sikumbang menyampaikan bahwa kunjungan tersebut selain untuk audiensi juga sebagai penyambung silaturahmi yang baik antara Lanal Batam dengan Perusahaan Media.


“Kedatangan saya beserta team ke Lanal Batam ini tidak lain untuk silaturahmi bersama para pejabat TNI AL, sekaligus koordinasi terkait temuan informasi yang kita dapatkan di lapangan, berhubung temuan yang kita dapatkan merupakan hasil tangkapan dari Lanal tempo hari,” ungkap Benny Sikumbang.

Berfoto bersama


Menanggapi kunjungan dan temuan team MD Kepri tersebut, Kolonel Laut (KH) Farid Maruf, SH,MM menyambut baik rombongan sekaligus mengapresiasi peran Media, khususnya MD Kepri yang telah ikut andil dan peduli terhadap situasi Bangsa saat ini, khususnya di Kota Batam.

“Terima kasih atas kehadirannya, sehingga kita dapat bertatap muka sekaligus meluruskan informasi miring yang berkembang selama ini di masyarakat,” sebut Kolonel Laut (KH) Farid Maruf, SH,MM.

“Terkait penangkapan benih lobster tempo hari, kami melakukan penangkapan dan pelepasan benih lobster ke habitat asalnya telah memenuhi prosedur yang ada. Bahkan penghitungan jumlah lobster kita lakukan dengan teliti, yang mati juga kita ikut hitung, sehingga jumlah yang didapatkan mencapai 466 Ribu,” jelas Kolonel Laut (KH) Farid Maruf, SH,MM.

“Pada saat pengkapan dilakukan, saya langsung perintahkan anggota untuk memastikan secara rinci, apabila informasi tidak sesuai, maka kami akan repot. Begitu juga dengan pelepasan benih lobster di Pulau Abang, kita di saksikan juga oleh Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), yang mana mereka itu memang tugasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Palaksa Lanal Batam Letkol Laut (P) Fery Anton S., M. Tr. Opsla yang ikut mendampingi Danlanal mengatakan, pihaknya saat ini sedang bekerja untuk mencari para pelaku penyelundupan tersebut.

“Biarkan kami bekerja dulu untuk mengungkap pelaku kejahatan ini, Danlanal juga telah mengeluarkan surat perintah tugas untuk segera melacak keberadaan pelaku, serta menangkap pelaku,” ujar Letkol Laut (P) Fery Anton S., M. Tr. Opsla.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian, melainkan harus ada juga dukungan dari semua Stakeholder, termasuk Media sebagai penyambung informasi. Kami mengharapkan bantuan dari semua pihak jika menemukan informasi kejahatan di laut, maka jangan pernah takut untuk melaporkan kepada kami, dan kami akan menindaklanjuti laporan itu,” tambahnya.

Menyikapi pernyataan dari Letkol Laut (P) Fery Anton S., M. Tr. Opsla tersebut, Wakil Ketua MD Kepri Oki Purnama meminta kepastian rentang waktu yang dibutuhkan untuk mengungkapkan kejahatan penyelundupan benih lobster maupun kejahatan lainnya di bawah hukum TNI AL.

“Pastinya ada Estimasi waktunya, seperti yang saya sampaikan tadi, kami tidak bisa bekerja sendirian, dukung dan support kami”. jawab Letkol Laut (P) Fery Anton kembali.

Suasana saat audiensi berlangsung


Ditambahkan Bendahara MD Kepri Meydia Hendra Yani, dirinya mengungkapkan bahwa Media selalu memberikan support serta dukungan kepada Pemerintah, selama hal itu bernilai positif.

Turut hadir juga dalam Audensi tersebut, Pasops Lanal Batam Mayor Laut (P) Ahmad Sofyan dan Pasintel Lanal Batam Kapten Laut (P) Mugiyono. (MD Kepri).

Editor : Milla

Taman Rusa Sekupang Tambah Tempat Bermain Anak, Ini Alasannya

Batam, GK.com – Penyerahan ini dikemas dalam seremoni Penandatanganan Perjanjian Corporate Social Responsibility (CSR) antara PT BTN dengan BP Batam, serta ditandai dengan prosesi pengguntingan pita di Gedung Pikori Taman Rusa, Sekupang, Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Purwiyanto menerima hibah sarana permainan anak dari PT. Bank Tabungan Negara (PT.BTN) Tbk.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala Cabang PT BTN Tbk Kantor Cabang Syariah Kota Batam, Chawari Ata Nasrulloh dengan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavidwin Tambunan pada Rabu (22/6/2022).

Pada kesempatan itu, Kepala Cabang PT BTN Syariah yang akrab disapa Ata mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal penyampaian pemberian CSR kepada BP Batam berbentuk hibah pada 17 Desember 2021 silam.

“Awalnya kami ingin menyerahkan bantuan sarana prasarana untuk Taman Kolam Sekupang, tapi karena belum diresmikan, kami ajukan relokasi ke Gedung Pikori Taman Rusa Sekupang berupa sarana taman bermain anak,” ucap Ata.

Ata menilai, pasca diresmikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pada bulan Maret 2022 silam, Taman Rusa Sekupang menjadi destinasi wisata andalan bagi masyarakat Kota Batam.

“Saya sudah dua kali bersama keluarga ke Taman Rusa Sekupang. Sangat ramai sekali pengunjungnya, dan menurut saya ini salah satu spot healing yang bagus di Batam,” ujarnya.

Taman Rusa Sekupang sendiri merupakan aset yang termasuk dalam Sasaran Strategis BP Batam, berupa pengembangan destinasi wisata yang pro lingkungan, pro Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pro edukasi.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menuturkan, meningkatnya jumlah pengunjung yang didominasi oleh para pelajar dan keluarga menjadi tolak ukur keberhasilan unsur pro edukasi.

Sedangkan untuk mendukung unsur pro lingkungan, Purwiyanto beserta jajaran berkesempatan menanam bibit pohon jambu dan menebar ribuan benih ikan mas di kolam Taman Rusa Sekupang.

“Nanti akan kami siapkan wahana sepeda air untuk pengunjung, sambil ditemani ikan di kolam-kolam yang ada di Taman Rusa ini,” tutur Purwiyanto.

Tidak hanya itu, Purwiyanto juga berencana menghelat lomba memancing bagi masyarakat umum secara berkala.

“Kami berharap kerja sama dan pembangunan yang dipersembahkan BP Batam dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Batam”. harapnya. (Red/ist).

Editor : Milla

Romanda Siallagan : Ini Merupakan Sebuah Wadah Untuk Siswa Bisa Menyalurkan Bakatnya

Karimun, GK.com Ratusan Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Meral Barat menggelar kegiatan akhir tahun, yaitu pergelaran kesenian dan pameran kreativitas siswa. Bertemakan “Kobarkan Semangat Untuk Wujudkan Profil Pelajar Pancasila Menyongsong Implementasi Kurikulum Merdeka”, acara  berjalan lancar dan meriah.

Dikatakan Kepala SMPN 2 Meral Barat Romanda Siallagan, kegiatan ini bertujuan untuk menyongsong program Kurikulum Merdeka yang akan dimulai pada Tahun Ajaran 2022 – 2023 mendatang.

“Kegiatan ini merupakan hasil dari berbagai aktivitas perlombaan yang dilakukan oleh para siswa, di luar nilai akademik dengan melombakan berbagai jenis kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya seperti lomba adzan, baca Al-Qur’an, pidato Bahasa Inggris, senam kesegaran jasmani, dan penilaian Adiwiyata untuk setiap Kelas. Alhamdulillah, serangkaian kegiatan telah kita lalui, hari ini kita akan mengumumkan pemenangnya,” sebut Romanda Siallagan, Rabu (22/06/2022) sekitar pukul 13.00 di Ruang Kerjanya.

Selain itu, para Siswa juga akan menampilkan berbagai hasil kreativitas seperti karya dari hasil daur ulang dan berbagai jenis makanan khas masyarakat Karimun.

“Ini adalah sebuah wadah untuk Siswa bisa menyalurkan bakatnya, sehingga bakat yang terpendam bisa tersalurkan. Dan kita juga akan terus berupaya menggali potensi murid melalui ekstrakurikuler yang kita sediakan di Sekolah”. pungkasnya. (RP).

Editor : Milla

WTP Tapi Masih Ada Temuan, Kok Bisa? Ini Penjelasan BPK Perwakilan Kepri

Batam, GK.com – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan status tertinggi dari 4 Opini yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas hasil audit laporan keuangan Pemerintah.

Dikatakan Kepala Perwakilan BPK Kepri Masmudi, Opini ada 4 jenis yaitu WTP, WDP, Discalimer dan tidak wajar.

“Yang tertinggi adalah  Opini Wajar Tanpa Pengecualian, kedua : Wajar Dengan Pengecualian, ketiga : Opini Disclaimer serta keempat : Opini Tidak Wajar. Dan untuk Kepri semua sudah Opini WTP,” ungkap Masmudi, Rabu (22/06/2022) saat menerima tim Media Digital Kepulauan Riau (MD Kepri) di Kantor BPK Perwakilan Kepri.

Sementara itu, menanggapi opini WTP yang tidak menutup kemungkinan adanya temuan terhadap laporan keuangan yang sama. Kepala Sub Auditor (Pemeriksaan) Yitno menjawab MD Kepri dengan mengatakan bahwa penilaian laporan keuangan itu bukan hanya secara kuantitatif, tetapi juga kualitatif.

“Publik juga tidak paham apa itu arti dari angka tersebut, bahwa auditor  itu tidak hanya mempertimbangkan kuantitatif saja, namun juga mempertimbangkan kualitatif. Kualitatif ini adalah judgment dari auditor yang sifatnya profesioanal. Ini hanya bisa dipunyai auditor-auditor yang memang punya jam terbang tinggi. Sehingga memiliki kemampuan untuk memberikan judgment apakah hal itu memberikan pengaruh atau tidak,” jelas Yitno.

“Kita uji, kita periksa, kita konfirmasi. Nah itu, biasanya banyak datanya. Data itu menyangkut semua UPT yang kita sampel. Atau data keuangan gitu ya. Banyak tahapan dan pertimbangan,” tambahnya.

Kepala Perwakilan BPK Kepri Masmudi menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran teman – teman dari MD Kepri yang berkenan untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait kinerja BPK maupun Instansi Pemerintah.

“Kalau ada informasi dari Media, dari mana, semua informasi kita tampung. Sesuai dengan tupoksi kami, masing-masing Provinsi ada perwakilan. BPK Kepulauan Riau memeriksa keuangan daerah di wilayah Kepulauan Riau. Pemeriksaan kita ada tiga yakni, pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” terang Masmudi.

Masmudi juga menjelaskan pada kesempatan itu bahwa, Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari BPK sendiri ialah melakukan pemeriksaan mengelola keuangan Negara. Berdasarkan UUD 1945, BPK bertugas untuk memeriksa, mengelola, dan bertanggung jawab keuangan Negara secara bebas dan mandiri.

“Tidak hanya penyajian informasi kepada masyarakat, namun peran Media sangatlah penting, kami juga membutuhkan Media dikarenakan kami diminta untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui Media,” ungkap Masmudi.

“Pemeriksaan itu tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap uang, namun kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kinerja, keuangan, pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Hasil dari pemeriksaan kami, akan kami serahkan pada saat Rapat Paripurna pertanggung jawaban APBD, dan apabila belum ada persetujuan dari BPK, maka hasil pemeriksaan tidak boleh di publik,” tutur Masmudi.

Kepala Sub Auditor (Pemeriksaan) Yitno menambahkan bahwa dari banyaknya teknik pemeriksaan yang sering di gunakan BPK yakni mempelajari laporan, menguji laporan, dan klasifikasi

Sementara itu, Ketua MD Kepri, Benny Sikumbang mengatakan bahwa Media sebagai pilar kelima sangat berkepentingan terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah. Karena berkaitan dengan hak-hak publik dan tanggung jawab atas penggunaan anggaran masyarakat. Dari data itu, menurut Benny, Media dapat menjadi kontrol atas setiap rupiah penggunaan dan pertanggungjawaban uang rakyat.

“Kami ingin memberikan sebuah informasi kepada masyarakat dengan menyajikan sebuah data yang akurat. Maka dari pada itu, perlunya koordinasi dan konfirmasi dari kedua pihak. Saya yakin BPK sangat terbuka apabila ada penemuan kami maupun masyarakat di lapangan akan diterima oleh BPK, dan akan di tindak lanjuti”. ucap Benny Sikumbang.

Turut hadir dalam Audensi tersebut, Kepala Perwakilan BPK Kepri Masmudi didampingi Kepala Sub Auditor (Pemeriksaan) Yitno, Pemeriksaan Madya Koko, Kasubag Hubungan Masyarakat (Humas) Andri Mardiansyah. Sedangkan MD Kepri dipimpin langsung Ketua MD Kepri Benny Sikumbang, Wakil Ketua Oki Indra Purnama dan Bendahara MD Kepri Meydia Hendra Yani. (MD Kepri).

Editor : Milla

10 Ribu Pohon Jati Emas Akan di Tanam, ini Alasannya

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat memimpin Rakor. (ist)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat memimpin Rakor. (ist)

Batam, GK.com – Di sepanjang Jalan 15 km menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan beberapa ruas Jalan di Batam akan dilakukan penanaman pohon Jati Emas oleh Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penanaman 7.000 pohon Jati Emas pada Selasa (21/6/2022) pagi di Balairung Sari.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, anggota Bidang BP Batam, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan perwakilan Provinsi Kepri.

“Dari target 7.000 pohon, jumlah yang didapat melampaui target menjadi lebih kurang 10.000 pohon. Ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari mitra bisnis BP Batam seperti, perbankan dan industri yang ada di Kota Batam. Dan kami sangat mengapresiasi untuk ini,” ucap Muhammad Rudi.

Dijelaskan oleh Muhammad Rudi, kegiatan ini dilaksanakan tak lain untuk menambah kenyamanan, serta membuat Kota Batam agar lebih terlihat indah sebagai salah satu gerbang pariwisata di Indonesia bagian barat.

“Bila Kota Batam nyaman, maka wisatawan pun akan merasa senang berkunjung ke Batam,” ungkap Muhammad Rudi.

Untuk diketahui, proses penyiapan lahan Jati Emas direncanakan pada tanggal 24 Juni  sampai 23 Agustus 2022. Sedangkan seremoni penanaman pohon Jati Emas akan dilangsungkan pada tanggal 24 Agustus 2022.

Bibit pohon Jati Emas diketahui memiliki kecepatan pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bibit Jati Konvensional. Pada usia 5-7 tahun, pohon telah mencapai diameter 20-25 cm dengan tinggi 12-14 meter.

Karakteristik pohon Jati Emas dinilai baik, karena sangat tinggi dengan ranting dan cabang yang sedikit, sehingga tidak mengganggu penerangan alami jalan.

Pohon Jati Emas ini sendiri nantinya akan di tanam disepanjang Jalan mulai dari Laluan Madani, Simpang Kabil, lanjut ke Bundaran Punggur, lalu ke Bandara Hang Nadim dan kawasan Nongsa.

Rute tersebut di pilih dikarenakan sebagai pintu kedatangan wisatawan yang mayoritasnya melalui bandar udara yang merupakan jalur umum dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.

Selain itu, untuk perizinan lingkungan atas kegiatan ini juga sudah dipenuhi.

“Jadi kita tanam pohon ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur jalan lima lajur hingga tahun 2024 mendatang. Sehingga jalanan tertata, penghijauan pun terlaksana,” ujar Muhammad Rudi.

Meski demikian, Rudi juga menekankan agar proses pemeliharaan sama pentingnya dengan penanaman pohon.

Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik, serta dukungan dari semua pihak, usaha penghijauan ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal seperti yang dicita-citakan.

Kemudian Ia mengajak para peserta kegiatan untuk membantu pelaksaan kegiatan dan mengawal tumbuh-kembang, serta kelestarian pohon Jati Emas ini.

“Semoga niat baik BP Batam menghijaukan serta memfasilitasi Kota Batam dengan infrastruktur jalan yang memadai dapat di lancarkan, serta didukung oleh masyarakat Batam”. harap Muhammad Rudi. (Red/Ist).

Editor : Milla

Rumah Batik Diresmikan Setelah Memproduksi 8 Motif Batik

Peresmian Rumah Batik
Peresmian Rumah Batik

Karimun, GK.comSemenjak di launchingnya 8 motif batik Karimun pada tahun 2017 lalu, rumah Batik Karimun secara resmi saat ini dibuka, dan peresmian tersebut di sejalan kan dengan pelatihan mengukir pola dalam membatik dan mewarnai bahan alami pada batik.

Bertempat di belakang Kantor Camat Tebing, Selasa (21/06/2022), peresmian sekaligus pelatihan tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Karimun Hj. Raja Azmah Aunur Rafiq serta di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah, Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM  Ery Novaljadinata, Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Yunus, Kepala Dinas Baperlitbang Fajar Horison, serta Camat Tebing, dan Lurah tebing.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Karimun Hj. Raja Azmah Aunur Rafiq mengatakan, rumah batik ini sebagai wadah bagi masyarakat Karimun untuk dapat memproduksi batik guna mengembangkan UMKM kita, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Karimun khususnya.

“Mayoritas di Karimun ini bersuku Melayu, maka motif batik juga harus kita sesuaikan berdasarkan filosofi masyarakat. Alhamdulillah, sebanyak 8 motif batik Karimun telah kita launching pada 13 Oktober tahun 2017 silam ,” sebut Raja Azmah sekitar pukul 14.00 Wib.

Adapun 8 motif batik di antaranya, “motif tampuk manggis bunga melur, motif wajib tersamar, motif daun sukun, motif tampuk manggis sirih raja, motif ikan kurau, motif jang seri gelang, motif pokok sagu berayun, dan motif udang galah beriring,” papar Raja Azmah.

Dikesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah menjelaskan bahwa batik secara Nasional sebagai budaya yang sudah tersebar dari Sabang sampai Merauke. Tentunya di setiap Daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam konteks model dan karakteristik batiknya.

“Di Kabupaten Karimun sendiri sudah berhasil memproduksi 8 corak motif,  walaupun masih terbilang pemula, namun kita akan bersinergi dengan Dinas terkait guna mendorong dan mensuport rumah batik ini, baik dari segi fasilitas maupun sarana, prasarana dan membantu memproduksi sehingga dapat dipasarkan”. ungkap Muhammad Firmansyah. (RP).

Editor : Milla