Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 979

DPRD Tanjungpinang Dengarkan Jawaban Dari Pemerintah Daerah Terhadap Rancangan APBDP TA 2019

Tanjungpinang, GK.com – Setelah disampaikannya Pandangan Umum oleh Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, selanjutnya giliran Pemerintah Daerah memberikan jawaban atas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) Tahun Anggaran (TA) 2019 beserta Nota Keuangannya dalam Rapat Paripurna DPRD Tanjungpinang.

Pada Kesempatan itu, Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang, yakni Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dalam memberikan tanggapan dan jawabannya terlebih dahulu mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh Fraksi di DPRD Tanjungpinang atas pandangan dan masukan yang menurutnya sangat berguna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang secara lebih adil dan merata.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd saat memberikan tanggapannya.

 

“Semoga dengan jawaban yang diberikan nantinya dapat mempercepat tujuan pembangunan Daerah secara berkelanjutan sesuai dengan daya dan upaya kemampuan keuangan yang ada,” ucap Syahrul di Ruang Rapat  DPRD Tanjungpinang, Rabu (21/8) sekitar pukul 11.00 Wib.

Disampaikan Syahrul, terkait pandangan Fraksi dari Partai PDIP dan Fraksi Partai Golkar mengenai pendapatan yang menyebutkan bahwa adanya penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor Retribusi Daerah sebesar 17,79%, saat ini Pemerintah memang perlu mengambil langkah dalam pengawasan yang lebih serius  menanggapi masalah tersebut.

Para OPD Pemerintah Kota Tanjungpinang yang hadir.

 

“Kami menyadari bahwa saat ini masih terdapat potensi yang belum dikelola secara optimal terkait regulasi hukum yang berlaku dalam upaya mengejar PAD, selain itu juga, dari sisi masyarakat perlu kiranya diberikan sosialisasi terkait informasi serta pemahaman secara terus menerus atas pentingnya pajak dan retribusi secara linear,” kata Syahrul.

Selanjutnya, untuk Belanja Daerah dari pandangan Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Amanat Pembangunan yang mengatakan perlunya perhatian atas kesejahteraan tenaga Guru Honor dan tenaga Honor Kesehatan, Syahrul mengatakan bahwa, Pemerintah Daerah tetap memperhatikan kesejahteraan, khususnya bagi tenaga Guru Honorer dan tenaga Kesehatan.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno dan Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga.

 

“Selain sarana pendukung terkait peningkatan kesejahteraan dan kesehatan, dibidang pendidikan juga akan dibangun sarana dan prasarana infrastruktur untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ujar Syahrul.

“Bantuan terkait pengadaan pakaian seragam Sekolah bagi anak didik SD dan SMP tentunya juga tetap dijalankan dan diharapkan terlaksana dalam Tahun ini,” tutur Syahrul.

Diakhir Rapat, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga S.IP.,MM yang saat itu memimpin jalannya Rapat tersebut mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Tanjungpinang yang telah memberikan jawabannya terkait Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Tanjungpinang terhadap Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran (TA) 2019 dihadapan para anggota Dewan Kota Tanjungpinang. (MI).

Editor : Milla

 

 

Hindari Kecelakaan, Dishub Rekayasa Jalan Menuju Dompak

Tanjungpinang, GK.com – Tutupnya Jembatan II Dompak sebagai akses darat menuju Pulau Dompak mengharuskan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Haji Muhammad Sani tepatnya di depan Mall Ramayana Tanjungpinang.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan, Teguh Santoso menyampaikan kepada Media ini, Selasa (20/8) bahwa sejak ditutupnya Jembatan II Dompak tersebut, menyebabkan kondisi arus lalu lintas di Jalan Haji Muhammad Sani semakin padat dan semakin rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Untuk itu kami berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang untuk merekayasa lalu lintas di Jalan tersebut,” ujar Teguh sekitar pukul 15.00 Wib di Jalan Haji Muhammad Sani.

Kondisi Rekayasa Jalan Haji Muhammad Sani 

 

“Jadi, arus kendaraan dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan Wiratno harus belok ke kiri terlebih dahulu untuk melewati rute yang berada di Jalan Haji M Sani, sedangkan arus kendaraan dari Jalan Wiratno hendak menuju Pulau Dompak tidak bisa langsung belok ke kanan, melainkan harus melewati rute yang berada di depan Kantor Perpustakaan Kepri,” tambahnya.

Disampaikan oleh Teguh bahwa, Rekayasa Jalan ini dibuat agar arus kendaraan dari dua arah dan persimpangan itu bisa berjalan lancar.

“Selama Jembatan II Dompak tidak bisa digunakan, maka Rekayasa Jalam ini akan terus berlaku,” tegas Teguh.

“Kami butuhkan perhatian serta kerjasama dari masyarakat untuk dapat kiranya mematuhi rambu-rambu, serta marka Jalan yang sudah dipersiapkan, demi menghindari terjadinya kecelakaan”. tutup Teguh. (AA).

Editor : Milla

Perpustakaan Mini Tumbuhkan Minat Baca Siswa SDN 11 Bengkong

Batam, GK.com – Kurangnya minat membaca kerap kali menjadi masalah yang terus diupayakan solusinya bagi setiap Sekolah yang ada di Indonesia, tetmasuk salah satunya SD Negeri 11 Bengkong, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Didatangi langsung oleh Media ini, Selasa, (20/8) di Ruang Kerjanya, Pembantu Laksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah (Kepsek), Sukiarti S.Pd nengatakan bahwa upaya dalam meningkatkan minat baca Siswa terus dilakukan oleh pihak Sekolah.

“Dalam pandangan saya, yang menjadi kurangnya minat baca pada Siswa di Sekolah adalah karena kurangnya kontrol dari Wali murid terhadap anaknya, apalagi dalam memberikan akses internet,” jelas Sukiarti.

Menurutnya, hal tersebut terlihat dari pengalamannya saat mengajar sekitar Tahun 2006 lalu, yang saat itu tidak banyak Siswa yang menggunakan gadget, melainkan lebih memanfaatkan Perpustakaan disela-sela jam istirahat.

“Kalau kita perhatikan, saat ini Perpustakaan hanya diramaikan pada jam belajar, itupun pada pelajaran yang berhubungan dengan Perpustakaan langsung, ketika saat istirahat, para Siswa cenderung ngobrol terkait hal yang sedang viral di social media,” ujarnya.

Terkait solusi dalam menumbuhkan minat baca Siswa, Sukiarti mengatakan bahwa, SDN 11 Bengkong mempunyai program dalam menangani minat baca pada Siswa, bahkan guna mencari solusi yang lebih baik lagi, beberapa Guru dari SDN 11 Bengkong mengikuti pelatihan yang diadakan Disdik Kepri terkait hal minat baca pada anak.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Guru  Kesiswaan SDN 11 Bengkong, Fajar Kunawi S.Pd juga menyampaikan, solusi dari mengatasi minimnya minat baca adalah dengan diterapkan Program Perpustakaan Mini pada setiap perwakilan Kelas.

“Untuk saat ini, dengan adanya Perpustakaan Mini, minat baca siswa yang ada di Sekolah sudah mulai terlihat, tentunya juga merupaka hasil dari Pelatihan yang diikuti oleh Guru-Guru di Sekolah ini,” kata Fajar.

“Meskipun Perpustakaan kita sedang direnovasi, Guru disini tidak hanya tinggal diam, kami terapkan Perpustakaan Mini, terutama kita giatkan pada Kelas 5 dan Kelas 6,”  tuturnya.

“Kami meletakkan buku-buku tersebut di dalam lemari Kelas, setiap sebulan sekali juga kita lakukan pemantauan jam istirahat Siswa dengan maksud untuk mengontrol Siswa yang ada agar membaca,” ucap Fajar.

Disampaikan Fajar, berkaitan hal itu, para Guru sering mengadakan rapat, bahkan seminggu sekali agar mendapatkan solusi lain dalam menumbuhkan minat baca pada Siswa”. pungkasnya. (RZ).

Editor : Febri

Tumbuhkan Minat Baca Pada Siswa, SDN 11 Bengkong Hadirkan Perpustakaan Mini

Batam, GK.com – Kurangnya minat membaca kerap kali menjadi masalah yang terus diuapayakan solusinya bagi setiap sekolah yang ada di Indonesia, tak terkecuali pada SD Negeri 11 Bengkong, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Kepada Media ini, Selasa, (20/8) di Ruang Kerjanya, Pembantu Laksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah (Kepsek), Sukiarti S.Pd mengatakan bahwa, saat ini ia berupaya dalam meningkatkan minat baca pada Siswa di Sekolah tersebut.

“Saat ini sangat diperlukan kerjasama dan suport dari pihak Sekolah maupun Wali Murid dalam menumbuhkan minat baca pada anak, karena seperti yang kita ketahui, bahwa dengan banyaknya membaca tentunya akan menambah pengetahuan kepada anak,” ungkap Sukiarti.

“Dulu anak belum mengenal gadget, sehingga anak-anak didik kita pasti menyebokkan diri lari keperpustakaan walau sekedar membaca buku-buku tentang sejarah, namun seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang, hampir rata-rata anak kita pada asyik memegang Handphon ketimbang memegang buku,” ucapnya.

“Hal ini lah yang perlu kita perhatikan dan segera mencari solusi terkait hal tersebut,” ujarnya.

DIikesepatan yang sama, Guru Kesiswaan SDN 11 Bengkong, Fajar Kunawi S.Pd yang saat itu juga turut mendampingi Sukiarti mengatakan bahwa, saat ini jurus jitu yang diambil oleh sekolahan tersebut untuk menumbuhkan minat baca pada anak adalah dengan cara menerapkan program Perpustakaan Mini pada setiap masing-masing perwakilan Kelas.

“Dengan adanya Perpustakaan Mini itu, Alhamdulillah saat ini minat baca siswa yang ada di Sekolah ini mulai terlihat, tentunya hal ini juga merupaka hasil dari kerja keras serta suport yang diberikan oleh para Guru-Guru disini,” terang Fajar.

“Semua buku-buku di Perpustakaan Mini ini kita letak tersusun rapi di dalam lemari Kelas, setiap sebulan sekali kita lakukan pemantauan pada Siswa dengan maksud untuk mengontrol Siswa yang aktif membaca”. tutup Fajar. (RZ).

Editor : Febri

Momen HUT RI ke- 74, Rudi : Persatuan Dan Kesatuan Harus Dijaga, Masyarakat Harus Menyatu

BATAM, GK.com – Menjadikan Batam sebagai kota modern dan madani adalah harapan dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi pada momentum HUT ke- 74  Kemerdekaan RI Tahun 2019.

“Seribu harapan untuk Tahun 2019 ini,” kata Rudi usai menjadi Inspektur Upacara pada detik-detik proklamasi, Sabtu (17/8) di Dataran Engku Putri. Persatuan dan kesatuan menurutnya adalah sebagai titik awal dalam membangun Batam.

“Persatuan dan kesatuan ini harus dijaga, dan masyarakat harus menyatu agar pembangunan lebih cepat terlaksana,” ucap Rudi.

“Kemerdekaan harus diisi dengan bersatu, mudah-mudahan momentum ini akan menyatukan kita dengan niat yang sama dalam membangun Batam,” harap Rudi.

Peringatan detik-detik proklamasi HUT ke- 74  Kemerdekaan RI Tahun 2019 yang berlangsung dengan penuh khidmat itu juga diramaikan oleh Masyarakat Kota Batam yang turut hadir untuk menyaksikan secara langsung jalannya upacara kemerdekaan di pagi itu.

Ketibaan Sang Merah Putih mengawali jalannya dalam pelaksanaan upacara kemerdekaan. Bendera diserahkan oleh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya bunyi sirine menggema sebagai tanda peringatan detik-detik proklamasi.

Adapun anggota pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas sebagai penjemput bendera saat itu adalah Dillah Aulia Muruah sebagai pembawa bendera siswi SMA Negeri 3 Batam, Sevilla Nadia Amanda dari SMA Negeri 1 Batam dan sebagai pengapit kanan, dan Jasmine Syifa Rahmadilla Ferry siswi SMA Negeri 3 Batam sebagai pengapit kiri.  Naskah proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Iman Sutiawan.

Upacara detik-detik proklamasi itu turut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jefridin, Ibu Wali Kota Marlin Agustina Rudi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Tingkat Kota Batam dan para pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam.

Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara saat itu adalah Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo Pasintel Lanal Batam dan Perwira Upacara Kapten Laut (T) Ridwan Q.R, Pasminlog Lanal Batam, serta pembacaan Doa dibacakan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam, Zulkarnain.

Anggota Paskibra yang bertugas saat kenaikan bendera adalah Alfajar Madani dari siswa SMA Negeri 1 Batam yan bertindak sebagai Danpok Paskibra, Susan Elis siswi SMA Negeri 3 Batam bertugas sebagai pembawa nampan, Sevilla Nadia Amanda siswi SMA Negeri 1 Batam cadangan pembawa nampan, Dai’va Prabu Yudhasiswa SMA Negeri 1 Batam pembentang bendera, Muhammad Firza Herianto siswa SMA Negeri 1 Batam pemegang bendera, M. Abdussalam Tholuthy siswa SMA Negeri 20 Batam penarik bendera, Ananda Putriani Nursamsunsiswi SMA Negeri 14 Batam serpihan kanan, Dillah Aulia Muruah siswi SMA Negeri 3 Batam serpihan tengah, dan Sandra Meisya Azzura Putrisiswi SMA Negeri 15 Batam serpihan kiri.

Tampak suasana berbeda pada peringatan  HUT ke- 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 ini, terdapat dua unit tank, dua unit Sea Rider, satu unit Barakuda dan satu unit GAG. Tank didatangkan oleh Yonif-10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY) Batam, Sea Rider dari Danlanal Batam, Satuan Brimob Polda Kepri yang mendatangkan satu unit Barakuda dan satu unit GAG. (HP/Red).

Editor : Milla

Disnaker KUM Adakan Pelatihan Kepada 20 Penjahit di Kota Tanjungpinang

??

Tanjungpinang, GK.com – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnaker KUM) Kota Tanjungpinang menggelar Pelatihan Menjahit dan Bordir Tahun Anggaran (TA) 2019 untuk 20 para Penjahit dari berbagai Kelurahan yang ada di Kota Tanjungpinang, di Aula Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tanjungpinang, sekitar Pukul 10.00 Wib, dan dilaksanakan selama 20 hari, yaitu terhitung sejak Tanggal 19 Agustus hingga 10 September.

Sekretaris Disnaker KUM Kota Tanjungpinang, Herlina Soesilowaty dalam sambutannya mengatakan bahwa, tujuan diadakannya kegitan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya di bidang menjahit dan membordir pakaian.

“Kegiatan ini digelar dengan maksud dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, selain itu juga mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Tanjungpinang, karena dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat kedepannya yang ingin bekerja di bagian menjahit dan membordir pakaian tentunya,” ujar Herlina.

Dalam kesempatan itu, Herlina juga berharap agar 20 peserta yang mengikuti latihan tersebut dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik lagi.

“Kita akan terus memantau bagaimana keseriusan mereka dalam bidang menjahit ini, yang dapat di jadikan sebagai mata pencarian, kedepannya kita akan memberikan bantuan mesin jahit kepada mereka,” ucap Herlina.

Sementara itu, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Ade Angga, yang saat itu juga turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang sudah melakukan kegiatan bermanfaat untuk membantu masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Ini merupakan salah satu kegiatan yang memberikan dampak positif untuk menghilangkan angka pengangguran yang ada di Kota Tanjungpinang. Bukan hanya untuk meningkatkan keahlian, melainkan juga memberikan bantuan secara langsung berupa mesin jahit,” kata Ade Angga.

Dikatakan Ade Angga, DPRD Kota Tanjungpinang akan selalu memberikan dukungan penuh kepada setiap kegiatan yang postif dilaksanakan oleh Pemko Tanjungpinang, terutama dalam membantu masyarakat. Menurutnya, dengan adanya kegiatan bermanfaat seperti ini, masyarakat juga turut andil dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Dikesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma S. IP juga berharap agar 20 peserta pelatihan tersebut nantinya akan menjadi Pengusaha besar di Tanjungpinang, khususnya dalam bidang menjahit. (MI).

Editor : Febri