Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 119

Bupati Bintan Dukung Pemanfaatan Sisa Bijih Bauksit Jadi Proyek Percontohan Nasional

Kepri, GK.com – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) resmi meluncurkan program pemanfaatan sisa bijih bauksit di Provinsi Kepulauan Riau. Peluncuran yang digelar di Tanjung Moco, Dompak, Kota Tanjungpinang pada Senin (28/07/2025) itu menandai dimulainya proyek percontohan nasional untuk pengelolaan sisa tambang secara legal dan produktif.

Program ini merupakan inisiatif dari Desk Koordinasi Peningkatan Penerimaan Devisa Negara (PPDN) yang dikoordinir langsung oleh Kemenko Polkam. Sejumlah petinggi seperti, Wamenko Polkam RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus, Plt. Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, serta perwakilan dari Kejaksaan Agung dan unsur FKPD Kepri turut hadir pada kegiatan tersebut.

Pelaksanaan program di Kepulauan Riau menjadi langkah strategis Pemerintah untuk mengoptimalkan nilai ekonomi dari sisa hasil tambang, khususnya bijih bauksit yang sebelumnya terabaikan. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 2.000.450 metrik ton sisa bijih bauksit tersebar di sejumlah titik stockpile di wilayah Bintan dan Tanjungpinang, dengan potensi nilai ekonomi mencapai Rp. 1,4 Triliun dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program ini. Menurutnya, pemanfaatan sisa bijih bauksit secara legal, tertib dan berkontribusi bagi Negara merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bintan sangat mendukung langkah Pemerintah Pusat. Ini adalah bentuk pemanfaatan sumber daya yang sebelumnya kurang dimaksimalkan, dan kini dapat menjadi kontribusi nyata termasuk bagi penerimaan Negara” ungkap Roby.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, Kabupaten Bintan masih menunggu hasil verifikasi jumlah titik stockpile yang ada di wilayahnya. Proses identifikasi dan pemetaan terus dilakukan oleh Tim Teknis untuk memastikan data yang akurat sebelum dilakukan langkah lebih lanjut.

“Untuk di Bintan sendiri, kami masih menunggu hasil final jumlah titik lokasi yang mengandung sisa bijih bauksit. Kami siap berkoordinasi dan mendukung penuh pelaksanaan di lapangan” tambahnya.

Roby juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini nantinya akan sangat bergantung pada sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan lainnya.

“Kami percaya bahwa jika program ini dijalankan dengan tepat, maka tidak hanya memberi manfaat secara ekonomi, tapi juga meningkatkan kepatuhan hukum dalam pengelolaan sumber daya alam”. pungkasnya. (*)

Wapres Gibran Siap Bertugas di IKN atau Papua, Tunggu Arahan Presiden

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan keterangan kepada awak media di sela kunjungan ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau. (GK/Kristidya)

Pekanbaru, GK.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan kesiapannya untuk berkantor dimana saja, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, maupun di Papua. Namun, hingga kini ia masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Gibran saat menjawab pertanyaan wartawan seusai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama 3 Pekanbaru Sentra Abiseka, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/7/2025). Dengan nada santai, Gibran menanggapi wacana berkantor di IKN yang sebelumnya juga diikuti wacana penugasan di Papua.

“Kemarin nyuruh saya berkantor di Papua, sekarang di IKN, pindah-pindah terus,” ujar Gibran.

Sejumlah fraksi di DPR mengusulkan agar Wakil Presiden berkantor di IKN untuk memperkuat simbolisasi pemindahan pusat pemerintahan. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua juga menyebutkan peran Wakil Presiden dalam memimpin percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Menanggapi dua opsi lokasi kantor tersebut, Gibran menyatakan bahwa ia pada dasarnya siap ditempatkan di mana saja, sesuai dengan instruksi Presiden.

“Saya ini pembantu Presiden. Siap ditugaskan di mana saja, di Papua, di IKN, kami menunggu perintah Presiden. Dan sebagai pembantu Presiden, harus siap,” tegas Gibran.

Lebih lanjut, Gibran mengatakan bahwa intensitas dirinya berada di lapangan lebih penting daripada lokasi kantor tetap. Menurut dia, pendekatan langsung ke masyarakat dan pengawasan terhadap eksekusi program prioritas Presiden Prabowo merupakan hal yang utama.

“Saya bisa berkantor dimana saja. Karena saya lebih sering di lapangan, memastikan program-program, visi misi Pak Presiden tereksekusi dengan baik”. tutupnya.

Sikap fleksibel Gibran ini dinilai sejumlah pengamat sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo, terutama dalam mewujudkan agenda prioritas nasional seperti pembangunan IKN dan percepatan pembangunan di Papua. (hdm)

QRIS Jadi Andalan UMKM selama Cernival 2025 di Batam

Batam, GK.com — Penggunaan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memberikan efisiensi transaksi dan kenyamanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu dirasakan selama ajang Creative Innovative Riau Island Carnival (Cernival) 2025 di Batam, Kepulauan Riau. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri mencatat lonjakan transaksi hingga 164 persen dibandingkan tahun lalu, menandai keberhasilan pendekatan inklusi keuangan berbasis hiburan.

Ketua Pelaksana Cernival BI Kepri, Husni Naparin menuturkan, seluruh area transaksi, mulai dari permainan hingga bazar UMKM menggunakan sistem QRIS selama tiga hari penyelenggaraan acara. Pendekatan ini diyakini meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital, terutama di daerah perbatasan.

”QRIS menjadi solusi agar masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil bisa bertransaksi secara aman dan praktis,” ujar Husni, Senin (28/7/2025).

Data BI Kepri menunjukkan, sebanyak 73.140 transaksi QRIS tercatat dalam dua hari pelaksanaan Cernival naik signifikan dari 27.682 transaksi pada tahun 2023. Artinya, terdapat kenaikan sebesar 164 persen. Di sisi lain, jumlah pengunjung juga meningkat, mencapai 4.700 orang, dengan puncaknya saat Night Run 2025 yang diikuti 1.500 peserta.

Husni menyebut antusiasme publik tidak lepas dari konsep pasar malam yang dihadirkan. Beragam wahana, seperti lempar bola kaleng dan rumah hantu, menjadi magnet hiburan sekaligus sarana edukasi.

“Jam 10 malam kemarin masih ada antrean panjang. Ini jadi bukti bahwa pendekatan yang menyenangkan bisa efektif untuk edukasi digital,” ujarnya.

Menjangkau Pulau-pulau
Selain edukasi di kota, BI Kepri juga berupaya mengakselerasi digitalisasi keuangan di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) melalui kolaborasi bersama Pemerintah Daerah dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

“Kami lakukan kolaborasi dengan Pemerintah setempat untuk menyosialisasikan QRIS ke masyarakat pulau,” ungkap Husni.

Salah satu pelaku UMKM, Ernawati, merasakan langsung manfaat QRIS dalam kegiatan jual beli di bazar Cernival. Ia mengaku, kini lebih tenang berjualan, karena tak lagi harus repot menyiapkan uang kembalian dan terhindar dari risiko uang palsu.

“Lebih praktis, karena nggak perlu cari ‘kembalian’, dan sudah pasti aman masuk rekening. Saya pernah menerima uang palsu saat jualan, tapi sekarang lebih tenang pakai QRIS”. ucapnya.

Cernival 2025 menunjukkan bahwa literasi digital bisa dirancang lebih inklusif dan menyenangkan, bahkan di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau. (hdm)

Bentrok Bersenjata Thailand-Kemboja, ini Data yang Tewas

Perang antara Thailand dan Kamboja terus berlanjut walaupun kedua Negara sepakat gencatan senjata, Minggu (27/7/2025). Senjata artileri masih ditembakkan di kota Samraong, Kamboja yang berjarak 20 kilometer dari garda depan pertempuran. (AFP)

Istanbul, GK.com — Jumlah korban tewas dalam bentrokan bersenjata yang berlangsung di perbatasan Thailand dan Kamboja bertambah menjadi 35 orang pada Minggu (27/7/2025). Meskipun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah menyerukan gencatan senjata, pertempuran memasuki hari keempat tanpa tanda-tanda mereda.

Data terbaru dari Pemerintah Thailand menunjukkan 22 orang tewas terdiri dari 14 warga sipil dan 8 tentara. Selain itu, sedikitnya 140 orang mengalami luka-luka. Di pihak Kamboja, angka kematian tetap di angka 13 orang. Puluhan ribu warga dari kedua sisi perbatasan telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata menuduh pasukan Thailand terus melanggar wilayah Negaranya dengan menembakkan artileri dan roket ke arah Provinsi Preah Vihear. Di sisi lain, pernyataan resmi dari militer Thailand menuding pasukan Kamboja melakukan serangan lebih dahulu dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur penting.

“Thailand tidak akan menghentikan tembakan kecuali Kamboja bersedia membuka jalur negosiasi,” ujar Richa Suksuvanon, juru bicara militer Thailand, seperti dikutip Thai PBS.

Usulan Gencatan Senjata

Upaya diplomatik untuk menghentikan konflik telah dilakukan. Presiden AS Donald Trump yang berbicara dengan pemimpin kedua Negara pada Sabtu (26/7/2025) menyampaikan bahwa kedua pihak sepakat untuk memulai perundingan damai. Namun, di lapangan, bentrokan tetap terjadi hingga Minggu.

Dalam sebuah perkembangan, Thailand pada Minggu menyerahkan jenazah 12 tentara Kamboja yang gugur dalam bentrokan kepada otoritas Negara tetangga. Serah terima dilakukan di pos perbatasan permanen Chong Sa-ngam, Distrik Phu Sing, Provinsi Si Sa Ket.

“Pelepasan jenazah ini merupakan tindakan kemanusiaan untuk menghormati para prajurit yang gugur tanpa memandang asal Negara”. demikian pernyataan resmi dari militer Thailand.

Sengketa Lama

Ketegangan antara Thailand dan Kamboja dipicu oleh sengketa perbatasan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, terutama di sekitar kawasan Candi Preah Vihear. Konflik terbaru ini dipicu insiden kematian seorang tentara Kamboja pada 28 Mei lalu.

Sejumlah pengamat menilai ketegangan ini berpotensi menyulut instabilitas kawasan Asia Tenggara jika tidak segera ditangani melalui jalur diplomasi. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Kamboja terkait pemulangan jenazah prajuritnya. (hdm)

1.000 Pohon Ditanam di DTA Kota Batam

Batam, GK.com – Sebagai langkah untuk gencarkan penghijauan dan menjaga kelestarian alam utamanya Daerah Tangkapan Air (DTA) Kota Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Keluarga Besar Banjarnahor Kota Batam menggelar penanaman 1000 pohon mahoni.

Anggota Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas inisiasi aksi penghijauan tersebut. Menurutnya, partisipasi dalam menjaga dan melestarikan alam Kota Batam penting, seiring pesatnya pembangunan.

“Gencarnya pembangunan harus seimbang dengan upaya pelestarian alam, aksi ini bukan sekedar simbol, melainkan investasi nyata untuk generasi mendatang terhadap kelestarian Kota Batam,” ucap Ariastuty Sirait.

Untuk itu, pihaknya senantiasa mendorong semua pihak untuk bersama menjaga lingkungan agar tetap hijau dan lestari.

Mengingat, Batam saat ini mengandalkan tujuh waduk sebagai tadah air hujan untuk sumber air baku, yaitu Waduk Sei Ladi, Waduk Sei Harapan, Waduk Muka Kuning, Waduk Tembesi, Waduk Monggak, Waduk Nongsa dan Waduk Duriangkang.

Adapun Waduk Duriangkang memiliki luas DTA sebesar 7,259.10 Ha dan menjadi penopang hingga 70 persen kebutuhan air bersih masyarakat Batam.

“Melalui gerakan ini, mari bersama kita jaga lingkungan agar kelestarian dan kualitas air baku di waduk-waduk kota Batam tetap terjaga,” harap Ariastuty Sirait.

Sementara, Ketua Umum Keluarga Besar Banjarnahor Kota Batam Ridon Marbun menyebut, aksi tersebut merupakan kepedulian pihaknya untuk turut serta dalam menjaga lingkungan. Tak lupa, ia turut mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasih kepada BP Batam atas dukungan yang diberikan.

“Kami keluarga besar Banjarnahor Kota Batam mengucapkan terima kasih kepada BP Batam, semoga langkah ini dapat memberikan manfaat bersama dalam melestarikan lingkungan kota Batam”. tuturnya.

Aksi ini turut didukung Balai Pengelolaan Aliran Sungai Sei Jang Duriangkang, serta melibatkan 200 orang peserta dari pegawai BP Batam, keluarga Banjarnahor dan relawan.

Aksi bertajuk Hijaukan Bumi Lestarikan Lingkungan itu dilaksanakan di DTA Waduk Duriangkang pada Minggu (27/7/2025) pagi. (A)

Roby Berkomitmen Memastikan Bintan Sebagai Rumah Ternyaman Dan Teraman Bagi Anak

Bupati Bintan Roby Kurniawan, Wabup Bintan Deby Maryanti dan Ketua TP PKK Bintan bersama ratusan anak-anak bergema di Kawaland Glamping Resort, Kecamatan Gunung. (Dok. MC. Bintan)

Bintan, GK.com – Sempena memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke- 41, ratusan anak-anak bergema di Kawaland Glamping Resort, Kecamatan Gunung bersama Bupati Bintan Roby Kurniawan, Wabup Bintan Deby Maryanti dan Ketua TP PKK Bintan membangun gelak tawa.

Dengan mengusung tema Nasional ‘Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045’ dengan tagline ‘Anak Indonesia Bersaudara’ HAN tahun 2025 di peringati sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak akan hak, perlindungan, serta peran anak sebagai generasi masa depan.

“Tema ini adalah cerminan harapan besar kita semua, bahwa untuk membangun bangsa yang maju dan kuat, kita harus menyiapkan anak-anak hari ini dengan perlindungan, cinta ruang partisipasi untuk mereka” ucap Roby, Rabu (23/07/2025).

“Pemerintah Kabupaten Bintan berkomitmen menjadikan Bintan sebagai rumah yang aman, nyaman, ramah dan menyenangkan bagi setiap anak. Ikhtiar kita pastinya terus memastikan hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, mendapatkan kasih sayang dan ruang partisipasi bisa terpenuhi dengan baik”. tuturnya.

Untuk diketahui, sebagai salah satu bentuk nyata komitmen, Pemkab Bintan bersama DPRD telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) terkait Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA). Perda ini menjadi landasan strategis untuk menentukan arah kebijakan yang berpihak pada anak-anak Bintan secara umum.

Peringatan HAN ini diikuti 150 peserta yang terdiri dari perwakilan Forum anak dari seluruh Kecamatan, Siswa (SD, SMP, SMA sederajat), orang tua dan guru pendamping serta Lembaga Masyarakat pemerhati anak. Sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba vlog dan foto bagi anak-anak Bintan sesuai dengan sub tema nasional pada tahun ini. (Red)