Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 957

Budi Mardiyanto : Besaran Anggaran Yang di Butuhkan, Tentunya Akan Kita Sesuaikan Dengan Program Yang Akan Dilaksanakan Oleh Dinas

Batam, GK.com – Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020 di Ruang Rapat Komisi 1, Selasa (29/10) sekitar pukul 14.00 Wib.

Adapun tujuan digelar rapat tersebut adalah untuk membahas anggaran terkait program yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertanahan Kota Batam pada Tahun 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Batam, Aspawi Nangali saat RDP tersebut berlangsung menuturkan, bahwa saat ini terdapat 3 program unggulan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertanahan Kota Batam. Adapun untuk program-program tersebut diantaranya, peningkatan pelayanan organisasi perkantoran, peningkatan sarana dan prasarana, serta penataan tata bidang tanah.

Dikatakan Aspawi, sementara untuk kegiatan yang akan dilaksanakan salah satunya yakni, kegiatan kepengurusan sertifikat tanah masyarakat, kegiatan pengadaan dokumen lahan aset Pemerintah Kota Batam, kegiatan peningkatan pelayanan organisasi perkantoran, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Sedangkan untuk jumlah anggaran yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut totalnya sekitar Rp. 700.480.000,-.

Dikesempatan itu, Ketua Komisi 1, Budi Mardiyanto sempat mempertanyakan kepada Dinas Pertanahan Kota Batam, sejauh penjelasan program-program yang telah disusun rapi oleh Dinas, apakah hal tersebut sudah diusulkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurut Budi, jika belum mendapatkan keputusan dari TAPD, maka dalam rapat pembahasan tersebut, tentunya tidak akan langsung disetujui oleh Komisi 1. Namun, nantinya pihak Komisi 1 lah yang akan melakukan rapat internal terkait rapat pembahasan itu.

Diwaktu yang sama, Anggota Komisi 1, Muhammad Fadhli mengungkapkan, mendengar kecilnya anggaran yang diberikan kepada Dinas Pertanahan Kota Batam itu, dirinya cukup merasa iba, sekaligus mempertanyakan apa saja tugas  yang paling banyak dilakukan oleh Dinas Pertanahan Kota Batam sejauh ini.

“Tugas kita yang paling banyak yaitu, membantu tugas-tugas dari dinas yang ada, seperti mensertifikatkan aset-aset Pemerintah Kota Batam,” jawab Aspawi.

“Namun yang paling banyak menyita waktu kita adalah pengurusan sertifikat di daerah Kampung Tua,  penyelesaiannya bisa sampai di Tahun 2020. Itupun setelah mendapat instruksi dari Presiden,” jelas Aspawi.

Ditambahkan oleh Ketua Komisi 1 Budi Mardiyanto, jika melihat dari acuan yang ada mulai dari Tahun 2019 ini, sebelum melaksanakan program kerja pada Tahun 2020 mendatang, tantu anggaran programnya harus kita bahas, apakah sesuai dengan kebutuhan secara realitanya.

“Ada banyak anggaran program yang harus kita ketahui sejauh mana telah terealisasi, nantinya kita akan rapatkan secara internal untuk menentukan besaran anggaran yang dibutuhkan, sesuai dengan program yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertanahan Kota Batam tentunya”. pungkas Budi.

Turut hadir juga dalam rapat tersebut,  Anggota dari Komisi 1 Tan A Tie dan Jimmy S.M Nababan, Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Batam beserta para Staff. (KR).

Editor : Milla

Kepala BP2RD Dan Kepala BPKAD di Panggil Kejari Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Kasus dugaan penggelapan dana sebesar Rp. 1,2 miliar dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial (Y), kini membuat Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang Riany harus ikut terseret diperiksa di Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Rabu (30/10) sekitar pukul 10.00 Wib.

Kasintel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah mengatakan bahwa benar, saat ini pihak Kejari masih memerikasa Kepala BP2RD Kota Tanjungpinang tersebut.

“Kita masih memintai keterangannya,” tegas Rizky.

Ditambahkannya, tidak hanya Kepala BP2RD saja yang diperiksa oleh Kejari Tanjungpinang saat ini, namun, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tanjungpinang, Darmanto juga turut dipanggil oleh pihak Kejari untuk dimintai keterangannya.

“Iya betul, dia (Darmanto) dipanggil pada pukul 14.00 Wib nanti, karenakan Pengelola Pajak dulu jadi satu dengan BPKAD, makanya kita panggil juga”. tutur Rizky.

Sementara itu, hingga pukul 14.00 Wib, Riany masih diperikasa oleh pihak Kejari Tanjungpinang. (MI).

Editor : Milla

Satu Dekade Sun Summit, Ketua Piswan Kota Batam Ikut Serta Jadi Model Fashion

Makasar, GK.com – Ketua Perkumpulan Istri Dewan (Piswan) Kota Batam, Sandra Nuryanto menghadiri undangan Sun Summit by Riza Rosana yang digelar di  Kota Four Points by Sheraton Makasar, Minggu 27 Oktober 2019 malam. Saat itu, Sandra Nuryanto bukan saja sekedar menjadi tamu undangan dalam ajang Anuual Show tersebut, melainkan juga ikut serta berlenggak-lenggok bak seperti model professional yang sedang berjalan diatas catwalk.

Menurut Sandra Nuryanto, event yang digelar saat itu, menampilkan fashion-fashion yang casual dan unik yang cukup menarik serta memberikan nuansa tersendiri bagi pecinta busana baik dalam, maupun luar Negeri. Saat itu, dikatakan oleh Sandra Nuryanto, dirinya sangat berkesan dengan kearifan dan budaya Kota Makasar.

Dalam acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makasar, Rusmayani Majid itu juga terkesan dengan kultur dan budaya yang ada di Kota Makasar, dimana masyarakatnya ramah dan cukup familiar dengan kaum pendatang. Budaya dan estetika inilah diharapkan dapat terjaga.

Pada perayaan satu dekade Sun Summit kali ini, Riza Rozana yang dikenal dengan sapaan uni itu berduet dengan putrinya, Keyla dengan menampilkan karya-karya terbaiknya di atas panggung yang dikenakan oleh para model-model professional, serta para Ibu-Ibu pejabat.

Brand Sun Summit sukses di gelar pada Annual Show sebagai perayaan satu dekadenya berkarya di industri fashion tanah air. Ada sekitar 35 potong busana yang dibagi menjadi gaun glamour, etnik dan berkarakter untuk kalangan menengah ke atas diperagakan saat itu.

Bukan itu saja, brand Kae juga ikut mengundang perhatian para tamu undangan yang hadir malam itu. Tidak salah jika beberapa penonton memberikan uplause terhadap karya Kae yang diperuntukkan kepada anak muda dengan suguhan vintage. Perayaan Satu Dekade Sun Summit juga menjadi ajang untuk peluncuran karya Sun Summit.

Owner Sun Summit, Riza Rosana menuturkan, kenapa dirinya memilih Kota Makasar untuk merayakan satu dekadenya, dikarenakan saat ini, customer Sun Summit mayoritas dari Indonesia Timur dan berpusat di Makasar.

“Sambutan dari masyarakat terkait fashion juga luar biasa. Terimakasih Makasar, selama ini sudah menjadi customer yang sangat loyal. Mohon doanya, semoga Sun Summit terus berkarya,” tutur Uni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makasar, Rusmayani Madjid dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Makasar mengucapkan terima kasih kepada Sun Summit (Riza Rozana), karena telah memilih Kota Makasar sebagai penyelenggaraan satu dekade Sun Summit dalam berkarya.

Ditambahkan Maya, Kota Makasar adalah salah satu kota tujuan wisata, maupun urusan bisnis. Maka tidak salah jika Makasar saat ini dipilih menjadi tempat penyelenggaraan fashion.

“Kegiatan ini sangat positif dan tentunya kegiatan ini memberikan efek positif terhadap Pariwisata Kota Makasar. Selamat atas satu dekadenya, teruslah berkarya,” tutup Maya.

Tampak juga beberapa pejabat secara profesional memperagakan brand Sun Summit saat itu di catwalk seperti Kepala Dinas Pariwisata Kota Makasar Rusmayani Madjid, istri Ketua DPRD Kota Batam Sandra Nuryanto, Owner Balla Kanrejawa Jaya Hj. Ainun Jariah, S.Farm, M.Kes, Founder dan Ketua Jameela Hijab Community Andi Anti Aka, Owner Pink Hana, Nurhana, dan puluhan model professional lainnya. (Hms/Red).

 

Catatan Terburuk Bupati Lingga Terkait Pencairan Dana Publikasi

Lingga, GK.com – Sejumlah awak Media dari berbagai macam Media Elektronik maupun Media Cetak, keluhkan Pencairan Dana Publikasi Pemerintah Kabupaten Lingga yang hingga mendekati masa berakhirnya kepemimpinan Bupati Alias Wello dan Wakilnya, M. Nizar dinilai merupakan catatan terburuk disepanjang mereka memimpin Lingga.

Pasalnya, mulai dari awal Tahun 2019, yaitu tepatnya pada Bulan Maret, hingga hampir dipengujung Tahun ini, pembayaran dana tersebut belum juga diselesaikan oleh pihak Humas Kabupaten Lingga, yang dalam hal ini selaku perpanjangan tangan oleh Pemerintah Lingga dalam membayarkan tagihan tersebut.

Hal ini sontak berbanding terbalik dengan Jargon “Lingga Terbilang” yang kerap digembar-gemborkan oleh Bupati Lingga, Alias Wello dan Wakil Bupati Lingga, M Nizar, nyata tak seirama dengan harapan yang ada.

“Lingga Terbilangnya di mana ya ? Buktinya mereka yang dibawah tak menjalankan maksud dan tujuan dari Jargon Pak Bupati dan Wakilnya,” keluh Marta, mewakili dari sejumlah awak Media lainnya yang bertugas di Daerah Lingga, Selasa (29/10).

“Kalau mereka jalankan dengan amanah dan baik, harusnya mereka taulah cara untuk menjaga, agar nama baik Bupati tidak rusak karena ulah mereka,” ucap Marta.

Menurut Marta, disepanjang karir Alias Wello memimpin Pemerintahan Kabupaten Lingga mulai dari Tahun 2018–2019, adalah tahun terburuk sepanjang masa.

“Tahun 2018 lalu, dua Triwulan pencairan Dana Publikasi tidak di bayar. Sekarang di Tahun 2019 mulai Maret sampai ke Bulan November juga mulai buat ulah lagi, sementara semua pemberitaan maunya yang indah-indah,” katanya.

Masih menurut penjelasan Marta, ada perbedaan antara pencairan Dana Publikasi dengan Perjalanan Dinas.

“Bedanya kalau Perjalanan Dinas pasti lebih cepat dicairkan. Boleh cek ke BPKAD. Sementara Dana Publikasi selalu dilambat-lambatkan, bahkan seolah tak dianggap,” pungkasnya. (Red).

Editor : Milla

Menyemarakkan Hut Otonom Dan Sumpah Pemuda, Pemko Gelar Pawai Budaya

Tanjungpinang, GK.com – Ribuan Pelajar, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta masyarakat Kota Tanjungpinang bertumpah ruah turun ke Jalan dalam menyemarakkan Hut Otonom Kota Tanjungpinang dengan menggelar kegiatan Pawai Budaya Tahun 2019.

Pawai yang digelar pada Selasa (29/10) sekitar Pukul 08.15 Wib itu, dimulai dari Lapangan Dewa Ruci menuju depan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kota Tanjungpinang, lalu dilanjutkan menuju finish di Taman Laman Boenda dan Gedung Daerah.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul.

 

Berbagai persembahan dari peserta Pawai mewarnai acara tersebut, seperti pertunjukan Drumband, Seni Tari dan pertunjukan Mobil Hias yang turut dipamerkan di hadapan Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd yang telah menanti sedari awal di Gedung Gonggong, bersama ribuan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Pada kesempatan itu, Syahrul mengatakan, kegiatan Pawai Budaya ini merupakan kegiatan akhir yang menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan di Bulan Oktober 2019, yang mana di dalam bulan tersebut, terdapat Hut Otonom Tanjungpinang hingga peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Masyarakat Tanjungpinang antusias dalam menyaksikan pawai Budaya dan Mobil Hias.

 

“Kegiatan Pawai Budaya ini merupakan kegiatan Pemerintah Tanjungpinang yang terakhir di Bulan Oktober, adapun tujuan diselenggarakannya rangkaian kegiatan ini menggambarkan keberhasilan diberbagai pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh para OPD,” kata Syahrul.

“Selain itu, kegiatan ini juga untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, bahwa apa yang sudah kita lakukan telah tercapai sesuai keinginan, sehingga kita meriahkan dengan menampilkan Pawai Budaya,” ujar Syahrul.

Ketua PKK Tanjungpinang, Juriyah Syahrul.

 

Apresiasi kepada para Pelajar, OPD dan seluruh peserta Pawai diberikan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, karena telah ikut serta dalam memeriahkan Pawai Budaya di Tahun 2019 ini.

Alhamdulilah, Tahun ini lebih ramai dibandingkan Tahun lalu, kurang lebih lima ribu peserta yang ikut memeriahkannya, dulu Sekolah yang ikut serta hanya tingkat  SD dan SMP saja. Namun untuk saat ini, tingkat SMA/SMK se- Tanjungpinang juga ikut serta, bahkan Kelurahanpun turut ikut dalam menampilkan Mobil Hias”. pungkasnya.

Para OPD dan SKPD yang hadir.

 

Adapun rute yang dilewati Mobil Hias dimulai  dari Terminal Sei Carang menuju ke Polres Tanjungpinang dengan melewati Jalan WR Supratman, lalu melewati Jalan A. Yani – Jalan Basuki Rahmat – Jalan Wiratno – Jalan Yos Sudarso – Jalan Husman Harun – lalu Finis di Laman Boenda. Kegiatan Pawai tersebut selesai sekitar pukul 12.42 Wib. (MI).

Editor : Milla

Tanjungpinang Raih Penghargaan Kota Layak Pemuda 2019

Jakarta, GK.com – Kota Tanjunjungpinang Raih Penghargaan Kota Layak Pemuda Tahun 2019 dengan Kategori Pratama pada Malam Anugerah Kepemudaan Tahun 2019 yang di selenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik indonesia (Kemenpora RI) di Gedung Jakarta Concert Hall iNews Tower, Senin malam (28/10).

Dalam penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali kepada Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP yang disaksikan langsung oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma’aruf Amin. Anugerah Kepemudaan 2019 ini terdiri dari empat katagori, yaitu Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2019, Wirausaha Muda Pemula Berprestasi dan Penggerak Wirausaha Muda Berprestasi, Pemuda Hebat Difabel dan Pemuda Internasional serta Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2019 .

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP saat menerima penghargaan.

 

Saat itu, Menpora Zainudin Amali menjelaskan bahwa, tujuan dari pemberian penghargaan ini adalah untuk memberikan motivasi kepada para anak muda.

“Penghargaan ini bertujuan untuk mengerakkan semua pemuda di seluruh Indonesia supaya mereka bisa berbuat yang terbaik, bisa berprestasi dan berinovasi, dan malam ini sudah kita lakukan,” tuturnya

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP sangat bersyukur sekali, karena Tanjungpinang mendapatkan penghargaan Kota Layak Pemuda pada Tahun 2019.

Alhamdulillah pada Tahun ini Kota Tanjungpinang raih penghargaan Kota Layak Pemuda dengan kategori Pratama, penghargaan kita persembahkan untuk para pemuda, khususnya yang ada di Kota Tanjungpinang,” jelas Rahma usai menerima penghargaan tersebut.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul.

 

Tentunya Rahma juga sangat mengharapkan dengan adanya penghargaan ini nantinya dapat memotivasi para pemuda Kota Tanjungpinang untuk lebih bersemangat lagi dalam berkreasi.

“Teruslah berkreasi, berkarya dan berinovasi kepada para pemuda, semoga terus bermanfaat bagi sekeliling kita dan mari kita bersama-sama dalam membangun Kota Tanjungpinang tercinta ini”. pungkasnya.

Setiba di Kota Tanjungpinang, penghargaan tersebut langsung disambut oleh para pemuda, Paskibraka Kota Tanjungpinang yang selanjutnya akan di bawa dalam Pawai Mobil Hias dan diserahkan langsung kepada Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd. (Hms/Red).

Editor : Milla