Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 980

Optimalkan PJU Sebagai Langkah Awal Pembangunan Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Sebagai upaya dari peningkatan dan kemajuan pembangunan Kota Tanjungpinang, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah mendata hal-hal yang terkait dengan permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP kepada Media ini, usai menghadiri kegiatan di SMKN 2 Tanjungpinang.

“Lampu Jalan sudah kita data, hal tersebut tentunya akan menjadi dasar kita kedepan untuk memulai peningkatan PJU, tahap awal peningkatannya kita mulai dari perbaikan jaringannya,” kata Rahma, Senin (19/8)  sekitar pukul 10.00 Wib.

“Sudah lebih dari sepuluh tahun kita ketahui, kondisi jaringan yang berada di ruas-ruas Jalan sangatlah memprihatinkan dan tidak bagus lagi,” ucapnya.

“Oleh karena itu, kita akan terus lakukan pengoptimalan dalam peningkatan PJU agar lebih terakomodir nantinya,” tambah Rahma.

Dikatakan Rahma, beberapa waktu lalu Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengundang pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Jakarta yang berada dibawah Kementrian Keuangan guna mencari solusi dalam mengatasi keadaan lampu Jalan di Tanjungpinang.

“Mudah-mudahan upaya yang dilakukan dalam pembenahan ini, menjadi satu tahap awal dalam peningkatan PJU di kota kita tercinta ini”. harap Rahma. (AA).

Editor : Febri

Maknai HUT RI, Desa Tanjung Kelit Gelar Upacara Dengan Hikmat

Lingga, GK.com – Sempena memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke- 74 yang jatuh pada hari Sabtu (17/8),  Dusun 1 Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun mengadakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dengan tema “Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju”.

Acara yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki Haji Daria Dusun 1 Tanjung Kelit itu diikuti oleh 100 peserta upacara dari siswa-siswi SDN 012 Senayang, 70 siswa dari SMPN 8 Senayang, para guru dari SDN 012 Dusun 1 Desa Tanjung Kelit, guru SDN 029 Dusun 2 Secawar, guru SMPN 8 Senayang, para perangkat desa dari Dusun 1 hingga Dusun 3 Desa Tanjung Kelit, seperti RT/RW, BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua Pemuda dan para ibu-ibu PKK Dusun 1 Tanjung Kelit.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara saat itu, Ketua BPD Desa Tanjung Kelit, Abdul Rahman dalam amanatnya mengajak kepada semua lapisan masyarakat di Desa Tanjung Kelit agar tetap menjaga serta menjalin tali silaturahmi antara sesama, mengingat masyarakat di desa tersebut terdiri dari bermacam-macam suku dan agama yang berbeda-beda.

“Marilah kita bersama-sama menjaga perdamaian serta saling menghargai antara sesama, agar Indonesia, khususnya di Desa Tanjung Kelit ini tetap utuh dan damai,” ucapnya.

“Saat ini kita patut bangga terhadap anak-anak dari suku KAT dan suku Tionghoa, karena mereka juga sudah ada yang duduk di bangku SMP dan sudah bisa menunjukkan dihadapan kita semua untuk ikut bersama dalam melaksanakan pengibaran Sang Saka Merah Putih yang ke- 74 ini,” kata Abdul Rahman.

“Semoga kedepannya masyarakat Desa Tanjung Kelit ini akan semakin maju dan makmur”. tutup Abdul Rahman.

Setelah melaksanakan upacara kenaikan Sang Saka Merah Putih itu, masyarakat Desa Tanjung Kelit mengadakan bermacam-macam perlombaan seperti, Jalan Santai, Bola Kaki Ibu-Ibu, Masak Gubal Sagu untuk para Bapak-Bapak, serta bermacam-macam permainan untuk anak-anak selama 2 hari.

Adapun hadiah  yang diperebutkan dalam perlombaan tersebut seperti, mesin cuci, parabola, kipas angin, ampia, rice cooker, termos air, dan bermacam-macam hadiah unik lainnya yang sudah disediakan oleh panitia pelaksana. (Man).

Editor : Milla

Dishub Upayakan Secara Maksimal Perbaikan Traffic Light

Tanjungpinang, GK.com –  Sudah lebih dari sepekan, Lampu Lalu Lintas (Traffic Light) di Batu 13 arah Tanjung Uban tidak berfungsi secara baik, alias mati. Hal ini pun menimbulkan keluhan dari para pengendara lalu lintas yang hampir setiap harinya melewati jalanan tersebut. Pasalnya area jalan tersebut merupakan jalur utama menuju ke Tanjung Uban, tentunya banyak kendaraan baik roda dua ataupun roda empat yang melintasi jalanan tersebut.

Ditambah lagi jika malam tiba, dengan lampu penerangan yang minim dijalanan tersebut dan disertakan kondisi Lampu Lalu Lintas (Traffic Light) yang tidak berfungsi dengan baik, tentunya hal ini sangat membahayakan bagi pengemudi yang melintasi jalanan tersebut. Hal inilah yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus bagi pemerintah setempat, yang dalam hal ini melalui dinas terkait. Pasalnya jalanan tersebut juga terkenal rawan kecelakaan bagi para pengemudi.

Salah satu pengendara motor yang hampir kerab kali melintasi jalanan tersebut untuk mengantar anaknya ke sekolah, Rudi, kepada Media ini mengungkapkan kekesalannya. Pasalnya tempo hari, ia dan anaknya hampir saja menjadi korban laka lantas dijalanan tersebut.

“Tolong dek, bilangin sama Bapak Wali Kota, kenapa jalanan ini pelit betol dengan penerangan dan Lampu Lalu Lintas, apakah mau nunggu ada korban jiwa, baru pemerintah kita menyebokkan diri turun,” ucap Rudi kesal.

“Jujur saya hampir kemaren naas same anak saye melewati jalanan tersebut, kalau tidak cepat saye mengelak, mungkin saye dan anak, dah lembur digilas truk, mau sampai kapan kah lagi baru ade tindakan dari Pemerintah kite,” kata Rudi.

“Saye rase hampir semua pengendara motor saat ini setiap melintasi jalanan ini pasti hatinye was-was, apelagi para ibu-ibu, jadi kami berharap kepada pemerintah daerah ini agar segera mengambil tindakan, bukan setelah terjadi kecelakaan baru pade action,” keluh Rudi.

 

Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Mardimin

 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub), melalui Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Mardimin saat dikonfirmasi oleh Media ini di Kantornya terkait keluhan tersebut, sekitar pukul 15.00 Wib, membenarkan atas informasi tersebut, serta sudah mengetahui tentang perihal kondisi matinya Lampu Lalu Lintas dijalanan itu.

“Di daerah tersebut memang sering mengalami kerusakan, salah satu penyebabnya karena Traffic Warningnya sudah berumur, yang artinya memang sudah tua,” ujar Madimin.

“Traffic Lightnya sedang dalam proses perbaikan, karena kerusakannya besar, alat yang dibutuhkan juga tidak ada di sini, jadi perbaikannya butuh proses yang memakan waktu cukup lama,” kata Madimin.

“Alat tersebut baru ada di Daerah Jawa, sudah kami pesan, tapi sampai sekarang barangnya belum juga sampai,” sambungnya.

Disampaikan Madimin, pihak Dishub Kota Tanjungpinang saat ini sudah mengupayakan semaksimal mungkin untuk perbaikan dan perawatan Traffic Light di Kota Tanjungpinang.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin dalam perbaikan tersebut, anggota-anggota yang lain juga setiap hari turun untuk melakukan pemantauan, Insya Allah dalam waktu dekat Traffic Light tersebut sudah beroperasi kembali dengan baik”. tutupnya. (AA).

Editor : Febri

Peringati HUT ke- 66, BI Kepri Gelar Lomba Cerdas Cermat Tingkat SMA/MA

??

Tanjungpinang, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke- 66, Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan lomba Cerdas Cermat tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA), se- Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019, Kamis (15/8) sekitar Pukul 09.00 Wib, di Aula Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Dengan mengangkat tema “Ekonomi dan Kebanksentralan”, Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Gunawan mengatakan bahwa, tujuan diadakannya lomba Cerdas Cermat ini adalah sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi BI agar para Pelajar yang ada di Indonesia, khususnya di Kepri dapat mengetahui secara dalam terkait apa saja tugas-tugas BI.

“Harapan saya untuk adek-adek yang mengikuti perlombaan Cerdas Cermat ini, adalah agar lebih siap untuk berkompetensi dimasa yang akan datang, serta dapat menambah pengetahuan terkait bagaimana cara kerja BI, baik di bidang sistem pembayaran, hingga pengedaran uang rupiah,” tutur Gunawan.

“Adek-adek yang mengikuti lomba ini, semoga kedepannya bisa menjadi benih-benih orang yang pintar dan dapat membantu dalam pencapaian tujuan maupun pelaksanaan tugas BI,” harap Gunawan.

Dikatakan Gunawan, peserta lomba saat ini tentunya akan menjadi penentu kebijakan dimasa yang akan datang.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, bagi BI dan masyarakat, juga sebagai bentuk kontribusi untuk memajukan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” kata Gunawan.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, yang turut hadir membuka kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, ekonomi merupakan salah satu ujung tombak dari kesejahteraan masyarakat, maka dihimbau kepada para Pelajar yang mengikuti lomba ini agar dapat mengetahui apa itu ekonomi dan sebagainya.

“Mudah-mudahan lomba Cerdas Cermat ini akan terus berkembang, dan kepada Ananda semua diharapkan agar mencari ilmu sebanyak-banyaknya, supaya bisa menjadi bekal dalam menjalani jehidupan di masa yang akan datang,” ucap Syahrul.

“Jalanilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, saya ucapkan selamat berkompetensi dalam kegiatan lomba Cerdas Cermat ini”. tutup Syahrul. (MI).

Editor : Febri

Kepri Darurat Narkoba, BP3KR Gelar Dialog Interaktif

Tanjungpinang, GK.com – Guna membangun  Kepulauan Riau (Kepri) yang berbudaya dan berakhlak mulia, Yayasan Badan Penyelaras Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) menggelar Dialog Interaktif bersama mahasiswa yang ada di Kota Tanjungpinang dan para Tokoh masyarakat.

Dalam dialog interaktif yang mengambil tema “Semangat Proklamasi dan Semangat Kepahlawanan Tanah Melayu”, itu digelar di Gedung Arsip Perpustakaan Provinsi Kepri, Kamis (15/8) pukul 08.00 Wib.

Ketua Yayasan BP3KR Dato H. Huzrin Hood S.H.,MPd.I dalam mengisi dialog tersebut  menyampaikan tujuan utama dari kegiatan itu adalah untuk mengantisipasi bahayanya Narkoba di Provinsi Kepri yang sudah darurat bagi generasi bangsa.

“Dengan pembentukan tim penanganan sesuai Surat Keterangan Menteri Dalam Negeri (SK Mendagri) yang sudah diperbincangkan sebelumnya, diharapkan nantinya akan tumbuh semangat bersama bagi kita dalam mengantisipasi bahaya Narkoba,” ujar Huzrin.

“Selain itu, tujuan dari Dialog Interaktif ini adalah agar dapat mewujudkan budaya Melayu yang berakhlak mulia,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, Plt Gubernur, H. Isdianto, S.Sos., M.M mengatakan bahwa, Indonesia terdiri dari berbagai ragam budaya, termasuk juga budaya Melayu yang harus senantiasa dijunjung di Provinsi Kepri.

“Masyarakat Kepri wajib menjunjung tinggi budaya Melayu, sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh 3 Pahlawan Kepri yaitu Raja Ali Haji, Raja Haji Fisabilillah serta Sultan Mahmud Riyat Syah yang turut berjuang untuk mewujudkan budaya Kepri berakhlak mulia,” tutur Isdianto.

“Permasalahan Narkoba merupakan salah satu tujuan utama yang dibahas dalam Dialog Interaktif ini, berkaitan dengan hal itu tentunya kita wajib serius dalam memberantasnya, tidak ada kata ampun buat urusan Narkoba,” tegas Isdianto.

“Kita sudah membahas bersama DPRD serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), nantinya di Tahun 2020 kita akan adakan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungpinang, khususnya dalam hal penyuluhan terkait Narkoba untuk di setiap Daerah yang ada di Kepri ini, minimal setiap 3 bulan sekali,” terang Isdianto.

“Atas kerjasama yang baik dari Yayasan BP3KR serta dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak, mudah-mudahan kedepannya kita bisa menekan angka Narkoba di Kepri menjadi zero Narkoba”. pungkas Isdianto. (RZ).

Editor : Febri

Djasman : Meski Hanya Memiliki Dua Cabor, PPLPD Kota Tanjungpinang Harus Tetap Berjalan

Tanjungpinang, GK.com – Sebagai bentuk dukungan Pemerintah untuk memajukan dunia Olahraga, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang membentuk Program Pendidikan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), guna menghasilkan atlit-atlit yang berbakat pada bidangnya dan sebagai pembudayaan Olahraga bagi Siswa.

Hal itu dikatakan oleh Kadispora Kota Tanjungpinang, Djasman kepada awak Media ini, usai menghadiri kegiatan Pelatihan dan Pendidikan Calon Paskibraka di Hotel Comforta Tanjungpinang, Rabu (14/8) malam.

“Sampai saat ini, PPLPD tersebut masih berjalan aktif dari atlit maupun kepengurusannya, salah satunya yaitu PPLPD Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Takraw yang setiap harinya masih kita asah kemampuannya, yakni pada sore hari di Lapangan Pamedan Ahmad Yani,” ungkap Djasman.

Disampaikan Djasman, hingga sekarang ini PPLPD baru memiliki dua Cabor, yaitu PPLPD Renang dan PPLPD Sepak Takraw, “kita tetap mengasah kemampuan para Atlit agar bisa menjadi lebih handal lagi kedepannya,” katanya.

“Untuk Financial atau anggarannya saat ini belum memadai untuk kita melakukan penambahan Cabor lain, jadi PPLPD ini baru diadakan Tahun ini yang terdiri dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat,” terang Djasman.

“Meski begitu, para Atlit yang kita asah kemampuannya sudah mampu bersaing hingga ke tingkat Nasional, hal ini akan dibuktikan pada Tahun 2020 mendatang, yaitu pada Cabor Renang yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON)”. pungkasnya. (RZ).

Editor : Febri