Selasa, Juni 23, 2026
Beranda blog Halaman 485

Ayu Khustin : Masyarakat Harus Lebih Bijak Dalam Menerima Informasi

Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja Dalam Negeri, Ayu Khustin
Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja Dalam Negeri, Ayu Khustin

Karimun, GK. Com – Berdasarkan data Pencari Kerja (Pencaker) dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Tanjung Balai Karimun, Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perluasan Kerja Dalam Negeri, Ayu Khustin menyampaikan di tahun 2022 menjadi masa pemulihan untuk meningkatkan perekonomian yang lebih baik.

“Dua tahun silam (2020-2021) kita semua di uji dari segala aspek, sehingga berdasarkan data Angka Kerja (AK 1) yang di kenal dengan Kartu Kuning, jumlah Pencaker melonjak tinggi, bahkan per hari bisa mencapai 200 orang di tahun 2020. Nah untuk 2021 jumlah Pencaker mulai menurun per hari nya bisa mencapai 100 orang. Dan di tahun 2022 sebagai masa pemulihan untuk menuju aktivitas normal kembali,” ujar Ayu, Rabu (19/01/2022) sekitar pukul 09.30 Wib di Ruang Kerjanya.

“Disnakerind sendiri, sebagai pelayanan publik perlu untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya terkait lowongan kerja (Loker) dan program pelatihan demi menghindari terjadinya penipuan (Hoax),” terangnya.

“Kita ini sebagai jembatan dalam menyampaikan informasi yang di sampaikan oleh Kemitraan seperti Kementerian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perusahaan besar terkait loker maupun program pelatihan kerja yang di selenggarakan dari pihak instansi tersebut,” jelasnya.

“Kita dari Disnakerind selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin menanyakan informasi terkait loker atau pelatihan kerja, dan masyarakat juga harusnya lebih bijak, jangan mudah dalam menerima informasi secara mentah”. tutupnya. (RP).

Editor : Nur

Dalam Peringatan HBI ke- 72, Pemprov Kepri Dan BP Batam Serahkan Bantuan

Menkumham Yasona Laoli saat memberikan sambutannya
Menkumham Yasona Laoli saat memberikan sambutannya

Batam, GK.com – Dalam memperingatan Hari Bhakti Imigrasi ke- 72 yang dilaksanakan di Pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar Kota Batam pada Rabu (19/01/2021), Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad  mendampingi Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) RI Yasona Laoli menghadiri acara dengan ditandai  Apel Nasional Gabungan  Imigrasi bersama TNI, Polri dan Instansi terkait pengawasan dalam rangka penegakan hukum keimigrasian.

Apel Nasional Gabungan sendiri dipimpin langsung oleh Menkumham Yasona Laoli. Dalam amanatnya, Menkumham Yasona mengatakan, Kemenkum dan HAM  melalui tugas dan fungsi keimigrasian,  ikut berkontribusi dalam menjaga wilayah kedaulatan NKRI baik darat, laut dan juga udara.

Fokus yang dilakukan melalui imigrasi menurut Yasona adalah, melakukan lalu lintas orang antar Negara yang akan keluar  dan masuk wilayah Indonesia, melalui tempat pemeriksaan imigrasi. Dimana fokus pemeriksaan  dititikberatkan pada pemeriksaan secara menyeluruh baik WNI atau WNA yang menggunakan dokumen keimigrasian guna melakukan perjalanan antar Negara.

“Kami juga akan terus melakukan pelayanan keimigrasian kepada publik secara profesionalitas, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Imovatif atau  si (PASTI), yang ditandai dengan mengedepankan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga akan mampu meningkatkan Penerimaan Negara Buka Pajak (PNPB) guna mendukung pembangunan nasional.

Pada apel gabungan kali ini dipertunjukan demo patroli gabungan pengawasan, yakni patroli operasi  udara dengan menggunakan pesawat Boing 737 TNI AU yang melakukan pengintiaan tempat strategis wilayah perbatasan laut Indonesia, yakni antara  perariran di wilayah Batam dengan Negara Singapura.

Dikesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyerahkan bantuan kapal imigrasi dari Pemerintah Provinsi Kepuluan Riau kepada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang. Adapun Ketua  Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi menyerahkan bantuan hibah tanah. Baik bantuan kapal imigrasi ataupun hibah tanah,  selanjutnya diterima langsung Plt Direktur Jendral  Imigrasi Widodo Eka Cahyana.

Menkumham usai memimpin apel gabungan selanjutnya melakukan vicon dengan Kanwil Kemenkumham Halim Jakarta,  Kanwil Kemenkumham Sorong Papua, Kanwil Kemenkumham Denpasar  Bali dan Kanwil Kemenkumham Palu Sulawesi Tengah. (Red/fik).

Editor : Nur

Devana Syam : Kendala Teknis Dan Alam Menjadi Kendala

Devana Syam : Kendala Teknis Dan Alam Menjadi Kendala

Karimun, GK.com – Terkait kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jalan Poros, Direktur Permuda Bumi Berazam angkat bicara.

Didampingi Kepala SPBU Hendri, Dirut Permuda Bumi Berazam Devanan Syam, menjelaskan bahwa kendala teknis dan alam menjadi faktor tersendiri yang tidak bisa di hindari.

“Kapal yang biasanya membawa BBM mengalami kerusakan, untuk itu kami sudah mencari pengganti kapal, dan Insya Allah malam ini kapal akan tiba di Karimun. Besok pagi kita akan lakukan pembongkaran BBM. Untuk kondisi cuaca saat ini, di laut sangat extrim, jadi kita tidak bisa memaksakan kapal bisa secepatnya tiba di Karimun,” terang Devana Syam, Selasa (18/01/2022) sekitar pukul 13.00 Wib di Coastal Area.

Lebih lanjut Devana Syam juga menjelaskan adanya antrian kapal di Tanjung Uban dalam pemindahan BBM di kapal juga menjadi penyebabnya.

“Antrian juga menjadi kendala kita saat ini, dimana prosedur pengisian BBM ke kapal sudah berbeda, sekarang kapal sudah harus berada di lokasi baru bisa mendapatkan antrean, namun kami meminta pihak Pertamina agar bisa dapat memprioritaskan kita terlebih dahulu. Dikarenakan kita ada kendala teknis sebelumnya, dan stok BBM kita juga sudah kosong,” ungkapnya.

Untuk kebutuhan BBM di Karimun saat ini mencapai 25 s/d 30 KL per/harinya, jika kondisi tidak stabil bisa di kisaran 30 s/d 35 KL per/harinya.

“Untuk saat ini kondisi belum stabil dengan adanya pertukaran jenis BBM dari Premium ke Pertalite, dikarenakan kebutuhan masyarakat harus kita penuhi, maka kami mencari solusi yang terbaik. Bagi masyarakat diharapkan untuk tidak berpikir yang negatif, sejauh inu kami sudah bekerja sebaik mungkin, ya namanya juga pekerjaan pasti ada kendalanya”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla

Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Menunjang Pariwisata Daerah

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Riza Kurniati
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Riza Kurniati

Karimun, GK. Com – Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun terus mendorong dan menguatkan ekonomi kreatif untuk mendukung pengembangan destinasi wisata.

Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi yang utama.

Disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Dra. Riza Kurniati MM. Pub bagaimana pentingnya dalam meningkatkan kreativitas masyarakat untuk mengelola dan mempromosikan destinasi wisata agar dapat menarik minat masyarakat luar.

“Kita gunakan Media Sosial (Medsos) sebagai alat menginformasikan dan mempromosikan destinasi wisata, sehingga diharapkan bisa membantu perekonomian yang ada di Kabupaten Karimun kedepannya,” ujar Riza, Selasa (18/01/2022) sekitar pukul 10.30 Wib di Ruang Kerjanya.

“Ini menjadi program Dinas Pariwisata dalam bidang promosi dan destinasi melalui pemasaran dengan mengadakan event dan mempromosikan wisata yang ada di Karimun. Sedangkan di bidang ekonomi kreatif, bagaimana kita bisa memfasilitasi masyarakat yang mempunyai usaha-usaha kecil baik di bidang fotografer, kuliner dan minuman, agar usaha mereka di promosikan melalui Dinas Pariwisata untuk menarik nilai jual di masyarakat,” jelasnya.

“Tentunya dengan memiliki potensi alam yang membanggakan, perlu adanya peningkatan baik dari segi kualitas maupun fasilitas, diharapkan melalui kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak baik dari masyarakat maupun Pemerintah setempat, hal ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan,” ucapnya.

“Kalo bukan kita, lalu siapa lagi yang mau memajukan Pariwisata Daerah, maka dari itu, pentingnya kesadaran masyarakat akan rasa memiliki dan tanggung jawab dalam menjaga serta merawat fasilitas yang ada.” pungkasnya. (RP).

Editor : Ron

Percepat Penyerapan Anggaran, Gubernur Kepri Serahkan DPA Tahun 2022 Kepada OPD

Gubernur serahkan DPA tahun 2022 kepada Plt Sekda Kepri
Gubernur serahkan DPA tahun 2022 kepada Plt Sekda Kepri

Kepri, GK.com – Dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksakan pada Senin (17/01/2022) di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad sekaligus menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkugan Pemprov Kepri Tahun Anggaran (TA) 2022.

Saat itu, Gubernur Kepri meminta kepada jajaran OPD agar setelah DPA ini diserahkan bisa segera dilaksanakan, serta memaksimalkan penyerapan anggarannya agar tidak terjadi penumpukan anggaran di akhir tahun.

“Pengelolaan anggaran harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni UU nomor 17 tahun  2003 tentang Keuangan Daerah,” tegas Ansar.

“Setelah DPA ini diserahkan, masing-masing OPD saya harap dapat segera membuat langkah-langkah seperti, menunjuk pejabat pembuat komitmen, bendahara pengeluaran, PPTK dan sebagainya. Satu sisi kita juga dituntut untuk bias bekerja cepat, tepat, dan berkelanjutan. Namun disisi lain, dalam mengelola anggaran harus lah yang jujur, akuntabel dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Ansar kembali.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri juga mengucapkan terima kasih kepada Pj. Sekda Kepri,  Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Kepri yang sudah membantu dalam keikutsertaan melancarkan proses perencanaan serta penyusunan anggaran 2022, sehingga anggaran yang diinginkan oleh Pemprov Kepri dapat segera terealisasi dan bisa diserahkan ke masing-masing OPD untuk dilaksanakan.

“Ingat, anggaran ini bukan anggaran pribadi. Tapi dana Pemerintah yang harus di kelola dengan baik untuk dapat kedepannya mensejahterakan masyarakat. Dan semua harus dipertanggungjawabkan kepada Negara,” ucap Ansar.

“Tidak hanya fokus pada output, dari setiap kegiatan juga harus lebih memperhatikan outcome nya atau manfaat bagi masyarakat,” tambah Ansar.

Adapun jumlah anggaran yang diserahkan saat itu diantaranya sebesar Rp 3,870 triliun. Dengan rincian diantaranya DPA Sekretariat Daerah (Setda) sebesar Rp 327,9 miliar, kemudian untuk  Dinas Pendidikan sebesar Rp 832 miliar, Dinas Kesehatan Rp 359,9 miliar.

Selanjutnya Dinas PUPR sebesar Rp 463,2 miliar, Dinas Perkim Rp 205,1 miliar, BKAD Rp 685,3 miliar, Sekretariat Dewan Rp 159,3 miliar, Dinas Perhubungan Rp 89 miliar.

Selain OPD yang nilai anggarannya tersebut diatas, terdapat juga beberapa OPD yang nilai DPA nya dibawah 50 miliar.

Di akhir arahanya, Ansar kembali mengingatkan agar dalam pemakaian anggaran agar mematuhi peraturan perundang-undangan, prosedur tata kerja yang benar, serta dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Dan saya ingatkan kembali, jangan malu untuk bertanya jika ada hal yang belum diketahui terkait pengelolaan anggarannya. Tujuannya tak lain agar penggunaan anggaran tersebut dapat berjalan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku”. Pungkas Ansar. (Red/Hms).

Editor : Milla

Masyarakat Kepri Harus Lebih Bahagia, Taman Migas Tun Telani Diresmikan Gubernur Kepri

Gubernur Kepri saat menandatangani peresmian Taman Migas Tun Telani Dompak
Gubernur Kepri saat menandatangani peresmian Taman Migas Tun Telani Dompak

Kepri, GK.com – Taman Migas Tun Telani Dompak diresmikan Gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad, Senin (17/01/2022).

Taman yang merupakan Bantuan Program Pengembangan Masyarakat dan CSR Medco E&P dan Premier Oil Harbour Energi Company ini secara langsung di serah terimakan oleh Kepala SKK Migas Sumatra Utara, Rizki Rahmat Firdaus kepada Gubernur Kepri.

Tampak hadir dalam acara itu Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Ir Lamidi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Forkompinda Provinsi Kepri, Staf Khusus Gubernur Kepri, Tokoh Masyarakat dan beberapa undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ansar menyambut baik adanya Taman Migas Tun Telani ini sebagai salah satu taman yang ramah anak di pusat ibukota Provinsi Kepri.

“Kita harapkan dengan adanya taman yang bagus dan indah ini dapat menjadi salah satu sarana hiburan bagi masyarakat,” ucap Ansar.

Keberadaan taman ini, lanjut Ansar juga menjadi salah satu upaya dalam menunjang peningkatan indeks kebahagiaan di Provinsi Kepri.

“Saat ini kita berada di urutan nomor enam untuk tingkat kebahagiaan masyarakatnya, semoga dengan adanya taman ini dapat meningkatkan lagi indeks kebahagiaan tersebut menjadi yang pertama di tingkat Nasional,” harap Ansar.

Tak hanya itu, Ansar juga mengajak seluruh masyarakat Kepri yang nantinya menikmati taman ini dapat ikut menjaga kebersihan dari Taman ini.

“Jangan sampai taman yang sudah indah ini dirusak dan tidak terjaga ya,” tegas Ansar.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Sumatera Bagian Utara Rizki Rahmat Firdaus dalam sambutannya menjelaskan bahwa taman ini merupakan bagian dari komitmen SKK Migas sebagai perusahan gas yang ada di Kepri untuk ikut bersama dalam membangun daerah melalui program pendanaan CSR.

“Selain ramah anak, taman ini juga di lengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang diharapkan nantinya mampu meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Kepri yang ada kota Tanjungpinang dan sekitarnya, seperti taman yang ramah akan penyandang difabilitas, keberadaan area jogging, parkir area, tempat stan khusus UMKM, taman bunga, wahana bermain juga toilet yang bersih,” jelas Rizki Rahmat Firdaus.

Tak hanya itu, Rizki Rahmat Firdaus juga mengharapkan kedepannya pihaknya dapat terus mendukung program Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Dengan dana-dana CSR, kita akan terus berupaya ikut bersama-sama berpartisipasi membangun Kepri,” kata Rizki Rahmat Firdaus.

Tak hanya Itu,  VP Relations & Security KKKS Medco E&P Indonesia Arif Rinaldi  juga menuturkan kalau bantuan pembangunan taman ini merupakan salah satu Bantuan Program Pengembangan Masyarakat dana CSR dari SKK Migas pada tahun 2021.

“Yang mana, pada tahun 2021 lalu, SKK Migas sebagai perusahaan gas yang berada di wilayah Provinsi Kepri mampu mencapai target dengan menghasilkan 1 juta Barel Gas alam,” terang Arif.

“Saya berharap agar nantinya program pembangunan yang berasal dari dana CSR SKK Migas ini dapat lebih bermanfaat lagi untuk masyarakat Kepri”. harapnya. (Red/Hms).

Editor : Milla