Selasa, Mei 5, 2026
Beranda blog Halaman 1042

Syahrul Kukuhkan 37 RT/RW Sekaligus Memberikan Paket Sembako sebagai Bentuk Persaudaraan

Tanjungpinang, GK.com – Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd kukuhkan 37 Forum RT/RW dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang untuk Masa Bakti 2018-2021, sekaligus memberikan paket sembako bagi Ketua RT/RW yang beragama Kristen, Rabu (12/12).

Acara yang diadakan di Aula Bulang Linggi, itu di gelar pada pukul 13.00 Wib, dan juga dihadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma S.IP, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang Drs H Ahadi, Camat Tanjungpinang Timur Yenni Trisia Isabella, Camat Tanjungpinang Kota Nasrizal S.Sos, para Lurah se- Kecamatan Tanjungpinang, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang Wan Rafiwar, serta para RT/RW se- Kota Tanjungpinang.

Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang Drs. H. Ahadi dalam laporannya mengatakan, untuk meningkatkan Kelurahan yang lebih optimal, terpadu, dan efektif, hendaknya para RT/RW selalu menjaga tali silaturahim yang baik di tengah-tengah masyarakat.

“Perlunya di bentuk Forum Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) ini diharapkan agar bisa lebih bertanggung jawab langsung nantinya terhadap pelayanan komunikasi, serta terhadap persoalan-persoalan yang ada di lingkungan wilayahnya masing-masing,” kata Ahadi.

“Adapun tujuan dari pengukuhan Forum RT/RW ini dibentuk adalah untuk menguatkan Forum RT/RW di setiap masing-masing Kecamatan yang ada, sebagai contoh teladan dan motivator terhadap masyarakat, yang nantinya dapat mendukung dan mengamankan bagi program-program pembangunan pemerintah daerah,” harapnya.

Dijelaskan Ahadi, fungsi dari sebagai Ketua RT/RW itu adalah untuk menata serta dapat menciptakan wajah komunikasi dalam menampung aspirasi masyarakat yang lebih mengoptimalkan peran lembaga kemasyarakatan itu sendiri nantinya.

Selain itu, lanjut Ahadi menerangkan, maksud dari diberikannya beberapa paket sembako kepada para RT/RW yang beragama Kristen adalah untuk membantu bagi para saudara-saudara kita yang beragama Kristiani dalam menyambut perayaan natal, sebagai bentuk rasa persaudaraan.

“Sementara untuk biaya Anggaran dari kegiatan pada hari ini berasal dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Tanjungpinang Tahun 2018,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S.Pd dalam sambutannya turut menerangkan bahwa forum ini memang sudah selayaknya dibentuk, sebagai wadah bagi para Ketua RT/RW untuk mendapatkan informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat, serta sarana berdiskusi antar RT dan RW di wilayah Kota Tanjungpinang.

“RT dan RW merupakan pemegang peranan penting di tengah-tengah masyarakat dan pembangunan pemerintah, jadi sebagai Ketua RT dan RW dituntut harus mengetahui dan memahami benar tentang daerahnya masing-masing,” ucap Syahrul.

“Para RT/RW juga haruslah bersikap netral kepada warganya, dan juga harus menerima masukkan maupun keluhan dari setiap warganya, baik itu menyangkut dalam bidang pemerintahan, bidang sosial, maupun budaya,” tegas Syahrul.

“Saya ucapkan selamat kepada 37 nama perwakilan dari 4 Kecamatan yang telah di kukuhkan pada hari ini, selamat bekerja bagi seluruh jajaran RT/RW, dan selamat memberikan konstribusinya kepada pemerintah,” ujarnya. Syahrul.

“Mari kita secara bersama-sama menata Kota Tanjungpinang ini agar menjadi kota yang maju, berbudaya dan sejahtera dalam harmoni kebhinnekaan masyarakat yang madani”. pungkas Syahrul. (AY).

Editor : Ani

 

Dinas Kominfo Provinsi Kepri Gelar Anugerah Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik

Tanjungpinang, GK.com – Dinas Komunikasi Informatika Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar acara Anugerah Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2018 di Hotel Comforta, Rabu (12/12) pukul 09.00 Wib.

Dalam acara yang di buka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Drs. Zulhendri, M.Si itu di gelar terkait kewenangan dari Komisi Informasi (KI) untuk melakukan evaluasi dan monitoring kepada badan publik mengenai seberapa terbukanya dalam memberikan informasi kepada masyarakat, serta menjalankan Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang mana publik berkewajiban untuk membuka akses bagi setiap pemohon dalam mendapatkan informasi, kecuali beberapa informasi tertentu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Drs. Zulhendri, M.Si dalam pidatonya meminta arahan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) agar kedepannya Provinsi Kepri dalam memberikan informasi kepada masyarakat bisa lebih baik lagi.

“Kita akan bersinergi dengan PPID agar kita bisa tau dimana letak kesalahan serta kekurangan kita, sehingga dapat diperbaiki untuk menaikkan peringkat di tahun yang akan datang,” kata Zulhendri.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau, Irwandi mengatakan, keterbukaan informasi sudah di lakukan oleh KI, salah satunya dengan menunjukkan data yang ada kepada awak media.

“Kami pernah memanggil teman-teman wartawan terkait anggaran yang ada di KI, kami persilahkan untuk di cermati, jika nantinya ada ditemui hal-hal yang mengganjal, silahkan di publikasikan, dan bila perlu dilaporkan,” terang Irwandi.

Dalam Anugerah Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik kategori Pemerintahan Kabupaten/Kota se- Provinsi Kepulauan Riau itu, Pemerintah Kota Batam berhasil meraih peringkat pertama dengan nilai 88,68 untuk kualifikasi Menuju Informatif.

Untuk Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik kategori Instansi Vertikal Tingkat Provinsi se- Kepulauan Riau diraih oleh Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau dengan nilai 95,71 untuk kualifikasi Informatif.

Sedangkan untuk Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik kategori Instansi Vertikal Tingkat Kabupaten/Kota se- Provinsi Kepulauan Riau diraih oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun dengan nilai 96,36 untuk kualifikasi Informatif.

Hadir dalam acara itu Walikota Tanjungpinang H. Syahrul S.Pd, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Provinsi Kepri Drs. Zulhendri, M.Si, serta para OPD se- Provinsi Kepri. (FL).

Editor : Ani

Kerusakan di Jalan Utama Akses Pusat Perekonomian, PUPR : 2019 di Perbaiki

Tanjungpinang, GK.com – Banyaknya Jalan Raya yang mengalami kerusakan, seperti salah satunya berlubang, di kawasan area Bintan Centre Km 9, membuat para pengguna jalan harus lebih ekstra berhati-hati saat mengendarai kendaraannya, baik mobil maupun kendaraan bermotor, apalagi pada saat musim hujan tiba, seperti saat ini yang melanda Kota Tanjungpinang.

Kondisi Jalan Raya yang tidak mulus juga terkadang cenderung banyak mengundang terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi para pengendara.

Salah satu masyarakat Tanjungpinang yang enggan disebutkan namanya (Ali/nama samaran) saat di jumpai media ini mengatakan, “saya hampir setiap hari melewati jalan ini, jujur, sangat tidak nyaman rasenye ketika melewati jalan-jalan yang rusak ni,” ujarnya.

“Tempo hari dilokasi ini pun sempat ada pengendara motor yang jatuh, nasib baik pengemudi itu tak ape-ape, cume lecet ringan saje,” papar Ali, sambil memperlihatkan wajah sendunya.

“Saye mewakali dari salah satu masyarakat Tanjungpinang berharap kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang agar dapat sesegera mungkin mengambil tindakan untuk perbaikan jalan-jalan yang rusak ini, janganlah tunggu ade korban yang berjatuhan disini,” ucapnya.

Melihat mirisnya kondisi di beberapa Jalan yang mengalami kerusakan di ibu Kota Tanjungpinang itu, media ini lantas mendatangi Dinas terkait, Rabu (12/12) sekitar pukul 10.00 Wib untuk meminta tanggapannya terkait hal tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Zulkhairi, ST,M.Erg

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Zulkhairi, ST,M.Erg saat ditemui media ini di Ruang Kerjanya mengatakan bahwa, pihaknya akan terus berupaya memperbaiki jalan-jalan yang mengalami kerusakan tersebut, dengan langkah awal yang diambil terlebih dahulu adalah melakukan penimbunan di jalan yang berlubang tersebut, guna meminimalkan terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut.

“Kerusakan jalan yang terjadi bisa saja disebabkan oleh kendaraan yang setiap harinya berlalu lintas membawa beban yang cukup berat, disatu sisi mungkin bisa saja disebabkan kurangnya drainase air, sehingga pada waktu hujan turun air yang  terdapat dijalan tersebut tidak mengalir sesuai dengan apa yang diharapkan,” terang Zulkhairi.

“Seperti diketahui, kawasan Bintan Centre, Km 9 adalah merupakan ruas jalan utama akses bagi pusat perekonomian,” katanya.

“Menanggapi hal itu, kami juga telah merencanakan adanya perbaikan jalan di kawasan tersebut yang akan dilaksanakan pada tahun 2019  mendatang, tepatnya di bulan April-Mei, sementara untuk menanggulanginya saat ini kami hanya melakukan penimbunan dengan semen cor,” jelasnya.

“Kami akan terus berupaya bagaimana caranya agar bisa di kawasan-kawasan jalan yang mengalami kerusakan tersebut segera dapat diperbaiki, agar aktivitas masyarakat bisa berjalan lancar sesuai seperti yang diharapkan”. harap Zulkhairi. (RZ).

Editor : Ani

PSI Menentang Poligami Karena Hindari Kriminalisasi

Ketua DPD PSI Tanjungpinang Barat, Ranat Mulia Pardede, SE.,MH

Tanjungpinang, GK.com – Terkait dengan ucapan yang dilontarkan oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas (PSI), Grace Natalie pada saat menggebu-gebu dalam pidatonya yang ia lakukan di Surabaya yang lalu. Ketua Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) PSI Tanjungpinang Barat, Ranat Mulia Pardede, SE.,MH angkat bicara terkait permasalahan yang menimpa Ketum nya tersebut, Rabu (12/12).

Dikatakan Ranat, sebagai perempuan, Ketua Umum PSI, Grace Natalie merasa dihina dan mudah sekali menjadi korban pemberitaan bohong atas pelampiasan nafsu manusia biadab yang berjubah agama, namun berkelakuan binatang.

“Ketua Umum PSI, Grace Natalie itu benar-benar luar biasa dalam memaparkan kondisi bangsa yang sedang kecewa saat ini, baginya Kegalauan Bangsa ini menjadi sebuah hal yang diangkat terus-menerus, dengan intonasi yang naik dan turun, seperti seorang ibu yang sedang bercerita saat ia melakukan pidato itu, sungguh hal itu menjadi suatu momentum idealisme Partai,” kata Ranat, bangga.

Dijelaskan Ranat, saat itu Bu Natalie nyaris menangis ketika dirinya menjadi korban fitnah, suaranya bergetar ketika mendengar ada kadernya yang disuruh melepaskan hijab karena difitnah sebagai perek. Betapa biadabnya oposisi yang mengatasnamakan agama itu. Bagaimana kalau itu terjadi pada kerabat Anda.

Apakah anda diam, atau menganggapi hal itu biasa saja,  karena sudah ada mekanismenya, sehingga kita tidak bisa menyatakan pendapat atau menolak hal tersebut, atau karena pihak yang merasakan tidak dapat berbuat apa-apa, sungguh ini sangatlah miris.

Ranat menambahkan, pada saat Ketua Umum PSI, Grace Natalie memaparkan bagaimana ia dan partainya bersepakat untuk menolak poligami yang ada di Indonesia,  karena menurut survey yang ia ambil, menyatakan bahwa poligami tidak membawa kepada keadilan.

“Grace Natalie dan PSI menolak praktik penyalah gunaan poligami, karena sampai saat ini poligami masih dilakukan, dan tentunya para penulis tidak akan menyakiti hati orang yang berpoligami,” terang Ranat, membela Ketum PSI itu.

Diterangkan Ranat, saat itu Grace menanyakan hal yang rasanya cukup sederhana, namun pertanyaannya yang cukup menyita perhatian bagi semua orang hingga membuat beribu-ribu pasang mata melongo dan ternganga kearahnya.

Apakah kalian rela jika Anak anda, Ibu anda, Adik anda, atau kerabat Anda menjadi istri kedua, istri ketiga, istri keempat? ucap Greace saat itu.

“Pertanyaan ini tentunya menghentak hati nurani, menolak poligami bisa saja akan berujung kepada kriminalisasi, akan  tetapi, sekali lagi PSI tidak gentar, PSI tetap dalam idealismenya,” tutur Greace saat itu.

“Kalau mau dilaporkan oleh si manusia poligami yang lain, Grace pun rasanya siap dan sudah ada pembelaan,” tegas Ranat.

“Mari kita simak saja nanti langkah apa yang akan dikerjakan oleh oposisi, manusia yang tidak karuan, jangan tuntut Grace karena menolak poligami, ketika yang situ punya istri namanya “Oraono”, kalau Jokowisih jelas, Iriana,” kata Ranat.

Bagaimana peta politik kedepannya?

“Pembacaan peta politik kedepan sudah sangat jelas. Dengan polemik yang sengaja diciptakan oleh Grace dalam pidatonya, tentu akan membuat banyak oposisi Bimbang, Khawatir, Takut dan mulai kejang-kejang”. tutup Ranat. (***)

 

 

 

Miliki Rumah Hunian Murah, REI Kepri Solusinya

Tanjungpinang, GK.com – Real Estate Indonesia (REI) Kepulauan Riau (KEPRI) melaksanakan program rumah hunian murah, Rabu (12/12) di  Mall TCC lantai 2 Tanjungpinang, pukul 19.00 Wib.

Adapun pengembang yang tergabung di REI Kepri tersebut ada sekitar 17 perusahaan, yang terdiri dari para pengembang wilayah Bintan dan Kota Tanjungpinang.

Ketua REI Kepri, Toni S.Sos menjelaskan, REI Expo ini diadakan bertujuan  untuk masyarakat Tanjungpinang yang berfase rendah, sehingga masyarakat yang berfase rendah dapat sejahtera dan memiliki rumah hunian yang layak dan nyaman.

“Bagi masyarakat yang mau memilki rumah hunian dengan biaya murah, mulai hari ini bisa datang langsung ke TCC Tanjungpinan,” ujarnya.

Dikatakan Toni, penjualan rumah hunian murah ini akan belangsung selama 5 hari, dan akan ditutup pada hari minggu (16/12).

“Rumah hunian murah ini hanya berlaku di penghujung tahun 2018 saja, kedepannya harga penjualan rumah tersebut akan naik menjadi 146 juta, dari harga lama beda sekitar 10 juta,” terang Toni.

“Harga sewa dan harga KPR itu beda tipis pembayarannya, supaya mereka yang perekonomiannya tidak mencukupi bisa memiliki rumah hunian tanpa harus membayar dengan harga mahal, disini selisih sedikit saja dari harga  pembayaran sewa kos atau kontrakan yang biasa mereka bayar,” papar Toni.

Di tempat yang sama, Walikota Tanjungpinang H.  Syahrul S.Pd mengatakan, “Pemerintah Daerah ingin menjadikan Tanjungpinang sebagai salah satu Kota yang maju, di mulai dengan adanya perubahan, yaitu salah satunya mimiliki hunian rumah buat masyarakat dengan harga terjangkau,” katanya.

“Dengan adanya DPD REI untuk bersinergi bersama pemerintah, kita ingin 10-20 tahun kedepannya daerah-daerah yang belum terbangun salah satunya daerah senggarang, akan menjadi kota baru,” harap Syahrul.

“Disini marilah kita sama-sama memberikan dukungan secara moril kepada pengembang yang ingin membangun, kemudian kita berikan dukungan kepada masyarakat Tanjungpinang, bagi masyarakat yang belum  mempunyai rumah untuk dapat kiranya berkontrisibusi membeli rumah,” pungkas Syahrul.

“Harapan kita kedepannya bagi masyarakat Tanjungpinang mudah-mudahan seluruhnya bisa memiliki rumah hunian sendiri minimal 90%”. tutup Syahrul.

Sementara itu, para pengembang yang tergabung di REI Kepri diantaranya : PT. Bupee Graha Persada, PT. Erton Graha Properti, PT.Sinar Multi Makmur Abadi, PT. Kepri Citra Buana, PT. Cahaya Dompak Indah, PT. Dwira Sukses Mandiri, PT. Arta Mega Mas, PT. Rhema Bintan Makmur, PT. Prima Karya Asih, PT. Multi Talenta Selaras, PT. Iluva Bangun Mandiri, PT. Cahaya anugrah Ramadhan, PT. Intek Electrical Indonesi, PT. Karya Cahaya Lestari, PT. NLAND Properti, PT. Kesuma Wijaya Sukses, PT. Satria Seraya.

Selain beberapa pengembang yang tergabung di REI Kepri juga ada beberapa sponsor utama, diantaranya Bank BTN, DPD Himpera untuk stand, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepri. (LM).

Editor : Ani

 

 

Sempena Hut ke- 41, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Terkumpul 150 Kantong Darah

Tanjungpinang, GK.com – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang yang ke- 41, menggelar kegiatan sosial Donor Darah di Halaman Kantornya, Rabu (12/12) pagi.

Adapun tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut yakni sebagai bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan terhadap Sosial, Lingkungan, Kemanusiaan, serta meningkatkan penggalangan donor darah, khususnya di Kota Tanjungpinang untuk mempererat tali silaturahmi kemitraan antara Palang Merah Indonesia (PMI), Lantamal IV, bersama Polres Tanjungpinang.

Sementara itu,  para donatur darah yang ikut berpatisipasi dalam kegiatan tersebut terdiri dari PMI,  Lantamal IV Tanjungpinang,  Polres Tanjungpinang, karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, dan para instansi yang ada di Kota Tanjungpinang.

Kepala Kantor BPJS Kota Tanjungpinang, Iwan Kurniawan mengatakan, kegiatan sosial yang dilaksankan ini adalah merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada Tanggal 05 Desember yang lalu, dalam merayakan HUT BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang.

“Dalam kegiatan donor darah ini kami targetkan ada sebanyak 150 kantong darah yang akan terkumpul,  kemudian hasilnya akan kami berikan kepada PMI,” katanya.

Selain itu, lanjut Iwan menjelaskan, terlaksananya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang.

Ditambahkan Iwan, dengan adanya kegiatan donatur darah ini, kontribusi dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang tentunya dapat membantu Pemerintah Pemko Tanjungpinang khususnya pihak rumah sakit dalam meningkatkan kesejahteraan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami harap kegiatan ini dapat berlanjut, sehingga ditahun-tahun berikutnya tidak hanya sekali dalam setahun kegiatan positif ini akan kita lakukan, melainkan bisa  terealisasikan lebih dari itu”. tutup Iwan. (KR).

Editor : Ani