Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 118

Pelanggan Rumah Tangga Bayar Tarif Listril Lama hingga September 2025

Meteran listrik. (Foto gerbangkepri.com/Rido)

Jakarta, GK.com – Pemerintah memastikan tarif listrik PLN untuk Triwulan III tahun 2025 (Juli–September) tidak mengalami perubahan dari triwulan sebelumnya. Dengan demikian, baik pelanggan prabayar maupun pascabayar akan membayar tarif listrik yang sama seperti bulan-bulan sebelumnya.

Penyesuaian tarif ini mempertimbangkan faktor nilai tukar, harga minyak, dan inflasi nasional, serta menjaga daya beli masyarakat. Berikut rincian tarif listrik PLN per 1 Agustus 2025.

Tarif Listrik Pelanggan Rumah Tangga

1. Pelanggan Bersubsidi
450 VA: Rp 415 per kWh

900 VA (subsidi): Rp 605 per kWh

2. Pelanggan Rumah Tangga Mampu dan Nonsubsidi
900 VA RTM: Rp 1.352 per kWh

1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh

2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh

3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh

6.600 VA ke atas:
Rp 1.699,53 per kWh

Harga Token Listrik Prabayar

Harga token listrik PLN prabayar disesuaikan dengan nominal pembelian. Jika pelanggan membeli token senilai Rp 50.000, maka:

Pembelian melalui PLN Mobile akan dikenakan biaya senilai nominal token.

Pembelian melalui e-commerce atau aplikasi lain mungkin disertai biaya layanan tambahan.

Cara Menghitung Jumlah kWh Token

Jumlah kWh dari pembelian token tidak langsung sebanding dengan nilai rupiah karena dipengaruhi oleh:

Tarif dasar listrik per kWh

Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ), berkisar antara 3–10 persen tergantung daerah

Rumus perhitungan:

(Harga Token – PPJ) ÷ Tarif Dasar Listrik

Contoh:

Daya: 1.300 VA

Nilai token: Rp 50.000

Tarif dasar listrik: Rp 1.444,70

PPJ: 3 persen atau Rp 1.500

Maka:

(Rp 50.000 – Rp 1.500) ÷ Rp 1.444,70 ≈ 33,57 kWh

Dengan demikian, pelanggan rumah tangga 1.300 VA nonsubsidi yang membeli token senilai Rp 50.000 di daerah dengan PPJ 3 persen akan menerima sekitar 33,57 kWh.

Kebijakan tarif tetap ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga sekaligus mendukung efisiensi konsumsi listrik di tingkat pengguna akhir. (hdm)

Satgas Pangan Uji Kualitas Beras Premium

Tim Satgas Pangan Polda Kepri menyerahkan sampel beras yang beredar di Kota Batam untuk diuji laboratorium guna memastikan beras oplosan atau bukan. (Dok. Satgas Pangan)

Batam, GK.com — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) melakukan pengambilan sampel terhadap sejumlah beras premium dari berbagai merek yang dijual di Batam. Sampel-sampel itu kemudian dikirim ke laboratorium untuk diuji guna memastikan kualitas dan keaslian produk, sekaligus mencegah peredaran beras oplosan.

Kasubdit I Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri AKBP Ruslaeni menyampaikan, pengambilan sampel dilakukan dari beberapa pasar modern dan swalayan di Batam pada Selasa (29/7/2025).

”Ada sepuluh sampel beras premium yang kami ambil, masing-masing dari merek dan distributor berbeda. Ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Enam merek yang diambil sampelnya antara lain Anak Ajaib (PT Rintis Sejahtera Makmur), Pohon Cemara (PT Karya Usaha Pangan), Minang Raya dan Jawa Raya Premium (PT Usaha Kiat Permata), serta SPHP Bulog (Perum Bulog).

Seluruh sampel diserahkan ke PT Mutu Agung Lestari Tbk di Jakarta untuk diuji laboratorium. Hasil pengujian diperkirakan keluar dua pekan mendatang.

Uji laboratorium ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan terhadap beras bermerek Harumas, Dunia Kijang Super, Wan Lixiang, Royal Banana, dan Uni Minang. Saat itu, tidak ditemukan indikasi pengoplosan.

Ruslaeni menambahkan, pengecekan kali ini fokus membandingkan kualitas beras-beras premium dengan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog.

”Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan beras yang benar-benar berkualitas. Setelah pengecekan ini, kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak laboratorium serta monitoring di lapangan”. jelas Ruslaeni yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas Pangan Polda Kepri.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian dan rasa aman kepada konsumen di tengah fluktuasi harga dan isu kualitas beras di pasaran. (hdm)

Stockpile Bauksit Disita, Negara Berpotensi Raup Rp 1,4 Triliun

Tumpukan sisa stockpile bijih bauksit di kawasan Tanjung Moco, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kepri. (GK.com/Kristidya)

Tanjungpinang, GK.com – Upaya penyelamatan aset negara dari sektor tambang menunjukkan hasil nyata di Kepulauan Riau (Kepri). Sebanyak 4,25 juta metrik ton sisa stockpile bijih bauksit yang terbengkalai sejak 2014 berhasil disita sebagai aset negara, dengan potensi devisa mencapai Rp 1,4 triliun.

Langkah ini menandai peluncuran program percontohan nasional penanganan tambang terbengkalai, yang dipusatkan di Kepri. Wakil Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Letjen TNI (Purn) Lodewijk F. Paulus mengatakan, Kepri dipilih sebagai pilot project karena potensi tambang yang besar, namun banyak belum termanfaatkan.

“Tim Desk PPDN akan mengkaji dan menginventarisasi seluruh tambang terbengkalai di Indonesia. Kolaborasi ini penting untuk mendorong lahirnya Peraturan Presiden yang mengatur pengelolaan aset tambang yang lama terbengkalai,” ujarnya.

Plt Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana menambahkan, peran kejaksaan kini mencakup wilayah hulu dengan mendorong tata kelola Sumber Daya Alam agar memberi kontribusi optimal bagi negara.

“Kasus bijih bauksit di Kepri ini merupakan contoh nyata. Selama satu dekade menjadi beban, kini justru memberi harapan baru untuk pendapatan negara”. ungkap Asep.

Keberhasilan tersebut, lanjut Asep, diharapkan menjadi cetak biru nasional dalam penanganan aset tambang tanpa status hukum di daerah lain. (hdm)

Surat Erni Andayani Menggetarkan Hati Prabowo

Presiden Prabowo Subianto membaca surat tulisan tangan Erni Andayani dari Cibinong. (Instagram @sekretatiat.cibinong)


Jakarta, GK.com — Sebuah surat tulisan tangan dari Erni Andayani, siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengundang perhatian Presiden RI Prabowo Subianto. Surat itu berisi ucapan terima kasih yang tulus karena berkat program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden, Erni dan teman-temannya kembali punya harapan menatap masa depan.

Momen haru itu terlihat dalam unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Senin (28/7/2025). Dalam foto tersebut, Presiden tampak tengah membaca surat Erni sambil duduk bersandar di sebuah sofa hitam, berlatar rak buku penuh literatur dan ornamen sejarah. Ia mengenakan batik cokelat keemasan. Pandangan matanya menyapu setiap baris tulisan Erni, larut dalam suasana yang sunyi namun menyentuh.

Unggahan itu direkam setelah kunjungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke SRMP 10 Cibinong pada Minggu (27/7/2025). Di sekolah itu, Teddy menyampaikan salam Presiden kepada para guru dan siswa, serta memastikan jalannya program pendidikan berjalan sesuai misi inklusif yang dicanangkan.

Surat Erni yang ditampilkan dalam foto kedua unggahan menyuarakan syukur sekaligus harapan.

“Kami merasa tidak punya masa depan. Kami berpikir semua jalan sudah tertutup…,” tulisnya.

Namun kini, lanjut Erni, ia dan teman-temannya belajar di Sekolah dengan fasilitas lengkap, makanan bergizi, dan suasana kekeluargaan yang menguatkan.

“Kami ingin membuktikan kepada orang-orang, bahwa orang miskin pun bisa sukses,” tulisnya lagi.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pendidikan yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo. Fokusnya adalah memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, sekaligus membentuk karakter dan membangun harapan generasi muda. Pendidikan di sekolah ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sopan santun, dan semangat gotong royong.

Melalui surat sederhana itu, Erni tidak hanya menyampaikan terima kasih. Ia berbicara atas nama banyak anak Indonesia yang kini berkesempatan bermimpi kembali. Surat itu menjadi penanda bahwa bagi sebagian anak, pendidikan adalah hadiah paling berharga yang bisa mengubah hidup.

“Kami siap menjadi pemuda generasi emas”. tulis Erni menutup suratnya.

Sebuah kalimat yang mungkin menjadi pengingat paling kuat bahwa masa depan bangsa kerap ditulis dari secarik kertas dan setitik harapan. (hdm)

Garuda Muda Tantang Kutukan Vietnam di Final ASEAN U-23

Garuda Muda merayakan kemenangan atas Thailand dalam laga semifinal. (Antara)

Jakarta, GK.com — Tim nasional Indonesia U-23 kembali bersua Vietnam U-23 dalam partai puncak Kejuaraan ASEAN U-23 2025. Laga final yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7/2025) menjadi ajang pembuktian, sekaligus upaya pemutusan tren negatif Garuda Muda saat berhadapan dengan Vietnam.

Pertemuan ini menjadi pertemuan kedelapan kedua tim dalam satu dekade terakhir. Dari tujuh perjumpaan sebelumnya, Indonesia belum pernah sekalipun menang dalam waktu normal. Satu-satunya hasil imbang terjadi pada final ASEAN U-23 2023 di Rayong, Thailand. Saat itu, Indonesia takluk lewat adu penalti 5-6 setelah laga berakhir tanpa gol hingga babak tambahan.

Dominasi Vietnam juga terlihat dalam ajang multievent. Pada SEA Games 2021, Indonesia takluk 0-3. Dua tahun sebelumnya, Vietnam bahkan dua kali menundukkan Garuda Muda di SEA Games 2019, termasuk di partai final dengan skor mencolok 3-0.

Dalam total tujuh laga terakhir sejak 2015, Vietnam mengoleksi enam kemenangan dan sekali imbang. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Vietnam U-23 terjadi pada Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Kala itu, tim besutan Indra Sjafri menang tipis 1-0 lewat gol Luthfi Kamal pada babak semifinal.

Kemenangan itu menjadi pengecualian di tengah dominasi Vietnam. Kini, di bawah arahan Gerard Vanenburg, Garuda Muda mendapat peluang menorehkan sejarah baru di kandang sendiri.

“Bermain di depan publik sendiri memberi suntikan semangat luar biasa. Kami siap memberikan yang terbaik,” ujar kapten tim Indonesia U-23, Kadek Arel, seusai sesi latihan terakhir, Minggu (27/7/2025).

Dukungan penuh dari ribuan penonton yang diperkirakan memadati SUGBK menjadi modal tambahan. Namun, Vietnam tetap bukan lawan mudah. Konsistensi permainan serta kedalaman skuad menjadi kekuatan utama tim asuhan pelatih Philippe Troussier.

Kemenangan atas Vietnam di final nanti tak hanya akan memberi Indonesia gelar juara ASEAN U-23, tetapi juga memutus “kutukan” atas Vietnam sekaligus meneguhkan kembali kekuatan sepak bola muda nasional di kawasan Asia Tenggara. (hdm)

Satukan Sinergi Majukan Investasi, KADIN Batam Gandeng BP Batam Gelar IMOX 2025

Satukan Sinergi Majukan Investasi, KADIN Batam Gandeng BP Batam Gelar IMOX 2025. (Dok. BP Batam)

Batam, GK.com – Dipimpin oleh Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar dan didampingi oleh Ketua KADIN Kota Batam Jadi Rajagukguk,
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar oleh Kamar Dagang Industri (KADIN) Kota Batam, Senin (28/7/2025) di Marketing Center BP Batam.

Rapat ini di laksanakan bertujuan untuk membahas persiapan teknis kegiatan pameran dan forum bisnis kemaritiman 8 th Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2025, dengan mengusung tema “Indonesia’s Maritime Engine: Advancing Shipbuilding & Offshore Excellence from Batam”.

IMOX merupakan agenda tahunan berupa pameran industri galangan kapal, shipyard, serta sektor minyak dan gas yang diselenggarakan dengan tujuan mendorong kemajuan industri perkapalan di Kota Batam.

“Pameran dan forum bisnis ini akan dilaksanakan selama 3 hari, yakni tanggal 6-8 Agustus mendatang, dan akan diikuti lebih dari 160 peserta pameran,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, angka tersebut meningkat 30-40 persen dari jumlah peserta tahun 2024 lalu, dimana 80 persen peserta pameran berasal dari berbagai Negara, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, China, Jepang, Taiwan, India, Italia, Jerman, dan Amerika Serikat.

Selain itu, KADIN Kota Batam dan PT. Fireworks Indonesia selaku Event Organizer memperkirakan, sebanyak 6.000 pengunjung mancanegara dan lokal akan memadati kegiatan tersebut.

Jadi kemudian menambahkan, kegiatan ini juga didukung oleh berbagai asosiasi industri, seperti Indonesia Shipbuilding & Offshore Association (IPERINDO), PERKUMPULAN Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI), Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), dan Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA) sebagai upaya mendorong pertumbuhan sektor maritim di Kota Batam, serta menciptakan peluang kerja sama yang strategis dan berkelanjutan.

“Terima kasih atas dukungan penuh dari BP Batam, Bea Cukai, dan Imigrasi Kota Batam. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam,” tutur Jadi.

Sementara, Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada KADIN Kota Batam yang telah mendorong kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, khususnya di sektor kemaritiman.

Ia juga mengatakan, BP Batam akan terus menjalin kolaborasi dengan KADIN Kota Batam dan para pelaku usaha sebagai salah satu upaya intensif dalam mendorong peningkatan investasi.

“BP Batam berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan IMOX 2025. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat dalam rangka mendorong dinamika kegiatan MICE, khususnya di sektor kemaritiman”. pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Batam Kharisma Rukmana, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam Evi Octavia, dan CEO PT. Fireworks Indonesia Kenny Yong. (rud)