Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 465

Panitia Kurang Persiapan, Warga Ngantri Abaikan Prokes

Warga berdesakan ngantri sembako abaikan Prokes (Ist)
Warga berdesakan ngantri sembako abaikan Prokes (Ist)

Karimun, GK.com – Masyarakat Karimun berbondong – bondong menyerbu pasar murah bahan pokok yang di gelar oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didepan Ruku Momo Café dan BPR Ukabima Mitra Dana Cabang Karimun, Sabtu (05/03/2022).

Saat itu, isi 5 kg Beras dibandrol dengan harga Rp 45.000,-, lalu 1 kg Gula Pasir dan Rp 8.000,-.

Dengan harga jual yang sangat murah tersebut, masyarakat pun lantas menyerbunya. Diakui Surianti yang merupakan warga Kolong yang saat itu juga ikut mengantri mengatakan, denngan diadakannya pasar murah ini, tentunya dapat sedikit meringankan beban yang Ia dan keluarganya hadapi sehari-hari.

“Lumayanlah, dengan harga murah ini bisa sedikit menghemat pengeluaran belanja dapur,” ucap Surianti.

Namun mirisnya, dengan diadakannya pasar murah ini, pihak panitia justru terkesan mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes), dan kurang adanya persiapan dalam menggelar kegiatan tersebut. Hal ini dapat terlihat dari ramenya kerumunan warga yang tak bisa terhindarkan akibat mengantri demi mendapatkan kebutuhan pokok tersebut.

Tanpak desak-desakan dari masyarakat saat mengantri dengan
sebagian masyarakat yang ada tidak menggunakan masker sesuai anjuran dari  Pemerintah.

Dengan kondisi Covid-19 di Level III. Pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan razia Yustisi dan pembatasan aktivitas masyarakat untuk tidak berkumpul. Namun hal ini justru seolah berbanding terbalik dengan fakta yang harusnya dilakukan. (Red/Ist).

Editor : Milla

Robohnya Pasar KUD Dapat Tanggapan dari Tokoh Pemuda Tanjungpinang

Kondisi Pasar KUD Tanjungpinang Roboh
Kondisi Pasar KUD Tanjungpinang Roboh

Tanjungpinang, GK.com – Jerit dan tangis histeris terdengar saat robohnya Pasar KUD yang terletak di Pasar lama, Sabtu (05/03/2022) pagi roboh.

Sebelum kejadian maha dasyat ini terjadi, pada Minggu (20/02/2022) lalu, kejadian serupa juga pernah terjadi, bak seolah sebagai pertanda awal bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk segera bersiap-siap dalam memperbaiki bangunan tersebut, mengingat lokasi bangunan yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Tanjungpinang itu terutama buat kaum ibu-ibu yang kerap rame berkunjung setiap harinya untuk melakukan jual beli lauk pauk.

Seharusnya Pemerintah Kota Tanjungpinang jelih dengan kejadian yang sudah terjadi, sehingga roboh nya pasar KUD tidak terulang kembali.

Untuk diketahui, pasar KUD ini merupakan pasar terlama di Kota Tanjungpinang, dan juga robohnya diduga akibat termakan usia, namun kurangnya perhatian hingga perawatan yang selayaknya didapat.

Menangapi kejadian ini, tokoh Pemuda Kepri, Ronny mengatakan, “Seharusnya sejak peristiwa robohnya pasar pertama mestinya upaya preventif yang ketat sudah dilaksanakan, bukan melalui sekedar himbauan lewat spanduk saja,” ucapnya.

“Kemudian upaya riset terhadap bangunan pasar juga semestinya segera dilakukan, walapun tidak serta merta merenovasi infrastruktur,  tetapi paling tidak rakyat diberikan informasi yang faktual tentang kondisi bangunan yang tidak layak untuk digunakan,” katanya.

“Kemudian, Pemerintah sebagai pengambil keputusan dan kebijakan dapat  memindahkan lokasi sementara aktivitas dagang ke tempat yang lebih aman dan tetap terlebih dahulu melalui kajian kelayakan,” tambahnya.

“Pada prinsipnya segala sesuatu terkait harkat hidup rakyat adalah tanggungjawab Pemerintah. Untuk itulah rakyat memilih. Baru Kampung Kite Bise Maju..!”. tutup Ronny. (Red).

Editor : Milla

Judi Hotel Satria Kerab Memicu Polemik Hingga Kriminal

Hotel Satria dan Kepala DPMPTSP Karimun
Hotel Satria dan Kepala DPMPTSP Karimun

Karimun, GK.com – Hotel Satria yang berada di Kabupaten Karimun kerap menuai Kontroversi dan Kriminalisasi, terutama dalam penyediaan Gelanggang permainan (Gelper) yang di sediakan oleh Pengusaha Hotel tersebut, yang sarat akan perjudian 303, hingga sering berujung pada kejadian Kriminal.

Pertanyaan besar pun muncul tentang perizinan yang  terbit di Hotel tersebut. Pasalnya, untuk diketahui, biasanya izin usaha yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melalui sistem Online Single Submission (OSS) adalah berupa izin Hotel atau Penginapan.

Baca juga :

Namun anehnya, bak seolah mengkangkangi aturan bahkan hukum yang berlaku, Pengusaha Hotel Satria justru malah secara terang-terangan mengoperasikan bisnis perjudian yang berkedok Gelanggang permainan (Gelper) di Hotel tersebut, hingga sering kali berujung pada kasus pemukulan dan kriminal lainnya.

Kedudukan Dinas yang mengeluarkan izin tersebut yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta keberadaan Aparat Penegak Hukum pun dalam hal ini di pertanyakan ?

Jelas terindikasi perjudian 303, bahkan diduga menyalahi aturan serta perizinan yang di keluarkan. Mirisnya hingga saat ini, Hotel tersebut tidak tersentuh sedikitpun oleh Aparat Penegak Hukum, maupun mendapatkan pengwasan dari Dinas terkait, termasuk Satpol PP Kabupaten Karimun yang dalam hal ini selaku penegak Perda (Peraturan Daerah).

Kepala (DPMPTSP) Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli beberapa kali Media ini mencoba mengkonfirmasi terkait perizinan di Hotel Satria guna mendapatkan pemberitaan yang berimbang, hingga saat ini masih tetap bungkam.

Jabatannya pun turut menjadi pertanyaan publik, Pantaskan Muhammad Yosli menjabat selaku Kepala DPMPTSP ? (Red). Bersambung…

Editor : Ron

Berakhir 31 Maret, Segera Daftarkan Putra Putri Anda Bersama SD Juara

Batam, GK.com – Memasuki Tahun Ajaran baru di Tahun 2022/2023, Sekolah Dasar (SD) Juara Kota Batam kembali melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

SD Juara yang terletak di Kav. Garudayaksa Kampung Tua Bagan, RT 01 RW 09 Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam berdiri sejak 2018 itu telah mendapatkan akreditasi B dari Dinas Pendidikan Kota Batam.

Sekolah yang identik bagi yatim dan duafa ini memiliki total ruang kelas ada 12. Yaitu terdiri dari kelas 1 hingga kelas 6. Masing-masing kelas memiliki daya tampung sekitar 28 siswa.

Muhammad Bayu Putra, S.Psi selaku Kepala Sekolah menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini SD Juara juga membuka pendaftaran buat calon siswa baru untuk yatim dan duafa.

“Namun untuk tahun ini juga kita telah membuka kuota kelas umum yang berbayar,” ujarnya.

“Alhamdulillah kita telah membuka penerimaan siswa baru, dengan 2 kategori. Dimana kategori untuk umum tersisa 6 kouta lagi. Untuk di Tahun ini, kita membuka pendaftaran sebanyak 56 siswa yang terdiri dari 20 untuk umum, dan 36 untuk yatim dan duafa. Untuk gelombang terakhir kita buka sampai dengan tanggal 31 Maret 2022,” terang Bayu, Jumat (04/03/2022) sekitar pukul 10.30 Wib di Ruangannya.

Untuk menunjang pembelajaran, selain bidang akademik, SD Juara juga memiliki program unggulan, diantaranya ada progam pembiasaan pagi meliputi Asmaul Husnah, Al Matsurat, Dhuha & Dzikir, Pembelajaran Al Qur’an metode Wafa, Cooking Class, Muqoyyam Qur’an, Marketday, Outing Class, Tarung Deraja, Go Green, One Day One Vocab, Pramuka, Marching Band atau Marawis, dan Seni Tari.

SD Juara Batam juga memberikan fasilitas pendukung seperti Masjid Al Jawadu SD Juara Batam, Ruang laboratorium, Hidroponik, Sarana Bermain, Kitchen Room, Panahan, serta peralatan Olahraga.

“Ayo Ayah Bunda, daftarkan segera Putra dan Putrinya bersama kami, menjadi bagian keluarga besar SD Juara. Pendaftaran bisa melalui link atau bisa datang langsung ke Sekolah setiap hari Senin s/d Jumat pukul 07.30 Wib s/d 15.00 Wib. kita juga memberikan Diskon Rp. 500.000-, sampai pendaftaran berakhir,” paparnya.

“Biaya pendaftaran sebesar Rp 5.900.00-, Includ mulai dari biaya pendaftaran, tahunan, seragam, dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bulan pertama. Sementara untuk pembayaran SPP sendiri perbulannya sebesar Rp 175.000-,”. tutup Bayu. (IWD).

Editor : Milla

Klinik Medilab di Lalap Sijago Merah

Klinik Medilab saat mengalami kebakaran (Ist)
Klinik Medilab saat mengalami kebakaran (Ist)

Karimun, GK.com Klinik Medilab yang terletak di Jalan Industri Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, pada Jumat (04/03/2022). hangus terbakar.

Menurut saksi mata yang melihat peristiwa itu, Meri (46) mengungkapkan jika kebakaran terjadi sekitar pukul 12.05 Wib. Peristiwa kebakaran itu diduga berasal dari korsleting pada meteran arus listrik yang terletak di plafon bagian teras klinik.

Akibatnya, hal ini membuat sebagian plafon koridor atau teras Klinik Medilab terbakar.

“Bagian teras yang terbakar, tidak sampai ke dalam klinik,” Ujar Meri.

Warga yang berada di sekitar klinik pun sempat panik akibat kejadian itu, dan berusaha menyelamatkan diri. Syukurnya, api bisa cepat dipadamkan dengan bantuan Dua unit pemadam kebakaran, serta bantuan Personal Polsek Meral dan masyarakat sekitar.

“Sekitar 30 menit api baru berhasil dipadamkan dengan bantuan mobil pemadam kebakaran,” terang meri.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini, hanya saja plafon teras Klinik tampak rusak. Polres Karimun melalui
Sat Reskrim, akan melakukan Identifikasi penyebab kebakaran.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyadi mengatakan, pihaknya sedang melakukan proses Identifikasi.

“Saat ini kami beserta anggota masih melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP)”. tegas Arsyad. (Red/Ist).

Editor : Milla

Pemprov Kepri Kembali Serahkan 109 Bantuan Hibah TA 2022

Gubernur Kepri bersama para penerima batuan hibah
Gubernur Kepri bersama para penerima batuan hibah

Kepri, GK.com – Sebanyak 109 rumah ibadah di Kota Batam mendapatkan bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2022.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad langsung yang menyerahkan bantuan tersebut untuk 4 Kecamatan di Kota Batam, yakni Kecamatan  Sekupang, Sagulung, Batu Aji dan Belakang Padang.

“Gunakan sebaik mungkin bantuan hibah ini untuk  menyelesaikan pembangunan tempat ibadah di tempat Bapak/Ibu semua,” harap Ansar Ahmad.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah menyerahan bantuan  kepada tempat ibadah lain di Kota Batam,  seperti untuk agama Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Budha dan Kong Hu Cu, dengan total penerima 290 se- Kota Batam.

Satu persatu dari sebanyak 109  penerima bantuan, kemudian maju menerima secara simbolis plakat bantuan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dengan di dampingi Kepala Staf Khusus dan beberapa Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri.

Berbagai bantuan-bantuan yang bersumber dari APBD dari Pemerintah Provinsi Kepri sengaja di percepat penyerahannya diawal tahun, dengan harapan bantuan tersebut bisa membantu menggerakan perekonomian masyarakat.

Hal ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden RI Joko Widodo yang meminta mempercepat penyaluran dan bantuan yang bersumber dari dana Pemerintah, guna mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat, sekaligus membantu mepercepat berputarnya kembali roda perekonomian pasca pandemi.

“Jadi gunakan bantuan ini sebaik mungkin, dan  pertanggungjabawakan juga dengan sebaik-baiknya,” ucap Ansar Ahmad.

Disampaikan Ansar saat itu, bantuan dana hibah untuk rumah ibadah kali ini juga tidak lepas dari bantuan teman-teman Dewan yang menerima aspirasi, sekaligus mengakomodir permintaan Bapak/Ibu semua, dalam membantu perbaikan tempat ibadah.

“Provinsi Kepri terus berupya melakukan berbagai pembangunanan yang menjadi tanggungjawab kita. Termasuk pembangunan yang dilakukan di semua Kabupaten/Kota. Baik pembangunan infrastruktur, pendidikan hingga sarana prasarana kesehatan,” jelas Ansar.

“Saya berprinsip, pembangunan harus dilakukan secara merata di semua Kabupaten/Kota. Bahkan,  khusus  di Kota Batam, kita  berencana akan membangun rumah  singgah yang nantinya bisa di pakai suadara kita dari pulau-pulau yang mungkin ada keperluan seperti berobat di Batam,”  tuturnya.

“Intinya, meski kita ada keterbatasan dalam anggaran, akan tetapi pembangunan harus terus kita lakukan. Tentunya dengan mengedepankan pemerataan pembangunan di semua Kabupaten/ Kota”. tegas Ansar, Jum’at (04/03/2022) di SMKN I Tembesi Kota Batam

Adapun penerima bantuan dana hibah kali ini mulai dari Masjid, Musholla, Taman Pendidikan Al’ Quran (TPQ), Rumah Tahfidz,  Pondok Pesantren, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), dan Yayasan Islam.

Tak ketinggalan bantuan untuk Persatuan Mubaligh Kota Batam, Ikatan Dai Kota Batam,  Ikatan Putra Putri Qori Qoriah serta Hafidz Hafidzah juga turut diberikan. (Red/Ist).

Editor : Milla