Jumat, Mei 8, 2026
Beranda blog Halaman 998

Kampung KB Gadis Dikunjungi BKKBN 34 Provinsi se- Indonesia

Tanjungpinang, GK.com – Badan Koodinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) seluruh Provinsi se- Indonesia melakukan kunjungan ke Kampung Lama Dompak, Sabtu (22/6) pagi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd mengawali sambutannya dengan memberikan ucapan selamat datang kepada segenap rombongan perwakilan BKKBN 34 Provinsi se-Indonesia yang telah berkenan melakukan kunjungan dan menggelar kegiatannya.

“Kami ucapkan terimakasih atas kunjungan di Kampung KB Gadis ini dan kami juga mengapresiasi terhadap kemajuan yang sudah dicapai di Kampung KB Gadis, tentunya semua ini tidak terlepas dari kerja keras para Pokja dengan bimbingan Lurah, Camat dan OPD terkait,” ucap Syahrul.

“Kampung KB ini merupakan satu dari 5 (lima) Kampung KB yang dimiliki Kota Tanjungpinang, yaitu di Kelurahan Kampung Bulang, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kelurahan Kampung Bugis, dan Kelurahan Tanjung Unggat,” tutur Syarul.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BKKBN Pusat, H. Nofrijal, SP. MA, mengucapkan terimakasih atas sambutan serta dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada rombongan BKKBN se-Indonesia yang turun langsung ke Tanjungpinang.

“Adapun kami hadir disini disamping acara pertemuan dan juga untuk melihat secara langsung keadaan, situasi, serta perkembangan kampung KB Gadis di Kelurahan Dompak yang ada di Kota Tanjungpinang ini,”kata Nofrijal.

“Berdirinya Kampung KB tentunya tidak lepas dari dukungan para Tokoh masyarakat, Pemerintah Daerah dan Kementerian atau Dinas terkait, karena sejak berdirinya Kampung KB pada 14 Januari 2016 oleh Presiden RI, Kampung KB sudah mencapai 14 ribu lebih Kampung KB,” terang Nofrijal.

Sekretaris Lurah Dompak, Sudin, dalam laporan dan paparannya menyampaikan bahwa Kampung KB Gadis sejak terbentuk 2 tahun yang lalu telah mencapai berbagai perkembangan.

“Perkembangan yang terjadi diantaranya adalahmeningkatkan peserta KB masyarakat dari 64,49% menjadi 76,68%, menurunkan unmetneed dari 17 PUS menjadi 13 PUS, 100% PUS di bawah 20 tahun sudah menggunakan MKJP, terbentuk PIK remaja jalur masyarakat dan Posyandu Remaja, meningkatkan aktivitas UPPKS Tiara Indah, terbentuknya kelompok tani, pemberian nomor rumah dengan nama alat kontrasepsi, perbaikan jalan, bedah rumah sebanyak 26 unit, pembangunan pos Bhabinkamtibmas, pemasangan lampu jalan 30 titik, penanaman pohon, pengurusan AKTA 67 anak, pengembangan potensi wisata kuliner, dan pengenalan rumah Data-ku,” papar Sudin.

Hadirpada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang Rustam, SKM, M.Si, Kabiro Keuangan BKKBN PusatDra. Sri Rahayu M.Si, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Medi Haryanto. SH, Perwakilan BKKBN Provinsi se-Indonesia, Kepala OPD Pemerintah Kota Tanjungpinang, Camat Bukit Bestari, Lurah Dompak, Ketua TP PKK Kelurahan Dompak, RT dan RW dilingkungan Kelurahan Dompak. (Red).

Editor : Febri 

 

PT. IndoSterling Resmi Hadir di Tanjungpinang, Syahrul Berharap Dapat Membantu Perekonomian

Tanjungpinang, GK.com – PT. IndoSterling Aset Manajemen sukses melakukan peresmian Kantor Perusahaan IndosterlingCabang Tanjungpinang, Sabtu (22/6) sekitar pukul 10.00 Wib, di halaman Kantor Perusahaan Indo Sterling, di Jalan Merdeka.

Vice Presiden Agency Indosterling Group, Fu Chen mengatakan Kantor Indosterling yang hari ini diresmikan merupakan Kantor yang ke- 10 di Indonesia sejak berdirinya Perusahaan Indosterling 8 Tahun lalu, tepatnya sejak hadir di Indonesia pada Tahun 2011.

“Perusahaan kami memberikan solusi manajemen investasi kepada beragam jenis nasabah, baik Institusi maupun individu melalui inovasi pada produk dan jasa yang dapat membantu para nasabah dalam mencapai tujuan dan kesejahteraan keuangan yang diinginkan,” kata Chen.

“Semoga dengan hadirnya Perusahaan IndoSterling ini di Kota Tanjungpinang, dapat memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan perekonomian di Indonesia, khususnya Kota Tanjungpinang,” harap Chen.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perusahaan IndoSterling adalah Perusahaan yang dapat berbaur dengan masyarakat Kota Tanjungpinang khususnya yang bergerak pada bidang ekonomi.

“Kesempatan ini merupakan hal yang luar biasa, karena Kota Tanjungpinang sudah dilirik oleh Perusahaan-perusahaan besar yang ada di Ibu Kota Indonesia, hal ini adalah suatu pertanda yang bagus, kesempatan yang harus kita maksimalkan untuk mengembangkan Kota Tanjungpinang,” ungkap Bobby.

Dikatakan Bobby, jika Perusahaan Nasional masuk ke Kota Tanjungpinang, maka peluang kerja tentunya akan sangat terbuka.

“Dengan masuknya Perusahaan Nasional di KotaTanjungpinang, saya yakin peluang kerja akan terbuka, sehingga masyarakat Kota Tanjungpinang diharapkan bisa bekerja di Perusahaan tersebut, semoga Perusahaan IndoSterling ini bisa membawa berkah bagi warga Tanjungpinang,” ucap Bobby.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa,dengan adanya Perusahaan IndoSterling ini di Kota Tanjungpinang, maka dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, serta dapat menumbuhkan ekonomi yang ada di Kota Tanjungpinang menjadi semakin baik lagi kedepannya.

“Semoga dengan adanya perusahaan ini di Tanjungpinang, masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, dengan segera mendapatkan pekerjaan”. tutup Syahrul. (MI).

Editor : Febri

Korpri Tanjungpinang Gelar Halal Bihalal Eratkan Tali Persaudaraan

Tanjungpinang, GK.com – Dewan Sekretariat Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Tanjungpinang menyelenggarakan kegiatan Siraman Rohani dan Halal Bihalal Idul Fitri 1440 H bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se-Kota Tanjungpinang, Jumat (21/6), pukul 08.30 Wib, di Masjid Agung Al-Hikmah Tanjungpinang.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dalam sambutannya meminta agar para Pegawai yang ada di Pemerintahan Kota Tanjungpinang memiliki fikiran yang semakin dewasa dan semakin mendekatkan diri kepada Allah serta Rasulnya.

“Mari kita bertekat untuk menjadi orang-orang yang lebih baik dari tahun-tahun yang sebelumnya, ” ucap Syahrul.

Pada kesempatan itu, Syahrul dalam sambutannya mengharapkan agar melalui momentum Halal Bihalal ini, ASN dan PTT di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat memaksimalkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Setelah Halal Bihalal ini jangan ada lagi saling sengketa, permusuhan, hoax dan lain sebagainya, saatnya kita saling bermaaf-maafan dan rekatkan kembali tali persaudaraan”. ucap Syahrul.

Hadir juga dalam acara itu Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, Pj. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. H. Tengku Dahlan, MT, jajaran Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat dan Lurah se- Kota Tanjungpinang, serta para Kepala Sekolah se-Kota Tanjungpinang. (HS/Red).

Editor : Febri

Go-Jek Akan Hadir di Karimun, Dishub Harapkan Dapat Memperkuat Potensi Ekonomi

Karimun, GK.com – Sebuah Layanan Transportasi Online yang biasa disebut Go-Jek akan segera hadir di Kabupaten Karimun.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Drs. Fajar Harison Abidin, M. Si kepada media ini melalui via Telepon, Jum’at (21/06) pagi.

“Belum lama ini, pihak Distrik Manajer Go-Jek Cabang Batam telah datang untuk bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan Bupati Karimun Aunur Rafiq,” kata Fajar.

“Selain bersilaturahmi, pihak Go-Jek juga melakukan survei lokasi terlebih dahulu, namun untuk urusan perizinannya, kita masih menunggu keputusan dari Dinas terkait, yakni Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau,” ungkap Fajar.

“Saya harapkan hal ini dapat disosialisasikan terlebih dahulu dan dapat merangkul para ojek pangkalan yang ada di Kabupaten Karimun, agar kedepannya tidak terjadi bentrok ataupun kerusuhan antara Go-Jek dan para ojek pangkalan yang sebelumnya sudah terlebih dahulu ada,” ucap Fajar.

“Kedepannya kami berharap, dengan hadirnya Go-Jek di Kabupaten Karimun ini, dapat nantinya meningkatkan peluang bagi perkembangan Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun, karena Go-Jek hanya akan masuk di Daerah yang berkembang dan maju, serta memiliki potensi ekonomi yang tinggi, selain itu juga dapat menciptakan peluang kerja disini,” harapnya.

“Kami juga berharap kepada masyarakat agar nantinya dapat saling mendukung dengan hadirnya Go-Jek di Daerah ini”. tutup Fajar. (KR).

Editor : Febri

Bekraf Berikan Pelatihan Gratis Untuk 50 Fotografer di Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali meningkatkan potensi seni yang ada di Kota Tanjungpinanguntuk profesi Fotografi dengan mengadakanWorkshop Operasional dan Teknik (OPREK), Rabu (19/6), sekitar pukul 09.00 Wib.

Bekerjasama dengan Canon, Bekraf hadir untuk mendukung para Fotografer dengan memberikan pelatihan secara gratis kepada 50 Peserta di Kota Tanjungpinang agar dapat membantu memperkenalkan potensi wisata Daerah melalui tangan-tangan Fotografer handal nantinya.

Dalam kegiatan yang di gelar selama 4 hari itu dibuka oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd.Pada kesempatan itu Syahrul meminta kepada panitia, agar nantinya para Fotografer yang dilatih ini dapat menyalurkan ilmunya untuk wisata yang ada di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya dalam mempromosikan wisata daerah.

“Melalui Fotografer, kita perkenalkan Daerah kita, apalagi kita memiliki Pulau Penyengat yang memiliki potensi wisatanya tidak kalah dengan Daerah lain yang ada di Indonesia,” ucap Syahrul.

Menurut Syahrul, 70% perekonomian bergantung pada sektor Swasta, maka tidak menutup kemungkinan profesi Fotografer juga dapat berkembang nantinya di Kota Tanjungpinang.

“Banyak Orang tua sekarang ini menyekolahkan anaknya untuk jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), padahal 70% perekonomian bergantung pada Swasta,” kata Syahrul.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Edukasi Subsektor Ekonomi Kreatif, Toar R.E Mangaribi mengharapkan, agar para Fotografer yang sudah mendapatkan pelatihan ini dapat diberikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Kami mengharapkan kerja sama dari Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk terus mendukung profesi Fotografi yang ada di Tanjungpinang, karena selain untuk seni, Fotografi juga mendukung perkembangan bisnis yang tentunya dapat meningkatkan perekonomian di Kota Tanjungpinang nantinya,” tutur Mangaribi.

Dikatakan Mangaribi, sejak dibuka pendaftaran untuk Workshop OPREK ini, sudah ada sebanyak 250 peserta yang mendaftar, namun Bekraf hanya dapat menampung sebanyak 50 Peserta.

“Dari data yang ada, Kepulauan Riau merupakan salah satu Provinsi yang kuat dengan Profesi Fotografernya, maka tidak heran saat Bekraf membuka pelatihan di Kota Tanjungpinang, pendaftarnya sangat banyak”. terang Mangaribi.

Workshop OPREK tersebut diisi oleh beberapa Narasumber yang telah berpengalaman dan memiliki reputasi di bidangnya, diantaranya adalah Dosen IKJ, Fotografer Priadi Soefjanto, Fotografer Eddy A. Suryatin, Akademisi dan Fotografer Dewi Sartika Bukit, Art Creative Director danForografer Carlo A. Kawilarang, serta Trainer PT Datasrip Januardo Hery Salvetty. (FL).

Editor : Milla

Komisi II DPRD Batam Gelar Rapat Bersama OPD Terkait Realisasi Kegiatan TA 2019 Pada Triwulan Pertama

Batam, GK.com – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RPD) bersama Pemerintah Kota Batam, Komisi II DPRD Batam membahas mengenai Realisasi Kegiatan TA 2019 pada Triwulan Pertama berkenaan anggaran Belanja Daerah dan memanggil beberapa OPD yang ada di Pemko Batam  diantaranya dari Bagian Perekonomian dan SDA, Bagian Protokol, Bagian Organisasi, Bagian Pemerintah dan OTDA, Bagian Umum, Bagian Hukum, Bagian Kesejahtraan Rakyat, Bagian Instratuktur, Bagian Administrasi Pembangunan, Bagian Humas, Bagian Trantibum dan Linmas, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Pada Rapat yang digelar di Ruang Rapat Komisi II, Rabu (19/6) sekitar pukul 10.00 Wib, itu di pimpin oleh Sekertaris Komisi II DPRD Kota Batam Mesrawati Tampubolon, SE, MH, dan turut juga dihadir oleh para anggota Komisi II DPRD Batam lainnya.

Adapun yang dibahas dalam RPD itu adalah mengenai Realisasi Fisik dan Keuangan Sekertariat Kota Batam di bagian Humas tentang pengeluaran belanja sampai bulan Maret 2019.

Efrius selaku Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam menjelaskan kepada Komisi II terkait anggaran yang dikeluarkan untuk Dokumentasi Kegiatan Keagamaan, Kepemerintahan serta Kepeningkatan Sumber Daya Aparatur (SDA) dari nilai anggaran Rp. 1.111.426.000,- miliar, hingga bulan Maret ini sudah direalisasikan sebesar Rp. 138.585.500,- juta atau sekitar 12,47%.

“Hingga saat ini anggaran tersebut masih tersisa sekitar Rp. 972.840.500,- juta,” jelas Efrius.

“Adapun dari total uang yang digunakan untuk nilai angka yang sudah dikeluarkan itu juga untuk membeli alat-alat eletronik, belanja cetak dan jilid serta belanja yang lainnya,” terang Efrius.

Dikesempatan itu, Efrius juga menjelaskan tentang belanja kegiatan pengembangan Sumber Daya Informasi serta Dokumentasi Kehumasan yang mempunyai anggaran sebesar Rp. 5.215.991.000,- miliar direalisasikan sebesar Rp. 863.853.800,- juta atau sebesar 16,56%, dimana dalam kegiatan ini digunakan untuk belanja membayar Media, belanja cetak jilid dan jasa publikasi.

“Dengan jumlah total anggaran sebesar Rp. 6.327.417.000,- miliar, saat ini yang sudah di Realisasikan adalah sebesar Rp. 1.002.439.300,- miliar”. tutupnya.

Sementara itu, untuk masing-masing anggaran lainnya pada bidang seperti di bagian Perekonomian dan SDA dengan anggaran Rp. 423.760.000,- juta terealisasi sekitar Rp. 36.595.00,- juta atau sekitar 8,64% yang terdiri dari Pelaksanan Kerjasama Forum, Tanggung Jawab Sosial Perushaan/TSP Kota Batam : terealisasi Rp. 6.070.000,- juta atau 4,26%, Fasilitas Penyelenggara TPID : anggaran Rp 13.450.000,- juta atau 5,40%, Fasilitasi Pembangunan Bidang Penanaman Modal, BUMD dan Bulog, Koperasi dan UMKM : anggaran Rp 17.075.000,- juta atau  53,28%.

Bagian Protokoler dari total anggaran Rp. 4.544.300.000,- miliar terealisasi sekitar Rp. 123.350.000,- juta atau sekitar 2,71%.

Bagian Organisasi dari jumlah total anggaran Rp. 586.700.000 juta terealisasi hingga saat ini sekitar Rp. 127.545.000,- juta atau sekitar 21,74% dengan rincian diatas adalah Pembinaan dan Monotoring Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik pada SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batam : anggaran Rp. 72.950.000,- belum terealisasi, Pelaksanaan Survey Kepuasan Masyarakat (IKM) pada SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batam : anggaran Rp. 138.600.000.00,- terealisasi Rp. 21.975.000,- atau sekitar 15,85%, Evaluasi Tugas Pokok dan Fungsi SKPD Kota Batam : anggaran Rp. 95.850.000,- juta belum terealisasi, Penyusunan Analisa Jabatan Struktur SKPD Pemko Batam : anggaran Rp. 84.450.000,- juta belum terealisasi, Penyusunan Laporan Kinerja Intensi Pemerintah (LKIP) Pemko Batam : anggaran Rp. 121,900,000,- juta terealisasi sekitar Rp. 105.570.000,- juta atau sekitar 86,60%.

Bagian Pemerintah dan OTDA dari jumlah total anggaran Rp. 6.307.688.000 miliar, terealisasi sekitar Rp. 242.499.000,- juta atau sekitar 3,84%, dengan rincian antara lai, Kerjasama Pembangunan antar Pemerintah : anggaran Rp. 474.030.00,- juta terealisasi sekitar Rp. 12.000.000,- juta atau sekitar 2,53%, Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Kawasab Perbatasan : anggaran Rp. 885.970.000,- juta terealisasi sekitar Rp. 77.250.000,- juta atau sekitar 8,72%, Forum Kordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) : anggaran Rp. 1.531.060.000,- miliar terealisasi sekitar Rp. 60.000.000,- juta atau sekitar 3,92%, Pembinaan dan Monitoring Administrasi Pemerintah Kecamatan dan Kecamatan : anggaran Rp 1.025.060.000,- miliar terealisasikan sekitar Rp. 22.200.000,- juta atau sekitar 0,99%, Penyusunan Laporan Penyelanggaraan Pemerintah Daera (LPPD) : anggaran Rp. 152.480.000,- juta terealisasi sekitar Rp. 30.054.000,- juta atau sekitar 19,71%.

Bagian Umum, total anggaran Rp. 56.928.927.670 miliar, terealisasi sekitar Rp. 7.664.101.516,- miliar atau sekitar 13,46% dengan rincian Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran : anggaran Rp. 36.719.093.995,- miliar, terealisasi 6.638.015.639,- miliar atau sekitar 17,14%, Kebutuhan Rumah Tangga dan Admnistrasi : anggaran 1.406.000.000,- miliar belum terealisasi, Pengadaan Barang-Barang Inventaris Sekertariat Daerah Kota Batam : anggaran Rp. 1.710.288.875,- miliar terealisasi Rp. 172.757.000,- juta atau sekitar 10,10%, Pemeliharaan Gedung dan Peralatan Kantor Pemerintah : anggaran Rp. 9.612.135.800,- miliar terealisasikan Rp. 510.627.370,- juta atau sekitar 5,31%, Pemeliharaan Kendaraan Oprasional Kantor Pemerintah : anggaran Rp. 3.602.409.000,- miliar terealisasikan Rp. 342.701.507,- juta atau sekitar 9,51%, Pelaksanaan Kegiatan Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri : anggaran Rp. 1.880.000.000,- miliar belum terealisasikan.

Bagian Hukum total anggaran Rp. 330.750.000 juta terealisasi sekitar Rp. 71.050.000 juta atau sekitar 21,48%, dengan rincian adalah, Pelayanan Bantuan Hukum Ligitasi dan Nonligitasi (Advokasi) Pemerintah Kota Batam : anggaran Rp. 330.750.000,- juta terealisasi Rp. 71.050.000,- atau sekitar 21,48%.

Bagian Kesejahteraan Rakyat total anggaran Rp. 37.573.476.500,- miliar terealisasi Rp 157.484.800,- juta atau sekitar 0,42%, dengan rincian Peningkatan Penghayatan Nilai-Nilai Keagamaan : anggaran Rp. 4.237.565.000,- miliar, terealisasi Rp 36.302.000,- juta atau sekitar 0,86%, Penyelenggaraan Persiapan Ibadah Haji Kota Batam : anggaran Rp. 2.185.788.000,- miliar terealisasi Rp 2.676.8000,- juta atau 0,12%, Pelatihan dan Pembinaan Kelembagaan Keagamaan : anggaran Rp. 28.858.329.000,- miliar, terealisasi Rp 115.846.000,- juta atau sekitar 0,40%, Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Batam dan MTQ  tingkat Provinsi Kepri dengan anggara Rp. 2.291.794.500,- miliar terealisasi Rp. 2.660.000 juta atau 0,12%.

Bagian Infrastruktur total anggaran Rp. 226.434.000,- juta terealiasi Rp. 12.925.000,- juta atau 5,71% dengan rincian Perencanaan, Pembinaan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Bidang PU dan Tata Ruang : anggara Rp. 215.134.000,- juta terealisasi Rp. 12.925.000,- juta atau sekitar 6,01%, Perencanaan, Pembinaan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan : anggaran Rp. 7.500.000,- juta belum terealisasi, Perencanaan, Pembinaan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Perhubungan, Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian : anggaran Rp. 3.800.000,- juta belum terealisasi.

Bagian Administrasi Pembangunan total anggaran Rp. 269.050.000,- juta terealisasi Rp. 5.400.000,- juta atau sekitar 2,01% dengan rincian Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan Pembangunan Kota Batam : anggaran Rp 135.600.000,- juta terealisasi Rp. 5.400.000,- juta atau sekitar 3,98%, Pengendalian dan Monitoring Administrasi Pembangunan Kota Batam : anggaran Rp 48.150.000,- juta belum terealisasi, Penyusunan Petunjuk Teknis Administrasi Pelaksanaan Kegiatan APBD Kota Batam : anggaran Rp 24.050.000,- juta belum terealisasi, Penyusunan Renstra dan Renja Setdako Batam : anggaran Rp. 61.250.000,- juta belum terealisasi.

Bagian Trantibum dan Linmas total anggaran Rp. 49.725.000,- juta terealisasi Rp. 6.000.000,- juta atau sekitar Rp 12,07% dengan rincian Pembinaan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Ketertiban Umum dan Linmas : anggaran Rp 16.475.000,- juta terealisasi Rp. 2.000.000,- juta atau sekitar 12,14%, Pembinaan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan KB, Kependudukan dan Capil : anggaran Rp. 16.625.000, juta terealisasi Rp. 2.000.000,- juta atau sekitar 12,03%, Pembinaan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Damkar dan Penanggulangan Bencana : anggaran Rp. 16.625.000,- juta terealisasi Rp. 2.000.000,- juta atau sekitar 12,03%.

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa total anggaran Rp. 372.400.000,-juta terealisasi Rp. 48.270.000,- juta atau sekitar 12,96% dengan rincian Operasional Unit Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kota Batam : anggaran Rp. 132.800.000,- juta terealisasi Rp. 15.000.000,- juta atau sekitar 11,30%, Koordinasi dan Asistensi Pelaksanaan Pengadaan Barang atau/Jasa Pemerintah : anggaran Rp. 154.200.000,- juta terealiasasi Rp. 13.800.000,- juta atau sekitar 8,95%, Pembinaan dan Peningkatan Kemampuan di Bidang PBJ : anggaran Rp. 85.400.000,- juta terealisasi Rp. 19.470.000,- juta atau sekitar 22,80%. (MI).

Editor : Milla