Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 64

SLB Negeri 1 Tanjungpinang Bertabur Prestasi Hingga Kembangkan Program Kompetensi Siswa

SLB Negeri 1 Tanjungpinang. (Foto GK/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com — SLB Negeri 1 Tanjungpinang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi guru, tenaga pendukung, dan siswa dalam mengembangkan potensi, serta kompetensi anak berkebutuhan khusus.

Prestasi yang diraih tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik dan keterampilan siswa, tetapi juga menegaskan keberhasilan program pendidikan inklusif yang dijalankan Sekolah. Melalui pembinaan di bidang Vokasional, Kesenian, Olahraga, dan Teknologi, siswa SLB mampu bersaing, serta meraih penghargaan di berbagai ajang Nasional.

Dengan pencapaian ini, SLB Negeri 1 Tanjungpinang diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi Sekolah lain, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk berkembang, mandiri, dan siap menghadapi jenjang pendidikan maupun dunia kerja berikutnya.

Kepala SLB Negeri 1 Tanjungpinang, T. Syarifah Nadhrah, S.Pd, kepada awak media ini menuturkan, “Tahun ini, Sekolah mendapatkan apresiasi dari Program Strategis Nasional berkat prestasi siswa yang berhasil meraih juara di tingkat Nasional. Apresiasi ini tidak hanya menjadi motivasi, tetapi juga menjadi dukungan untuk perbaikan Fasilitas Sekolah, termasuk Ruang Kelas dan sarana belajar,” ujarnya di Ruang Tamu, Kamis (11/12/2025) Pukul 10.45 WIB.

Untuk diketahui, berdasarkan apresiasi tersebut, Sekolah mengembangkan berbagai program peningkatan kompetensi siswa, baik di bidang keterampilan Vokasional, Kesenian, maupun Olahraga. Setiap tahun, Pemerintah Pusat menyelenggarakan lomba-lomba bergengsi, antara lain:
• Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) untuk Kesenian;
• Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) untuk keterampilan Vokasional;
• Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk Bidang Olahraga.

Menurut Nadhrah, untuk menindaklanjuti program tersebut, Sekolah bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) guna meningkatkan kompetensi siswa dan guru. Beberapa kegiatan yang sudah berjalan meliputi pelatihan tata boga, tata busana, teater (menari, drama, menyanyi, dan kolaborasi seni pertunjukan), serta pelatihan IT yang dibimbing oleh narasumber ahli dari luar.

Hasil dari pelatihan tersebut ditampilkan dalam kegiatan puncak “Gebyar Suka dan Gelar Karya”. Dari narasumber, disebutkan tahun ini siswa SLB Negeri 1 Tanjungpinang meraih berbagai prestasi, antara lain:
• Juara tingkat Nasional FLS2N untuk kategori film pendek dan komik strip;
• Juara LKSN tingkat Provinsi untuk batik dan busana;
• Juara di cabang tari, desain grafis, fotografi, story telling, dan fashion show.

“Sekolah juga diakui sebagai Sekolah Prestasi Tingkat Nasional dan Sekolah Sehat sejak 2023. Program dan inovasi yang dikembangkan pun diimbaskan ke Sekolah lain, termasuk pelatihan batik, tata boga, dan IT, agar inovasi pembelajaran dapat diterapkan lebih luas”, ungkap Nadhrah.

Selain siswa, guru-guru SLB Negeri 1 Tanjungpinang juga meraih prestasi. Dari narasumber, Nadhrah menyebutkan, bahwa Bu Ira meraih juara 2 tingkat Provinsi untuk dedikasi program GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan), sementara Bu Juliana diundang ke program Kementerian di tingkat Internasional sebagai narasumber.

Kepala Sekolah menekankan, “Kami akan terus mendorong inovasi baru yang diciptakan guru dan diteruskan kepada siswa. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan prestasi Sekolah, tetapi juga memperluas peluang siswa untuk mandiri, berkompetisi, dan bekerja setelah lulus”. katanya.

Lebih lanjut, pihak Sekolah berharap kepada Pemerintah Daerah dapat memberikan dukungan lebih, khususnya pada:
• Pelayanan publik bagi penyandang disabilitas;
• Program PKL (Praktik Kerja Lapangan) agar siswa memiliki pengalaman kerja;
• Dukungan pengembangan keterampilan lebih lanjut bagi siswa.

“Dengan kolaborasi dan dukungan berkelanjutan, SLB Negeri 1 Tanjungpinang optimis siswa dapat terus berprestasi, mandiri, dan siap bersaing di jenjang berikutnya maupun dunia kerja”. harap Nadhrah. (KF)

Prakiraan Cuaca di Karimun Sepekan Kedepan, Berikut Penjelasan BMKG

Kepala BMKG Karimun, Deny, S.I.kom didampingi Staf Yonggi. (Foto GK/Dian)

Karimun, GK.com — Prakiraan cuaca selama sepekan ke depan di Wilayah Kabupaten Karimun diperkirakan berawan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG Karimun Deny S.I.kom.

“Karimun berpotensi hujan disertai petir pada tanggal 11 dan 12 Desember pada dini hari ,dan pagi hari. Sementara, di 11 Desember malam juga diperkirakan terjadi hujan ringan. Untuk periode 11 Desember hingga Kamis dini hari, peluang hujan ringan hingga hujan disertai petir masih dapat terjadi,” ungkap Deny.

“Peringatan dini terkait cuaca akan selalu diperbarui melalui grup WhatsApp info cuaca Karimun. Saat ini, peringatan cuaca mingguan belum tersedia secara khusus dalam aplikasi, namun informasi penting akan tetap disampaikan melalui grup tersebut. Contohnya, peringatan dini banjir rob yang terjadi hingga 10 Desember 2025 telah dirilis BMKG sejak 29 November 2025. Fenomena rob tersebut dipicu jarak terdekat bulan ke bumi serta fase bulan purnama. Informasi tersebut juga sudah disampaikan kepada Pemerintah Daerah sejak jauh hari, dan kembali dipertegas dalam pertemuan Pemerintah pada tanggal 1 Desember 2025,” terang Deny di Ruang Kerja, Rabu (10/12/2025), Pukul 15.30 WIB.

“Mengenai Badai Tropis Senya, sebuah fenomena langka karena terjadi di bawah 10° (derajat) dari garis khatulistiwa. Suhu permukaan laut yang lebih hangat dibanding dekade sebelumnya menjadi pemicu terbentuknya badai ini. Lalu, peringatan dini terkait bibit siklon sudah dikeluarkan sejak 19 November, kemudian diperkuat lagi pada 22 November saat bibit tersebut berkembang menjadi badai tropis. BMKG menegaskan bahwa siklon tropis selalu dapat terdeteksi sejak tahap bibit, sehingga peringatan dini bukan hanya sekadar formalitas saja, melainkan juga sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

“Secara meteorologis, Wilayah Karimun sering mengalami perubahan cuaca yang cepat, karena faktor topografi dan dominasi lautan di sekelilingnya. Kondisi lokal yang kuat menyebabkan wilayah yang berdekatan dapat mengalami cuaca berbeda dalam waktu bersamaan. Kita juga ada mengingatkan pihak pelayaran untuk selalu mengikuti pembaruan kondisi cuaca. Angin kencang berpotensi meningkatkan tinggi dan ayunan gelombang, sehingga peringatan dini harus diperhatikan oleh pihak pelabuhan sebelum memutuskan kelayakan berlayar,” tutur Deny.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk dapat terus memantau informasi terbaru dari BMKG Karimun melalui Instagram, website, YouTube, dan grup WhatsApp resmi. BMKG juga menekankan pentingnya mengecek sumber informasi agar tidak mudah terpengaruh pada berita palsu atau informasi yang belum terverifikasi”. Pesan Deny. (DP)










Antisipasi Dampak Pasang Rob, Ini yang Dilakukan BASARNAS Karimun

Koordinator Pos SAR Karimun, Nugraha Ade Chandra. (Foto GK/Dwi)

Karimun, GK.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Tanjung Balai Karimun terus meningkatkan koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dampak pasang rob di wilayah pesisir Kabupaten Karimun.

Nugraha Ade Chandra, Koordinator Pos SAR Karimun menyampaikan, hingga saat ini, pemantauan cuaca dan pasang surut air laut mengacu pada informasi yang diterima dari BMKG.

“Alat pendeteksi berada di BMKG, dan kami di Karimun mendapatkan informasi resmi dari sana. Kami juga rutin berkoordinasi dengan pihak BMKG, serta melakukan komunikasi langsung dengan para nelayan agar selalu menggunakan life jacket saat melaut demi keselamatan,” tegas Nugraha Ade Chandra.

Terkait kondisi pasang rob saat ini, Basarnas menyebutkan belum tergolong ekstrem. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD, warga di wilayah terdampak memilih tidak dievakuasi karena sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Selain itu, air pasang rob diperkirakan hanya berlangsung singkat, sekitar satu hingga dua jam sebelum kembali surut, dengan rata-rata ketinggian air sekitar setengah meter.

“Warga tetap memilih bertahan di rumah karena ketinggian air masih tergolong rendah, dan belum membahayakan,” jelasnya di Ruang Kerja, Rabu (10/12/2025).

Dalam upaya kesiapsiagaan, Basarnas Karimun rutin menjalin koordinasi dengan TNI, Polri, BMKG, serta BPBD untuk menyampaikan informasi potensi pasang rob kepada masyarakat. Apabila terjadi kondisi darurat dan warga membutuhkan evakuasi, Basarnas memastikan seluruh instansi telah siap turun ke lapangan secara terkoordinasi.

Basarnas juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosialisasi bersama Pemerintah Daerah melalu pihak Kecamatan dan Kelurahan wilayah pesisir. Sosialisasi difokuskan pada edukasi kepada masyarakat agar waspada terhadap potensi kenaikan air laut, terutama jika pasang rob bertepatan dengan hujan deras yang dapat meningkatkan debit dan ketinggian air.

“Kami mengimbau warga untuk segera keluar dari rumah dan mencari tempat yang lebih aman apabila kondisi memburuk, karena situasi pasang tidak selalu dapat diprediksi,” pesannya pada pukul 15.20 WIB.

Untuk peralatan dan fasilitas, saat ini Pos SAR Tanjung Balai Karimun masih menggunakan perlengkapan yang tersedia. Jika dibutuhkan tambahan peralatan, pihaknya berkoordinasi langsung dengan Kantor SAR Tanjungpinang.

“Wilayah pesisir menjadi area paling rentan terdampak pasang rob. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan mengutamakan keselamatan, terutama saat terjadi kombinasi pasang laut tinggi dan hujan lebat. Jangan hanya bertahan di lokasi terdampak. Jika situasi memburuk, segera cari tempat yang lebih aman di wilayah yang lebih tinggi”. imbau Nugraha Ade Chandra. (DS)

Akses Sulit Tak Menjadi Halangi BPBD Tanjungpinang Padamkan Kebakaran

Staf Analis Bencana BPBD Kota Tanjungpinang, Jarot Endratno. (Foto GK/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com — Peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di Gang Kapaya 2, Kampung Jawa, Tanjungpinang pada beberapa waktu lalu, kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan bantuan dan dukungan diberikan secepat mungkin. Melalui keterangan yang disampaikan BPBD, kejadian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi bersama, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk. Dengan kewaspadaan dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, resiko kebakaran dapat diminimalisir di masa mendatang.

Staf Analis Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Jarot Endratno, kepada awak Media inj menjelaskan tentang langkah cepat yang dilakukan BPBD saat peristiwa kebakaran rumah yang terjadi pada Senin (08/12/2025). Menurutnya, begitu menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung bergerak menuju lokasi.

“Ketika BPBD mendapat informasi adanya kebakaran rumah, kami dari TRC segera menurunkan armada tangki air berkapasitas 5.000 liter ke lokasi untuk membantu suplai air ke mobil pemadam kebakaran. Karena sesuai aturan, yang berhak melakukan penyemprotan langsung ke titik api adalah pihak Damkar,” terang Jarot.

“Salah satu kendala di lapangan adalah akses menuju titik kebakaran yang sangat sempit, yaitu berada di sela-sela rumah warga, serta cukup jauh dari jalan utama. Kondisi inilah yang membuat proses penanganan memerlukan waktu dan kehati-hatian tambahan,” ungkap Jarot.

Melalui kesempatan ini, BPBD juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa. Jarot mengingatkan warga agar senantiasa berhati-hati saat menggunakan kompor gas atau sumber api di dalam rumah.

“Masyarakat juga bisa melihat dan mempelajari cara menghadapi kompor gas yang terbakar melalui tutorial di YouTube. Selain itu, jika ingin membakar sampah di sekitar rumah, harus benar-benar memperhatikan potensi dampak yang bisa terjadi,” tuturnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/12/2025) Pukul 14.15 WIB.

BPBD mengajak warga agar segera meminta bantuan kepada masyarakat terdekat atau melapor cepat ke petugas jika melihat tanda-tanda kebakaran.

“Semakin cepat informasi disampaikan, semakin cepat pula penanganan dilakukan”. tegas Jarot. (KF)

DPRD Karimun Minta Diskresi Untuk Pecahkan Masalah Sembako

Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza S.T., M.M. (Foto GK/Dwi)

Karimun, GK.com – Ketua DPRD Kabupaten Karimun Raja Rafiza, S. T, M.M menyampaikan dalam beberapa minggu terakhir pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Karimun telah menggelar rapat koordinasi untuk membahas persoalan pasokan dan tingginya harga kebutuhan pokok (sembako) di daerah tersebut.

Dalam Rapat yang melibatkan Bupati Karimun, Forkopimda (FKPD), Badan Pangan Nasional, Bea Cukai, serta Bagian Ekonomi Pemerintah Daerah, menurut Ketua DPRD Raja Rafiza, terganggunya pasokan sembako disebabkan oleh aturan kepabeanan yang membatasi masuknya barang dari Batam ke Karimun.

“Memang beberapa minggu ini kami sudah melakukan rapat bersama Bupati, FKPD, Badan Pangan Nasional, dan Bagian Ekonomi. Penyebabnya karena pasokan sembako terblokir akibat aturan kepabeanan. Kita ketahui sebagian besar barang masuk dari Batam, sementara barang dari Batam tidak bisa langsung masuk ke Karimun, karena aturan Bea Cukai,” ujarnya di Ruang Kerja, Selasa(9/12/2025), Pukul 10.30 WIB.

Ia menjelaskan, secara status wilayah, Batam merupakan kawasan Free Trade Zone (FTZ), sementara Karimun hanya sebagian kecil yang berstatus FTZ, yakni di wilayah Parit Rempak. Untuk memasukkan barang ke Karimun tetap harus melalui pengawasan kepabeanan.

“Aturan ini sifatnya nasional. Batam FTZ penuh, sedangkan Karimun hanya sebagian. Itu pun untuk masuk barang tetap ada pengawasan, sehingga distribusi menjadi terhambat,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD bersama Pemerintah Daerah mendorong adanya diskresi atau kebijakan khusus di tingkat lokal, mengingat Karimun merupakan daerah perbatasan.

“Kami sudah meminta diskresi kepada Bupati, karena wilayah kita ini termasuk daerah perbatasan. Contohnya saja beras kita masih banyak yang masuk dari Malaysia. Saat ini Bupati masih melakukan lobi-lobi ke pusat. Mudah-mudahan bisa keluar kebijakan lokal khusus, sehingga barang konsumsi dari Batam bisa masuk ke Karimun untuk konsumsi masyarakat,” paparnya.

“Tingginya harga sembako saat ini menjadi keluhan utama masyarakat. Namun, harga di pasar secara umum belum menunjukkan penurunan signifikan. Kemarin kami kembali rapat bersama Bupati yang dihadiri Polres, Kejaksaan, TNI AL, Dandim, Badan Pangan Nasional, Bea Cukai, dan Bagian Ekonomi Pemerintah Daerah. Semua hadir untuk membahas permasalahan sembako ini”. tutupnya. (DP)

BP Batam: Target Air Tuntas Tahun 2026, Berikut Statmen Masyarakat

Kantor BP Batam. (Foto GK/Kafyan)

Batam, GK.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan geliat ekonomi Kota Batam, kebutuhan akan layanan air bersih yang stabil semakin mendesak, dan harus menjadi perhatian serius dari BP Batam maupun Pemerintah Kota Batam. Media adalah sebagai kontrol sosial, sekaligus sebagai penyambung lindah atas keluhan-keluhan yang diterima dari masyarakat, agar apa yang seharusnya disampaikan, dapat tersampaikan dan di dengar langsung oleh Pemerintah.

Berbagai pertanyaan dari masyarakat Batam terus bermunculan, bahkan tak jarang kerap menjadi buah bibir, “sampai kapan polemik air ini bisa benar-benar tuntas?”.

Tekanan kebutuhan yang tinggi, jaringan yang harus diperbarui, serta pekerjaan besar yang tengah berjalan menjadikan isu air bersih sebagai sorotan utama publik.

Menyikapi hal tersebut, BP Batam menjawab pertanyaan yang di layangkan oleh Redaksi ini pada Senin (08/12/2025) pada Pukul 14.21 WIB melalui pesan WhatsApp.

Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana melalui Kasubbag Dokumentasi dan Hubungan Komunikasi Media, Radin Kusuma menegaskan terkait “Polemik Air Bisa Tuntas”.

“Terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat. Kami memahami bahwa kebutuhan air yang lancar adalah hal yang sangat penting, dan karena itu penyelesaiannya menjadi prioritas utama Pimpinan BP Batam. Saat ini, berbagai langkah percepatan telah kami lakukan, mulai dari penguatan suplai hingga penataan kembali jaringan distribusi di lapangan. Progresnya terus berjalan, dan hasilnya sudah mulai terlihat secara bertahap di beberapa wilayah. Kami tidak ingin memberikan janji yang tergesa-gesa, namun arah penyelesaiannya sangat jelas, dan proses perbaikannya terus kami percepat. Komitmen kami adalah menyelesaikan masalah ini secara tuntas dan berkelanjutan, bukan hanya sesaat,” jawab Iyus Rusmana, Selasa (09/12/2025) melalui pesan WhatsApp.

“Masalah air yang terjadi saat ini merupakan gabungan dari beberapa kondisi yang berkembang dalam jangka waktu lama. Di satu sisi, kebutuhan air masyarakat terus meningkat. Sementara, di sisi lain ada jaringan yang harus diperbarui dan disesuaikan agar mampu mengimbangi kebutuhan tersebut. Penyesuaian ini membutuhkan proses, koordinasi, serta pekerjaan lapangan yang tidak bisa dilakukan sekaligus. Yang terpenting, seluruh pihak yang terlibat memiliki komitmen yang sama untuk mempercepat perbaikan. Dengan langkah-langkah yang sudah dan sedang dilakukan, kami optimistis kondisi air di Batam akan terus membaik secara bertahap dalam waktu dekat,” paparnya Pukul 18.27 WIB.

“Proyek SPAM sudah mulai dikerjakan dari mulai pembangunan IPA (Instalasi Pengolahan Air), dilanjutkan jaringan perpipaan sampai target penyelesaian Juni 2026”. tegasnya.

BACA JUGA: 👇👇👇



Beberapa waktu lalu, saat wawancara bersama Media ini, Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin menegaskan komitmen dari Lembaga Legislatif dalam mengawal, serta memastikan solusi nyata bagi warga yang selama ini terdampak kesulitan air bersih. Pada pernyataan tersebut diharapkan dapat membuka ruang evaluasi, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta mendorong percepatan langkah Pemerintah dalam mengatasi persoalan yang telah lama dirasakan masyarakat Batam.

BACA JUGA: 👇👇👇



Sementara, melalui Media Sosial yang masuk, hingga sampai saat ini, masyarakat Batam terus menyuarakan bentuk kekecewaannya terhadap polemik air di Batam. Berikut kata-kata sebagian masyarakat Batam dalam menyampaikan kekecewaannya terhadap BP Batam yang dapat kami rangkumkan:

“Kami sebagai masyarakat berharap BP Batam tidak menyepelekan kondisi seperti ini. Setiap kali air mati, warga yang harus menanggung beban mencari air ke mana-mana. Gangguan seperti ini makin sering dan membuat kami bertanya apa sebenarnya yang sedang terjadi. Kritik saya, BP Batam harus lebih terbuka menjelaskan penyebab gangguan, bukan memberi jawaban umum yang tidak menyelesaikan masalah. Saran saya, segera tingkatkan infrastruktur, tambah cadangan suplai, dan berikan sistem informasi yang cepata, serta akurat kepada warga. Jangan biarkan masyarakat terus dirugikan akibat layanan air yang tidak stabil,” ungkap AS (inisial nama-red) salah satu masyarakat Batam.

“Gak gangguan pun gak ngalir juga abah,” tulis ODM (inisial nama-red) masyarakat Batam.

“Tiap hari mati air, sudah nggak heran lagi,” tulis SW (inisial nama-red) masyarakat Batam.

“Sampai kiamat pun tetap perbaikan,” tulis HSH (inisial nama-red) masyarakat Batam.
“Bagaimana mau numpang semalam hidup air nya jam 2, jam 4 subuh udah mati, itu pun ngalirnya kecil…Pertanyaannya ???? Kenapa kok daerah Tanjung Sengkuang sini sering kali perbaikannya… hampir tiap minggu malah…trus yang di perbaiki itu apa…air nya tetap nggak ngalir kok…kalo pun ngalir itu tengah malam”. tulis DO (inisial nama-red) masyarakat Batam. (KF)