Sabtu, April 13, 2024
spot_img

Kinerja Positif BP Batam: Arus Peti Kemas Tumbuh 8 Persen, Ini Rahasianya!

Batam, GK.com – Sepanjang tahun 2023, Badan Usaha Pelabuhan BP Batam mencatatkan prestasi yang menggembirakan. Tidak hanya jumlah penumpang yang naik, arus peti kemas (Throughput) di Pelabuhan Batam pun tumbuh 8 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun 2022 yang sebesar 577.161 TEUs.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa arus peti kemas Pelabuhan Batam tahun 2023 mencapai 624 Ribu TEUs yang terdiri dari peti kemas domestik sebanyak 167 Ribu TEUs dan peti kemas ekspor-impor sebanyak 457 Ribu TEUs.

“Arus peti kemas domestik dan internasional mengalami kenaikan sebesar 8 persen, ini menandakan adanya peningkatan kepercayaan dan kepuasan pelanggan dengan adanya penataan infrastruktur dan suprastruktur Pelabuhan di masa kepemimpinan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi,” kata Ariastuty dalam siaran persnya, Senin (15/1/2024).

Dari jumlah arus peti kemas keseluruhan tersebut, 84 persen atau 522 Ribu TEUs berasal dari Terminal Batu Ampar yang sejak 1 November 2023 telah diambil alih oleh PT Persero Batam.

Ariastuty yakin bahwa angka ini akan terus bertambah sejalan dengan rencana pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang bernilai investasi Rp 3.8 Triliun.

“Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur yang ditetapkan oleh Kepala BP Batam,” ucapnya.

Ariastuty menambahkan, sejak pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar pada 1 November 2023 lalu, terjadi penurunan waktu sandar kapal (berthing time) sebesar 50 persen dari sebelumnya 48-60 jam menjadi 27-30 jam.

Hal ini disebabkan oleh peningkatan produktivitas bongkar muat peti kemas dengan adanya pengoperasian Ship to Ship (STS) Crane dan Harbor Mobile Crane (HMC) yang awalnya hanya 8-10 box per jam menjadi 40-50 box per jam.

Terminal Peti Kemas Batu Ampar juga telah menerapkan sistem operasi B-TOS untuk mendukung pelayanan yang terintegrasi.

“Pengembangan akan terus dilaksanakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebagai pintu gerbang perdagangan domestik dan internasional serta untuk menjadikan Batam sebagai kota investasi yang berdaya saing,” pungkasnya.(***)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles