Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 97

SMAN 2 Tanjungpinang Siap Menerima PTA 2025

SMAN 2 Tanjungpinang siap menerima PTA 2025. (Dok GK.com/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com – SMA Negeri 2 Tanjungpinang mempersiapkan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) tahun ini dengan penuh semangat dan kerja sama dari berbagai pihak. Kegiatan tahunan yang menjadi salah satu agenda penting Pramuka di lingkungan Sekolah ini direncanakan akan berlangsung meriah dengan melibatkan sejumlah instansi dan tokoh penting di Kota Tanjungpinang, selain siswa siswi dari Sekolah tersebut.

“Kami tahun ini menjadi pelaksana kegiatan PTA, jadi kami sudah memahami bagaimana persiapannya, dan sejauh mana progresnya. Saat ini, persiapan sudah hampir rampung, tinggal menunggu beberapa konfirmasi dari tamu undangan,” ujar Siti Nafisiah, Selaku Koordinator Lapangan PTA SMAN 2 Tanjungpinang

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan PTA di SMA Negeri 2 Tanjungpinang akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, salah satunya penampilan tari Mastal yang telah menjadi ikon sekolah dalam setiap kegiatan penerimaan tamu ambalan. Bahkan sering diminta tampil oleh beberapa instansi dalam kegiatan lain,” terang Siti yang saat itu medampingi Ketua Pelaksana, Deri Chandra, S.Sos.

“Tahun ini, panitia telah mengundang sekitar 15 instansi untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya berasal dari Dinas terkait, Lembaga Pemerintahan, serta organisasi kepramukaan. Untuk posisi pembina upacara telah disampaikan kepada Kamabicab Kota Tanjungpinang, yaitu Bapak Wali Kota. Dan Insya Allah beliau akan hadir, meskipun masih menyesuaikan dengan jadwal kegiatan beliau,” jelas Siti.

“Selain itu, kegiatan ini juga akan menghadirkan dua narasumber, yaitu Ibu Fitriana dari Bukit Jernara sebagai Motivator, dan perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kepri. Sementara, undangan juga telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, seluruh Kepala SMA se- Tanjungpinang dan Bintan, serta unsur Babinsa dan Polsek Bukit Bestari sebagai bentuk koordinasi dan keamanan kegiatan,” tambah Siti.

“Adapun jumlah peserta untuk tahun ini tercatat sekitar 480 siswa, sedikit berkurang dibanding tahun sebelumnya. Kami memang membatasi beberapa titik kegiatan agar lebih efektif dan tertib,” ucapnya di SMAN 2 Tanjungpinang, Pukul 14.20 WIB.

“Meski jumlah peserta berkurang, semangat panitia dan siswa tetap tinggi. Kegiatan PTA tahun ini juga akan menggunakan area sekitar Pulau Raja dengan izin dari pihak RT setempat. Kami tetap berkoordinasi dengan lingkungan sekitar agar kegiatan berjalan lancar”. pungkasnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak dan antusiasme para siswa, kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan SMA Negeri 2 Tanjungpinang diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter, disiplin, serta kebersamaan bagi para peserta didik baru. (DS)

Waspada Cuaca Buruk, Satu Mobil Tertimpa Akibat Pohon Tumbang

Satu mobil tertimpa pohon tumbang. (Dok. GK/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com – Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Engku Putri, tepatnya di dekat Lapangan Futsal pada Kamis (09/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Pohon tersebut roboh akibat angin kencang yang melanda di wilayah Tanjungpinang sejak pagi hari.

Dikatakan oleh staf Dinas Perhubungan (Dishub) Bidang Lalu Lintas, Verdyanto Saputra saat dikonfirmasi oleh awak Media ini, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menimpa satu unit mobil ber plat nomor BP 1204 DJ yang sedang terparkir di pinggir jalan.
“Begitu mendapat laporan dari masyarakat, tim kami langsung bergerak ke lokasi. Pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang akibat angin kencang yang melanda sejak pagi,” tegas Verdyanto sekitar Pukul 10.00 WIB.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat tersendat selama kurang lebih satu jam, karena batang pohon menutupi sebagian badan jalan. Petugas dari Dishub, BPBD, DLH, dan Kepolisian yaag turun ke lokasi langsung memotong dan membersihkan batang pohon tersebut, agar jalan kembali bisa dilalui kendaraan.

“Kami berkoordinasi dengan BPBD, DLH, dan kepolisian untuk mempercepat penanganan. Dishub fokus mengatur arus lalu lintas di lokasi, memastikan tidak terjadi kemacetan panjang, serta mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif selama proses evakuasi berlangsung,” jelasnya.

“Sebagai langkah pencegahan ke depan, Dishub berencana melakukan pemantauan rutin di titik-titik yang banyak ditumbuhi pohon besar di sepanjang jalan utama. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan DLH untuk melakukan pemangkasan pohon yang dinilai berisiko tumbang, terutama menjelang musim hujan,” ujarnnya.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua dan empat, agar lebih berhati-hati saat melintas di area yang banyak pepohonannya ketika cuaca ekstrem. Jika melihat pohon yang miring atau berpotensi tumbang, segera laporkan ke pihak berwenang agar bisa segera ditangani,” tutup Verdyanto. (KF)

Jadwal Kapal RoRo Tanjung Uban-Telaga Punggur Berubah

Pelabuhan RoRo Tanjung Uban. (Dok. GK/Kafyan)

Bintan, GK.com — Jadwal keberangkatan kapal RoRo rute Tanjung Uban–Telagap Punggur dan sebaliknya resmi berubah. Kini, kapal pertama berangkat lebih pagi, yakni Pukul 06.00 WIB. Hal ini dikarekan menyesuaikan kebutuhan para pengguna jasa, terutama pengangkut sembako dan pekerja yang memulai aktivitas sejak dini hari.

Perubahan jadwal ini mulai diterapkan sejak Minggu (5/10/2025), sesuai dengan instruksi yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau.

Sukma Nugraha, Supervisi Pelabuhan Tanjung Uban, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa (8/10/2025) pukul 16.00 WIB menjelaskan bahwa pihak pelabuhan hanya menjalankan jadwal yang telah ditetapkan oleh BPTD.

“Masalah penjadwalan diatur langsung oleh BPTD. Kami di Uban hanya mengikuti jadwal sesuai instruksi yang keluar dari Kementerian. Jadwal baru ini sudah berjalan sejak hari Minggu kemarin,” ungkap Sukma.

Menurutnya, perubahan waktu keberangkatan tersebut merupakan tanggapan atas permintaan pengguna jasa, terutama pengangkut sembako dan pekerja harian yang memerlukan perjalanan lebih pagi. Pihak Kementerian menindaklanjuti aspirasi itu dengan menambah operator kapal, serta mempercepat waktu operasional.

Untuk memastikan jadwal berjalan lancar, BPTD dan operator pelabuhan ASDP turut melakukan pengawasan ketat. Kapal yang terlambat beroperasi akan dikenakan sanksi dan diminta mempercepat proses bongkar muat. Bila terjadi lonjakan penumpang, terutama pada hari besar, rapat koordinasi antara BPTD, Syahbandar, dan operator kapal akan dilakukan guna membuka ekstra trip.

“Tiket online juga sudah diatur per jamnya agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan. Alhamdulillah sistem ini berjalan baik, dan membantu pengguna jasa untuk menyesuaikan waktu keberangkatan,” tambahnya.

Selain itu, Sukma menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan pembangunan Dermaga dua di Pelabuhan Tanjung Uban kepada Pemerintah Pusat agar operasional kapal lebih efisien di masa mendatang.

“Kami berharap rencana Dermaga dua ini bisa segera terealisasi, agar pelayanan semakin lancar,” harapnya.

Di sisi lain, jika terjadi cuaca ekstrem, pihak pelabuhan akan menghentikan operasi sesuai instruksi dari pusat dan Kesyahbandaran. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang dan kru kapal.

“Lebih baik menghentikan pelayaran sementara, daripada membahayakan nyawa. Keselamatan adalah yang utama,” tegas Sukma.

Ia menutup dengan rasa syukur karena aspirasi masyarakat yang sempat disuarakan di Media Sosial kini sudah terwujud.

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan menambah kapal dan memajukan jadwal operasional. Semoga masyarakat Batam dan Tanjungpinang semakin terbantu, dan kami mengimbau semua pihak untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam pelayaran,” pungkasnya. (KF)

Dua Kasus di Ungkap Polres Karimun

Polres Karimun saat meggelar Konferensi Pers. (Dok. Polres Karimun)

Karimun, GK.com — Kepolisian Resor (Polres) Karimun berhasil mengungkap tindak pidana penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural yang rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Press Release yang digelar Selasa (07/10/2025) di Mapolres Karimun Pukul 20.00 WIB.

Kapolres Karimun AKBP Robby melalui jajarannya menyampaikan bahwa terdapat dua kasus berbeda yang berhasil diungkap, dengan total empat korban calon pekerja Migran yang diselamatkan, dan sejumlah barang bukti diamankan.

Kasus pertama terjadi di wilayah Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. Dari hasil penyelidikan, para pelaku diduga menampung calon pekerja Migran di sebuah rumah sewa atau tempat penampungan sebelum diberangkatkan secara ilegal menuju Malaysia dengan menggunakan kapal speedboat.

Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat korban calon PMI beserta Barang Bukti (BB) berupa:
1. Lima unit handphone,
2. Satu kartu ATM Debit BNI, dan
3. Satu lembar tangkapan layar (screenshot) tiket pesawat Batik Air dengan rute Lombok–Jakarta–Tanjungpinang.

“Para korban tersebut diketahui berasal dari Banten, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB),” ucap AKBP Robby.

“Kasus kedua diungkap oleh Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Karimun di wilayah Perairan Selat Malarko, Dusun Pelambung, Desa Pongkar. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebuah speedboat berwarna hitam abu-abu yang digunakan untuk membawa pekerja Migran ke Malaysia,” terangnya.

“Selain kapal, turut diamankan pula dua unit mesin 40 PK merek Yamaha, satu terpal plastik, serta empat alat komunikasi beserta handphone yang diduga digunakan untuk berkoordinasi dalam aksi penyelundupan,” tambahnya.

“Adapun pasal yang disangkakan atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, yakni: Pasal 81 junto Pasal 69, dan Pasal 63 junto, Pasal 68 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Pasal 2 junto Pasal 10, dan Pasal 48 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” papar AKBP Robby.

“Dengan pasal-pasal tersebut, para tersangka terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. Melalui kegiatan Press Release ini, Polres Karimun menegaskan komitmennya untuk terus memberantas tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan pekerja migran yang marak terjadi di wilayah perbatasan”. tegas AKBP Robby.

Pada kesempata itu, Kapolres Karimun AKBP Robby juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan iming-iming pekerjaan ke Luar Negeri tanpa melalui prosedur resmi. Pemerintah telah menyediakan jalur legal bagi calon pekerja Migran agar terlindungi secara hokum, dan mendapatkan hak-haknya secara layak di Negara tujuan.

“Kami akan terus menindak tegas setiap pelaku yang berupaya mengirim pekerja Migran Indonesia ke Luar Negeri tanpa prosedur resmi. Keselamatan dan perlindungan warga Negara merupakan prioritas utama kami”. tutup AKBP Robby.

Dengan keberhasilan pengungkapan dua kasus ini, Polres Karimun berharap masyarakat semakin waspada, dan melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait pengiriman Tenaga Kerja Ilegal (TKI) ke Luar Negeri. (*)

MAN Tanjungpinang Gelar Apresiasi Siswa Berprestasi, Dorong Semangat Dan Daya Juang Peserta Didik

Siswa Siswi dan para guru MAN Tanjungpinang. (Dok. MAN Tanjungpinang)

Tanjungpinang, GK.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang kembali menggelar kegiatan Apresiasi Siswa Berprestasi sebagai bentuk penghargaan kepada peserta didik yang telah menorehkan prestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik pada Selasa (07/10/2025).

Di ajang istimewa untuk mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah di berbagai tingkat kompetisi itu, dihadiri oleh seluruh siswa dan seluruh tenaga pendidik MAN Tanjungpinang.

Dikatakan oleh Waka Kurikulum MAN Tanjungpinang Omet Rasyidi, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Sekolah terhadap pencapaian para siswa.

“Kami ingin menunjukkan kepada seluruh siswa bahwa kerja keras dan usaha mereka diakui serta dihargai,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan tahun ini beragam, mulai dari piala, sertifikat, hingga uang pembinaan bagi beberapa kategori tertentu. Tahun ini, sebanyak 50 siswa dari Kelas X, XI, dan XII menerima penghargaan atas prestasi yang mereka raih di berbagai bidang.

Lebih lanjut, Omet menyebutkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan motivasi dan semangat kompetitif di kalangan siswa.

“Kami ingin siswa lain termotivasi agar bisa berprestasi. Ketika mereka melihat teman-temannya tampil di depan, muncul semangat ‘kalau mereka bisa, saya juga bisa’. Ini yang ingin kami bangun daya juang dan semangat berprestasi,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon.

Proses penilaian siswa berprestasi, kata Omet, dilakukan berdasarkan usaha, kerja keras, dan hasil yang dicapai dalam berbagai perlombaan. Tidak hanya dari lomba akademik, tetapi juga dari kegiatan ekstrakurikuler yang menunjukkan konsistensi dan dedikasi. Dalam bidang akademik, siswa MAN Tanjungpinang berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya Kompetisi Sains Nasional (KSN), Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten, dan Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Bahkan, ada siswa yang berhasil masuk 30 besar Nasional bidang riset dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia.

Sementara, di bidang non-akademik, MAN Tanjungpinang juga tak kalah berprestasi. Tim Pramuka berhasil meraih beberapa piala dalam ajang Maritim Scout Competition ke- 4 di UMRAH. Selain itu, grup Hadroh dan Drum Band juga sukses menjuarai kompetisi di Kabupaten Bintan, serta Pasus (Pasukan Khusus) Sekolah meraih penghargaan pada kegiatan jalan 17 km dalam rangka HUT RI ke- 80. Omet menjelaskan, tentunya seluruh prestasi tersebut tak lepas dari dukungan penuh para guru dan pihak Sekolah.

“Setiap siswa memiliki bakat dan minat berbeda. Kami menampungnya melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, baik akademik maupun non-akademik. Guru berperan aktif membimbing, melatih, dan mendukung siswa agar siap mengikuti berbagai ajang kompetisi,” terangnya.

Kegiatan apresiasi ini memberikan dampak positif yang signifikan. Setelah pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, terlihat adanya peningkatan motivasi belajar dan partisipasi siswa dalam berbagai kegiatan Sekolah. Banyak siswa yang termotivasi untuk berprestasi agar dapat menjadi penerima penghargaan di tahun berikutnya.

Sebagai pesan penutup, Omet Rasyidi mengingatkan para siswa agar tidak cepat puas dengan capaian yang telah diraih.
“Jadikan prestasi ini sebagai langkah awal untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi Sekolah, masyarakat, dan Bangsa. Tetap rendah hati dan terus semangat dalam belajar”. pesannya.

Ke depan, MAN Tanjungpinang berencana mengemas kegiatan apresiasi ini dengan konsep yang lebih menarik dan modern, seperti penilaian berbasis digital, pemberian penghargaan khusus bagi kategori tertentu, serta menjalin kerja sama dengan pihak eksternal agar kegiatan ini semakin bermakna dan berkelanjutan. (DS)

Eksekusi Pohon Hias di Jalan Raja Oesman Kembali Dilakukan

Eksekusi Pohon Hias di Jalan Raja Oesman kembali dilakukan. (Dok GK/Kamal)

Karimun, GK.com – Proses eksekusi atau penebangan pohon hias kembali dilakukan oleh pihak pelaksana pada Selasa (07/10/2025) di sepanjang Jalan Raja Oesman, Poros, Kabupaten Karimun. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan sebelumnya yang telah dilakukan pada Sabtu (04/10/2025).

Menurut Darmali selaku perwakilan dari PT AGP yang melaksanakan kegiatan, eksekusi kali ini dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai hingga ke area lampu merah yang menjadi titik akhir dari penataan pohon di ruas Jalan tersebut.

“Pelaksanaan hari ini difokuskan untuk menuntaskan seluruh pohon yang masih dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan akibat kondisi yang sudah terlalu rimbun. Rencananya eksekusi pohon dilakukan sampai selesai hingga ke lampu merah. Target kami adalah mengejar penyelesaian sesuai jadwal agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” terang Darmali saat ditemui di lokasi kegiatan, Selasa (07/10/2025) Pukul 08.00 WIB.

Baca juga:



Ia juga menyampaikan, selama proses pelaksanaan sempat terjadi kemacetan cukup panjang di beberapa titik jalan. Namun, kondisi lalu lintas tetap dapat dikendalikan berkat kerja sama tim di lapangan yang terdiri dari petugas keamanan, petugas lapangan PT AGP, dan personel dari instansi terkait.

“Kemacetan memang tidak bisa dihindari, karena area kerja cukup sempit, dan arus kendaraan padat, tetapi semua berjalan aman dan terkendali. Kami dibantu oleh tim dari berbagai pihak untuk memastikan keselamatan bersama,” ungkapnya.

Selain menekankan pentingnya keselamatan dalam proses penebangan, Darmali juga mengingatkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan setelah pohon-pohon tersebut dieksekusi. Menurutnya, keberhasilan penataan ruang hijau tidak hanya bergantung pada Pemerintah atau pihak pelaksana saja, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Pesan saya kepada masyarakat, setelah pohon dieksekusi, mari sama-sama menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan kita. Kalau nanti pohon sudah kembali rimbun, silakan segera konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup agar bisa dilakukan penanganan lebih lanjut”. tegasnya.

Baca juga:



Kegiatan eksekusi pohon di sepanjang Jalan Raja Oesman ini merupakan bagian dari program pemeliharaan dan keselamatan lingkungan yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun. Program tersebut bertujuan untuk menertibkan vegetasi pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik, penerangan jalan, serta keselamatan para pengguna jalan raya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kawasan poros utama Karimun tidak hanya lebih tertata dan aman, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi keindahan dan kesejukan lingkungan sebagai salah satu wajah utama kota. (Kl)