Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang PLN Sosialisasi Layanan Dan Buka Posko Pengaduan di Kecamatan Kota Tanjungpinang

PLN Sosialisasi Layanan Dan Buka Posko Pengaduan di Kecamatan Kota Tanjungpinang

116
0

Tanjungpinang, GK.com – PLN UP3 Tanjungpinang lakukan sosialisasi layanan dan membuka posko pengaduan tagihan listrik pada beberapa Kecamatan di Kota Tanjungpinang untuk memberikan solusi akibat keluhan pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan listrik, Jum’at (12/6) di Kantor Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Kecamatan Bukit Bestari.

Pada sosialisasi yang dilaksanakan oleh PLN UP3 Tanjungpinang kepada para RT/RW yang berada di dua Kecamatan tersebut, dihadiri oleh Manajer PLN ULP Bintan Center, David dan Camat Tanjungpinang Timur, Feri Andana. Sedangkan saat menggelar sosiakisasi di Kecamatan Bukit Bestari dihadiri oleh Sekertaris Camat dan Rieska selaku Manager Unit Layanan Tanjungpinang Kota.

Saat sosialisasi di Kecamatan Tanjungpinang Timur yang dibuka oleh Camat Tanjungpinang Timur, Fery Andana memberikan apresiasi kepada pihak PLN Tanjungpinang dalam upayanya  memberikan solusi kepada pelanggan yang terdampak.

PLN proaktif melakukan sosialiasi dan membuka posko pengaduan di kecamatan-kecamatan terkait adanya pengaduan pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan listrik. Sebelumnya PLN telah melakukan sosialisasi melalui media sosial Facebook, Twitter, Instagram, media cetak maupun online, serta layanan pengaduan via WhatsApp di tiap-tiap unit layanan. Berbagai informasi telah disampaikan PLN untuk memberikan penjelasan terkait penyebab melonjaknya tagihan listrik. Sesuai Kebijakan PLN Pusat untuk mencegah penyebaran Covid-19, pencatatan kWh meter pada bulan Maret dan April menggunakan pemakaian rata-rata 3 bulan sebelumnya, sehingga pemakaian listrik tagihan bulan April dan Mei bisa saja melebihi pemakaian sebenarnya, dimana adanya kebijakan Work From Home. Masyakarat lebih banyak menggunakan energi listrik di rumah. Pada saat bulan Mei pencatatan kembali dilakukan sehingga tagihan yang terbit pada bulan Juni adalah tagihan real ditambah akumulasi kelebihan pemakaian bulan sebelumnya.

Dengan dibukanya posko pengaduan dan informasi yang disampaikan kepada pelanggan, PLN berharap dapat mengurangi keresahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, sehingga kedepannya PLN bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Manager Bagian Transaksi Energi Listrik, Andi Arif mengatakan, “kami melakukan sosialisasi di setiap Kecamatan guna memberikan informasi yang lebih jelas dan akurat tentang lonjakan tarif Listrik saat ini. Sementara untuk posko pengaduan disetiap Kecamatan dan Kelurahan yang ada dibuat agar memudahkan pelanggan mendapatkan pelayanan”. jelasnya. (Mis).

Editor : Milla