Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 65

ASDP Tanjung Uban Siapkan 5 Armada, Buffer Zone, Dan Diskon Tarif Selama Nataru

ASDP Tanjung Uban Siapkan 5 Armada, Buffer Zone, Dan Diskon Tarif Selama Nataru. (Foto GK/Kafyan)

Bintan, GK.com — Menyambut momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Tanjung Uban menyiapkan berbagai langkah penguatan layanan, mulai dari kesiapan armada, penataan alur operasional, integrasi sistem tiket, hingga pemberlakuan tarif diskon bagi pengguna jasa Kapal Roro.

Manajer Operasional PT ASDP Tanjung Uban, Sukma Nugraha mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lima kapal utama untuk melayani rute Tanjung Uban – Telaga Punggur selama periode Nataru. Armada tersebut meliputi Kapal Barau, Tanjung Burang, Mulia Nusantara, Niaga Ferry, dan Trisakti Adinda.

“Jam operasional tetap normal, yaitu dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Jika terjadi lonjakan penumpang, barulah trip tambahan akan diberlakukan,” ujar Sukma .

Selain itu, ASDP juga menyediakan buffer zone (area cadangan) untuk menampung calon penumpang jika terjadi peningkatan jumlah kendaraan maupun pejalan kaki. Alur operasionalnya telah disiapkan dan akan didukung stakeholder terkait agar mobilitas tetap lancar.

“Kami sudah menata buffer zone dan alurnya. Insyaallah akan dibantu stakeholder untuk memastikan pelayanan berjalan baik,” katanya.

Dari sisi sistem, Sukma menjelaskan per Oktober lalu, sistem Ferizy telah diperbarui dan kini mulai diintegrasikan dengan Inaportnet Kesyahbandaran. Langkah ini dilakukan agar pemantauan keberangkatan, kapasitas, dan operasional menjadi lebih akurat dan real time.

Di sisi lain, ASDP juga memberlakukan diskon tarif lebih awal sejak 22 November, dan telah melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal media serta pemasangan spanduk di area pelabuhan.

“Diskon tiket kami fokuskan bagi kendaraan penumpang umum agar mempermudah pengguna jasa yang hendak melakukan perjalanan selama Nataru,” terang Sukma melalui pesan WhatsApp, Selasa (09/12/2025) pukul 14.56 WIB.

Adapun besaran diskon tarif lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur berlaku hingga 10 Januari 2026, meliputi:
• Penumpang dewasa: dari Rp 27.000,- menjadi Rp 19.000,-.
• Golongan II: dari Rp 51.000,- menjadi Rp 45.000,-.
• Golongan IV A: dari Rp 309.000,- menjadi Rp 297.000,-.
• Golongan V A: dari Rp 565.000,- menjadi Rp 546.000,-.
• Golongan VI A: dari Rp 821.000,- menjadi Rp 799.000,-.

Sukma juga mengingatkan kepada calon penumpang untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan sebelum melakukan perjalanan laut.

“Sebelum berangkat, cek kesiapan kendaraan, jaga kesehatan, dan jangan membeli tiket melalui calo. Silakan beli langsung melalui situs resmi Trip.ferizy.com”. tegasnya.

ASDP berharap seluruh langkah persiapan ini dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang Nataru. (KF)

Mahasiswa UK Prodi PLB Berkunjung ke Kantor gerbangkepri.com, Ini yang di Bahas

Pemimpin Redaksi Gerbangkepri.com Meydia Hendra Yani saat menerima kunjungan dari Mahasiswa UK Prodi PLB. (Foto GK/Dwi)

Karimun, GK.com – Bertempat di Kantor gerbangkepri.com yang berada di Wilayah Kabupaten Karimun, Mahasiswa Universitas Karimun (UK) Prodi Pendidikan Luar Biasa (PLB) berkunjung ke Redaksi ini, Selasa (09/12/2025).

Dalam kunjungan silaturahmi ke Kantor gerbangkepri pada Pukul 14.00 WIB itu, rombongan dari mahasiswa UK Prodi PLB langsung diterima oleh Pemimpin Redaksi gerbangkepri.com Meydia Hendra Yani, S.Sos di Ruang Kerjanya.

Adapun tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan media.

Salah satu mahasiswa UK Prodi PLB, Dian Pumatasari mengatakan, kunjungan ini selain untuk silaturahmi, sekaligus sebagai upaya memperkenalkan Program Studi PLB kepada masyarakat melalui media.

“Kami memandang media gerbangkepri.com sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam penyampaian informasi, edukasi publik, serta membangun opini positif di tengah masyarakat,” kata Dian.

Selain itu, rombongan mahasiswa UK Prodi PLB juga berdiskusi terkait beberapa isu dan permasalahan yang ada di Kabupaten Karimun, sekaligus mengundang Redaksi ini untuk dapat hadir pada rangkaian kegiatan yang akan mereka laksanakan di tanggal 19 dan 20 Desember 2025 dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Dikesempatan itu, Pimpinan Redaksi ini, Meydia Hendra Yani menyambut baik atas kunjungan dari mahasiswa UK Prodi PLB tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi atas kunjungan dari adik-adik mahasiswa UK, di Prodi PLB ini. Kami siap mendukung kegiatan positif yang akan di laksanakan oleh adik-adik Prodi PLB. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak”. ucap Qiqi (sapaan akrab Pemimpin Redaksi ini). (DS)

Ketua DPRD Karimun Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal di PT Saipem

Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza S.T., M.M. (Foto GK/Dwi)

Karimun, GK.com — Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza S.T., M.M menegaskan pentingnya prioritas tenaga kerja lokal dalam penyerapan lapangan pekerjaan, khususnya di proyek PT Saipem. Hal tersebut disampaikannya di Ruang Kerja pada Selasa (09/12/2025), menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat Karimun yang berharap tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

“Terkait lapangan kerja, kami sudah menyampaikan kepada pihak Saipem. Kemaren juga sudah kita panggil. Menurut penjelasan mereka, banyak juga tenaga kerja lokal yang sudah direkrut. Keluhan masyarakat harus kita tanggapi, orang asli Karimun harus diprioritaskan, dan jangan sampai kita menjadi penonton di kampung sendiri,” tegas Raja Rafiza Pukul 10.30 WIB.

“Alasan yang sering kita dengar adalah, masih banyak tenaga kerja lokal yang belum memiliki sertifikasi sebagai syarat untuk bekerja. Dinas Tenaga Kerja sudah kita panggil untuk mencari solusi. Pemda melalui Instansi tersebut juga setiap tahunnya membuka pendaftaran pelatihan secara gratis,” ungkap Raja Rafiza.

“Harusnya, dengan adanya program pelatihan tersebut, kedepan dapat meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat lokal. Sayangnya, kondisi di lapangan saat ini dinilai belum sepenuhnya sesuai harapan. Pasalnya, banyak Perusahaan yang beroperasi masih mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, dan membawa orang-orang mereka sendiri,” tutur .Raja Rafiza.

Meski demikian, Raja Rafiza mengungkapkan, berdasarkan data dari pihak Saipem, ada sekitar 70 persen tenaga kerja yang saat ini bekerja disana merupakan tenaga lokal. Ia juga menanggapi kabar yang sempat beredar terkait pembukaan lowongan hingga 10 ribu tenaga kerja oleh Saipem.

“Waktu itu ada berita PT Saipem membuka lowongan sekitar 10 ribu tenaga kerja. Kami sudah memanggil pihak Saipem untuk mengklarifikasi, dan mereka menyatakan berita itu tidak ada. Ada kemungkinan ke depan total pekerja menjadi sekitar 8 ribu orang, tapi itu bukan penerimaan baru, melainkan total pekerja disana. Saat ini, sudah sekitar 5 ribu pekerja, mungkin akan ditambah 3 ribu lagi, sehingga totalnya menjadi sekitar 8 ribu pekerja, karena Saipem mendapatkan tender pengerjaan yang sangat besar,” terang Raja Rafiza.

Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza berharap, ke depan seluruh masyarakat Karimun dapat bekerja dan terakomodir di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah sendiri.

“Harapan saya, semua masyarakat Karimun bisa bekerja di situ dan terakomodir, sehingga tidak perlu lagi bekerja ke Malaysia atau Singapura. Cukup bekerja di kampung sendiri”. pungkasnya. (DS)

418 Pohon Disurvei, Disperakimtan Batam Fokus Peremajaan

418 Pohon Disurvei, Disperakimtan Batam Fokus Peremajaan

Batam, GK.com — Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan ruang publik. Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai ruas jalan, kebutuhan terhadap lingkungan kota yang aman dan tertata menjadi semakin mendesak.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Disperakimtan Batam melakukan peremajaan dan pemangkasan sejumlah pohon tua yang dinilai berpotensi membahayakan, terutama pada saat cuaca ekstrem. Langkah ini dilakukan setelah serangkaian survei lapangan, evaluasi kondisi pohon, serta koordinasi lintas instansi demi memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas di Kota Batam.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab Pemerintah dalam merawat Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta memastikan keberlanjutan lingkungan yang aman, indah, dan ramah bagi warga Batam.

Hal ini disampaikan oleh Ahli Muda Fungsional Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Bidang Pertamanan Disperkimtan Kota Batam, Teguh yang menanggapi kondisi pohon tua yang kerap tumbang pada musim penghujan.

Menurut Teguh, pihaknya telah melakukan survei terhadap sedikitnya 418 pohon yang berada di jalur taman kota. Sebagian besar telah dikerjakan, baik berupa pemangkasan, maupun penebangan pohon tua yang dianggap berpotensi membahayakan.

“Sebagian pohon yang berkurang itu hasil dari pekerjaan kami, sebagian lagi merupakan penanganan dari Dinas Bina Marga, karena ada pelebaran jalan. Umumnya pohon yang dipotong adalah pohon Angsana berusia lebih dari 20 tahun, seperti yang ada di jalur dari Paragon menuju Botania 1,” jelasnya melalui sambungan telepon, Senin (08/12/2025) Pukul 14.43 WIB.

Teguh menambahkan, meski pohon tampak sehat, kondisi angin kencang seringkali menyebabkan patah di bagian atas, bukan tumbang utuh, sehingga rawan menimpa pengguna jalan.

“Kalau patahnya mengarah ke jalan, langsung kami pangkas untuk menghindari risiko,” tegasnya.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan kejadian pohon tumbang dikategorikan sebagai bencana, sehingga tidak seluruhnya menjadi tanggung jawab Disperakimtan. Wilayah kerja Disperakimtan hanya pada jalur-jalur jalan nomor dua setelah jalan utama. Sementara pohon di kawasan perumahan menjadi tanggung jawab developer dan BPL (Badan Pengelola Lingkungan), RT, atau RW.

Dalam kondisi darurat, Damkar dan BNPB turun lebih dulu, sementara Disperakimtan membantu apabila diminta atau lokasi berada dekat dengan area tanggung jawabnya.

Untuk mempercepat respons, Disperakimtan bersama BP Batam, Damkar, Satpol PP, BNPB, dan Kasatlantas memiliki grup WhatsApp khusus penanganan bencana.

“Kalau ada pohon melintang di wilayah BP Batam, kami tetap turun membantu supaya jalan tidak macet. Namanya bencana, semua harus saling peduli. Pernah dalam satu malam ada hampir 40 pohon tumbang, semuanya kami kerjakan bersama,” ungkap Teguh.

Ia menjelaskan jalur utama yang dikelola BP Batam meliputi:
• Kantor BP – Kepri Mall – Batu Aji – Basecamp – Tanjung Uncang
• Batu Ampar – Pelabuhan – Simpang Baloi – Kepri Mall – Punggur – Kabil
• Bandara Hang Nadim – Bundaran Kabil – Punggur
• Jalur Muka Kuning – Kepri Mall – Tanjung Uncang
• Tiban – Sekupang

Sementara Perkim menangani kawasan seperti Nagoya, Jodoh, Simpang Kuda, dan jalur-jalur kecil lainnya. Meski demikian, dalam situasi darurat keduanya tetap bekerja bersama, karena BP Batam dan Pemko berada dalam satu kepemimpinan.

Teguh menjelaskan, Batam dibagi menjadi empat wilayah kerja, dan masyarakat dapat menghubungi di Nomor +62 812-9666-6129 call center Disperakimtan untuk mendapatkan respons cepat.

“Tugas utama kami memang mempercantik kota, jadi banyak anggota kami yang mobilitasnya tidak selalu terlihat. Tapi untuk darurat, kami selalu siap turun kapan pun,” katanya.

Banyak pohon tua yang kini masuk daftar peremajaan, terutama Angsana yang memiliki batang rapuh, dan akar dangkal. Perkim bersama BP Batam menyepakati pohon Angsana yang sudah tua akan diganti dengan pohon Tabebuya yang lebih kuat, berbunga, dan aman untuk area jalur jalan.

“Di Simpang Helm dekat Legenda, pohon-pohon lama sudah kami potong karena pelebaran jalan. Area yang tidak terdampak kembali kami tanami pohon baru agar tetap estetis,” ungkapnya.

Selain Angsana, pohon Tembesi yang sudah berusia puluhan tahun juga menjadi perhatian. Jika kondisinya masih baik, pohon akan dirapikan. Namun jika sudah keropos atau akarnya rusak terkadang akibat tanah dan akar yang dibakar masyarakat atau area bawah pohon digunakan untuk berdagang, maka pohon harus diganti untuk mencegah potensi tumbang.

Perkim juga rutin melakukan survei dan meminta pegawai serta masyarakat melaporkan pohon tua atau kering melalui kanal komunikasi internal.

Teguh mengimbau, masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraan di bawah pohon, khususnya pada musim hujan.

“Bukan hanya pohonnya yang bermasalah, tetapi pergerakan tanah juga bisa menyebabkan longsor di kawasan tebing. Ini sangat berbahaya”. tutupnya. (KF)




BPBD Karimun Siaga Hadapi Potensi Banjir Dan Cuaca Ekstrim

Kantor BPBD Karimun. (Foto GK/Dwi)

Karimun, GK.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karimun meningkatkan kesiapsiagaan menyusul prediksi cuaca dari BMKG yang menunjukkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan badai petir pada periode 4–10 Desember 2025.

Hendra Kepala Bidang Penanggulangan, Kesiapsiagaan, Kedaruratan dan Logistik BPBD Karimun menyampaikan, intensitas hujan mulai meningkat sejak Sabtu, 6 Desember 2025, dan sempat menyebabkan genangan di beberapa wilayah Karimun Besar. Namun, kondisi tersebut masih tergolong seperti tahun-tahun sebelumnya, dan tidak berlangsung lama.

“Dampak banjir sempat terjadi hampir di beberapa wilayah Karimun Besar, namun tidak sampai berhari-hari. Yang paling terdampak berada di wilayah Pamak Laut, karena lokasinya berada tepat di daerah pesisir,” ujarnya kepada awak Media ini melalui sambung Telepon, Senin (08/12/2025).

Untuk diketahui, ketinggian air di Pamak Laut dilaporkan mencapai sekitar betis hingga lutut orang dewasa. Meski demikian, tidak ada warga yang sampai harus dievakuasi ataupun mengungsi karena genangan cepat surut dan tidak disertai hujan berkepanjangan.

Dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, BPBD Karimun telah melakukan berbagai langkah antisipasi dengan menyiagakan personel melalui posko siaga 24 jam yang berada di Kantor BPBD. Setiap regu piket terdiri dari sembilan personel gabungan TRC dan petugas pemadam kebakaran.

Selain itu, BPBD juga melakukan patroli serta menyebarkan himbauan kewaspadaan kepada masyarakat melalui Media Sosial dan grup-grup informasi kebencanaan yang berada hingga tingkat Kecamatan.

“Untuk sarana dan prasarana, kami menyiapkan satu unit mobil rescue untuk mobilisasi, tenda pengungsian bila sewaktu-waktu diperlukan, mesin pompa air untuk penyedotan genangan, serta mesin chainsaw untuk penanganan pohon tumbang atau kerusakan akibat angin kencang,” jelasnya Pukul 14.15 WIB.

BPBD juga terus menyebarluaskan peringatan dini cuaca berdasarkan informasi resmi BMKG melalui grup WhatsApp dan Media Sosial sejak sebelum 4 Desember, mengingat potensi cuaca ekstrem juga dapat memicu gelombang tinggi disertai angin kuat di wilayah pesisir.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD mengimbau masyarakat agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG, serta memperhatikan kondisi di lingkungan sekitar. Warga diminta untuk menunda sementara aktivitas di pesisir pantai atau pelayaran apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Kunci keselamatan adalah kewaspadaan masyarakat. Ikuti informasi resmi, dan jangan memaksakan beraktivitas ketika cuaca tidak bersahabat”. pesannya. (DS)

Waspadai ISPA Dan DBD, Ini Cara Pencegahan Dari Puskesmas Balai Kota

Waspadai ISPA Dan DBD, Ini Cara Pencegahan Dari Puskesmas Balai Kota. (Foto GK/Dian)

Karimun, GK.com – Dengan kondisi alam yang tidak menentu, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kerap dialami oleh masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Puskesmas Balai Kota, Muhammad Aristo Wibowo, S.KM.

Dijelaskan Muhammad Aristo Wibowo, gejala ISPA yang sering muncul pada umumnya berupa batuk, flu, dan demam. Namun demikian, jumlah kunjungan pasien yang datang ke Puskesmas tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Justru, kunjungan cenderung menurun akibat faktor hujan.

“Edukasi kepada masyarakat terus kita lakukan, terutama terkait pencegahan flu, batuk, dan demam dengan cara menjaga imunitas atau daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh erat kaitannya dengan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Muhammad Aristo Wibowo.

“Beberapa indikator pola hidup bersih dan sehat yang bisa diterapkan di antaranya dengan rutin berolahraga, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari sayur dan buah, menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Selain itu, saat mengalami flu atau batuk, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dimana pun mereka berada,” tuturnya di Ruang Kerja, Senin (08/12/2025), Pukul 09.15 WIB.

Ditambahkan dr. Bambang Eka Jaya Karokaro selaku Epidemiolog Ahli Muda, selain ISPA, masyarakat juga diimbau agar waspada terhadap meningkatnya resiko demam berdarah di musim hujan. Pasalnya, banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.

“Puskesmas terus mengedukasi masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan 3M Plus, yakni Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, serta Mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air. Sementara, untuk penanganan penyakit, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke Puskesmas apabila mengalami demam atau gejala ISPA yang tidak kunjung sembuh selama tiga hari. Dan untuk gejala demam berdarah, biasanya baru dapat teridentifikasi setelah tiga hingga empat hari mengalami demam,” ungkap Bambang.

“Dalam hal edukasi kesehatan, Puskesmas Balai Kota rutin melakukan penyuluhan melalui kegiatan Posyandu, serta turun langsung ke lapangan setiap beberapa bulan. Terkait fogging, tindakan tersebut dilakukan apabila telah ditemukan kasus demam berdarah. Hal ini bertujuan mencegah nyamuk menjadi kebal apabila fogging dilakukan tanpa adanya kasus,” kata Bambang.

Pada kesempatan itu, pihak Puskesmas Balai Kota, kepada gerbangkepri.com menegaskan, pelayanan diberikan kepada seluruh kelompok usia, mulai dari balita, dewasa, hingga lansia. Kerentanan terhadap penyakit sangat dipengaruhi oleh daya tahan tubuh masing-masing. Asupan gizi yang cukup dan pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan.

“Di tengah cuaca pancaroba yang berganti antara panas dan hujan, ditambah kurangnya istirahat dan asupan gizi, tubuh menjadi lebih mudah terserang penyakit. Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga pola makan bergizi, rutin berolahraga, cukup beristirahat, menggunakan masker saat flu dan batuk, serta selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan ataupun setelah beraktivitas”. pesan Muhammad Aristo Wibowo. (DP)