Jumat, Mei 29, 2026
Beranda blog Halaman 237

Daerah Terbanyak Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sepanjang Tahun 2023

Daerah Terbanyak Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sepanjang Tahun 2023 ( Poto Ilustrasi Kartu BPJS Tenagakerja )

Lingga, GK.com – Kabupaten Lingga merupakan peserta terbanyak BPJS Ketenagakerjaan di sepanjang tahun 2023 se- Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini di sampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang Sunjana Achmad, Senin (29/01/2024).

“Hingga Desember 2023, sebanyak 9.797 nelayan di Kabupaten Lingga telah terdaftar dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Angka ini tentunya

tertinggi di Provinsi Kepri, serta menunjukkan komitmen dan antusias masyarakat Lingga

dalam mengikuti program perlindungan ketenagakerjaan,” ujar Sunjana Achmad.

“Tahun 2023, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan jaminan

kematian senilai Rp 2.040.000.000,- yang melibatkan 51 klaim jaminan kematian di Kabupaten Lingga. Dari jumlah tersebut,

sebagian besar berasal dari para nelayan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Sunjana Achmad.

“Kami berharap, melalui santunan ini dapat

bermanfaat secara nyata bagi ahli waris penerima manfaat, sehingga dapat membantu

menjaga keberlangsungan hidup ahli waris dan keluarganya,” harap Sunjana Achmad.

“Terima kasih dan apresiasi kami berikan kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Daerah Lingga yang sangat mendukung program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini”. tutupnya. (Red).

Ansar Ahmad Kunjungi Rumah Singgah Kepri di Jakarta

Ansar Ahmad Kunjungi Rumah Singgah Kepri di Jakarta ( Poto : Kominfo Kepri )

Jakarta, GK.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengunjungi rumah singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta, Jumat (23/2/2024). Rumah singgah ini merupakan fasilitas gratis yang disediakan oleh Pemprov Kepri untuk masyarakat Kepri yang sedang berobat di Jakarta.

Ansar Ahmad berdialog dengan para penghuni rumah singgah dan mendoakan kesembuhan mereka. Ia juga mengapresiasi rumah singgah yang memiliki fasilitas yang baik dan nyaman. Ia berharap rumah singgah ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kepri yang membutuhkan.

Salah satu penghuni rumah singgah, Iftina Assyabiya Raffa, mengaku sangat terbantu dengan adanya rumah singgah ini. Ia bersama orang tuanya, Rizky Rahayu Fatmawati, sedang menjalani rujukan di RSUP Fatmawati untuk penyakit celebral palsy spastic yang dideritanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Ansar Ahmad yang telah menyediakan rumah singgah ini.(*)

Muhammad Rudi Optimis Infrastruktur Memantik Pertumbuhan Ekonomi Batam

Muhammad Rudi Optimis Infrastruktur Memantik Pertumbuhan Ekonomi Batam ( Poto : BP Batam )

Batam, GK.com – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan bahwa pembangunan Batam masih menitikberatkan pada penyiapan infrastruktur. Hal ini bertujuan untuk mendukung sektor potensial di daerah, seperti sektor pariwisata yang terhambat karena pandemi.

“Sektor industri di Kota Batam terus meningkat. Saat ini yang menjadi tantangan kita adalah pariwisata,” ucap Muhammad Rudi dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (23/02/2024).

Menurutnya, Batam memiliki potensi besar di sektor pariwisata yang perlu dikembangkan. Sejak 2016, ia telah memberikan perhatian khusus pada pengembangan infrastruktur, terutama jalan utama Kota Batam. Ia yakin bahwa jalan tersebut akan tuntas hingga 2029 mendatang.

“Saya pikir, setelah jalan selesai orang akan merasa nyaman dan banyak ke Batam. Selanjutnya, sektor wisata akan maju,” paparnya.

Salah satu infrastruktur yang sedang dikembangkan adalah Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Bandara ini akan segera memulai proses pembangunan terminal 2 yang akan meningkatkan kapasitas dan fasilitasnya. Hal ini diharapkan dapat mendukung mobilitas ke Batam, baik dari warga lokal, wisatawan lokal, maupun wisatawan mancanegara.

“Sembari PT BIB mengerjakan bandara, tugas kita tingkatkan infrastruktur luarnya menuju kota,” ujarnya.

Ia mencontohkan Jalan Jenderal Sudirman yang sudah mulai rampung. Jalan ini akan menjadi poros utama dan kebanggaan Kota Batam. Jalan ini sangat lebar, yakni masing-masing lima lajur, dan sisi kiri-kanan sepanjang jalan akan ditanami kayu jati emas.

“Bisa kita bayangkan betapa indahnya jalan ini, kita melewatinya tak akan bosan. Kalau sudah begitu, Batam akan semakin menarik dan orang akan berjubel ke Batam. Baik berwisata maupun berinvestasi,” katanya.

Selain bandara, Muhammad Rudi juga mengungkapkan pengembangan KEK Kesehatan di Sekupang, termasuk rumah sakit yang maju. Selain itu, investor dari Dubai, Thumbay Medicity, juga tertarik ingin membangun Universitas Kesehatan bertaraf internasional.

Muhammad Rudi mengatakan, berbagai kebijakan dan lompatan besar tersebut tidak lain untuk menggeliatkan ekonomi Batam.

“Saya berharap ekonomi Kota Batam tahun 2023 yang sebentar lagi akan dirilis oleh BPS bisa mencapai 7 persen,” harapnya.

Ia menyadari bahwa harapan besar ini akan semakin mudah dicapai jika didukung semua pihak, terutama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan masyarakat Batam. Kepada unsur di BP Batam dan Pemko Batam, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh kebijakannya wajib untuk dilaksanakan.

“Tidak lain yang kita bangun demi kota dan masyarakat Batam yang kita cintai ini. Demi generasi Batam atau anak cucu kita ke depan,” imbuhnya.(*)

46 Pejabat BP Batam Resmi Dilantik, Ini Harapan Wakil Kepala

46 Pejabat BP Batam Resmi Dilantik, Ini Harapan Wakil Kepala ( Poto : BP Batam )

Batam, GK.com – Sebanyak 46 pejabat struktural BP Batam yang terdiri dari eselon III dan IV resmi dilantik oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, pada Jumat, (23/2/2024) sore. Acara pelantikan berlangsung di Balairungsari, Batam Center, dan diikuti oleh para Anggota Bidang serta pejabat Eselon II BP Batam.

Dalam sambutannya, Purwiyanto mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik dan berpesan agar mereka dapat beradaptasi dan bertugas dengan maksimal. Ia menilai bahwa mutasi dan promosi jabatan adalah hal yang biasa terjadi dalam organisasi, dan bertujuan untuk memberikan suasana baru dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kita harus siap menerima konsekuensi dari jabatan yang kita emban, yaitu tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas BP Batam,” ujarnya.

Ia juga optimis bahwa dengan semangat dan integritas yang tinggi, para pejabat dapat mengatasi setiap tantangan yang ada di depan dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi dan investasi di Batam.

“Semoga sukses dalam menjalankan tugas dengan baik dan sempurna, mari kita bersama-sama meningkatkan kinerja BP Batam yang lebih baik lagi,” tutupnya.(*)

Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Diresmikan di Tanjungpinang

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Sunjana Achmad ( Poto GK.com / LRS )

Tanjungpinang, GK.com – BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang mengukuhkan Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang pada Senin (19/02/2024). Forum ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengusaha dalam mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan dan memberikan perlindungan sosial bagi pekerja. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Sunjana Achmad mengatakan bahwa forum ini juga akan mendukung percepatan program jaminan sosial ketenagakerjaan dan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Tujuan Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Sunjana menjelaskan bahwa forum ini dibentuk sebagai upaya untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja. “Forum ini bertujuan untuk mendorong kepatuhan pengusaha dalam mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Sunjana di Ruang Kerjanya, Jumat (23/02/2024).

Dia juga menambahkan, forum ini memiliki tugas dan fungsi penting, yaitu mendukung percepatan program jaminan sosial ketenagakerjaan, serta melakukan edukasi dan sosialisasi.

Manfaat Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja

Menurut Sunjana, dengan adanya forum ini, pekerja akan mendapatkan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan, seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kesehatan. “Hal ini akan memberikan perlindungan bagi pekerja, terutama jika terjadi resiko sosial yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan, sakit, atau meninggal,” terang Sunjana.

Data Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Tanjungpinang

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, jumlah pekerja di Kota Tanjungpinang ada 75.241 pekerja. Dari jumlah tersebut, yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan ada 58.203 pekerja, atau sekitar 77,36 persen. Para pekerja tersebut merupakan pekerja dari sektor formal, yakni dari perusahaan.

Sunjana mengungkapkan, masih ada sekitar 17.038 pekerja atau sekitar 22,64 persen yang belum terdaftar. Sebagian besar yang belum terdaftar itu adalah pekerja informal seperti, tukang ojek, petani, marbot masjid, dan lain sebagainya. “Kami terus berupaya untuk menjangkau pekerja informal ini agar mereka juga bisa mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Sunjana.

Harapan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang

Sunjana berharap, melalui Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini, seluruh pekerja baik dari sektor formal maupun informal dapat memiliki BPJS Ketenagakerjaan. “Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, pengusaha, pekerja, maupun masyarakat, untuk bersama-sama mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan ini. Dengan demikian, kita bisa menciptakan kesejahteraan sosial bagi pekerja dan keluarganya,” harapnya. (LRS).

BPJS Ketenagakerjaan Santuni Ahli Waris Anggota Koperasi

BPJS Ketenagakerjaan Santuni Ahli Waris Anggota Koperasi

Tanjungpinang, GK.com – Ahli waris dari anggota Koperasi Nuju yang meninggal dunia mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto kepada perwakilan ahli waris di Kantor Koperasi Nuju, Batam pada Kamis (22/02/2024).

Agus Susanto mengatakan, santunan ini merupakan bentuk perlindungan sosial bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap, santunan ini dapat meringankan beban ahli waris dan memberikan motivasi bagi mereka untuk melanjutkan hidup.

“Kami berduka cita atas meninggalnya anggota Koperasi Nuju. Kami berharap, santunan ini dapat bermanfaat bagi ahli waris dan menjadi amal jariyah bagi almarhum,” ujar Agus Susanto.

Santunan yang diberikan kepada ahli waris terdiri dari dua jenis, yaitu jaminan kematian dan jaminan hari tua. Jaminan kematian diberikan sebesar Rp 42 juta, sedangkan jaminan hari tua diberikan sesuai dengan jumlah iuran yang telah dibayarkan oleh peserta.

Salah satu penerima santunan, Rina mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Koperasi Nuju atas bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan, suaminya meninggal karena kecelakaan kerja pada bulan Januari lalu. Ia berharap, santunan ini dapat membantu kebutuhan keluarganya, terutama anak-anaknya yang masih sekolah.

“Terima kasih banyak kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Koperasi Nuju. Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Santunan ini sangat berarti bagi kami, karena kami tidak punya penghasilan tetap. Kami akan gunakan santunan ini untuk biaya sekolah anak-anak dan kebutuhan sehari-hari”. ucap Rina.

Koperasi Nuju adalah salah satu mitra kerja BPJS Ketenagakerjaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang. Koperasi ini memiliki sekitar 300 anggota yang terdiri dari sopir, kenet, dan petugas gudang. Semua anggota Koperasi Nuju telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2022. (*/ry).