Sabtu, April 18, 2026
BerandaKepulauan RiauKarimunPrakiraan Cuaca di Karimun Sepekan Kedepan, Berikut Penjelasan BMKG

Prakiraan Cuaca di Karimun Sepekan Kedepan, Berikut Penjelasan BMKG

Karimun, GK.com — Prakiraan cuaca selama sepekan ke depan di Wilayah Kabupaten Karimun diperkirakan berawan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG Karimun Deny S.I.kom.

“Karimun berpotensi hujan disertai petir pada tanggal 11 dan 12 Desember pada dini hari ,dan pagi hari. Sementara, di 11 Desember malam juga diperkirakan terjadi hujan ringan. Untuk periode 11 Desember hingga Kamis dini hari, peluang hujan ringan hingga hujan disertai petir masih dapat terjadi,” ungkap Deny.

“Peringatan dini terkait cuaca akan selalu diperbarui melalui grup WhatsApp info cuaca Karimun. Saat ini, peringatan cuaca mingguan belum tersedia secara khusus dalam aplikasi, namun informasi penting akan tetap disampaikan melalui grup tersebut. Contohnya, peringatan dini banjir rob yang terjadi hingga 10 Desember 2025 telah dirilis BMKG sejak 29 November 2025. Fenomena rob tersebut dipicu jarak terdekat bulan ke bumi serta fase bulan purnama. Informasi tersebut juga sudah disampaikan kepada Pemerintah Daerah sejak jauh hari, dan kembali dipertegas dalam pertemuan Pemerintah pada tanggal 1 Desember 2025,” terang Deny di Ruang Kerja, Rabu (10/12/2025), Pukul 15.30 WIB.

“Mengenai Badai Tropis Senya, sebuah fenomena langka karena terjadi di bawah 10° (derajat) dari garis khatulistiwa. Suhu permukaan laut yang lebih hangat dibanding dekade sebelumnya menjadi pemicu terbentuknya badai ini. Lalu, peringatan dini terkait bibit siklon sudah dikeluarkan sejak 19 November, kemudian diperkuat lagi pada 22 November saat bibit tersebut berkembang menjadi badai tropis. BMKG menegaskan bahwa siklon tropis selalu dapat terdeteksi sejak tahap bibit, sehingga peringatan dini bukan hanya sekadar formalitas saja, melainkan juga sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

“Secara meteorologis, Wilayah Karimun sering mengalami perubahan cuaca yang cepat, karena faktor topografi dan dominasi lautan di sekelilingnya. Kondisi lokal yang kuat menyebabkan wilayah yang berdekatan dapat mengalami cuaca berbeda dalam waktu bersamaan. Kita juga ada mengingatkan pihak pelayaran untuk selalu mengikuti pembaruan kondisi cuaca. Angin kencang berpotensi meningkatkan tinggi dan ayunan gelombang, sehingga peringatan dini harus diperhatikan oleh pihak pelabuhan sebelum memutuskan kelayakan berlayar,” tutur Deny.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk dapat terus memantau informasi terbaru dari BMKG Karimun melalui Instagram, website, YouTube, dan grup WhatsApp resmi. BMKG juga menekankan pentingnya mengecek sumber informasi agar tidak mudah terpengaruh pada berita palsu atau informasi yang belum terverifikasi”. Pesan Deny. (DP)










Berita Terkait

Berita Populer