Sabtu, Juni 20, 2026
Beranda blog Halaman 451

Membasuh Diri dengan Balimau Kasai 

Masyarakat dan Pemerintah Desa Teluk Latak Laksanakan Pawai Berarak Balimau Kasai
Masyarakat dan Pemerintah Desa Teluk Latak Laksanakan Pawai Berarak Balimau Kasai

Bengkalis, GK.com – Ratusan warga Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis melakukan Pawai  Balimau Kasai keliling Kampung untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (02/04/2022) itu dimulai dari Halaman Masjid As- Solihin Desa Teluk Latak berlanjut mengelilingi ruas Jalan di Desa Teluk Latak.

Selain masyarakat, peserta pawai Berarak Balimau juga terdiri dari Organisasi Kepemudaan, Siswa Sekolah, maupun para Tokok masyarakat Desa Teluk Latak.

Kegiatan yang diiringi dengan kesenian kompang, Rebana serta miniature itu dilepas secara langsung oleh Camat Bengkalis, Ade Suwirman yang didampingi Kepala Desa Teluk Latak, Mansur.

Dalam perjalanan Pawai, peserta juga membagikan peralatan wewangian yang terbuat dari campuran limau nipis, beras, kunyit, daun pandan dan bunga-bungaan untuk dijadikan sebagai wewangian saat berkeramas dan pengharum badan kepada masyarakat yang digunakan pada waktu mandi Balimau Bakasai.

Di lain tempat, Kades Teluk Latak Mansur menuturkan, “Balimau Bakasai ini sengaja dilaksanakan setiap tahun, karena sudah menjadi tradisi masyarakat turun temurun dalam menyambut bulan suci Ramadhan, dengan tujuan adalah untuk mensucikan diri, tidak hanya pada raga, melainkan juga pada hati,” terangnya.

“Selain ajang penyucian diri, Balimau Bakasai dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempererat rasa persaudaraan, silaturrahmi meminta maaf antar sesama sehari sebelum ramadhan. Sehingga dalam pelaksanaan ibadah puasa nantinya, kita dalam kondisi suci lahir batin,” tambah Mansur.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Tarmizi yang juga sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Desa Teluk Latak mengatakan bahwa, Pawai berarak Balimau Kasai keliling Kampung merupakan bentuk rasa syukur menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

“Balimau adalah membasuh diri dengan ramuan limau nipis, Kasai adalah wangi-wangian yang dipakai sebagai lulur saat mandi. Semoga dengan Balimau Bakasai ini, kita dapat menyambut suasana Ramadhan dalam keadaan bersih”. harap Tarmizi. (ricky).

Editor : Milla

Muhammad Rudi Kunker ke Singapura

Kepala BP Batam saat melakukan Kunker ke Singapura (Ist)
Kepala BP Batam saat melakukan Kunker ke Singapura (Ist)

Singapura, GK.com – Menjalin bisnis  yang siap kembali dirangkai, berbarengan dengan dibukanya jalur Singapura – Batam, Jum’at (01/04/2022) pagi, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi bertemu dan bertatap muka dengan Menteri Tenaga Kerja dan  Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Singapura, Dr. Tan See Long.

Dalam Kunjungan Kerjanya (Kunker), Keakraban terasa dalam suasana penuh kehangatan, seperti saudagar lama yang sekian lama tak berjumpa. Senyum sumringah keduanya pun menandakan optimisme baru menyongsong.

Lawatan Muhammad Rudi dilakukan saat itu bertepatan dengan _Reopening of Land Borders_ atau pembukaan perdana kembali perbatasan wilayah Singapura dan Batam – Indonesia yang dimulai tanggal 1 April 2022.

Seperti diketahui, mulai 1 April 2022, semua wisatawan yang sudah divaksinasi lengkap dapat menikmati perjalanan bebas karantina ke Singapura dengan cukup melakukan tes antigen saja sebelum keberangkatan.

“Langkah Singapura untuk membuka kembali pintu Wisatawan (melalui jalur Vaccinated Travel Framework) akan memberikan dorongan dalam membangkitkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Batam pasca Pandemi Covid-19,” ucap Muhammad Rudi.

“Kebijakan ini tentunya sekaligus menjadi nyawa baru dalam hubungan bisnis kedua wilayah yang sempet terkendala selama masa Pandemi Covid-19 melanda,” katanya.

Dalam pertemuan itu, ada beberapa poin utama yang menjadi perhatian Menteri Dr. Tan See Long.

Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Bidang Perdagangan dan Perindustrian Singapura ini, menyoroti langkah BP Batam yang terus berinovasi, seperti : 

1. menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sekupang ;

2. Progress pembangunan yang dilakukan secara masif dan ;

3. Capaian positif ekonomi Batam selama Pandemi.

“Kami menyampaikan apresiasi atas apa yang tengah disiapkan Batam selama Pandemi berlangsung. Dalam KEK Kesehatan, kami tentu berharap dapat mengambil peran. Kami akan coba merekomendasikan Rumah Sakit yang sesuai untuk bisa berkolaborasi dengan Batam,” tutur Dr. Tan.

Lebih lanjut, Dr. Tan juga menyampaikan pujian atas capaian ekonomi Batam di saat Pandemi Covid-19 merajai, perekonomian Batam justru meroket pada Tahun 2021, bahkan mengalahkan pertumbuhan ekonomi Nasional dan Kepulauan Riau.

Capaian pertumbuhan ekonomi Batam berada di angka 4,75 persen. Angka ini bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Nasional yang berada pada angka 3,69 persen, dan Kepulauan Riau (Kepri) sebesar 3,43 persen.

Tak kalah menarik, salah satu pembicaraan yang akan berlanjut adalah mengenai harga logistik (Port to Port). Sebagai bentuk tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat akan membahas secara khusus bersama dengan EDB (Economic Development Board) dan MPA (Marine Port Authority) pada lawatan mendatang.

Di akhir perbincangan, Kepala BP Batam yang juga menjabat sebagai Walikota Batam, Muhammad Rudi mengundang Menteri Dr. Tan See Long untuk bisa melakukan perjalanan bisnis ke Batam.

Menteri Singapura yang ternyata merupakan putra asal Kundur, Tanjung Batu Karimun sangat menyambut gembira atas undangan tersebut. Ia berencana menikmati makan-makanan laut bersama Kepala BP Batam saat kunjungan balasan nanti.

Tak berhenti sampai disini, Kepala BP Batam melanjutkan lawatan dan bertatap muka dengan Menteri Kedua Luar Negeri, Dr. Mohammad Maliki Bin Osman.

Dalam pembicaraan kedua tokoh ini, diskusi menguat pada kondisi Batam dengan terkendalinya Pendemi Covid, sehingga dibarengi meroketnya capaian ekonomi Batam, progres pembangunan yang merata, serta pembahasan pembukaan border antara Singapura – Batam yang dimulai pada hari ini.

Keduanya meyakini, bahwa terbukanya pintu Singapura – Batam bagi wisatawan dan perjalanan bisnis akan membuka peluang seluasnya bagi geliat ekonomi kedua wilayah.

Untuk diketahui, Singapura masih menjadi Negara dengan jumlah investasi terbesar di Batam, disusul Negara asal Eropa dan Jepang. 

Berdasarkan Data Kementerian Investasi / BKPM RI menyatakan, sepanjang Triwulan I – Triwulan IV Tahun 2021, Singapura mencatatkan total investasi 167.865,9 Ribu US Dolar, dengan total proyek 1.019.

“Dengan dibukanya jalur Singapura – Batam, kita optimis, semua sektor akan kembali bangkit dari Pariwisata hingga industri. Perekonomian diharapkan akan terus meningkat. Investasi juga akan semakin menggeliat”. harap Rudi. (Ist)

Editor : Ron

Masyarakat yang Menimbun Minyak Goreng Siap-Siap Akan Mendapat Sanksi

Gambar Ilustrasi masyarakat memborong Minyak Goreng
Gambar Ilustrasi masyarakat memborong Minyak Goreng

Lingga, GK.com Menjelang Ramadhan 1443 Hijriah, Polres Lingga melakukan pengecekan dan pengawasan ketersediaan minyak goreng, serta sembako di wilayah hukum Polres Lingga.

“Pengecekan ketersediaan minyak goreng dan sembako ini bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lingga yang dimulai sejak H-7, dan dilanjutkan dengan melakukan pengawasan pendistribusian serta ketersediaannya  di Toko-toko, maupun Distributor,” terang Kapolres Lingga, AKBP Arief Robby Rachman di Mapolres Lingga, Jumat (01/04/2022).

Kapolres Lingga, juga mengungkapkan bahwa setelah dilakukannya pengecekan serta pengawasan terhadap ketersediaan minyak goreng dan sembako, sampai saat ini belum ditemukan permasalahan, dan untuk persediaan cukup.

“Kami akan selalu rutin melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap minyak goreng dan sembako, agar tidak terjadi kelangkaan dan penimbunan di gudang,” ungkap Arief.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Lingga agar tidak melakukan penimbunan.

“Dengan dilakukannnya kegiatan ini, saya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan, apabila ada yang melakukan penimbunan hingga mengakibatkan kelangkaan terhadap ketersediaan minyak goreng, maka akan kami tindak tegas”. imbau Kapolres Lingga. (Red/Ist).

Editor : Milla

Meski Jadwalnya Padat, Kapolres Karimun Tetap Peduli Kepada Masyarakat

Kapolres Karimun saat memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat (Ist)
Kapolres Karimun saat memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat (Ist)

Karimun, GK.com, – Melalui program ‘Jumat Berkah’, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano di sela – sela kesibukannya tetap memperhatikan masyarakat Kabupaten Karimun.

Usai melaksanakannya Sholat Jumat, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano di dampingi Kepala Satuan (Kasat) Bimbingan Masyarakat (Binmas), menghampiri seorang Lansia Nurakhman (60) yang beralamat di Kampung Suka Maju RT 001/003 Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, guna memberikan bantuan.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Tony Pantano berharap Bakti Sosial (Baksos) yang diberikan ini setidaknya dapat membantu biaya kebutuhan dan perobatan.

“Bakti Sosial yang dilaksanakan ini sebagai wujud Polres Karimun peduli kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian kita semua,” ujar Tony Pantano.

Dikesempatan yang sama, Nurakhman menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kapolres Katimun beserta jajaran, yang telah peduli terhadap dirinya.

“Terimakasih yang tak terhingga kepada Kapolres Karimun yang telah sudi menjenguk saya dan memberi bantuan”. ucap Nurakhman, Jumat (01/04/2022). (Red/Ist).

Editor : Milla

Wilayah Bukit Bestari jadi Sarang Judi, Aparat Penegak Hukum jangan Bengong Aja !!!

Tanjungpinang, GK.com – Aparat Penegak Hukum di wilayah Bukit Bestari diharapkan lebih peka terhadap perjudian jenis Siji yang beroperasi di Jalan Tanjung Unggat dan perjudian jenis Lotto di Pujasera Familiy yang terletak di Jalan Sukaberenang. Pasalnya, hingga kini tempat tersebut masih tetap beroperasi secara terang-terangan.

“Saya buka siji ini baru beberapa bulan”. ngaku Meli selaku pemilik usaha siji tersebut kepada tim Media ini, Rabu (23/03/2022) siang.

Baca juga : 👇👇👇

Mulusnya aktifitas praktek perjudian Siji dan Lotto di wilayah hukum Polsek Bukit Bestari ini pun makin menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Dikarena dua lokasi perjudian tersebut meskipun sempat mendapatkan penolakkan dari masyarakat, namun anehnya, tempat-tempat itu masih tetap dibiarkan beroperasi secara terang-terangan. Mirisnya lagi, bak seolah menyenangkan hati masyarakat yang mengkritik aktivitas perjudian tersebut, terkadang tak jarang tempat-tempat itu sengaja ditutup sesaat, lalu selang waktu tak lama, tempat-tempat itu kembali beroperasi lagi tanpa adanya diberi sanksi oleh pihak yang berwenang.

Baca juga : 👇👇👇

Kapolsek Bukit Bestari, Adi Sumardi beberapa kali didatangi oleh tim Media ini bak sengaja terkesan menghindar. Dikonfirmasi melalui wawancara tertulis yang dilayangkan pada Sabtu (26/03/2022) hingga kini belum mau menjawab. Saat didatangi bebarapa kali di Kantornya juga tidak pernah ada. Dan terakhir, guna mendapatkan perimbangan dalam pemberitaan, Media ini berupaya mengkonfirmasi melalui via Whatsapp, Kamis (31/03/2022) siang, namun yang bersangkutan juga enggan membalasnya.

Ada apa dengan wilayah Polsek Bukit Bestari ? Kenapa justru terkesan dengan sengaja menghindari pertanyaan dari wartawan terkait Perjudian yang bertengger di wilayah kerja nya ? (Tim).

Editor : Ron

Dinas PUPR Karimun Dilaporkan ke Ombudsman Kepri, Ini Alasannya

Ombudsman Kepri saat memediasi warga bersama PUPR Karimun (Ist)
Ombudsman Kepri saat memediasi warga bersama PUPR Karimun (Ist)

Batam, GK.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penetapan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun di laporkan seorang warga Desa Pangke Barat kepada Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) atas dugaan Maladministrasi.

Sebelumnya, Dinas PUPR telah mengaspal Jalan di atas lahan milik seorang warga tanpa pemberitahuan di Tahun 2019 silam.

Kepada awak Media ini, Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri Dr. Lagat Parroha mengatakan bahwa pelapor sudah berupaya untuk meminta penjelasan kepada Dinas PUPR Kabupaten Karimun, namun tidak membuahkan hasil.

“Kasus ini bermula pada Tahun 2019 saat Pelapor membuat laporan resmi ke Ombudsman RI perwakilan Kepri, setelah sebelumnya upaya meminta penjelasan kepada Dinas PUPR tidak membuahkan hasil. Pelapor menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui apabila Pemerintah Daerah Karimun membuat Jalan di atas tanahnya. Akibatnya, Pelapor mengalami kerugian dan kesulitan menjual tanahnya yang telah terbagi dua,” ungkap Lagat. Kamis (31/03/2022) sekitar pukul 14.15 Wib melalui pesan Whatsapp.

Lebih lanjut, Lagat juga menjelaskan kronologi bermulanya kasus ini, “Berdasarkan keterangan masyarakat saat pemeriksaan di lapangan, bahwa di atas tanah Pelapor terdapat Jalan menuju lokasi Pantai Pelawan Desa Pangke Barat sejak Tahun 1990. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas PUPR membuat Jalan umum beraspal pada Tahun 2007, tepatnya di atas tanah Pelapor. Padahal, berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) Reg Lurah Meral Karimun dan Reg Camat Karimun, tanah tersebut dimiliki oleh Pelapor sejak Tahun 1990.

“Dinas PUPR memberikan penjelasan kepada pihaknya, mereka telah mengganggarkan ganti rugi tanah dalam APBD Tahun 2020 lalu. Namun, karena terkendala refocusing anggaran saat pandemi Covid-19, selanjutnya akan diajukan lagi untuk dianggarakan pada Tahun 2021 dengan estimasi jumlah anggaran sekitar Rp 80 juta,” jelas Lagat.

Ombudsman Kepri melakukan mediasi antara Pelapor dan Terlapor, Senin (21/03/2022) dengan menghasilkan bahwa Pelapor menerima tawaran ganti rugi.

“Mengingat sisa tanah seluas 4.728 M2, dan sisa tanah selebihnya merupakan pantai yang tidak bisa diganti rugikan, maka Pelapor telah mendapatkan ganti rugi dengan uang ganti sebesar Rp. 604.500.000-. Dalam hal ini tentunya kami memberikan apresiasi kepada Bupati, Sekda, Asisten I dan Kadis PUPR Karimun yang memiliki good will dalam menyelesaikan permasalahan ini dengan memberikan keadilan berupa ganti rugi kepada Pelapor”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Ron