Selasa, Mei 5, 2026
Beranda blog Halaman 1041

Momen Perayaan HUT ke- 3 Dibarengi dengan Pelantikan Para Pengurus Teo Chew Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Bertempat di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (15/12) sekitar pukul 19.00 Wib, Teo Chew Tanjungpinang menggelar pelantikan pengurusnya periode massa bhakti 2018-2021, sekaligus secara bersamaan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke- 3.

Pada pelantikan Teo Chew tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor 006/PTS/XII/2018. Adapun tujuan dari diadakannya pelantikan bagi para pengurus tersebut adalah dalam rangka bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dalam berbagai bidang.

Yanto Tjahjadin yang mewakili Ketua Teo Chew Nusantara dalam sambutannya mengatakan, pada tanggal 09 Desember 2018 yang lalu Teo Chew telah melaksanakan musyawarah daerah utama perkumpulan Teo Chew Tanjungpinang.

“Dalam musyawarah yang diadakan tersebut, telah menghasilkan pemilihan ketua secara Aklamasi, selanjutnya ketua terpilih bersama tim formatur segera membentuk susunan kepengurusan hingga terbentuklah Teo Chew Tanjungpinang untuk masa bhakti 2018-2021,” terang Yanto.

Ketua Panitia Acara Teo Chew, Hartojo Among saat di wawancara oleh media ini berharap semoga dengan resminya dilantik dari para pengurus Teo Chew Tanjungpinang ini, kedepannya antara umat  beragama dan suku-suku budaya bisa saling bergotong-royong bersama-sama untuk membangun daerah Tanjungpinang. (LM).

Editor : Ani

 

Pertanian di Lingga dan Ancaman Asam Tanah

Penulis : Rahman (Pemimpin Redaksi)

Tingginya zam asam tanah di Kabupaten Lingga dikatakan sebagai penyebab daerah Lingga tidak cocok dijadikan lahan pertanian. Sehingga sejak tahun 1978 konsep rencana pertanian di lingga berubah menjadi wilayah perkebunan sagu.

Tingginya zat asam tanah diwilayah kabupaten penghasil bouksit ini, juga menjadi ancaman bagi program pertanian di era Alias Wello sebagai Bupati Kabupaten Lingga priode 2016-2021. Seluas ratusan hektar hutan di lingga  diubah menjadi lahan sawah, diantaranya dilokasi Desa Sungai Besar seluas 34 hektar, Desa Bukit Langkap seluas 45 hektar, Desa Panggak Darat seluas 135 hektar, Desa Panggak Laut seluas 153 hektar, Desa Nerekeh seluas 90 hektar, Desa Marok Kecil seluas 70 hektar dan Desa Resang seluas 186 hektar.

Berjalannya program persawahan di lingga sejak November tahun 2016 dilahan dengan zat asam tanah diatas normal, membuat para petani bekerja lebih keras dengan melakukan pengapuran tanah untuk meningkatkan kadar Ph tanah, serta harus memberikan pupuk guna mencegah tanaman padi keracunan dan melakukan pengairan lebih banyak agar kapur dan pupuk meresap kedalam tanah dan merawat tanaman padi hingga menjelang panen. Kendati demikian, hasil panen para petani tetap tidak memuaskan, sehektar lahan sawah di lingga hanya mampu menghasilkan ratusan kilogram gabah padi. Hal tersebut dikatakan jauh dari harapan yang semestinya sehektar sawah mampu menghasilkan tiga hingga empat ton gabah padi. Selain disebabkan keasaman tanah yang sangat tinggi, minimnya hasil panen juga disebabkan kurangnya keahlian dalam memupuk serta minimnya pengalaman masyarakat didalam bertani.

Tahun 2018, visi dan misi Kabupaten Lingga untuk menjadi Lumbung Padi Terbesar se Kepulauan Riau mendapat dukung dari pemerintah pusat dengan mengalokasikan dana untuk mencetak sawah 3000 hektar.

Dukungan pemerintah pusat menjadi harapan baru bagi masyarakat petani dan kabupaten lingga sehingga tidak hanya menjadi pemilik sawah terbesar se Kepulauan Riau, namun dapat mencapai sebagai penghasil beras terbesar se Kepulauan Riau dengan harga yang mampu bersaing dipasaran. Oleh itu diharapkan agar pemerintah pusat juga mendukung pertanian di lingga dengan menambah tenaga penyuluh berkompeten serta bahan pendukung seperti kapur dan pupuk untuk meningkatkan hasil pertanian di kabupaten lingga.

Warga Berharap Selama Proses Hukum Berjalan, Lahan Mereka Jangan di Colek

Tanjungpinang, GK.com – Lantamal IV Tanjungpinang lakukan pembongkaran rumah kosong (tidak layak pakai) yang terletak di Kampung Jawa, Jum’at (14/12) pagi.

Lantamal IV Tanjungpinang  saat melakukan pembongkaran di Jalan Kampung Jawa

Letnan Kolonel Laut Cok Bagus Alit saat ditemui oleh media ini mengatakan, pembongkaran rumah tersebut di lakukan adalah untuk di bangun Mess yang nantinya akan ditempati bagi para personel Lantamal yang di pindah tugaskan dari luar kota ke Tanjungpinang.

“Sebelumnya pihak Lantamal sudah melakukan koordinasi serta menginformasikan terlebih dahulu kepada masyarakat, oleh karena itu, para personel kita mengurus tanah yang merupakan tanah milik Lantamal tersebut dengan mulai melakukan pembongkaran rumah yang tidak layak pakai atau yang sudah di tinggalkan oleh pemiliknya,” terang Bagus.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kampung Jawa, bahwa rumah-rumah yang sudah rusak dan telah ditinggalkan oleh pemiliknya, rencananya akan kami rapikan,” tegas Bagus.

Sementara itu, Ilham Budiono selaku Ketua Rukun Warga (RW) Kampung Jawa menerangkan bahwa dalam masa proses persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, seharusnya pihak Lantamal tidak boleh mengganggu gugat tanah tersebut, dan warga Kampung Jawa juga tidak boleh membangun bangunan dalam bentuk apapun.

“Sudah ke- 3 kalinya pihak Lantamal mendatangi warga Kampung Jawa, serta menandai rumah yang tidak ada penghuninya lagi untuk dibongkar, dalam hal ini warga juga tidak dapat berbuat banyak dalam menghadapi permasalahan ini, mereka seakan ketakutan dengan kedatangan Lantamal,” ungkap Ilham.

Dikatakan Ilham, jika memang keputusan pengadilan telah ditetapkan kepada pihak Lantamal yang memiliki kuasa tanah tersebut, warga Kampung Jawa akan mencari jalan tempuh yang lain agar tanah yang sudah di duduki oleh warga selama puluhan tahun tersebut dapat teratasi dengan adil.

“Saat ini kami berharap kepada pihak Lantamal, agar tidak mengganggu warga Kampung Jawa atau siapa saja untuk tidak melakukan pengosongan  dalam bentuk apapun atas objek sengketa, sampai ada keputusan tetap dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang”. pungkas Ilham. (KR).

Editor : Ani

 

 

 

Dadang Bangga, Angelina Jolie Sapu 3 Kategori Sekaligus

Tanjungpinang, GK.com – Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang menyerahkan penghargaan bagi siswa berprestasi pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se- Kota Tanjungpinang di Aula Bulang Linggi.

Dalam penghargaan yang di berikan langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd pada Jum’at (14/12) sekitar pukul 14.00 Wib itu berupa uang tunai sebesar Rp. 1.100.000,- untuk siswa-siswi yang meraih nilai 10 dalam satu Mata Pelajaran, serta berlaku kelipatannya, dan juga memberikan sertifikat penghargaan kepada guru yang mengajar siswa tersebut.

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul dalam sambutannya mengatakan, pada tahun mendatang, perhatian yang di berikan oleh pemerintah untuk meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) salah satunya adalah pendidikan.

“Instansi apapun kalau SDM nya cerdas, maka akan terlaksana program-program yang ada dengan baik, hal ini sangatlah berbeda jika program sudah tertata bagus, namun jika SDM nya tidak tersedia, maka tidak akan tercapai program-program itu,” jelas Syahrul.

Dikatakan Syahrul, perlunya perhatian lebih dari Bapak/Ibu Guru maupun dari para Orang Tua kepada anak-anak sangatlah diperlukan, tidak hanya di bekalkan dengan intelektual saja, namun juga harus ada Spiritual yang bagus.

“Pintar sangatlah penting, tapi lebih penting lagi jika punya akhlak yang mulia, agar ada keseimbangan antara intelektual dan spiritualnya,” ucap Syahrul.

Dalam UN tersebut, Angelina Jolie adalah satu-satunya siswi yang berhasil mendapatkan penghargaan sebagai siswi berprestasi dengan meraih 3 kategori sekaligus, yaitu mendapatkan nilai UN 10 pada Mata Pelajaran Matematika, Nilai 10 pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, dan masuk ke dalam 10 besar nilai UN tertinggi se- Kota Tanjungpinang.

“Jujur saya merasa sangat senang dan gak nyangka, ternyata kerja keras dalam belajar selama ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan,” ujar Angelina.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Huzaifa Dadang S.Pd saat di temui oleh Media ini di sela-sela acara berlangsung mengatakan bahwa tujuan di gelarnya   acara ini adalah sebagai dasar untuk memotivasi bagi para siswa-siswi agar bisa lebih bersemangat dalam belajar dan mengukir prestasi.

“Alhamdulillah prestasi para siswa-siswi di Kota Tanjungpinang dari tahun ke tahun terus meningkat, apalagi ada anak yang mendapat 3 kategori sekaligus, itu sangatlah luar biasa,” ujar Dadang, sambil melemparkan senyum manisnya kepada awak media ini.

“Semoga para guru dan orang tua tidak henti-hentinya dalam memberikan motivasi kepada anak dalam belajar”. harap Dadang. (FL).

Editor : Ani

Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rapat Bersama Pengawas Disnaker Provinsi Kepri

Tanjungpinang,  GK.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang menggelar rapat bersama Pengawas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepulauan Riau,  dalam rangka Implementasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 4 Tahun 2018, tentang pengenaan dan pencabutan sanksi administratif Tidak Mendapat Pelayanan Publik Tertentu (TMP2T) bagi pemberi kerja selain penyelenggara Negara.

Adapun tujuan dari rapat yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (13/12) pagi itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus berdiskusi menyelaraskan visi misi antara BPJS Ketenagakerjaan bersama Pengawas Disnaker Provinsi Kepri dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, serta menerapkan TMP2T kepada seluruh perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi Kepri.

Hadir dalam rapat tersebut,  Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tanjungpinang Rini Suryani, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Iwan Kurniawan,  Petugas Pengawasan dan Pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Nicko Alfiansa, serta para Pengawas Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tanjungpinang, Rini Suryani mengatakan,  saat ini banyak perusahaan yang belum mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Perusahaan yang sudah memiliki badan usaha dan tenaga kerja seharusnya mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Rini.

“BPJS Ketenagakerjaan bersama Pengawas Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri nantinya dapat menerapkan TMP2T kepada perusahaan yang belum mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, “ujar Rini.

Ditambahkan Rini, saat ini sudah terdapat 1 perusahaan yang dikenakan sanksi TMP2T, tepatnya di Kota Tanjungpinang.

“Kedepannya dengan terlaksananya TMP2T ini nantinya dapat menertibkan seluruh perusahaan dan para pekerjanya untuk menuju kesejahteraan pekerja yang ada di Kepri,” jelas Rini.

Sementara itu, Petugas Pengawasan dan Pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan,  Nicko Alfiansa mengatakan, menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 pasal 15 ayat 1 menyatakan bahwa,  pemberi kerja maupun tenaga kerjanya wajib mendaftarkan dirinya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan.

“Nantinya kita akan melakukan rapat teknis pengenaan sanksi administrasi atau TMP2T yang tepat, sampai izin perusahaan tersebut dicabut, dalam hal tersebut tentunya kita juga akan mengundang narasumber dari pusat”. tegas Nicko. (KR).

Editor : Ani

 

 

Apri Sujadi Bagikan Seragam Sekolah dan Sepatu Gratis di SDN 004 Toapaya

Bintan, GK.com – Bupati Bintan, Apri Sujadi, S.Sos menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis kepada Sekolah Dasar (SD) Negeri 004 Toapaya, Kamis (13/12).

Bupati Bintan, Apri Sujadi, S.Sos saat memberikan bantuan seragam sekolah gratis secara simbolis

Dalam acara yang di laksanakan dihalaman SDN 004 sekitar pukul 08.30 Wib itu juga dilaksanakan kegitan Pentas Seni dan Lomba Kreasi Kelas, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, S.Si,M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bintan Aprizal Bahar S.E, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bintan Makhfur Zurachman, dan Kepala Satpol PP Bintan Mohd. Insan Amin SE.MH.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, “saat ini sangatlah di perlukan sebuah inovasi dan kreatifitas dalam dunia pendidikan untuk membentuk karakter serta menumbuhkan pemikiran buat siswa-siswi, terkait kehidupan yang bersih dan nyaman,” ucapnya.

“Hari ini kita melihat anak-anak melakukan perlombaan taman, hal yang harus kita tumbuhkan dalam pemikiran anak-anak kita adalah bagaimana caranya mereka memiliki suatu karakter, karena ini yang terpenting, bukan hanya sekedar perlombaannya saja,” terang Apri.

Dikatakan Apri, hari ini Pemerintah Daerah melalui kebijakan yang telah di tuangkan oleh Bupati Bintan sejak Tahun 2017, seluruh siswa-siswi yang baru masuk sekolah, baik itu SD maupun SMP mendapatkan seragam dan perlengkapan sekolahnya secara gratis.

“Tidak hanya seragam, buku, dan sepatu sekolah juga kami sediakan, saat ini kami juga lagi mengupayakan menyediakan transportasi untuk anak sekolah, baik melalui darat maupun dengan menggunakan kapal laut untuk anak-anak yang berada di Pulau,” ungkapnya.

“Kali ini seragam sekolah yang akan kita berikan secara gratis ada sebanyak 35.000 stel, dan untuk sepatunya ada 2 kontainer, jadi tidak ada alasan lagi bagi orang tua murid yang tidak menyekolahkan anak-anaknya dengan alasan keterbatasan biaya,” tegas Apri.

Sementara itu, Rita Mardiani, S.Pd selaku Kepala SDN 004 Toapaya dalam kesempatan yang sama menjelaskan, acara ini adalah hasil kerjasama antara Kepala Sekolah, Guru, Komite, Siswa-siswi, dan para Wali Murid.

“Dijelaskan Rita, dalam acara perlombaan ini selain digelarnya bazar sekolah, juga diadakannya pertandingan Sirih Merah.

“Pertandingan sirih merah itu diadakan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanaman, dengan harapan semoga kedepannya Sekolah di Bintan ini nantinya akan memiliki ikon sirih merah, sehingga SD 004 Toapaya kedepannya juga akan lebih di terkenal dengan Sekolah Sirih Merah”. tutup Rita. (FL).

Editor : Ani