Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 977

Peduli Generasi Bangsa, PP Tanjungpinang Basmi Narkoba

Tanjungpinang, GK.com – Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan komunitas Bakti Bangsa menggelar Dialog Kebangsaan yang diikuti oleh ratusan Mahasiswa yang ada di Kota Tanjungpinang, Rabu (28/8) sekitar Pukul 09.00 Wib, di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Dialog Kebangsaan dengan tema “Bentengi Generasi Penerus Bangsa Dari Narkoba” itu diisi oleh beberapa Narasumber, diantaranya Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Dicky Mardiansyah, SE dan Rindi Afriadi selaku Presma UMRAH.

Ketua Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang, Heri Awan saat diwawancarai oleh Media ini mengatakan bahwa, penindakan dan pencegahan Narkoba yang dilakukan oleh pihak terkait, seperti dari pihak Kepolisian hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) asejauh ini merupakan hal yang saat luar biasa.

“Seperti yang kita ketahui, peredaran Narkoba yang ada di Indonesia saat ini sangatlah mengkhawatirkan, hal ini juga merupakan tugas penting bagi kami sebagai Pemuda Pancasila bergandengan tangan bersama Mahasiswa untuk membantu pihak terkaitdalam melakukan pencegahanya, khususnya di Kota Tanjungpinang ini,” ujar Heri.

“Untuk tahapan awal, kami akan melakukan pencegahan ini kepada keluarga tedekat terlebi dahulu, setelah itu barulah kami akan turun langsung ke lingkungan sekitar, itulah tahapan yang saya tekankan dan saya tegaskan kepada rekan-rekan Pemuda Pancasila, semoga apa yang sudah diwacanakan ini bisa dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan. Sehingga tingkat peredaran Narkoba dapat menurun,” tutur Heri.

“kedepannya kami berharap kepada seluruh elemen dan masyarakat Kota Tanjungpinnag khususnya dapat bersama-sama membentengi generasi penerus dari penyalahgunaan Narkoba,” harap Heri.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap dengan adanya kegiatan ini, para generasi muda dapat mengetahui akan bahayanya akibat menggunakan Narkoba, karena hal tersebut dapat merusak para generasi muda, hingga Bangsa sendiri.

“Mudah-mudahan dengan terselenggaranya kegiatan ini, para pemuda akan semakin paham untuk membentengi dirinya sendiri dalam menolak Narkoba, serta dapat menjadikan dirinya sebagai pemuda yang berkualitas mempunyai masa depan yang cerah”. tutup Syahrul. (MI).

Editor : Febri 

Kemenag Tanjungpinang Hadirkan Kartu Nikah

Tanjungpinang, GK.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang saat ini sudah mulai mengeluarkan Kartu Nikah untuk memudahkan masyarakat Kota Tanjungpinang yang sudah menikah dalam menunjukkan statusnya.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Samsutarmidi, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (27/6) sekitar pukul 10.00 Wib menjelaskan bahwa, Kartu Nikah tersebut bukanlah sebagai pengganti buku nikah, melainkan hanya sebagai pendamping agar masyarakat tidak susah payah untuk membawa kemana-mana buku nikahnya.

“Kelebihan dari kartu nikah itu sendiri adalah dari segi ukurannya yang hanya sebesar kartu, jadi sangat mudah dibawa kemana-mana, tidak seperti buku nikah yang ukurannya lumayan besar,” ujar Samsutarmidi.

“Kartu Nikah ini juga mempunyai barcode, jadi kita bisa mencari data masyarakat dengan cara menggunakan aplikasi, dengan memasukkan barcode tersebut ke dalam aplikasi, kita bisa tau terkait informasi pernikahan pemilik kartu tersebut,” terangnya.

Dikatakan Samsutarmidi, untuk Kota Tanjungpinang sendiri saat ini hanya ada satu Kantor Urusan Agama (KUA) saja yang sudah mempunyai mesin cetak untuk mencetak Kartu Nikah, yakni di KUA Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Semua masyarakat Kota Tanjungpinang yang sudah menikah, baik dari Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, boleh membuat Kartu Nikah di KUA Kecamatan Tanjungpinang Timur, karena mesin cetak tersebut hanya ada disana,” tuturnya.

“Sekarang ini kita masih dalam peroses pengusulan untuk mendatangkan mesin di KUA-KUA yang lainya, Insyaallah secepatnya mesin tersebut bisa segera ada di KUA-KUA lainnya”. tutupnya. (MI).

Editor : Febri

FPBI Dan KPBI Tolak Revisi UU Nomor 13 Tahun 2003

Batam, GK.com – Terkait informasi adanya rencana Pemerintah Pusat akan melakukan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, ternyata tidak semua pihak yang mendukung akan hal itu.

Para serikat Buruh yang ada di Batam menilai bahwa revisi UU tersebut nantinya akan merugikan bagi para Buruh, sehingga para serikat Buruh yang tergabung di Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) dan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) menggelar Aksi Tolak Revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 tepat didepan Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Kota Batam, Selasa (27/8) pukul 09.00 Wib.

 

Tampak para buruh ketika sedang berdemo

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) FPBI, Masmur Siahaan, SH dalam aksi tersebut mengatakan bahwa, rencana Pemerintah dalam merevisi Undang-Undang Ketenagakerjaan (UUK) itu tidak lagi pro kepada Buruh Indonesia, dan pihaknya menilai akan sangat merugikan Buruh.

“Kita dapat melihat kerugian Buruh yang terjadi ketika dilakukannya revisi UU Nomor 13 Tahun 2003, seperti salah satunya Peraturan Menteri Nomor 78 Tahun 2015 tentang upah, peraturan ini sungguh tidak adil, karena tidak berdasarkan kondisi ekonomi Daerah, selain itu juga, dari Peraturan Menteri (Permen) Tenaga Kerja Nomor 15 Tahun 2008 tentang upah minimum tersebut, upah minimum sektoral juga akan dihilangkan,” ucapnya.

“Masih banyak lagi peraturan-peraturan yang direvisi hanya berpihak pada Pengusaha dan tentunya merugikan kaum Buruh,” katanya.

“Untuk itu, kita menolak pemerintah merevisi UU nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan yang sudah jelas tidak memihak kepada Rakyat”. Pungkas Masmur. (RZ).

Editor : Febri 

Wabup Bintan Resmikan Desa Toapaya Sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Bintan, GK.com – Wakil Bupati Bintan, Drs. Dalmasri Syam resmi membuka Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Toapaya yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Toapaya,  Minggu (25/08) pagi.

Turut hadir juga dalam acara tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang Rini Suryani, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan, Kepala Desa Toapaya Mulyono, serta seluruh Aparatur dan masyarakat Desa Toapaya.

Dalam sambutanya Wakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam mengatakan bahwa,  “saya mewakili Pemerintah Kabupaten Bintan, mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk segera terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, serta seluruh masyarakat pekerja se- Kabupaten Bintan agar nantinya dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

“Kalau bisa bukan hanya dari lembaga-lembaga saja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,  tetapi seluruh elemen, baik itu dari Pemerintah maupun masyarakat. Karena hal ini sangatlah penting, agar kita mendapatkan perlindungan saat terjadi kecelakaan kerja,” ungkap Dalmasri

Kepala Desa Toapaya Mulyono pada kesempatan itu turut menyampaikan rasa bangga serta memberikan ucapan terimakasihnya atas terpilihnya Desa Toapaya sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Kami merasa bangga, karena desa kami dapat terpilih mewakili desa-desa yang ada di Kabupaten Bintan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Mulyono.

Dijelaskan Mulyono, bahwa saat ini terdapat sekitar 450 pekerja yang ada di Desa Toapaya telah mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

“Melalui peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini, kami memiliki inovasi dalam rangka memastikan pekerja rentan untuk terus mendapatkan perlindungan, yaitu dengan Inovasi Secanting Beras Untuk Pekerja Rentan, dan semoga desa kami dapat terpilih sebagai desa terbaik tingkat Nasional,” kata Mulyono.

Diwaktu yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Rini Suryani menyampaikan bahwa, tujuan dari pembentukan Desa Sadar Jaminan Sosial ini adalah agar masyarakat desa mengenal lebih dekat program BPJS Ketenagakerjaan sehingga akan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Timbulnya kesadaran perangkat desa bagi kesejahteraan masyarakat pekerja di desa melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dan seluruh perangkat desa, yayasan, BUMDES, Tenaga Ahli, pendamping desa, pelaku ekonomi dan masyarakat pekerja yang berada di lingkungan Desa Toapaya ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah merupakan hal yang sangat luar biasa,” tutur Rini.

Ditambahkan Rini,  tujuan dari semua ini adalah bagian dari mendukung visi Kabupaten Bintan,  yaitu terwujudnya Kabupaten Bintan yang madani dan sejahtera melalui pencapaian Bintan Gemilang 2025.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bintan yang telah mensupport penuh program BPJS Ketenagakerjaan untuk masuk ke desa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sebagai inovasi kebijakan, maka seluruh Kepala Desa, aparatur desa dan BPD saat ini telah masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Rini.

“Saat ini, kami juga sangat mengapresiasi inovasi desa dalam memberikan perlindungan pekerja rentan melalui program Satu Canting Beras Untuk Pekerja, dan semoga Desa Toapaya kedepannya dapat terpilih sebagai desa terbaik hingga ke tingkat Nasional”. tutup Rini. (Hms/KR).

Editor : Milla

Sempena HUT RI ke- 74, Dispora Tanjungpinang Sukses Gelar Dua Gerak Jalan di Hari Yang Sama

Tanjungpinang, GK.com – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke- 74, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang mengadakan dua lomba Gerak Jalan yang digelar di hari yang sama dengan jam yang berbeda, yakni Gerak Jalan jarak 8 Km yang dimulai pada pukul 06.30 Wib dan 17 Km pada pukul 20.30 Wib.

 

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd melepas Gerak Jalan 8 Kilometer

 

Terlihat antusias masyarakat Kota Tanjungpinang dalam menyaksikan acara yang digelar pada Sabtu (24/8) tersebut dengan penuhnya para penonton pada setiap rute yang dilewati oleh para peserta Gerak Jalan dari start hingga finish.

 

 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Djasman, S.Sos bersama Staff.

 

Adapun untuk Gerak Jalan 8 Km dimulai dari Masjid Dompak yang diikuti oleh sekitar 142 regu itu berakhir di Tepi Laut, sementara untuk Gerak Jalan 17 Km dimulai dari Kantor Perkim Provinsi Kepri, Dompak dengan diikuti oleh sekitar 257 regu, dengan masing-masingnya terbagi menjadi 4 kategori, yakni Pelajar, OPD, TNI/Polri dan Umum.

Sementara itu, untuk penilaian dalam gerak jalan tersebut, masing-masing regu akan dinilai dari ketepatan waktu, kerapian, kesopanan, keseragaman, keutuhan hingga di garis finish, serta kreasi dari setiap peserta tanpa menghilangkan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

 

Kapolres Tanjungpinang, Ucok Lasdin Silalahi didampingi Kadispora Tanjungpinang, Djasman melepas peserta Gerak Jalan 17 Kilometer

 

Kadispora Kota Tanjungpinang, Djasman, S.Sos saat ditemui oleh Media ini disela-sela acara itu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya lomba Gerak Jalan pada HUT RI ke- 74 ini dengan sukses.

“Alhamdulillah dapat bersama kita lihat tadi, bahwa acara ini dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujar Djasman.

 

Para peserta Gerak Jalan 17 Kilometer

 

“Terima kasih kepada para peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam perlombaan Gerak Jalan Tahun ini, serta kepada seluruh panitia yang sudah turut membantu terselenggaranya acara ini, hingga selesai”. pungkas Djasman. (AA).

Editor : Febri

Cegah Kebakaran Dini, Polsek Meral Bentuk Dua Posko Anti Api

Karimun, GK.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Meral bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuat Posko Anti Api di dua Kelurahan yang ada di Kecamatan Meral, Sabtu (24/8).

Dalam kesempatan itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Meral, AKP. Hadi Sucipto mengatakan, Posko yang sengaja dibuat itu ditujukan untuk Kelurahan Pasir Panjang dan Kelurahan Darusalam, mengingat daerah tersebut masih banyak memiliki hutan lindung.

“Dibentuknya di dua Kelurahan tersebut, dikarenakan daerah tersebut masih memiliki hutan lindung, semak-semak, ilalang dan perkebunan,” tutur Hadi.

“Untuk Posko yang di Kelurahan Pasir Panjang, telah kita tetapkan bersama di Pos Polisi Pasir Panjang dan yang di Kelurahan Darusalam kita tetapkan di Gedung Serba Guna Kelurahan Darusalam,” jelas Hadi.

Dikatakan Hadi, saat ini Polsek Meral mengambil tindakan dalam membentuk Posko tersebut guna mengantisipasi sebelum terjadinya kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini.

“Dengan berdirinya ke dua Posko ini nantinya kita berharap apabila nanti sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan atau lahan, maka pihak Kepolisian bersama TNI dan Masyarakat bisa turut bahu-membahu dalam memadamkan api”. (Hms/RZ).

Editor : Milla