Lingga, GK.com – Aktivitas penambangan timah ilegal kembali marak di wilayah Dabo, Kabupaten Lingga. Praktik terlarang ini menimbulkan kekhawatiran serius akan kerusakan lingkungan yang parah, serta dampak negatif terhadap masyarakat setempat. Senin, (30/09/2024).
Kerusakan Lingkungan yang Mengkhawatirkan
Penambangan timah ilegal di Dabo telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan. Lahan-lahan yang dulunya hijau, kini berubah menjadi lubang-lubang bekas galian yang menganga.
Pencemaran air dan tanah juga menjadi masalah serius akibat penggunaan bahan kimia berbahaya dalam proses penambangan.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Selain kerusakan lingkungan, tambang ilegal juga berdampak negatif pada masyarakat. Konflik sosial kerap terjadi akibat perebutan lahan dan sumber daya.
Selain itu, aktivitas tambang ilegal juga mengancam mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian dan perikanan.
Penegakan Hukum yang Lemah
Maraknya tambang timah ilegal di Dabo menunjukkan lemahnya penegakan hukum di wilayah ini.
Meskipun telah ada upaya penindakan dari Aparat, namun para pelaku tampaknya tidak jera.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas upaya pemberantasan tambang ilegal yang dilakukan selama ini.
Perlu Tindakan Tegas Dan Komprehensif
Untuk mengatasi masalah tambang timah ilegal di Dabo, diperlukan tindakan tegas dan komprehensif dari Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum.
Penindakan terhadap pelaku harus dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu. Selain itu, perlu juga dilakukan upaya pemulihan lingkungan yang rusak, serta pemberdayaan masyarakat setempat agar tidak lagi terlibat dalam aktivitas tambang ilegal.
Bapak Ahmad, Warga Dabo: “Kami sangat khawatir dengan dampak tambang ilegal ini. Lingkungan kami rusak, air tercemar, dan konflik sosial semakin meningkat. Kami berharap Pemerintah segera bertindak tegas”.
Gerbang Grup akan terus memantau perkembangan kasus tambang timah ilegal di Dabo dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.(Red)
Tambang Timah Ilegal Kembali Merajalela di Dabo, Lingga

DPRD Batam Tunda Pengesahan Tata Tertib, Tunggu Fasilitasi Gubernur
Batam, GK.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menunda pengesahan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Batam masa jabatan 2024-2029. Penundaan ini dilakukan karena Panitia Khusus (Pansus) Tatib meminta tambahan waktu 14 hari untuk memfasilitasi pembahasan peraturan tersebut dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Riau.
Rapat paripurna yang digelar Senin (30/9/2024) dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I, Haji Aweng Kurniawan, dan Wakil Ketua III, Hendra Asman. Rapat dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam laporannya, Ketua Pansus Tatib, Dr. Muhammad Mustofa, menyampaikan bahwa Pansus bersama tim hukum Pemerintah Kota Batam telah menyelesaikan finalisasi pembahasan. Tahap selanjutnya adalah proses fasilitasi ke Bagian Hukum Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sesuai Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 188/439/OTDA tanggal 14 Januari 2022 tentang Pembinaan terhadap Penyusunan Kebijakan Daerah.
“Dengan apa yang sudah dipaparkan di atas, maka kami selaku tim pansus meminta tambahan waktu 14 hari kerja, sambil menunggu fasilitasi dari Gubernur,” ujar Mustofa.
Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 120 Tahun 2018 Pasal 88, Peraturan DPRD sebagai produk hukum daerah wajib melewati mekanisme fasilitasi sebagai bentuk pembinaan gubernur.
Permintaan penambahan waktu 14 hari dari Pansus disetujui oleh seluruh anggota dewan yang hadir. Pansus dijadwalkan akan melaporkan kembali hasil pembahasannya pada rapat paripurna selanjutnya.(*)
Peresmian Kantor Gerbang Grup: Era Baru Media Profesional di Kepri
Tanjungpinang, GK.com – Dalam peresmian kantor baru media Gerbang Grup, Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hasan, S.Sos yang pada kesempatan itu mewakili Plt Gubernur Kepri memberikan apresiasi kepada media-media yang telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan di Kepri, termasuk media Gerbang Grup. Ia menegaskan bahwa, media memiliki peran penting sebagai sarana edukasi dan sebagai saluran informasi bagi masyarakat luas.

“Menggarisbawahi, pentingnya profesionalisme media dalam menyajikan informasi yang akurat. Kita berharap, media di Kepri dapat terus meningkatkan kualitas pemberitaan,” ujar Hasan di kantor Gerbang Grup, Sabtu (28/09/2024) sore.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, ST, media yang profesional sangat mendukung keterbukaan informasi publik. Ia berharap media dapat menjadi mitra andal bagi Pemerintah dalam membangun kepercayaan publik.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Gerbang Grup, Meydia Hendra Yani, S.Sos atau yang akrap di sapa Qiqi menekankan bahwa, Gerbang Grup bukan hanya sekadar media, tetapi juga bagian integral dari kehidupan masyarakat Kepri.
“Gerbang Grup adalah suara hati masyarakat Kepri,” tegasnya.

“Peresmian kantor baru Gerbang Grup ini menjadi tonggak penting bagi dunia media di Kepri. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Gerbang Grup siap untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Kepri,” tutur Qiqi.

“Peresmian ini menandai komitmen kita untuk menjadi suara hati masyarakat Kepri. Dengan kantor baru ini, Gerbang Grup berkomitmen untuk semakin dekat dengan masyarakat, dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah. Kita siap menjadi jendela informasi terpercaya dan mitra sejati dalam membangun masa depan Kepri”. tutup Qiqi di Jln. Batu Naga 1 No. 01A, RT 002 RW 003 Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri. (RP)
Ansar Ahmad Gunakan Pantun Almarhum HM Sani dalam Kampanye Pilkada
Tanjungpinang, GK.com – Ada yang menarik dalam kampanye Ansar Ahmad, Calon Gubernur Kepri nomor urut satu. Dalam setiap kampanyenya, Ansar menyampaikan sebuah pantun ajakan untuk memilih yang ternyata juga dipergunakan mantan Gubernur Kepri Almarhum H Muhammad Sani saat Pilkada 2014 lalu.
Pantun itu berbunyi: “Burung Kenek-Kenek hinggap di atas batu, pesan kakek nenek jangan lupa coblos nomor satu”.
Sontak saja pantun ajakan itu disambut meriah pendukung dan warga yang hadir dalam kampanye dilakukan Ansar Ahmad bersama tim pemenangan Sayang.
Seperti pada kampanye dilaksanakan Ansar, Minggu (29/9/2024) pagi, ratusan warga Kampung Purwodadi dan Perumahan Taman Seraya menyambut pantun disampaikan Ansar itu dengan riang sembari mengacungkan satu jari.
Di hadapan pendukung dan warga, Ansar menyatakan jika pantun itu merupakan pantun yang kerap disampaikan almarhum H Muhammad Sani, pun saat kampanye Pilgub Kepri 2014, di mana HM Sani saat itu merupakan kontestan Pilgub juga nomor urut 1.
“Ini pantun milik armahum,” kata Ansar.
Menurut Ansar, almarhum HM Sani merupakan sosok pantunan, baik secara personal maupun sebagai pemimpin.
“Beliau sosok yang patut diteladani,” kata Ansar mengenang.
Saat Ansar menjabat Bupati Bintan dan HM Sani sebagai Gubernur Kepri, keduanya memiliki kedekatan baik dalam hubungan kerja maupun secara personal.
Bahkan, dalam kesempatannya berkampanye pada 2014 lalu, Muhammad Sani bahkan tidak segan memuji Ansar meski keduanya saat itu merupakan rival Pilkada.
Almarhum HM Sani menyebut Ansar sebagai cerminan dirinya ketika masih muda.
“Kalau mau melihat saya dulu, maka lihatlah Ansar,” ujar HM Sani kala itu. (*)
Peresmian Kantor Baru Gerbang Grup : Tonggak Sejarah Baru bagi Masyarakat Kepri
Tanjungpinang, GK.com – Gerbang Grup, media yang berkomitmen untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat Kepulauan Riau melalui informasi yang akurat dan berimbang, hari ini meresmikan kantor barunya di Jalan Batu Naga, Gang Batu Naga I, Tanjungpinang pada Sabtu (28/09/2024).


Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 13.30 Wib menandai tonggak sejarah baru, bukan hanya bagi Gerbang Grup, tetapi juga bagi masyarakat Kepri yang telah lama menantikan suara mereka didengar dan di wakili.


Dalam sambutannya, Pimpinan Redaksi Gerbang Grup, Meydia Hendra Yani, S.Sos mengungkapkan bahwa perjalanan Gerbang Grup bukanlah tanpa tantangan.
“Di balik setiap berita, ada kerja keras tim yang solid. Semangat mereka tak pernah padam, mengarungi setiap liku-liku perjalanan Gerbang Grup,” ungkapnya.


Kiki sapaan akrab Meydia Hendra Yani juga menegaskan bahwa Gerbang Grup hadir bukan sekadar sebagai media, melainkan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Kepri.
“Gerbang Nusantara bukan sekadar kertas dan tinta, tapi suara hati masyarakat Kepri”. ujarnya.

Oleh karena itu, mereka berkomitmen untuk menjadi jendela informasi terpercaya dan mitra sejati dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Kepri.


Peresmian kantor baru ini menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut. Gerbang Grup siap untuk memenuhi harapan masyarakat Kepri akan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan. Mereka siap untuk menjadi suara hati masyarakat Kepri, serta mitra sejati dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Sebagaimana tercantum dalam visi mereka, Gerbang Grup lahir dari semangat untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat melalui informasi yang akurat dan berimbang.
Dengan kantor baru ini, Gerbang Grup berharap dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat Kepri dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah. (RP)
CNGR Advanced Material Tertarik Investasi Hilirisasi Timah di Batam
Batam, GK.com – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima kunjungan kerja perusahaan asal Tiongkok, CNGR Advanced Material Co.,Ltd, Jumat (27/9/2024) di Marketing Center BP Batam.
Sebanyak 15 orang rombongan CNGR yang dipimpin oleh Vice President CNGR Advanced Material Co.,Ltd, Zhu Jiangang diterima oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait dan Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi beserta jajaran.
Pertemuan ini dihelat sebagai ruang diskusi dan konsultasi rencana investasi CNGR Advanced Material Co.,Ltd khususnya mengenai industri hilirisasi timah.
CNGR sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di sektor industri energi sekaligus pemasok global untuk baterai lithium asal Tiongkok. Perusahaan ini telah berkembang di beberapa negara, seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.
CNGR saat ini juga tengah gencar melebarkan sayap bisnisnya di Finlandia, Moroko, dan Indonesia.
Vice President CNGR Advanced Material Co.,Ltd, Zhu Jiangang, mengatakan upaya ekspansinya berbuah manis, yang mana kini telah mencapai realisasi investasi hingga USD 7 miliar serta menyerap 8.000 pekerja di Indonesia.
Kehadiran CNGR di Kota Batam merupakan hasil dari upaya Kawasan Industri Tunas yang dipimpin oleh Chrispin Andereas selaku Direktur.
“Kami melihat potensi pasar di Kota Batam yang besar di Indonesia. Bersama Kawasan Industri Tunas, kami ingin tahu lebih lanjut bagaimana proses investasi beserta dokumen pendukung yang diperlukan di sini,” ujar Zhu.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan baik dan interaktif. Zhu beserta rombongan secara aktif mengajukan pertanyaan seputar mekanisme impor-ekspor, pengelolaan limbah, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Zhu secara terang-terangan mengatakan, penjelasan yang ia terima sangat lengkap dan menjawab semua pertanyaan esensial seputar rencana bisnis CNGR.
”Kami sangat mengapresiasi penjelasan BP Batam seputar mekanisme investasi industri timah beserta dokumen yang diperlukan. Dan kami juga berterima kasih atas upaya BP Batam yang sepenuh hati mendukung rencana investasi kami di Kota Batam. Kami berharap rencana ini dapat terwujud segera,” kata Zhu antusias.
Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyambut baik respon positif Zhu dan tim.
Ia dengan gamblang menyatakan kesiapan BP Batam untuk mendukung penuh rencana berusaha CNGR.
”Salah satu tugas BP Batam adalah meningkatkan realisasi investasi di Kota Batam. Jadi jangan khawatir, BP Batam akan berkomitmen penuh dan mendukung rencana hilirisasi timah CNGR di Kota Batam sesuai peraturan yang berlaku,” pungkas Ariastuty.(*)






