Karimun, GK.com – Dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten Karimun, yaitu Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, mendapat kunjungan dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kanwil Kemenkumham Kepri. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan Monev Survei IPK-IKM dan Survei Integritas Triwulan III berdasarkan Aplikasi Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM (3AS). (09/10/2023).
Tim Monev Kanwil Kemenkumham Kepri yang terdiri dari Kepala Bidang HAM Sukiman, Kepala Sub Bidang Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Hukum dan HAM Dwi Maya Charlly, dan beberapa staff, menyampaikan hasil Survei IPK-IKM dan Survei Integritas kepada pihak UPT. Tim Monev juga mengecek sarana dan prasarana pelayanan publik yang ada di Kanim dan Rutan Tanjung Balai Karimun, serta memberikan masukan dan strategi untuk meningkatkan kualitas Survei IPK-IKM dan Survei Integritas.
Pihak UPT menyambut baik kedatangan Tim Monev dan berterima kasih atas pembinaan yang diberikan. Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Alfiandri, dan Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian, Gerson Enrifa, mewakili Kanim Tanjung Balai Karimun, sedangkan Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Hasrianto, dan Admin Survei Firman Mustakim, mewakili Rutan Tanjung Balai Karimun. Mereka berharap Survei IPK-IKM dan Survei Integritas dapat memberikan gambaran yang objektif dan akurat tentang kinerja dan integritas UPT. (***)
Inovasi SINI PAPA dan Survei IPK-IKM di Kanim Karimun
34 Ribu Nelayan di Kepri Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Tanjungpinang, GK.com – Sebagai bentuk perhatian terhadap pekerja rentan di sektor nelayan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan sosial kepada 34 ribu nelayan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Program jaminan sosial ini meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Dikatakan oleh Kepala Kantor Cabang Tanjungpinang BPJS Ketenagakerjaan, Sunjana Achmad bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan perlindungan kepada nelayan yang merupakan salah satu pilar ekonomi di Kepri.
“Dari 34 ribu nelayan yang terlindungi, 17 ribu di biayai oleh APBD Provinsi, dan 17 ribu lainnya oleh APBD Kabupaten/Kota masing-masing,” ujar Sunjana saat Media Gathering.
Sunjana menjelaskan, manfaat yang diberikan oleh program JKK dan JKM ini sangat besar bagi nelayan dan keluarganya. Apabila nelayan mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian, maka ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar Rp 70 juta, dan beasiswa untuk dua orang anak yang masih sekolah. Selain itu, apabila nelayan meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, maka ahli waris juga akan mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta.
“Program ini sangat bermanfaat bagi nelayan yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan pekerjaannya. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak nelayan lagi di masa depan,” tutur Sunjana.
Sunjana juga mengimbau kepada pemilik usaha lainnya, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk segera mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Menurut data BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang per Januari 2023, masih ada 121 pemilik usaha yang belum terdaftar, sedangkan yang sudah terdaftar ada 4.236 pemilik usaha.
“Dari 100% hanya 5% saja perusahaan yang belum memerhatikan pentingnya BPJS Ketenagakerjaan ini, khususnya di wilayah kerja kita. Kami mengajak semua pemilik usaha untuk segera mendaftarkan pekerjanya agar mereka mendapatkan perlindungan sosial yang layak”. pungkas Sunjana. (NDY)
Tim Setwan Batam Raih Kemenangan di Turnamen Badminton HUT Korpri
Batam, GK.com – Tim Setwan Kota Batam berhasil memenangkan tiga pertandingan badminton di hari kedua turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Korpri ke- 52 tingkat Kota Batam.
Tim Setwan Kota Batam yang terdiri dari Tim A dan Tim Sekwan Putri mengalahkan lawan-lawannya dengan skor telak 3-0.
Tim A, yang diperkuat oleh Nopriman dan Arifin, menang mudah atas Tim Dishub Kota Batam.
Sementara itu, Tim Sekwan Putri, yang beranggotakan Lia dan Tanti juga tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan Tim Bapelitbang Kota Batam.
Tim yang sama, yaitu R. Asyuriandi dan Sodri juga meraih kemenangan atas Tim Bapelitbang dengan skor yang sama.
Pertandingan berlangsung pada Jumat (06/10/2023) sekitar pukul 18.30 WIB di Gelanggang Olahraga TM Badminton.
Turnamen ini diikuti oleh berbagai tim dari Instansi Pemerintah dan swasta di Kota Batam. (*).
Pemerintah Kota Tanjungpinang Gelar SPHP
Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang melakukan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mengatasi lonjakan harga bahan pokok, khususnya beras di Kota Tanjungpinang.
Diterangkan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Yesi Perdeawati, kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua bulan secara bergilir, bisa satu atau dua kali dalam seminggu di 18 Kelurahan Kota Tanjungpinang.
“Menurut surat edaran Bapanas, harga beras saat ini sedang naik. Jadi kami menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ucapnya.
“Stok beras di Gudang Bulog untuk Tanjungpinang sampai akhir tahun sudah lebih dari cukup. Dan target kami dalam kegiatan SPHP ini adalah menjual minimal 2 ton beras. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik, sesuai dengan sasaran, karena kegiatan ini dilakukan di Halaman masing-masing Kelurahan. Kami juga tidak menetapkan batas maksimal pembeliannya, karena ada sebagian masyarakat yang ingin menyimpan stok untuk masa depan,” terangnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto menyampaikan bahwa selain beras, SPHP juga menyediakan komoditas lain seperti gula dan produk-produk yang dibuat oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap Kecamatan, Kamis (05/10/2023) sekitar pukul 10.00 Wib. (NDY)
Upacara Dan Aksi Menarik Warnai HUT TNI ke- 78
Tanjungpinang, GK.com – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung meriah dan penuh semangat.
Upacara tersebut digelar di Pelataran Tugu Sirih, Tanjungpinang, pada Kamis (05/10/2023) dengan dihadiri oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dan sejumlah pejabat daerah lainnya.
Upacara di pimpin oleh Kaskogabwilhan I Mayjen TNI Rifky Nawawi yang mewakili Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Inspektur upacara. Sementara untuk Komandan Upacara adalah Letkol Laut (P) Hanny Chandra yang memimpin pasukan dari tiga matra TNI, Polri, Satpol-PP, organisasi kepemudaan, dan pelajar Pramuka.
Dalam sambutannya, Panglima TNI melalui Kaskogabwilhan I menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit TNI yang telah berdedikasi, loyal, dan berprestasi dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Panglima TNI juga menekankan tema HUT TNI tahun ini yaitu, “TNI PATRIOT NKRI, PENGAWAL DEMOKRASI UNTUK INDONESIA MAJU.”
Tema yang menunjukkan komitmen TNI untuk bersinergi dengan seluruh elemen Bangsa dalam mengawal demokrasi untuk mencapai Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, dan sejahtera.
Panglima TNI juga memberikan beberapa pesan penting kepada para prajurit TNI, antara lain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, menjaga kemanunggalan dengan rakyat, netralitas dalam pemilu, kerjasama dengan komponen bangsa lainnya, dan menjaga nama baik TNI. Semua ini sebagai wujud dari sistem pertahanan keamanan rakyat semesta untuk menjaga kedaulatan Negara.
Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad mengungkapkan harapannya untuk TNI, agar dapat terus meningkatkan profesionalisme, modernitas, dan ketangguhannya dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Kita berharap agar TNI terus menjadi penjaga NKRI dan terus bisa memastikan keamanan terlebih di wilayah Kepri yang berbatasan langsung dengan negara luar, semoga TNI semakin profesional”. ujar Gubernur Ansar.
Upacara HUT TNI di Provinsi Kepri juga disertai dengan aksi defile pasukan, aksi bela diri dari prajurit marinir, aksi terjun payung, dan aksi pembebasan sandera. (***).
Kepunahan Pohon Langka Kepayang di Pulau Jemaja, Anambas
Anambas, GK.com – Pulau Jemaja adalah salah satu pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Pulau ini memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk hutan tropis yang menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna langka.
Salah satu tumbuhan langka yang tumbuh di pulau ini adalah pohon kepayang (Pangium Edule).
Sayangnya, pohon kepayang di Pulau Jemaja terancam punah akibat penebangan liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Penebangan liar ini merusak ekosistem hutan dan mengurangi populasi pohon kepayang yang sudah langka. Selain itu, penebangan liar juga mengancam kehidupan masyarakat sekitar yang bergantung pada hasil hutan untuk mata pencaharian mereka.
“Oleh karena itu, sebagai warga Pulau Jemaja, kita harus bersama-sama menjaga dan melindungi hutan dan pohon kepayang dari ancaman kepunahan. Kita harus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Polisi Hutan, Kepala Desa, Camat, dan Pemerintah Daerah untuk mencegah dan menindak pelaku penebangan liar. Kita juga harus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kita tentang pentingnya pelestarian hutan dan pohon kepayang bagi lingkungan dan kesejahteraan kita,” ujar Antoni, salah satu warga Pulau Jemaja.
“Hutan dan pohon kepayang adalah anugerah terindah dari Allah SWT yang harus kita syukuri dan rawat dengan baik. Mari kita jaga warisan alam kita agar tidak punah dan dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang”. tegas Antoni. (RP).







