Minggu, Mei 19, 2024
spot_img

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan

Batam, GK.com – Beberapa arahan dari Presiden Joko Widodo pada saat Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2023 beberapa waktu lalu,  disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah.

Pada pertemuan itu, spesifik pembahasan masalah inflasi adanya ketersediaan pangan di Daerah, serta harga agar dapat dijangkau oleh masyarakat. Disampaikan juga perkembangan harga, tingkat inflasi, dan komoditas penyebab inflasi di tiap Daerah selama seminggu terakhir.

“Beliau minta betul-betul dilakukan monitoring di tiap Daerah. Jika ada komoditas yang kurang pangan, diminta untuk kerja sama dengan Daerah penghasil, berikan subsidi transportasi pada pelaku usaha, serta cek langsung blusukan di lapangan,” tutur Tito pada Rapat tersebut menyampaikan pesan dari Presiden RI.

Disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid yang saat itu mewakili Wali Kota Batam, “Pemerintah Pusat meminta atensi dari Daerah untuk rutin melakukan rapat-rapat koordinasi pengendalian inflasi karena di rasa sangat memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi,” ucapnya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara Virtual.

“Kita di Daerah diminta untuk rutin tiap minggunya mengadakan Rapat mengenai masalah inflasi. Apa saja komoditas penyabab naik, kemudian diminta rutin melakukan koordinasi dan intervensi dengan Satgas Pangan Daerah,” terang Jefridin, Senin (27/02/2023).

Pemko Batam bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diketahui mampu mengendalikan inflasi Kota Batam, terutama pada kebutuhan bahan pokok dengan baik. Jefridin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam telah melakukan berbagai upaya guna menekan inflasi.

“Diawal tahun 2023, Disperindag Batam merencanakan sesuai kebijakan pak Wali Kota, yaitu sembako murah yang didanai dari APBD. Sebanyak 96 ribu paket akan kita distribusikan pada masyarakat Batam pada minggu kedua Maret 2023 mendatang,” tutur Jefridin.

Untuk diketahui, potensi inflasi minggu keempat dari kenaikan harga komoditas pangan di seluruh Kabupaten dan Kota se- Indonesia adalah beras, cabai merah, minyak goreng dan bawang merah.

“Melalui Rakor dengan Mendagri yang rutin dilakukan setiap minggu, diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana situasi inflasi di Pusat maupun Daerah lain. Dan kita dapat mengambil langkah guna semakin menekan angka inflasi”. pungkasnya.

Turut hadir saat itu, Kepala Badan Pusat Statistik, Badan Pangan Nasional, Kementerian Perdagangan, serta beberapa perwakilan Kementerian ataupun lembaga terkait pengendalian inflasi Daerah. Lalu Gubernur, Bupati dan Wali Kota se- Indonesia. (Ron).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles