Anambas, GK,com – Letkol Laut (P) Ari Sukmana SE. M.Tr. Opsla resmi menggantikan Letkol Laut (P) Ibni Jauhari, S.E., M.A. sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (LANAL) Tarempa setelah melaksanakan serah terima jabatan di Lantamal IV Batam. Hari ini, ia bersama istrinya, Ny. Tresna Ari Sukmana, yang juga menjabat sebagai Ketua Cabang 3 Korcab IV Daerah Jalasenastri I, tiba di Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas.
Letkol Laut (P) Ari Sukmana menyampaikan rasa kagum dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI AL untuk memimpin Lanal Tarempa. Ia juga mengaku menikmati perjalanan bersama keluarga dari Batam ke Tarempa, yang melalui udara dan laut. Ia dapat melihat keindahan pulau-pulau di Kepulauan Anambas dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Ia berdoa agar amanah yang diberikan pimpinan mendapat ridho Allah SWT. “Saya takjub dan bangga dapat mendapatkan kepercayaan dari pimpinan untuk menjadi Nakhoda Lanal Tarempa, semoga Amanah yang diberikan pimpinan mendapatkan ridho Allah SWT”, ujar Letkol Laut (P) Ari Sukmana.
Di Pelabuhan Sri Siantan, Letkol Laut (P) Ari Sukmana dan istrinya mendapat sambutan hangat dari Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Kapolres Kepulauan Anambas, Kepala Kementerian Agama Kepulauan Anambas, Lembaga Adat Melayu, dan jajaran Instansi Vertikal di Kepulauan Anambas. Mereka juga disambut oleh seluruh Prajurit Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN serta Jalasenastri Lanal Tarempa.
Mereka diberi penghormatan adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas, berupa Sekapur Sirih, Doa Selamat dan pengalungan kain cual. Kemudian, mereka diarak dengan kompang dari Pelabuhan ke Mako Lanal Tarempa, didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas serta jajaran pimpinan instansi vertikal. Di Mako Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana disambut meriah oleh segenap Prajurit Lanal Tarempa, yang menyanyikan lagu “Selamat Datang Pahlawan Muda” dengan semangat dan lantang. Ia merasa terharu dan bangga dengan penyambutan yang diberikan kepada dirinya dan keluarga.
“Terharu dan bangga, itulah ungkapan yang saya rasakan dan tidak dapat saya ucapkan dengan kata-kata. Sungguh luar biasa penyambutan yang diberikan kepada saya bersama keluarga baik sambutan oleh Bupati dan Wakil Kepulauan Anambas beserta rekan-rekan pimpinan Instansi TNI / Polri dan instansi vertikal, sambutan dengan tradisi adat melayu dan yang lebih membanggakan adalah semangat para prajurit-prajurit saya yang menyambut kedatangan saya”, kata Letkol Laut (P) Ari Sukmana.
Letkol Laut (P) Ari Sukmana menyampaikan bahwa Lanal Tarempa adalah bagian dari Sistem Senjata Terpadu (SSAT) TNI Angkatan Laut, yang memiliki banyak tantangan tugas. Ia berharap dapat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, jajaran instansi TNI/Polri, Instansi Sipil, Tokoh Masyarakat dan Ormas yang ada di wilayah kerja Lanal Tarempa, serta dengan semangat para Prajurit Lanal Tarempa, untuk mengemban tugas sebagai Komandan Lanal Tarempa dengan sebaik-baiknya.
“Dengan mengucapkan Bismillahirahmannirahiim, mohon lindungan Allah SWT saya bersama Istri selaku Ketua Cabang 3 Korcab IV DJA I siap ditugaskan di Lanal Tarempa”, tutur Letkol Laut (P) Ari Sukmana.
Sebelum beristirahat, mereka juga berfoto bersama di depan Mako Lanal Tarempa bersama Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Kapolres Kepulauan Anambas, Kepala Kementerian Agama Kepulauan Anambas, dan perwakilan pimpinan instansi vertikal dan perwira Staf Lanal Tarempa. Kegiatan penyambutan berjalan dengan aman dan lancar.(***)
Letkol Laut (P) Ari Sukmana Resmi Jabat Komandan Lanal Tarempa
Kantah Karimun Diduga Maladministrasi, Ombudsman Kepri Minta Data Lengkap
Karimun, GK.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Karimun (Kantah) diduga melakukan Maladministrasi dalam penerbitan sertifikat tanah. Sejumlah sertifikat tanah yang sudah dikeluarkan oleh Kantah di blokir tanpa alasan yang jelas, dan tanpa kepastian hukum bagi pemiliknya.
Kasus ini dilaporkan oleh masyarakat ke Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) pada tanggal 20 September 2023.
Ombudsman Kepri telah melakukan pemeriksaan terhadap Kantah Karimun untuk meminta klarifikasi dan keterangan terkait kasus ini.
Kepala Ombudsman Kepri, Dr Lagat Parroha Patar Siadari SE MH mengatakan, pihaknya masih dalam tahap pemeriksaan, dan belum melakukan Inspeksi mendadak (Sidak).
“Tidak ada Sidak dilakukan Ombudsman. Soal LM tersebut masih tahap pemeriksaan. Masih tahap pemeriksaan,” ujar Lagat melalui pesan Whatsapp, Jum’at (29/12/2023).
“Kami minta data lengkap dari pihak Kantah Karimun, termasuk data hasil analisis dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait kasus ini. Kami juga minta surat keputusan pemblokiran sertifikat tanah tersebut, serta alasan, dan dasar hukumnya,” terang Asisten Pemeriksa Laporan Ombudsman Kepri saat ditemui di Ruang Kantor penerimaan laporan masyarakat pada Rabu (27/12/2023).
Menurut Asisten Pemeriksa Laporan, sertifikat tanah yang diblokir oleh Kantah Karimun dengan alasan adanya klaim dari pihak lain. Namun, pihak Kantah Karimun belum memberikan data yang diminta oleh Ombudsman Kepri. Ombudsman Kepri akan mengirim surat resmi kepada Kantah Karimun untuk segera memberikan data yang diminta dalam waktu 14 hari kerja.
“Jika dalam waktu 14 hari kerja tidak ada tanggapan dari Kantah Karimun, kami akan mengambil langkah hukum sesuai dengan kewenangan kami sebagai Ombudsman,” tegasnya.
Salah satu korban dari kebijakan Kantah Karimun adalah Bambang Hardijusno, seorang pengacara yang memiliki sertifikat tanah yang di blokir menjelaskan, ia telah mengurus sertifikat tanahnya sesuai dengan prosedur dan tahapan yang berlaku, namun setelah sertifikat jadi, malah dibekukan oleh Kantah Karimun.
“Padahal saya sudah punya bukti kepemilikan tanah yang sah, baik dari pihak Desa maupun Camat. Saya juga sudah bayar pajak dan biaya administrasi. Tapi tiba-tiba ada yang klaim tanah saya, dan Kantah Karimun malah memblokir sertifikat saya tanpa ada kepastian hukum,” keluh Bambang, Jumat (29/12/2023) siang.
Bambang menuding ada indikasi dugaan mafia tanah di balik kasus ini. Ia mengatakan, pihak yang mengklaim tanahnya tidak pernah menunjukkan bukti yang kuat, namun Kantah Karimun malah memihak kepada mereka.
“Saya merasa dicurangi oleh Kantah Karimun. Saya menduga ada oknum di sana yang bermain-main dengan sertifikat tanah. Saya akan melakukan upaya hukum melaporkan kasus ini ke Polda Kepri,” tegas Bambang.
Bambang juga menyoroti adanya ketidaksesuaian data yang disampaikan oleh Kantah Karimun kepada Ombudsman Kepri. Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Laporan Nomor : B/ 0553 AM 29-05/0064.2023/X/2023, Kantah Karimun menyebutkan bahwa tanah yang dihibahkan kepada Bambang berdasarkan surat tanah lama A/N Haris tahun 1993 di Desa Sungai Raya.
Surat tanah lama tersebut memiliki luas 300 × 400, 5,9 hektar dan sudah dipecah sebanyak 4 kali, sehingga sisanya 8.000 meter persegi. Surat tanah lama tersebut kemudian disporadik oleh Haris pada tahun 2011 dengan luas yang sama, yaitu 5,9 hektar.
“Logika saja, 300 x 400 meter, berarti 120.000 meter, sama dengan 12 hektar, bukan 5,9 hektar seperti yang dijelaskan oleh Kantah Karimun ke Ombudsman Kepri. Disitu saja sudah jelas Kantah Karimun asal-asalan dan tidak teliti”. tutup Bambang.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang kinerja dan integritas Kantah Karimun yang merupakan salah satu instansi pelayanan publik yang mendapatkan penilaian tertinggi dari Ombudsman RI. Pada tahun 2022, Kantah Karimun mendapatkan nilai 95,65 dan masuk kategori A dengan kualitas opini tertinggi. (tim/GK/GN/SK).
Ombudsman Kepri Sidak BPN Karimun
Karimun, GK.com – Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Karimun. Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kasus sertifikat tanah yang diblokir oleh pihak BPN Kantah Karimun.
“Kami minta data lengkap dari pihak BPN Kantah Karimun, termasuk data hasil analisis dari BPN terkait kasus ini. Kami juga minta surat keputusan pemblokiran sertifikat tanah tersebut, serta alasan, dan dasar hukumnya,” kata Tim Penyidik Ombudsman Kepri saat ditemui di Ruang Kantor penerimaan laporan masyarakat pada Rabu (27/12/2023).
Menurut Ombudsman RI Perwakilan Kepri, ada sekitar 20 sertifikat tanah yang di blokir oleh pihak BPN Kantah Karimun dengan alasan adanya klaim dari pihak lain. Pihak BPN Kantah Karimun belum memberikan data yang diminta oleh Ombudsman Kepri. Pihaknya akan mengirim surat resmi kepada BPN Kantah Karimun untuk segera memberikan data yang diminta dalam waktu 14 hari kerja.
“Jika dalam waktu 14 hari kerja tidak ada tanggapan dari BPN Kantah Karimun, kami akan mengambil langkah hukum sesuai dengan kewenangan kami sebagai Ombudsman,” tegasnya.
Salah satu pemilik sertifikat tanah yang di blokir, Bambang Hardijusno, mengaku dirugikan oleh kebijakan BPN Kantah Karimun. Ia mengatakan, ia telah mengurus sertifikat tanahnya sesuai dengan prosedur dan tahapan yang berlaku, namun setelah sertifikat jadi, malah dibekukan oleh BPN Kantah Karimun.
“Padahal saya sudah punya bukti kepemilikan tanah yang sah, baik dari pihak desa maupun camat. Saya juga sudah bayar pajak dan biaya administrasi. Tapi tiba-tiba ada yang klaim tanah saya, dan BPN Kantah Karimun malah memblokir sertifikat saya tanpa ada kepastian hukum,” ujar Bambang, Jumat (29/12/2023).
Bambang menuding ada indikasi dugaan mafia tanah di balik kasus ini. Ia mengatakan, pihak yang mengklaim tanahnya tidak pernah menunjukkan bukti yang kuat, namun BPN Kantah Karimun malah memihak kepada mereka.
“Saya merasa dicurangi oleh BPN Kantah Karimun. Saya menduga ada oknum di sana yang bermain-main dengan sertifikat tanah. Saya akan melakukan upaya hukum melaporkan kasus ini ke Polda Kepri,” kata Bambang.
Diketahui, BPN Kantah Karimun merupakan salah satu Instansi pelayanan publik yang mendapatkan penilaian tertinggi dari Ombudsman RI. Pada tahun 2022, BPN Kantah Karimun mendapatkan nilai 95,65 dan masuk kategori A dengan kualitas Opini Tertinggi. Namun, kasus sertifikat tanah yang diblokir ini menimbulkan pertanyaan tentang kinerja dan integritas BPN Kantah Karimun.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Dr Lagat Parroha Patar Siadari SE MH, saat dimintai tangapannya melalui pesan whatsapp, Jum’at (29/12/2023), belum membalas, sampai berita ini terbit. (tim/GK/GN/SK).
Imigrasi Karimun Gelar Operasi Jagratara, Awasi Orang Asing
Karimun, GK.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melaksanakan operasi Jagratara untuk mengawasi keberadaan dan kegiatan orang asing di beberapa Perusahaan yang ada di wilayahnya, Kamis (28/12/2023). Operasi ini dilaksanakan bertujuan untuk memastikan bahwa orang asing yang bekerja di perusahaan-perusahaan tersebut memiliki dokumen perjalanan, dan izin tinggal yang sesuai dengan ketentuan.
“Operasi Jagratara ini merupakan bagian dari operasi serentak yang di gagas oleh Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian. Operasi ini dilakukan dalam rangka mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, serta mencegah dan mengurangi resiko gangguan stabilitas Negara menjelang Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Operasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kerjasama antarinstansi terkait dalam mengawasi orang asing,” terang Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Fajri Dirgantara.
“Operasi berjalan lancar dan tidak menemukan adanya pelanggaran keimigrasian atau peraturan lain yang berkaitan dengan orang asing”. ujarnya.
Ia juga menegaskan jika, Kantor Imigrasi akan terus melakukan pengawasan secara rutin terhadap orang asing di Kabupaten Karimun untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif. (*).
Juara II Lomba Sekolah Terbersih Dan Bersinar, Ini Rahasia SMPN 5 Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Prestasi membanggakan diraih oleh SMPN 5 Tanjungpinang. Sekolah ini menjadi juara II Lomba Sekolah Terbersih yang diikuti oleh seluruh SMP di Kota Tanjungpinang. Selain itu, SMPN 5 Tanjungpinang juga mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Bersinar, yaitu Sekolah Bebas Narkoba.
Kepala SMPN 5 Tanjungpinang Afrizal mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari program Adiwiyata yang dijalankan oleh Sekolahnya. Program ini meliputi kegiatan mendaur ulang limbah, membersihkan selokan, menanam tanaman hijau, dan membuat kompos.
“Kami membentuk tim penilaian independen yang terdiri dari guru-guru yang bukan Wali Kelas. Tim ini melakukan penilaian setiap seminggu sekali tanpa diketahui oleh murid,” ujar Afrizal. Kamis (28/12/2023).
Afrizal juga menjelaskan trik yang dilakukan oleh Sekolahnya agar selalu bersih.
“Kami menggerakkan Osis untuk berkeliling mengecek sampah setiap pagi. Kami juga membuat program Asam Jantung, yaitu program yang memberikan insentif kepada siswa yang mengambil sampah,” terangnya.
Tidak hanya itu, SMPN 5 Tanjungpinang juga menjadi salah satu dari dua Sekolah yang mendapatkan pendeklarasian Sekolah Bersinar dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Sekolah lainnya adalah SMPN 11 Tanjungpinang.
“Kami bersyukur dapat berpartisipasi dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Kami memiliki 32 duta Sekolah Bersinar yang berasal dari 18 Kelas. Mereka sudah mendapatkan pelatihan tiga kali dari BNN yang di pimpin oleh Ibu Susi,” tutur Afrizal sekitar pukul 11.30 WIB.
Menurut Afrizal, syarat utama untuk menjadi duta Sekolah Bersinar adalah dapat berkomunikasi dengan lancar tentang narkoba.
“Harapan kami dan BNN adalah anak Sekolah yang menjadi ujung tombak untuk mensosialisasikan Sekolah bebas narkoba ke sekolah-sekolah lainnya”. pungkasnya. (NDY).
Arus Balik Nataru
Batam, GK.com – Batam menyambut kedatangan penumpang domestik yang meningkat secara signifikan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Data dari Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam menunjukkan bahwa pada tanggal 23 Desember 2023, ada 38.502 jiwa penumpang yang tiba di Batam.
Angka ini naik 8,35 persen atau sebanyak 2.966 jiwa jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebelumnya.
Secara total, volume penumpang yang menggunakan moda transportasi laut di semua pelabuhan domestik mencapai 86.914 jiwa atau naik 3,06 persen (2.583 jiwa) dari tahun lalu.
Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat. Pasalnya, arus penumpang domestik yang menuju Batam dengan moda transportasi laut masih cukup tinggi.
Muhammad Rudi, Kepala BP Batam, mengungkapkan kegembiraannya dengan kemajuan pergerakan penumpang di pelabuhan selama arus balik Nataru.
Ia mengatakan, peningkatan jumlah orang yang tiba di Batam memberikan dampak positif bagi perekonomian Batam.
Hal ini sesuai dengan komitmen BP Batam yang terus berusaha untuk memberikan kontribusi maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini menunjukkan bahwa kemajuan Batam telah menarik perhatian banyak orang. Dengan terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, Batam berhasil menjadi kota baru dan memberikan efek ekonomi untuk kita semua,” kata Rudi, Sabtu (23/12/2023).
Rudi optimistis, pertumbuhan ekonomi Batam di masa depan akan meningkat sejalan dengan progres pengembangan infrastruktur kota yang terus dilaksanakan.
Di mana, pembangunan infrastruktur menjadi kunci sukses untuk menarik lebih banyak orang ke Batam.
Selain itu, Rudi juga mengingatkan agar pengawasan terhadap penduduk yang tiba di Batam harus ditingkatkan demi menjaga stabilitas pertumbuhan Batam di masa depan.
“Batam yang indah pasti diminati oleh wisatawan dan investor. Saya rasa, kemajuan kota kesayangan ini membutuhkan dukungan dari kita semua,” tutupnya. (*)





