Tanjungpinang, GK.com – Kasus KDRT yang menimpa seorang bhayangkari di Tanjungpinang oleh suaminya, oknum polisi berinisial PAZ, mendapat perhatian dari pengacara keluarga korban. Agung Ramadhan Saputra, S.H, selaku kuasa hukum korban mengatakan bahwa ia telah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk mengusut tindakan pelaku KDRT istrinya pada Minggu (14/01/2024) lalu.
“Kami sudah menyerahkan bukti-bukti seperti buku nikah, pisau, dan lain-lain kepada penyelidik. Namun, sampai saat ini, laporan medis atau visum et repertum belum diambil oleh pihak penyelidik. Selain itu, rekaman atau video yang ada juga sudah dihancurkan oleh pelaku saat kejadian. Menurut saya, bukti-bukti ini sudah cukup kuat untuk diproses secara hukum,” ujar Agung.
Agung juga berencana untuk mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar korban tidak mendapat ancaman atau intimidasi dari pelaku.
Ia menambahkan bahwa pelaku dapat dijerat dengan pasal-pasal yang berkaitan dengan KDRT.
“Kami akan segera mengajukan permohonan ke LPSK untuk melindungi korban. Kami juga sudah mengetahui pasal-pasal yang dapat menjerat pelaku. Kami menggunakan UU Penghapusan KDRT, karena kejadian ini terjadi di rumah tempat mereka tinggal bersama, dan mereka masih berstatus suami istri, sehingga deliknya bersifat khusus,” jelas Agung.
Agung berharap agar pihak Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan dapat menyelesaikan kasus ini dengan cepat, adil, dan transparan. Ia juga memberikan bimbingan rohani, serta dukungan psikologis kepada korban agar dapat sembuh dari trauma dan stres akibat KDRT.
“Kami tidak perlu berkoordinasi dengan pihak lain, karena kami berada di pihak korban. Kami berharap pihak terkait dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dan tanpa campur tangan dari pihak manapun”. tegas Agung, Kamis (18/01/2024) sekitar pukul 02.00 Wib.
Agung mengaku memberikan bantuan hukum ini karena beberapa sanak saudara korban adalah rekan sejawatnya sebagai pengacara. Ia ingin membantu keluarga korban agar kasus ini dapat diselesaikan secara objektif dan profesional.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Tanjungpinang
Ipda Syahrul Damanik, saat di kompirmasi oleh gerbangkepri.com pada Kamis (18/01/2024) pagi menegaskan jika, masalah KDRT tersebut masih dalam proses penyelidikan Sat Reskrim. (Red).
Bhayangkari Korban KDRT Oknum Polisi Berharap Kepastian Hukum
Ketua Komisi IV DPRD Kepri Hadiri Syukuran Rumah Bahagia Bintan
Bintan, GK.com – Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau, menghadiri kegiatan Syukuran 17 Tahun berdirinya Rumah Bahagia Bintan, sebuah panti jompo yang menaungi lansia yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kegiatan ini berlangsung di Madu Tiga Beach Resort, Kabupaten Bintan, Rabu (17/1).
Selain Hj. Dewi Kumalasari Ansar, selaku Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau, Ketua DWP Kepri, Ketua DWP Kabupaten Bintan, Ketua LKKS Kabupaten Bintan yang diwakili Sekretaris, para anggota DPRD Kabupaten Bintan, para tokoh masyarakat di Kabupaten Bintan, serta para pengurus dan penghuni Rumah Bahagia Bintan.
Dalam sambutannya, Hj. Dewi Kumalasari Ansar mengapresiasi kinerja dan dedikasi Rumah Bahagia Bintan dalam memberikan perawatan dan kasih sayang kepada para lansia selama 17 tahun. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam mendukung lembaga-lembaga sosial seperti Rumah Bahagia Bintan.
“Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kepri yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat, saya sangat menghargai dan mendukung apa yang telah dilakukan oleh Rumah Bahagia Bintan. Saya berharap Rumah Bahagia Bintan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan para lansia di Kepri,” ujar Hj. Dewi Kumalasari Ansar.
Hj. Dewi Kumalasari Ansar juga menyampaikan rasa bangganya melihat perjalanan Rumah Bahagia Bintan yang telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap Rumah Bahagia Bintan dapat terus menjadi tempat yang nyaman dan penuh kasih sayang bagi para lansia yang tinggal di sini.
Di akhir acara, Hj. Dewi Kumalasari Ansar bersama para tamu undangan melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol keberkahan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi Rumah Bahagia Bintan. Ia juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan para penghuni Rumah Bahagia Bintan dan memberikan semangat dan doa terbaik untuk kesejahteraan mereka. (***)
Asmin Patros Anggota DPRD Kepri, Sambut Positif Kehadiran BPR Karimun Sejahtera di Batam
Batam, GK.com – Sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri yang membidangi perekonomian, Asmin Patros menyambut positif kehadiran BPR Karimun Sejahtera di Kota Batam. BPR Karimun Sejahtera, yang merupakan salah satu bank perkreditan rakyat yang beroperasi di Kepulauan Riau, meresmikan kantor cabangnya yang pertama di Kota Batam pada hari Selasa, 16 Januari 2024.
Asmin Patros menghadiri acara peresmian tersebut bersama dengan sejumlah pejabat dan tokoh penting lainnya, seperti Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., Walikota Batam H. Muhammad Rudi, S.E., M.M., Direktur BPR Karimun Sejahtera Bpk. Teri Zulkarnaen, Perwakilan Bank Indonesia Bpk. Suryono, Kepala OJK Provinsi Kepri Bpk. Rony Ukurta Barus, dan Ketua Perindo Kepri Bpk. Daniel Tantarus.
Dalam kesempatan tersebut, Asmin Patros memberikan apresiasi dan dukungan kepada BPR Karimun Sejahtera yang telah membuka cabangnya di Kota Batam. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa BPR Karimun Sejahtera memiliki visi dan misi yang jelas dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kepri, khususnya di sektor UMKM.
“Saya sangat senang dan bangga dengan keberadaan BPR Karimun Sejahtera di Kota Batam. Ini adalah bukti bahwa BPR Karimun Sejahtera memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan perbankan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Kepri, terutama UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian kita. Saya berharap BPR Karimun Sejahtera dapat terus berkembang dan berkontribusi positif bagi kemajuan Kepri,” kata Asmin Patros.
Asmin Patros juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di Kepri, terutama menjelang Pemilu 2024 yang akan menentukan arah pembangunan bangsa. Beliau mengajak semua pihak untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan sesuai hati nurani.
Sementara itu, Walikota Batam H. Muhammad Rudi, S.E., M.M., mengatakan bahwa pembukaan kantor cabang BPR Karimun Sejahtera di Batam merupakan salah satu bukti bahwa Kota Batam terus berkembang dan menjadi miniatur
Indonesia. Beliau berharap bahwa BPR Karimun Sejahtera dapat menjadi mitra yang solid bagi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Master Plan Pembangunan Batam yang berkelanjutan dan inklusif.
BPR Karimun Sejahtera saat ini memiliki nilai transaksi sebesar 11,4 M dan menempati peringkat ke-88 di antara 46 BPR dan 87 kantor cabang yang ada di Kota Batam.(***)
Kinerja Positif BP Batam: Arus Peti Kemas Tumbuh 8 Persen, Ini Rahasianya!
Batam, GK.com – Sepanjang tahun 2023, Badan Usaha Pelabuhan BP Batam mencatatkan prestasi yang menggembirakan. Tidak hanya jumlah penumpang yang naik, arus peti kemas (Throughput) di Pelabuhan Batam pun tumbuh 8 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun 2022 yang sebesar 577.161 TEUs.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa arus peti kemas Pelabuhan Batam tahun 2023 mencapai 624 Ribu TEUs yang terdiri dari peti kemas domestik sebanyak 167 Ribu TEUs dan peti kemas ekspor-impor sebanyak 457 Ribu TEUs.
“Arus peti kemas domestik dan internasional mengalami kenaikan sebesar 8 persen, ini menandakan adanya peningkatan kepercayaan dan kepuasan pelanggan dengan adanya penataan infrastruktur dan suprastruktur Pelabuhan di masa kepemimpinan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi,” kata Ariastuty dalam siaran persnya, Senin (15/1/2024).
Dari jumlah arus peti kemas keseluruhan tersebut, 84 persen atau 522 Ribu TEUs berasal dari Terminal Batu Ampar yang sejak 1 November 2023 telah diambil alih oleh PT Persero Batam.
Ariastuty yakin bahwa angka ini akan terus bertambah sejalan dengan rencana pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang bernilai investasi Rp 3.8 Triliun.
“Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur yang ditetapkan oleh Kepala BP Batam,” ucapnya.
Ariastuty menambahkan, sejak pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar pada 1 November 2023 lalu, terjadi penurunan waktu sandar kapal (berthing time) sebesar 50 persen dari sebelumnya 48-60 jam menjadi 27-30 jam.
Hal ini disebabkan oleh peningkatan produktivitas bongkar muat peti kemas dengan adanya pengoperasian Ship to Ship (STS) Crane dan Harbor Mobile Crane (HMC) yang awalnya hanya 8-10 box per jam menjadi 40-50 box per jam.
Terminal Peti Kemas Batu Ampar juga telah menerapkan sistem operasi B-TOS untuk mendukung pelayanan yang terintegrasi.
“Pengembangan akan terus dilaksanakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebagai pintu gerbang perdagangan domestik dan internasional serta untuk menjadikan Batam sebagai kota investasi yang berdaya saing,” pungkasnya.(***)
Atlet NPC Batam Siap Berlaga di PON, Minta Dukungan dari DPRD dan Pemko
Batam, GK.com – Ketua DPRD Batam, Nuryanto, SH, MH, menerima kunjungan dari pengurus dan atlet National Paralympic Committee (NPC) Kota Batam di ruang kerjanya. NPC adalah organisasi yang membina dan mengembangkan olahraga prestasi untuk para penyandang disabilitas. Senin (15/01/2024).
Mawardi, Ketua NPC Kota Batam, menjelaskan bahwa NPC berdiri sejak tahun 2008 dan telah menghasilkan banyak atlet berprestasi di bawah naungan KONI Batam. Namun, sejak tahun 2016, NPC memisahkan diri dari KONI Batam dan berdiri sendiri sebagai organisasi olahraga khusus.
“Kami sudah memiliki prestasi sejak tahun 2008, terutama di cabang olahraga renang dan atletik. Di PON Papua tahun 2021, kami juga meraih medali, meskipun saat itu kami belum mendapatkan anggaran dari Pemko Batam.” Ucap Mawardi.
Menurut Mawardi, NPC Kota Batam baru mulai mendapatkan perhatian dan anggaran dari Pemko Batam pada tahun 2023, meskipun masih sangat minim. Dengan anggaran tersebut, NPC Kota Batam berhasil meraih prestasi di tingkat pelajar, yaitu 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari cabang olahraga renang dan bocia.
Dalam pertemuan ini, Mawardi meminta bantuan kepada Ketua DPRD Batam untuk mengusahakan agar NPC Kota Batam mendapatkan anggaran yang lebih besar dari Pemko Batam pada tahun 2024. Hal ini penting untuk mendukung persiapan dan pelatihan para atlet NPC Kota Batam yang akan berlaga di PON di Medan dan Aceh tahun 2024.
Ketua DPRD Batam, Nuryanto, mengapresiasi keberadaan dan prestasi NPC Kota Batam. Ia berharap NPC Kota Batam dapat menjadi wadah yang efektif, bermanfaat, dan berguna bagi para atlet disabilitas di Kota Batam.
“NPC ini adalah organisasi yang sama dengan KONI, yang menaungi berbagai cabang olahraga. Saya berterima kasih dan mengucapkan selamat kepada NPC Kota Batam atas prestasinya. Saya berdoa agar para atlet NPC Kota Batam dapat membawa nama Kota Batam ke tingkat nasional dan internasional.” Kata Nuryanto.(***)
Siap Naik Status Menjadi IAIN, 62 Pejabat Baru di Lantik
Tanjungpinang, GK.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepri melantik 62 pejabat baru, Senin, (15/01/2024). Pelantikan ini dilakukan di Auditorium Razali Jaya STAIN Kepri, dan merupakan bagian dari persiapan STAIN Kepri untuk meningkatkan statusnya menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).
Dari 62 pejabat yang dilantik, 22 di antaranya adalah dosen Aparatur Sipil Negara (ASN), 30 staf non-ASN, dan 10 adalah dosen non-ASN.
Mereka dilantik dengan mengucapkan sumpah janji jabatan yang dipimpin oleh Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag. Selain itu, mereka juga menandatangani Surat Keputusan (SK), dan menerima serah terima SK dari ketua STAIN Kepri.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Faisal mengucapkan selamat kepada para pejabat baru, serta mengingatkan mereka tentang tugas pokok mereka sebagai civitas akademika.
“Jangan lupa tugas pokok kita semua adalah tridarma perguruan tinggi. Jadi, apapun jabatan yang dilimpahkan itu adalah tugas tambahan. Tugas tambahan itu bisa saja berganti seiring berjalannya waktu. Namun yang tidak bisa berganti adalah tugas pokok kita di perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya sinergitas yang baru antara para pejabat baru dan lama dalam membesarkan kampus ini agar lebih baik lagi.
“Pelantikan ini merupakan hasil dari proses evaluasi yang cukup panjang dan selektif. Beberapa program yang akan dilakukan oleh STAIN Kepri seperti, mengadakan perkumpulan di laboratorium kompetensi keagamaan yang baru, menunjukkan kesiapan untuk alih status menjadi IAIN, dan membantu para dosen dan staf non-ASN untuk lulus menjadi ASN,” ungkapnya.
“Semoga dengan adanya darah baru, kita ini bisa memperkuat kinerja ke depan. Banyak program yang bisa kita lakukan. Jadi kita harus lebih bergerak keluar, sehingga bisa nampak perkembangan kampus kita,” harapnya.
Sebagai pesan terakhir, ia meminta kepada para pejabat baru untuk bekerja sesuai dengan tupoksi yang sudah ditentukan, dan tidak lupa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Sukses untuk semua, semangat baru, dan semoga dapat memberikan penguatan bagi kampus kita ke depan,” ucapnya.
Selain pelantikan, STAIN Kepri juga memiliki rencana untuk mengaktifkan gedung baru yang sedang dalam tahap pembersihan setelah pembangunan. Gedung baru ini diharapkan bisa digunakan pada bulan Februari mendatang.
“Insya Allah gedung baru akan mulai kita aktifkan di bulan Februari. Karena saat ini, gedungnya sedang dalam tahap pembersihan setelah pembangunan. Jadi semoga nanti ketika gusmen datang, gedungnya sudah bersih dan sudah nyaman untuk kita gunakan, tinggal kita membantu pengembangan dan penguatan terhadap kampus kita ke depan”. kata Muhammad Faisal.
Pelantikan pejabat baru ini merupakan salah satu upaya STAIN Kepri untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat. STAIN Kepri merupakan salah satu perguruan tinggi agama Islam Negeri yang berada di Kepulauan Riau. STAIN Kepri memiliki tujuh program studi yaitu, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Hukum Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan Manajemen Zakat dan Wakaf. STAIN Kepri berdiri sejak tahun 2004, dan saat ini sedang berproses untuk menjadi IAIN. Turut hadir seluruh civitas akademika. (Siska).







