Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 100

Taman Hijau RSUD Karimun Akan di Kembangkan

Kabid Pertamanan DLH Karimun, Eriyanto. (Dok. Ria)

Karimun, GK.com – Taman Hijau yang berada di kawasan Danau RSUD Karimun direncanakan akan dikembangkan.

“Taman yang selama ini menjadi salah satu ruang terbuka publik, akan diarahkan menjadi salah satu daya tarik wisata baru bagi masyarakat,” ucap Kepala Bidang Pertamanan Dinas lingkungan hidup Eriyanto, Jum’at (03/10/2025).

Dalam keterangannya, Eriyanto menjelaskan, peremajaan fasilitas menjadi perhatian utama. Salah satunya adalah penggantian lampu penerangan di area taman.

“Lampu-lampu yang terpasang sejak tahun 2012, atau sekitar 13 tahun lalu, sudah banyak yang mati dan tidak berfungsi optimal. Untuk itu, direncanakan penggantian menggunakan lampu LED yang lebih terang, hemat energi, serta ramah lingkungan,” ungkap Eriyanto di Kantornya.

Lebih jauh, pihaknya juga memiliki wacana menjadikan Taman Hijau sebagai Badan Usaha Pelayanan Daerah (BUPD). Upaya ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi daerah, sekaligus meningkatkan fungsi taman sebagai ruang publik, serta objek wisata. Namun, rencana tersebut masih menemui kendala, karena belum tersedianya payung hukum yang mengatur hal tersebut.

Meskipun begitu, Pemerintah Daerah tetap menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penanganan masalah sampah yang ada di Kabupaten Karimun. Pengelolaan sampah menjadi fokus kerja nyata, karena berhubungan langsung dengan kenyamanan dan kebersihan lingkungan masyarakat.

“Untuk sekarang, kami tetap memprioritaskan sampah-sampah yang ada di Karimun, tapi kami juga telah mempersiapkan rencana-rencana agar Taman Hijau menjadi daya tarik wisata masyarakat Karimun,” tegasnya sekitar Pukul 09.00 WIB.

“Taman yang saat ini menjadi salah satu ruang terbuka publik,akan menjadikan salah satu daya tarik wisata baru bagi masyarakat “.ujar Eriyanto

“Dengan adanya langkah perbaikan, serta rencana strategis tersebut, diharapkan Taman Hijau RSUD Karimun tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau saja, tetapi juga mampu menjadi pusat rekreasi yang mendukung pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat Karimun”. harapnya. (Kl)

Wali Kota Batam Tinjau Rumah Pompa Jodoh Dan Truk Kontainer di Bahu Jalan Batu Ampar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Dok. Diskominfo Batam)

Batam, GK.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau rumah pompa yang baru selesai dibangun di kawasan Pasar Jodoh pada Jumat (03/10/2025). Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan padat aktivitas tersebut.

Menurut Amsakar, mekanisme kerja rumah pompa ini dirancang agar mampu langsung membuang air ke laut saat debit air meluap.

“Hari ini pembangunan sudah selesai, bahkan pada uji coba dalam waktu 15 menit saja, debit air sudah bisa turun sekitar 10–15 sentimeter,” ungkapnya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau rumah pompa yang baru selesai dibangun di kawasan Pasar Jodoh. (Dok. Diskominfo Batam)



Ia menegaskan, tim teknis akan terus melakukan pemantauan, terutama saat kondisi pasang tinggi untuk memastikan kapasitas mesin benar-benar mampu meminimalisir genangan air.

“Sejauh ini, saya optimis dengan hasil uji coba. Mudah-mudahan ini memberi dampak positif terhadap upaya penyelesaian banjir di Batam,” katanya.

Jika hasilnya sesuai harapan, Pemerintah Kota Batam akan memperbanyak pemasangan mesin pompa serupa.

“Kita sudah pelajari model serupa di Marunda, dan jika berjalan baik di Batam, kita akan bangun lebih banyak lagi. Sistem ini akan kita integrasikan dari hulu hingga hilir,” ujar Amsakar.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau rumah pompa yang baru selesai dibangun di kawasan Pasar Jodoh. (Dok. Diskominfo Batam)



Selain pompa utama, fasilitas tersebut juga akan dilengkapi dengan pompa lumpur dan pintu air, sehingga efektivitas pengendalian banjir dapat lebih optimal. Upaya ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemko Batam dalam mengurangi titik-titik rawan banjir di berbagai wilayah.

Dalam kesempatan yang sama, Amsakar juga melakukan peninjauan terkait permasalahan kontainer yang diparkir di bahu jalan sekitar kawasan pelabuhan batu ampar. Menurutnya, kondisi itu sudah di luar standar kepatutan dan menyalahi aturan.

“Seharusnya, jalan bisa digunakan empat lajur, tetapi karena dipakai parkir kontainer, sekarang hanya tersisa dua lajur. Ini sangat mengganggu dan menimbulkan debu,” ucapnya.

Ia meminta Aparat terkait, termasuk Dirpam, Deputi Kepelabuhanan, dan Dinas Perhubungan untuk segera mengambil tindakan, agar jalan tidak lagi digunakan untuk aktivitas yang tidak sesuai aturan.

“Saya harap pengusaha kontainer tidak lagi melakukan praktik seperti ini, karena akan membuat tata Kota Batam menjadi semrawut dan terkesan tidak terkelola dengan baik”. tegas Amsakar.

Dengan kombinasi pembangunan infrastruktur pengendali banjir dan penataan tata kota, Amsakar menekankan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan Batam yang lebih tertata, nyaman, dan bebas dari banjir. (Yogi)

SP2HP Sudah Diterima, Kiki: Kita Tunggu Tindaklanjut Dari Polisi

Heboh Dugaan Penjualan Handphone Ilegal di Mall Nagoya Hill. (Dok. GK/Kafyan)

Batam, GK.com – Penyidik Polsek Lubuk Baja, Oki menyatakan bahwa Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) telah diterima oleh Pelapor.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/24/ungkap-jaringan-polsel-illegal-di-nagoya-hill-batam-bea-cukai-dan-aph-di-harapkan-tidak-tutup-mata/


Hal ini disampaikan langsung oleh Oki pada Kamis (02/10/2025) sekitar Pukul 14.00 WIB melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai jadwal pemanggilan Danil hingga perkembangan proses hukum telah dituangkan secara jelas dalam SP2HP.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/25/penjualan-ponsel-ilegal-marak-di-batam-siapa-dalang-dibaliknya/



“Suratnya sudah diterima Pelapor, dan terkait kapan Danil dipanggil, semuanya sudah dituangkan dalam SP2HP,” ujar Oki.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/27/kasus-pengaduan-warga-dan-peredaran-hp-tanpa-garansi-di-batam-polisi-dan-bea-cukai-beri-penjelasan-resmi/



Dengan adanya penyampaian SP2HP ini, pihak Kepolisian menekankan bahwa proses penyidikan berjalan sesuai prosedur dan transparan kepada Pelapor.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/30/hp-ilegal-bpsk-kasih-keterangan-kiki-kita-tunggu-aja-action-kepolisian/



Sementara, Kiki (Pelapor), saat gerbangkepri.com menghubungi, Jumat (03/10/2025) untuk menanyakan kebenaran informasi yang di terima oleh media ini menuturkan, “Ya, benar, sore Selasa 30 September 2025, saya terima SP2HP dari Sektor Lubuk Baja. Ya, kita tunggu aja perkembangan dan tindaklanjut dari Polsek Lubuk Baja nanti”. tegas Kiki melalu telepon selular sekitar Pukul 13.00 WIB. (KF/DS)

Amsakar, Li Claudia Dan Erlita Membatik Bersama

Amsakar, Li Claudia dan Erlita membatik bersama. (Dok. Diskominfo Batam)

Batam, GK.com – Digelar selama empat hari, mulai dari tanggal 2 hingga 5 Oktober, dan bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional, pembukaan Expo Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 berlangsung meriah di Dataran Engku Putri.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, dan Ketua Dekranasda Batam Erlita Amsakar di hari pertama BBFW 2025 ikut membatik bersama di satu kain.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra saat memukul gong. (Dok. Diskominfo Batam)

Pada momen itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, pelestarian batik tidak hanya bermakna budaya, tetapi juga bernilai ekonomi. Melalui kreativitas pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM, batik dapat menjadi produk unggulan yang membuka lapangan kerja, sekaligus menggerakkan roda perekonomian rakyat.

“Batik di tangan para pengrajin Batam hadir penuh warna, modern, namun tetap berakar pada tradisi. Dari sini kita ingin tunjukkan, bahwa Batam tidak hanya maju sebagai Kota Industri saja, tetapi juga kaya dengan budaya yang bisa mendunia. Semoga BBFW 2025 menjadi panggung bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Amsakar Achmad, Kamis ((2/10/2025).

Li Claudia dan Erlita Amsakar. (Dok. Diskominfo Batam)

“Saya berharap, momentum BBFW yang digelar bertepatan dengan Hari Batik Nasional ini menjadi dorongan bagi masyarakat, khususnya generasi muda agar bisa semakin mencintai batik, sekaligus mengembangkan potensi kreatif. Kalau budaya kita kuat, ekonomi rakyat pun ikut bergerak. Inilah semangat Batam, modern, namun tetap berpijak pada akar budaya Bangsa,” kata Amsakar Achmad.

Lalu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengapresiasi terselenggaranya BBFW yang dinilai mampu mengangkat citra Batam sebagai Kota Modern namun tetap berakar pada budaya Bangsa.

Berfoto bersama. (Dok. Diskominfo Batam)

“Batik adalah warisan luhur yang diakui dunia. Melalui tangan kreator Batam, batik tampil penuh warna dan mempresentasikan kota ini yang dinamis, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi. Kita berharap kegiatan ini memperkuat ekonomi kreatif, serta membuka peluang pasar lebih luas bagi pelaku IKM dan UMKM,” ucap Li Claudia.

“Penyelenggaraan BBFW bersamaan dengan Hari Batik Nasional ini memiliki makna mendalam. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk menguatkan identitas budaya, sekaligus menjadikan Batam semakin dikenal sebagai kota yang menghargai tradisi dan terbuka dengan inovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Batam, Erlita Amsakar menekankan bahwa rangkaian BBFW tidak hanya menampilkan fashion show batik saja, melainkan juga pameran produk UMKM, hiburan rakyat, serta berbagai kegiatan kreatif lain.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Harapan kami, melalui BBFW, produk IKM dan UMKM Batam semakin dikenal, generasi muda semakin cinta budaya, dan batik Batam mampu menembus pasar internasional,” ujar Erlita.

BBFW 2025 diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara desainer, pengrajin, pelaku usaha, hingga masyarakat luas, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kaya nilai budaya.

Usai membatik, ketiganya meninjau sejumlah stan pameran Batik Barelang yang tak lain merupakan. batik khas Batam, produk Industri Kecil Menengah (IKM), serta berbagai kreativitas pelaku usaha lokal. (Red)

Para Pekerja di Karimun yang Hak nya Tidak di Bayarkan Bisa Melapor ke Disnakertrans Kepri

Kepala UPT Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun Raja Efidiansyah. (Dok. GK/Ria)

Karimun, GK.com – Para pekerja atau karyawan yang hak-hak normatifnya tidak di bayarkan atau tidak diberikan berupa kompensasi bisa melaporkan hal tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans Kepri di Karimun).

“Jika status karyawan masih bekerja di suatu perusahaan, dan terkait kontrak kerja atau kompensasi yang tidak di penuhi bisa mendatangi ke dinas Ketenagakerjaan bidang Hubungan Industri (HI). Namun jika status karyawan sudah tidak bekerja tetapi hak-hak normatif tidak terbayarkan bisa mendatangi ke Kantor kami,” ujar Kepala UPT Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun Raja Efidiansyah, Kamis (02/10/2025) di Kantornya.

“Kami terbuka dan siap melayani masyarakat yang mengadu terkait kasus tersebut, dan untuk identitas pengadu jangan risau, akan kami lindungi. Adapun jam pelayanan kami dibuka mulai Pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, kemudian dilanjutkan kembali Pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB”. terangnya.

Adapun hak normatif yang dimaksud tersebut berupa hak-hak pekerja yang bersifat ekonomis seperti upah, Tunjangan Hari Raya (THR), maupun uang pesangon. Sementara, untuk hak-hak non-ekonomis seperti hak berserikat, cuti, keselamatan, dan kesehatan kerja, serta non-diskriminasi yang di jamin dan dilindungi oleh Undang-Undang Ketenagakerjaan untuk memastikan kesejahteraan pekerja. (KM)

HP Ilegal, BPSK Kasih Keterangan, Kiki: Kita Tunggu Aja Action Kepolisian

Staf BPSK Kota Batam, Anwar. (Dok. GK/Kafyan)

Batam, GK.com – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Batam melalui staf nya, Anwar menerangkan terkait terjadinya peristiwa penipuan yang dialami Pemimpin Redaksi Media ini yang dilakukan oleh Danil di kawasan Mall Nagoya Hill.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/24/ungkap-jaringan-polsel-illegal-di-nagoya-hill-batam-bea-cukai-dan-aph-di-harapkan-tidak-tutup-mata/


“Memang benar ibu Kiki ada mendatangi Kantor BPSK kemaren. Saat itu, laporan tidak bisa langsung diproses, karena lembaga kita tengah mengalami pergantian Ketua Majelis, dan baru saja pindah Kantor. Lalu saya mendampingi bu Kiki untuk membuat laporan Kantor Polisi,” ujar Anwar, Senin (29/09/2025) pagi, di lobi Kantor BPSK.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/25/penjualan-ponsel-ilegal-marak-di-batam-siapa-dalang-dibaliknya/



“Dalam pengakuan bu Kiki, ia menerangkan telah beberapa kali membeli handphone dari seorang karyawan yang bernama Danil. Namun, pada pembelian kelima, ia mendapati produk yang dijual merupakan buatan dari luar negeri, dan diduga ilegal. Lalu, ia pun mendatangi BPSK untuk mengadukan kasus tersebut,” ungkap Anwar.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/26/heboh-dugaan-penjualan-handphone-ilegal-di-nagoya-hill-polisi-ungkap-perkembangan-kasus-warga-khawatir/



Dijelaskan Anwar saat itu, bahwa laporan awal diterima oleh Unit V Polresta Barelang. Namun, beberapa waktu kemudian, kasus ini dilimpahkan ke Polsek Lubuk Baja.

“Saya sempat dipanggil Polsek Lubuk Baja untuk memberikan keterangan. Saya jelaskan bahwa, BPSK belum bisa memproses, karena masih ada pergantian anggota majelis, dan kami sedang berbenah akibat pindahan Kantor,” tegas Anwar.

Baca juga: 👇👇👇

https://gerbangkepri.com/2025/09/27/kasus-pengaduan-warga-dan-peredaran-hp-tanpa-garansi-di-batam-polisi-dan-bea-cukai-beri-penjelasan-resmi/



Hingga kini, Anwar mengaku belum menerima panggilan lanjutan dari pihak Kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut. Sementara itu, Kiki saat di konfirmasi kembali oleh gerbangkepri.com pada Senin (29/09/2025) malam, dirinya mengaku, belum ada di hubungi oleh pihak Polresta Barelang, maupun dari Polsek Lubuk Baja.

“Belum ada satu pun yang menghubungi saya. Hari ini publik menanti kinerja nyata dari bapak-bapak Aparat di Kepolisian. Kita tunggu aja action dari mereka”. ucap Kiki, singkat. (KF/DS)