Minggu, Mei 31, 2026
Beranda blog Halaman 306

Pemprov Kepri Akan Terapkan SIPANGKAS

Sekda Kepri, Adi Prihantara. (Foto Diskominfo Kepri)
Sekda Kepri, Adi Prihantara. (Foto Diskominfo Kepri)

Kepri, GK.com – Sistem Informasi Pencairan Ringkas (SIPANGKAS) sebagai wadah pelaksanaan dan penatausahaan keuangan daerah untuk proses pencairan dana berdasarkan Surat Perintah Membayar (SPM) di terapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Selain untuk mendukung serta mendorong percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), implementasi kebijakan tersebut juga dapat meningkatkan kinerja Pemprov Kepri menjadi lebih efisien dan efektif, serta membaiknya akuntabilitas publik.

Dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri Adi Prihantara, Sosialisasi SIPANGKAS ini ditaja oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepri.

“Kepada seluruh peserta sosialisasi untuk dapat mengikuti dengan serius, serta menyerap segala informasi yang disampaikan oleh narasumber. Jadikan ini sebagai momentum bagi kita semua untuk membawa Provinsi Kepri menuju masa kegemilangan di tahun 2035-2045 nanti, dimana segala sistem Pemerintahan harus segera di digitalisasikan, ikuti segala arahan, dan pelajari sebaik mungkin”. tegas Adi, Rabu (26/07/2023) di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Dompak.

Turut hadir pada kegiatan itu, seluruh Bendahara OPD di lingkungan Pemerintah Pemprov Kepri, Konsultan Perencana Ilmu Teknologi (IT) Pembuatan Aplikasi SIPANGKAS Tekad Matulatan didampingi langsung oleh Kepala BKAD Provinsi Kepri Venni Meitaria Detiawati. (Mit/Red).

Editor : Sai

ST2023 Masuk Babak Akhir

Petugas ST2023 saat turun ke lapangan untuk mendata. (Foto Badan Statistik Kota Batam)
Petugas ST2023 saat turun ke lapangan untuk mendata. (Foto Badan Statistik Kota Batam)

Batam, GK.com – Berlangsung sejak 1 Juni 2023, Sensus Pertanian 2023 (ST2023) kini telah memasuki babak akhir.

Hingga saat ini, sebagian besar wilayah di Kota Batam sudah selesai di kunjungi oleh petugas Sensus untuk didata, dan yang tersisa hanya Kecamatan Belakang Padang, Bulang, dan Galang.

Dalam pelaksanaannya, ST2023 bertujuan untuk menjaring pelaku usaha pertanian yang ada di Kota Batam. Usaha pertanian yang dimaksud melingkupi tanaman pangan seperti, singkong, jagung, dan kacang. Sementara untuk tanaman hortikultura, buah, sayur, dan lain-lain.

Peternakan ternak kecil dan besar, perkebunan meliputi kelapa, karet, tebu dan lain-lain. Lalu kehutanan terdiri dari madu, kayu bakar. Serta perikanan tangkap dan budi daya. Serta jasa pertanian.

Tidak hanya usaha pertanian yang diusahakan di Kota Batam. Pengusaha pertanian yang berdomisili di Batam namun memiliki/mengelola usaha pertanian di luar wilayah Batam juga ikut di jaring dalam kegiatan ST2023.

Selama si pengelola ditemukan tinggal di Kota Batam, semua pengusaha pertanian tercakup menjadi responden ST2023.

Setelah berjalan satu bulan kegiatan, banyak ditemukan pengusaha pertanian di Kota Batam. Di wilayah hinterland dan pesisir misalnya, banyak ditemukan unit usaha pertanian sektor perikanan. Wilayah perkebunan yang di tanami tanaman buah-sayuran dijumpai di sekitaran Tembesi, Batu Besar, dan Sambau. Sektor peternakan dan lainnya juga di deteksi diusahakan di Kota Batam. Lewat kegiatan ST2023, di dapat informasi, Batam yang selama ini dikenal karena sektor industri juga memiliki potensi di sektor pertanian.

Petugas ST2023 akan terus melakukan pendataan usaha pertanian yang ada di Kota Batam hingga akhir 31 Juli 2023 nanti. Mari bersama mencatat Pertanian Indonesia untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani. (MFP).

Editor : Milla

Simpul Jaringan Geospasial Memiliki Peran Penting, ini Keterangannya

Foto BP Batam
Foto BP Batam

Batam, GK.com – Menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Simpul Jaringan Geospasial Kota Batam selama 2 hari terhitung dari tangal 25 s/d 26 Juli 2023 di Gedung IT Center BP Batam.

Dalam Bimtek yang diikuti 6 unit kerja di lingkungan BP Batam ini memiliki simpul jaringan geospasial diantaranya peran penting dalam pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data geografis yang meliputi letak geografis, kontur tanah, peta sebaran penduduk, daerah rawan bencana, tempat wisata, sebaran sekolah serta fasilitas publik lainnya.

Dijelaskan Kepala PDSI BP Batam, Sylvia J. Malaihollo, “Dari unit-unit itu yang mempunyai data. Dalam artian, unit ini adalah produsen data spasial di BP Batam,” ujarnya.

“Dalam data spasial simpul jaringan ini tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawab dari BP Batam saja. Untuk itu, dalam Bimtek ini juga mengundang dari beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam,” tegas Sylvia, Selasa (25/07/2023).

“Sehingga, data spasial khususnya di Batam ini bisa kita penuhi sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Dari perwujudan satu data, satu peta, dan saling berbagi. Itu yang akhirnya menjadi tujuan kita,” tambah Sylvia.

Dikatakannya, dalam Bimtek ini, pihaknya juga mengundang tenaga bimbingan langsung dari BIG. Sehingga dengan adanya Bimtek ini, potensi dari SDM di unit-unit yang menjadi produsen dalam simpul jaringan ini bisa ditingkatkan. Sehingga kedepannya, Simpul Jaringan Geospasial Kota Batam mempunyai standar yang sama dengan daerah-daerah di seluruh Indonesia.

“Karena ini bicara Nasional, berarti harus memiliki data yang sama, dimanapun data itu berada. Itu yang memang menjadi sesuatu hal yang harus di penuhi oleh setiap Kementrian dan Lembaga, Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Khsusunya untuk bicara data spasial”. tegas Sylvia kembali.

Dalam Bimtek tersebut, BP Batam bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI). Dan  diikuti oleh Direktorat Pengelolaan Pertanahan, Pusat Perencanaan Program Strategis, Direktorat Infrastruktur Kawasan, Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan. (QQ).

Editor : Ron

Sport Tourism Batam 10 K Mendapat Dukungan dari Ketua DPRD

Ketua DPRD Dukung Sport Tourism Batam 10 K. (Foto internet)
Ketua DPRD Dukung Sport Tourism Batam 10 K. (Foto internet)

Batam, GK.com – Lomba lari Batam 10 K dibuka oleh Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Wali Kota Batam Muhammad Rudi bersama Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.

Pada perlombaan yang di ikuti sekitar 650 peserta  baik dari dalam maupun luar Negeri di laksanakan Minggu (23/07/2023) pagi, dengan tiga kategori yakni, master (lansia), umum dan pelajar.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto sangat menyambut baik adanya Batam 10 K yang menjadi salah satu sport Tourism di Kota Batam. 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan olahraga yang dikombinasikan sekaligus memperkenalkan atau mempromosikan wisata di suatu daerah. Dan kegiatan ini juga menjadi salah satu cara Batam memperkenalkan diri kepada Negara dan Daerah lainnya,” ucap Nuryanto.

“Kegiatan ini patut kita dukung dan disambut dengan antusias, karena mampu mendongkrak ekonomi kita kedepannya”. pinta Nuryanto. (AD).

SLBN 1 Tanjungpinang Menampilkan Karya Batik

SLBN 1 Tanjungpinang Menampilkan Karya Batik. (Foto GK.com / Nadya)
SLBN 1 Tanjungpinang Menampilkan Karya Batik. (Foto GK.com / Nadya)

Tanjungpinang, GK.com – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Tanjungpinang di undang untuk mengahadiri Acara Hari Anak Nasional dengan menampilkan karya membatik.

Dikatakan Oleh Ira selaku guru pembimbing membatik bahwa,  dalam mengembangkan kreatifitas siswanya yang sangat luar biasa, ia memberi peluang untuk berwirausaha.

“Selain menampilkan kreatifitas batik, bisa juga menjadikan ladang usaha untuk anak luar biasa ini. Kadang kami menampung pesanan dari Disdik dengan menjual per- helai kain yang sudah di batik itu sekitar Rp. 170.000,- s/d Rp. 175.000,-,” ujar Ira, Selasa (25/07/2023) sekitar pukul 11.00 Wib.

“Bukan hanya itu, Sekolah kami juga ada kreatifitas dalam tata boga dan hidroponik, karena untuk anak yang sangat luar biasa ini memang harus memiliki kreatifitas yang kelak kedepannya ilmunya dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka,” tutur ira

“Kalau pembelajaran sebenarnya sama dengan pembelajaran pada umumnya. Cuman kita melihat lagi kemampuan anak bisa menangkap pelajaran di Kelas seperti apa. Jadi kita tidak menuntut mereka untuk cepat paham dengan pelajaran, tetapi secara perlahan-lahan. Jadi kami seimbang 50:50 untuk belajar dan berwirausaha,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Sulistiyawati selaku Wali Murid menyampaikan terima kasih kepada guru-guru yang telah mengajarkan kreatifitas.

“Awalnya saya sangat khawatir kepada anak saya yang awalnya berfikir kedepannya bagaimana. Tetapi setelah Sekolah dan banyak kegiatan yang sangat mengasah kemampuan anak tunanetra, saya berterimakasih, Alhamdulilah anak saya juga bisa menampilkan kreativitas yang menarik”. ucap Sulistiyawati. (NDY).

Editor : Sai

Ketua DPRD Batam Hadiri Rakor GTRA

Ketua DPRD Batam saat menghadiri Rakor GTRA (Foto internet)
Ketua DPRD Batam saat menghadiri Rakor GTRA (Foto internet)

𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦, GK.com – Berlangsung di Aula Engku Hamidah Lantai IV, Kantor Wali Kota Batam pada Senin (24/07/2023), Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, SH, MH menghadiri undangan Walikota Batam terkait Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kota Batam Tahun 2023.

Dengan mengambil tema “Membangun Sinergitas Lintas Sektor Dalam Memperkuat Perekonomian Batam Melalui Pengembangan Pariwisata Mangrove”, narasumber pada kegiatan siang itu menghadirkan  Bagus Dwi Rahmanto, Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi DAS, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardi Winata.

Disampaikan Sekda Kota Batam Jefridin, Rakor ini diharapkan dapat terbentuk penguatan aset pada kawasan mangrove.

“Tadi sudah di paparkan bahwa, ekosistem mangrove itu mempunyai lima fungsi. Fungsi fisik, fungsi kimia, fungsi biologis, fungsi manfaat ekonomi dan fungsi geopolitik. Dengan dikembangkannya kawasan mangrove sebagai kawasan pariwisata, harapan kita tentunya dapat meningkatkan sumber pendapatan bagi masyarakat,” harap Jefridin.

Untuk diketahui, ekosistem mangrove menjadi asset yang dapat dikelola dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan cara kerjasama. Diungkapkannya bahwa, ekosistem mangrove yang berada di dalam kawasan Hutan Lindung (HL dan HP) menjadi asset Pemerintah Provinsi yang pengelolaannya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri.

“Untuk ekosistem mangrove yang berada di luar kawasan hutan sekiranya dapat menjadi asset Pemko Kota/Kabupaten, yang akan ditingkatkan statusnya dengan sertifikasi, dan selanjutnya dapat dikelola. Sehingga jika sudah difungsikan sebagai kawasan pariwisata, maka masyarakat dapat menjadikan sebagai daerah tangkapan ikan dan beragam hewan laut yang kehidupannya bergantung terhadap keberadaan mangrove,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Ir. Dadat Dariatna, M.Si, berharap pada pelaksanaan GRTA bukan hanya formalitas saja, namun harus ada manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan Rakor ini. Serta kegiatan ini diharapkan dapat membawa kesuksesan untuk reforma agrarian, termasuk dalam hal penyelesaian konflik yang ada di daerah bisa diselesaikan melalui Rakor GTRA.

“Semoga melalui Rakor ini dapat di tindaklanjuti pada rapat berikutnya, dan berharap reforma agraria di Kota Batam bisa terlaksana sebaiknya”. pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Pengadilan Negeri Batam Mashuri Effendi, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor BPN Kota Batam Deni Prasetyo, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan BPN Kanwil Provinsi Kepri Doni Prasetyoadi. (AD).

Editor : Ron