Sabtu, April 13, 2024
spot_img

10 Ribu Pohon Jati Emas Akan di Tanam, ini Alasannya

Batam, GK.com – Di sepanjang Jalan 15 km menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan beberapa ruas Jalan di Batam akan dilakukan penanaman pohon Jati Emas oleh Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penanaman 7.000 pohon Jati Emas pada Selasa (21/6/2022) pagi di Balairung Sari.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, anggota Bidang BP Batam, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan perwakilan Provinsi Kepri.

“Dari target 7.000 pohon, jumlah yang didapat melampaui target menjadi lebih kurang 10.000 pohon. Ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari mitra bisnis BP Batam seperti, perbankan dan industri yang ada di Kota Batam. Dan kami sangat mengapresiasi untuk ini,” ucap Muhammad Rudi.

Dijelaskan oleh Muhammad Rudi, kegiatan ini dilaksanakan tak lain untuk menambah kenyamanan, serta membuat Kota Batam agar lebih terlihat indah sebagai salah satu gerbang pariwisata di Indonesia bagian barat.

“Bila Kota Batam nyaman, maka wisatawan pun akan merasa senang berkunjung ke Batam,” ungkap Muhammad Rudi.

Untuk diketahui, proses penyiapan lahan Jati Emas direncanakan pada tanggal 24 Juni  sampai 23 Agustus 2022. Sedangkan seremoni penanaman pohon Jati Emas akan dilangsungkan pada tanggal 24 Agustus 2022.

Bibit pohon Jati Emas diketahui memiliki kecepatan pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bibit Jati Konvensional. Pada usia 5-7 tahun, pohon telah mencapai diameter 20-25 cm dengan tinggi 12-14 meter.

Karakteristik pohon Jati Emas dinilai baik, karena sangat tinggi dengan ranting dan cabang yang sedikit, sehingga tidak mengganggu penerangan alami jalan.

Pohon Jati Emas ini sendiri nantinya akan di tanam disepanjang Jalan mulai dari Laluan Madani, Simpang Kabil, lanjut ke Bundaran Punggur, lalu ke Bandara Hang Nadim dan kawasan Nongsa.

Rute tersebut di pilih dikarenakan sebagai pintu kedatangan wisatawan yang mayoritasnya melalui bandar udara yang merupakan jalur umum dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.

Selain itu, untuk perizinan lingkungan atas kegiatan ini juga sudah dipenuhi.

“Jadi kita tanam pohon ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur jalan lima lajur hingga tahun 2024 mendatang. Sehingga jalanan tertata, penghijauan pun terlaksana,” ujar Muhammad Rudi.

Meski demikian, Rudi juga menekankan agar proses pemeliharaan sama pentingnya dengan penanaman pohon.

Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik, serta dukungan dari semua pihak, usaha penghijauan ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal seperti yang dicita-citakan.

Kemudian Ia mengajak para peserta kegiatan untuk membantu pelaksaan kegiatan dan mengawal tumbuh-kembang, serta kelestarian pohon Jati Emas ini.

“Semoga niat baik BP Batam menghijaukan serta memfasilitasi Kota Batam dengan infrastruktur jalan yang memadai dapat di lancarkan, serta didukung oleh masyarakat Batam”. harap Muhammad Rudi. (Red/Ist).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles