Karimun, GK.com – Untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Pemerintah Kabupaten Karimun menjalin Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Gubernur Provinsi Kepri, Anshar Ahmad pada kesempatan itu menegaskan jika MoU ini dilaksanakan sebagai bukti kerja sama antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Pusat.

“Ini sengaja kita proses di awal Tahun agar memiliki waktu yang cukup banyak untuk bisa bekerja. Hal ini tentunya diharapkan sebagai pendorong dari keseriusan Pemerintah yang berkewajiban dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat, serta penanaman aset investasi kedepannya untuk Daerah Karimun,” ujar Ansar Ahmad, Selasa (22/02/2022) sekitar pukul 11.30 Wib di Rumah Dinas Bupati Karimun.

“Ada beberapa wilayah yang memiliki penanaman investasi besar di Kepri seperti di Batam, Bintan dan termasuk Karimun sendiri,” tambah Ansar.
“Untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, hal ini tentu saja dibutuhkan infrastruktur pendukung lainnya seperti, fasilitas bandara berupa landasan pacu, taxiway, apron, bangunan terminal, jalan masuk dan parkir, serta bangunan cargo,” jelas Ansar.

“Saat ini, untuk landasan pacu atau runway Bandara membutuhkan panjang landasan sepanjang 2.000 M dengan biaya sebanyak 190 miliyar. Dan 2 pesawat yang akan di landing yaitu Airbus 320 dan pesawat Boeing 737,” terang Ansar.
Sementara itu, dikesempatan yang sama, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Kepri, karena telah memperhatikan pertumbuhan ekonomi dan akes mobalitas masyarakat yang akan memberikan dampak bagi kemajuan Kabupaten Karimun. (RP).
Editor : Milla

