Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 466

Kadispar Karimun : Hotel Satria Memenuhi Persyaratan, Kepala DPMTSP Bungkam

Karimun, GK.com – Kasus pemukulan 2 remaja berinisial MH (20) dan DN (19) di area Gelper Hotel Satria Tanjung Balai Karimun beberapa hari lalu, harusnya menjadi catatan bagi Pemerintah setempat, dalam hal ini Dinas yang menaunginya, maupun bagi Aparat Penegak Hukum.

Atas kejadian tersebut, korban bersama orang tuanya telah melaporkan kejadian ini ke Polres Karimun, namun ini bukan kali pertama kekerasan terjadi di Hotel Satria.

Masih ingatkah pada tahun 2019 lalu, dimana peristiwa terjadi antara pemilik dan pengurus Hotel Satria di laporkan ke Polres Karimun dengan kasus penyekapan dan pemukulan karyawannya bernama Richardo, atas dugaan tindakan penganiayaan hingga perampasan.

Menjadi tanda tanya besar, ada apa dengan Hotel Satria, banyaknya aktivitas terindikasi perjudian hingga kekerasan yang terjadi seakan tidak tersentuh hukum.

Melihat aktivitas di Hotel Satria, mulai dari KTV Room, Permainan Pimpong, dan juga Gelper, hal ini lantas menjadi tanda tanya besar terkait perizinan yang di miliki tempat usaha tersebut.

Kepada awak Media ini, Kepala Dinas (Kadis) Dispar M. Yunus di dampingi stafnya menyampaikan, bahwa pihaknya tidak berwenang dalam memberikan izin apa pun.

“Semenjak Tahun 2019, pengajuan maupun pemberian izin telah melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang di keluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Terpadu dan Satu Pintu (DPMTSP) Kabupaten Karimun.

“Kami hanya memberikan pertimbangan apakah pengajuan izin dari pelaku usaha memenuhi syarat dan ketentuan, dikarenakan Hotel termasuk tempat wisata,” terang Yunus, Selasa (01/03/2022) sekitar pukul 11.45 Wib.

Saat itu, Yunus menegaskan, Hotel Satria telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan izin.

“Izin terbit di Tahun 2019 silam, dimana kami melakukan pengecekan di lapangan untuk tempat usaha permainan dewasa memenuhi syarat. Dan apabiila pelaku usaha kedapatan melanggar izin yang telah di keluarkan, maka akan mendapatkan saksi berupa penahanan izin sementar”. jelasnya.

Sementara itu, Rabu (02/03/2022) sekitar pukul 12.41 Wib, melalui pesan Whatsapp, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu dan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli saat di konfirmasi oleh Media ini , terkait perizinan yang dikeluarkan oleh DPMTSP melalui sistem OSS, hingga saat ini enggan memberikan tanggapannya alias bungkam. (tim).

Editor : Ron

Sejumlah Fraksi di DPRD Batam Memberi Masukkan Tentang Pokir Kepada Pemko

Batam, GK.comBeragendakan ‘Laporan Reses DPRD Kota Batam Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022’, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menampung masukan yang disampaikan sejumlah Anggota DPRD Batam terkait Peraturan Wali Kota (Perwako) 1/2022 pada Rapat Paripurna, Rabu (02/03/2022).

Masukan tersebut disampaikan sejumlah Fraksi,  salah satunya mengatur tentang Pokok-pokok Pikirian (Pokir) DPRD Batam yang hanya dibatasi sebanyak 20 usulan.

Dalam penyampaian hasil Reses, Amsakar menjelakan, dari 9 Fraksi yang menyampaikan tentang harapan dari masyarakat yang diakomodir DPRD Batam salah satunya adalah infrastruktur, posyandu, dan lain-lain.

“Hasil reses ini merukan masukan yang disampaikan masyarakat dari Dapil masing-masing. Sementara terkait jumlah batasan usulan, kita sudah menggelar Rapat bersama Pimpinan DPRD Batam usai Rapat Paripurna,” ucap  Amsakar.

“Kita juga sudah sampaikan pada Rapat, Pokir akan disejalankan dengan proses perencanaan lain yang masuk melalui Musrenbang, Pokja OPD, dan sebagainya kepada Provinsi,” terangnya.

“Dalam hal ini tentunya kita akan melihat kemampuan APBD terlebih dahulu. Proyeksi yang harus diraih nanti kelihatan di Musrenbang tingkat Kota Batam. Pokir ini bisa diselaraskan dengan Renja OPD maupun PSPK,” ujar Amsakar.

Disampaikan dari perwakilan Fraksi PKB-PPP, Aman, saat itu, selama 6 hari Reses dilakukan, yaitu terhitung dari tanggal 17 s/d 23 Februari 2022, banyak aspirasi dari masyarakat kepada anggota DPRD Batam sebagai fungsi legislator diutarakan.

Namun, banyaknya usulan tersebut terbatas dengan jumlah kuota yang diberikan untuk DPRD Batam yang diatur dalam Perwako 1/2022.

Ditambahkan dari Fraksi Hanura Rubina Situmorang dan Fraksi Gerindra Muhammad Rudi, persoalan serupa yang juga mereka ungkapkan saat itu, yang ingin adanya pembahasan lanjutan terkait pembatasan tersebut.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad berjanji, terkait hasil Rapat yang dilaksanakan pada pukul 10. 00 Wib di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam itu akan Ia sampaikan kepada Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi. (Red/Ist).

Editor : Ron

Diskominfo Karimun Hadiri Seminar Nasional “Pers Merawat Perbatasan”

Tanjungpinang, GK.com – Bertempat  di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (02/03/2022) Kepala Dinas Diskominfo Kabupaten Karimun, Dr Helmi SE. M. Si menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Diskominfo Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dengan mengambil tema “Pers Merawat Perbatasan”, Seminar berjalan lancar dengan turut mengundang sejumlah Tokoh Nasional sebagai narasumber seperti Ketua Komisi Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Indonesia Agus Sudibyo, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Agung Suprio, Komisioner Komisi Informasi Pusat Cecep Suryadi, dan Jurnalis senior Indonesia Desi Anwar.

Seminar ini diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022, dan dibuka secara langsung oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad S.E M.M.

“Kami sangat mendukung adanya Seminar Nasional dengan tema Merawat Pers Perbatasan ini, karena Seminar ini sangat baik dan tepat diselenggarakan di Kepri yang memiliki Wilayah strategis dengan berbatasan langsung Negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia, serta berbatasan dengan laut china selatan,” ucap  Kepala Dinas Kominfo (Kadiskominfo) Kabupaten Karimun, Dr Helmi SE. M. Si.

“Kepri merupakan Daerah yang mendukung penuh dan memperhatikan segala potensi dari insan Pers. Hal ini dibuktikan dengan capaian Provinsi Kepulauan Riau yang baru saja dianugerahi sebagai Provinsi dengan Kemerdekaan Pers Terbaik di Indonesia Tahun 2021 oleh Dewan Pers dan Provinsi Terbaik Nasional KPI Award 2021 oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)”. ungkap Helmi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Forkopimda Kepri, Ketua Komisi Informasi Kepri Endra Mayendra, Pimpinan Instansi Vertikal, Staf Khusus, Staf Ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, Kepala Diskominfo Kabupaten/Kota se- Kepri, Pimpinan Media se- Kepri, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Karimun Efryan Santana S.Ip, Kepala Seksi Hubungan Media Diskominfo Karimun Dini Haryono S. ST dan para peserta seminar. (Ist/Red).

Editor : Milla

Butuh Suport Dari Semua Pihak, Posko Anti Narkoba Diharapkan Berdiri

Lurah Teluk Air, Fatwa Lukmana
Lurah Teluk Air, Fatwa Lukmana

Karimun, GK.com Kelurahan Teluk Air akan membentuk posko Anti Narkoba. Dimana tujuan dari didirikannya posko tersebut adalah untuk mensosialisasikan bahayanya Narkotika kepada masyarakat, khususnya anak muda yang rentan terhadap penyalahgunaan Narkoba.

“Perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak dalam hal ini, baik itu dari Instansi terkait, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun, Polres Karimun khususnya Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba), maupun masyarakat,” ujar  Lurah Teluk Air, Fatwa Lukmana.

“Terkait hal ini juga nantinya akan kami bicarakan, agar posko Anti Narkoba ini dapat cepat terbentuk,” ucapnya, Rabu (02/03/2022) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Disini kami tidak mau anak-anak muda yang berada di Wilayah kami menjadi korban penyalahgunaan maupun budak pengedar Narkoba. Maka untuk antisipasi hal ini agar tidak terjadi, kedepannya diharapkan jika berdiri posko ini bisa membantu dalam peredaran Narkoba di Wilayah sini”. harapnya. (IWD).

Editor : Milla

Melalui ‘Pers Merawat Perbatasan’ Gubernur Berharap Akreditasi Dan Profesionalitas Pers Meningkat

Kepri, GK.com – Bertema “Pers Merawat Perbatasan”, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad membuka Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Rabu (02/03/2022) di Aula Wan Seri Beni, Dompak.

Seminar ini dilaksanakan tepat di 1 Tahun kepemimpinan Gubernur Ansar dan Wagub Marlin, sekaligus memeriahkan Hari Pers Nasional tahun 2022.

Saat itu, kegiatan selain diselenggarakan secara Luring, acara juga dapat diikuti melalui Daring dari Media Sosial (Mensos) Diskominfo Kepri.

Ansar Ahmad selaku Gubernur Kepri dalam sambutannya saat membuka seminar tersebut menuturkan, tema yang diusung sangat relevan dan strategis dengan kondisi Kepri secara keseluruhan. Sebagai Provinsi Kepulauan terbesar di Indonesia, dengan jumlah Pulau ada sebanyak 2.408, dimana 394 diantaranya berpenghuni, dan 22 di antaranya sebagai Pulau terdepan.

“Dengan wilayah laut sebesar 96 persen dan daratan 4 persen, kemudian berbatasan langsung dengan Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, dan China, tentu sudah sepatutnya Wilayah Kepri dijaga dan dirawat oleh semua pihak sebagai Wilayah perbatasan. Seyogyanya kita berupaya mengoptimalisasi kedaulatan maritim yang ada dengan mengoptimalkan semua potensi yang ada,” tutur Ansar Ahmad.

“Kepri juga sesungguhnya menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Nasional dengan segala potensi yang ada. Akan tetapi di sisi lain, Kepri juga menjadi sumber kerawanan, karena berhampiran dengan Negara tetangga,” ucap Ansar Ahmad.

“Tidak mengherankan di Kepri masih ada kegiatan illegal fishing, dan juga masih ada kekhawatiran invasi di bidang pertahanan oleh Negara lain. Ini tentunyaa menjadi harga mati bagi kita dalam menjaga kedaulatan,” ungkap Ansar Ahmad.

“Disini kita perlu bersama menjaga potensi dan kedaulatan Indonesia, khususnya di Wilayah Kepri dengan bergandengan tangan dan kerja sama dari berbagai pihak, salah satunya dengan Pers. Pers adalah sebagai penyedia informasi, corong dunia, Negara, dan rakyat. Pers jug memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan dan merawat perbatasan,” tegas Ansar Ahmad.

“Jangkauan informasi itu penting. Oleh karena itu, untuk mendukung agar Pers dapat terus melaksanakan tugasnya dengan baik, maka kita harus membangun infrastruktur. Tahun ini akan terbangun 76 BTS di Daerah 3T, khususnya di Kabupaten Natuna, Anambas, dan Lingga, baik melalui kerjasama dengan BAKTI Kominfo, maupun BTS operator seluler swasta. Supaya wilayah-wilayah blankspot tersebut bisa terjamah jaringan yang dibutuhkan dalam membangun komunikasi yang efektif,” papar Ansar Ahmad.

Ditambahkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat itu, dalam merawat daerah perbatasan, perlu juga dorongan untuk peningkatan profesionalitas Pers, serta meningkatkan akreditasinya di berbagai jenjang yang telah diatur oleh Dewan Pers dan KPI.

“Kita akan siapkan anggaran untuk teman-teman Jurnalis agar bisa mengikuti kursus bahasa asing, karena kita berbatasan langsung dengan Negara tetangga, maka saya kira kompetensi itu yang kita perlukan. Nah, kolaborasi seperti inilah yang ingin kita bangun bersama agar dapat merawat kedaulatan dan perbatasan,” jelas Ansar Ahmad.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Dewan Pers dan KPI Pusat yang telah menganugerahi Kepri sebagai Provinsi dengan Kemerdekaan/Kebebasan Pers terbaik di Indonesia pada Tahun 2021 lalu, dan Provinsi Terbaik Nasional KPI Award 2021. Tentunya Anugerah ini akan kita persembahkan kepada seluruh Insan Pers yang ada di Kepri, terutama yang bertugas di daerah perbatasan”. tutup Gubernur Ansar Ahmad.

Hadir pada kesempatan itu beberapa Tokoh Nasional sebagai narasumber diantaranya Ketua Komisi Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Indonesia Agus Sudibyo, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Agung Suprio, Komisioner Komisi Informasi Pusat Cecep Suryadi, dan Jurnalis senior Indonesia Desi Anwar.

Lalu hadir juga perwakilan Forkopimda Kepri, Ketua Komisi Informasi Kepri Endra Mayendra, Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra, Pimpinan Instansi Vertikal, Staf Khusus, Staf Ahli, dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, Kepala Diskominfo Kabupaten/Kota se- Kepri, Pimpinan Media se- Kepri, dan para peserta seminar.

Sementara untuk host dan moderator dipandu oleh Kadiskominfo Kepri, Hasan. (Red).

Editor : Milla

Ciptakan Kebersamaan Guna Memajukan Pendidikan

Kepala SDN 011 Karimun, Darmayanti
Kepala SDN 011 Karimun, Darmayanti

Karimun, GK.com –Dalam menciptakan kemajuan di dunia pendidikan, perlu dilakukan berbagai terobosan, salah satunya dengan kolaborasi dan kerja sama antara Komite, Paguyuban, dan Sekolah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SDN 011 Karimun, Darmayanti kepada awak Media ini.

“Pendidikan itu sangat kompleks, sehingga tidak bisa berjalan sendiri dengan mengandalkan hanya satu OPD saja yang bekerja. Harus ada dukungan dari seluruh pemangku kepentingan yang terkait, seperti Komite, Sekolah dan Paguyuban,” ujar Darmayanti, Rabu (02/03/2022) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Untuk saat ini, kerjasama antara Komite, Paguyuban, dan Sekolah sudah bagus. Namun, kita harus meningkatkan nya lagi, agar bagaimana Sekolah kita ini bisa lebih maju, baik dalam memberikan ilmu pengetahun kepada siswa, dan lain-lain,” terangnya.

“Harapan kita, kerja sama ini nantinya dapat saling support demi kemajuan bersama, baik dari segi kuantitas maupun kualitas yang diberikan,” harapnya.

“Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, pendidikan harus mampu beradaptasi, sehingga bisa nantinya menemukan metode mengajar dan mentransfer ilmu yang sesuai dengan kondisi saat ini”. ungkapnya. (RP).

Editor : Milla