Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 966

Biro Administrasi Pembangunan Laksanakan Pelatihan Pemaketan Gunakan Aplikasi SIPP

Batam-GK,- Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepuauan Riau melaksanakan Kegiatan Pelatihan dan Pemaketan APBD-P pada aplikasi Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan.Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau A. Ervarabianti, AP, MMdi Batam (9/10).

Peserta Pelatihan dari setiap OPD Kepri

“Kegiatan Pemaketan ini merupakan bagian dari pelaksanaan APBD, terutama dalam perencanaan pengadaan Barang/Jasa, dimana sebelum dapat dilaksanakan, sebuah kegiatan harus terlebih dahulu dilakukan pemaketan Pengadaan Barang/Jasa, setelah itu akan diumumkan sebagai rencana umum pengadaan melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan dan menjadi guidance dalam evaluasi pelaksanaan kegiatan tersebut.” Ujar Erva.

Sambung Erva, Kegiatan Pelatihan dan Pemaketan APBD-P pada aplikasi Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan merupakan upaya untuk menjadikan pelaksanaan kegiatan dan evaluasinya menjadi lebih mudah. Pada kesempatan itu, Erva juga memaparkan progress realisasi fisik dan keuangan per bulan September 2019, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempua, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Kesehatan Hewan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau.

“Sampai dengan bulan September ini, ada 11 OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang capaian realisasi fisik dan keuangannya sudah diatas target B09. OPD-OPD tersebut adalah”papar Erva.

Erva berharap, dengan terlaksananya Kegiatan Pelatihan ini, setiap OPD dapat segera melakukan pemaketan rencana pengadaan barang/jasa, sehingga pelaksanaan APBD-P dapat segera direalisasikan untuk pembangunan dan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Selanjutnya, materi pemaparan dilakukan bagian software developer Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan, Ichwan Albar menjelaskan terkait teknis penggunaan Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan yang diikuti OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulaun Riau.
sumber  & Fhoto  : Biro Pembangunan Kepri
editor    : Edy

Batam Kota Judi, Bukan Kota Industri, Aparat di Harapkan Jangan Tutup Mata

Batam, GK.com – Menjamurnya perjudian di Kota Batam membutuhkan perhatian khusus oleh aparat penegak hukum maupun bagi Pemerintah Daerah setempat, untuk segera dapat mengambil tindakan tegas. Pasalnya hal tersebut membuat keresahan di kalangan masyarakat Kota Batam khususnya, karena, salah satu dampak dari perjudian itu bisa mengakibatkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga terjadinya perceraian, bahkan bisa menimbulkan kriminalitas demi untuk mendapatkan modal, agar bisa mengikuti permainan tersebut.

 

Bahkan baru-baru ini, Majelis Ulama Islam (MUI) Kota Batam, melalui Ketua MUI Kota Batam,  Usman Ahmad, Selasa (8/10) meminta keseriusan dari para penegak hukum baik itu dari pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kepri maupun kepada Pemerintah Daerah Kota Batam agar segera memberantas dan menutup secara permanen perjudian yang berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) maupun perjudian berkedok permainan bola pimpong yang di duga adalah salah satu bentuk perjudian yang berbentuk permainan game.

 

Seolah tidak mengindahkan teguran MUI Kota Batam, para pengusaha perjudian terlihat dengan leluasa membuka tempat usahanya dengan suka-suka. Hal ini terlihat saat tim Media ini turun langsung kelapangan untuk melakukan investisigasi dibeberapa titik tempat perjudian tersebut dibuka pada Rabu (9/10) sekitar pukul 01.20 Wib. Terlihat, hampir merata disetiap titik yang berada di Kota Batam di duga judi tersebut menjamur melakukan aktivitasnya. (Red).

Editor : Milla

Butuh Perhatian Ekstra, Tanjungpinang Lumpuh Kala Hujan Turun

Tanjungpinang, GK.com – Mendekati akhir Tahun, curah hujan di Kota Tanjungpinang cukup tinggi. Kurangnya Drainase di beberapa titik, menimbulkan genangan air di beberapa Jalan, hingga mengakibatkan banjir sampai selutut orang dewasa, seperti di daerah Jalan Anggrek KM 5 Bawah, Jalan Raja Haji Fisabilillah KM 8, Jalan D.I Panjaitan, serta beberapa tempat lainnya.

Bahkan, dikarenakan banjir tersebut, sampah-sampah juga tak luput menghiasi di Jalan Ibu Kota Kepri, akibat terbawa oleh arus air hujan yang menggenangi Jalan, hingga membuat para pengendara mengeluhkan akan peristiwa ini.

Terkait hal tersebut, Media ini mencoba mendatangi Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Tanjungpinang, Hendri, S.Sos. Dikatakan Hendri, selain faktor alam, banjir yang terjadi juga salah satunya dikarenakan kelalaian oleh manusia.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Hendri, S.Sos

 

“Banjir ini terjadi akibat kelalaian manusia itu sendiri, bagaimana tidak, sampah yang menyumbat dan curah hujan yang cukup tinggi, tentulah menimbulkan hal itu terjadi,” katanya.

“Usaha kami dari BPBD untuk mencegah salah satunya adalah dengan mengadakan sosialisasi mengenai pengolahan sampah, agar saat curah hujan tiba, kota kita ini tidak tergenangi oleh air hujan,” terangnya, Kamis (10/10) sekitar Pukul 10.40 Wib, di Ruang Kerjanya.

Selain itu, lanjut Hendri menjelaskan, usaha kami lainnya sejauh ini dalam membantu mengurangi air dengan menggunakan alat yang ada,” tambah Hendri.

Dijelaskan Hendri, hal terpenting dalam mengantisipasi banjir seperti yang barusan terjadi adalah harus dimulai dari kesadaran masyarakat itu sendiri, dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Tugas kami hanya bisa membantu sosialisasi sebelum kejadian, khususnya di beberapa titik yang memang rawan banjir, tanah longsor, dan angin putting beliung,” jelasnya.

“Maka dari itu, kami juga berharap peran serta dari Media dalam hal ini untuk membantu mensosialisasikan mengenai pengolahan sampah, agar dapat terwujud kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena dampaknya tentu akan terasa dikemudian hari”. tutup Hendri. (MA).

Editor : Milla

Bupati Karimun Lantik 285 ASN

Karimun, GK.com – Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, M.Si melantik sekaligus pengambilan sumpah janji untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), jabatan Fungsional Guru, Pengawas Sekolah, serta Kepala Sekolah Taman Kanak- Kanak (TK) Negeri, Sekolah Dasar (SD) Negeri, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Adapun jumlah para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik oleh Bupati Karimun, di Gedung Balai Nilam Sari, Kantor Bupati Karimun, Rabu (09/10) sekitar pukul 09.00 Wib itu ada sebanyak 187 PNS, 12 Pengawas Sekolah, dan 86 Kepala Sekolah.

Pelaksanaan pelantikan itu diadakan dalam rangka untuk kebutuhan organisasi dan penyegaran, sehingga dengan dilakukannya rotasi dan mutasi terdapat inovasi dalam menjalankan tugas saat bekerja.
Dalam sambutannya, Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, M.Si mengucapkan selamat atas dilantiknya para PNS, Fungsional guru, Pengawas Sekolah, dan Kepala Sekolah.

“Jabatan bukanlah hak kita, namun merupakan sebuah proses kepercayaan yang diberikan, oleh karena itu, janganlah berkecil hati dan merasa tidak puas, tetapi tingkatkan rasa istiqomah kita,” ujar Aunur Rafiq.

Dikatakan Aunur Rafiq,  sampai saat ini tidak ada Kepala Sekolah yang dicabut dari jabatannya, kecuali pensiun, diangkat menjadi Pengawas Sekolah, ataupun sudah menjabat Kepala Sekolah selama 2 periode.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat bekerja, juga selamat mengemban amanah yang baik, terima dengan penuh keikhlasan karena terdapat nilai-nilai ibadah jariyah bagi Bapak dan Ibu yang dilantik dan dipercayakan nantinya,” terang Aunur Rafiq.

Hadir juga pada acara tersebut, Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun M. Yusuf Sirat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakrie Hasyim, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kabupaten Karimun Sudarmadi, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Karimun Drs. Muhammad Tang. (KR).

Editor : Febri 

Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga Periode 2019-2024 di Lantik

Lingga, GK.com – Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Adimiral, SH.,MH memimpin pembacaan Sumpah/Janji pelantikan  Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Rabu (9/10) sore, periode 2019-2024. Dalam pelantikan Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga itu digelar di Aula Hotel Lingga Pesona, Kabupaten Lingga dan dibuka oleh Ketua DPRD Sementara Drs. Riono.

Pada pelantikan yang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Riau tertanggal 02 Oktober 2019 itu juga turut disaksikan oleh Plt Gubernur yang diwakili oleh Asisten I Raja Ariza M.M, Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Lingga M. Nizar dan para anggota DPRD 2019-2024 serta para undangan lainnya yang hadir.

Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga yang baru dilantik.

“Saya harap untuk kedepannya, DPRD Kabupaten Lingga dapat membuat kebijakan dalam mensejahterakan masyarakat, dan demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Lingga”. pungkas Raja Ariza.

Adapun menjabat sebagai Ketua DPRD Lingga adalah Ahmad Nashirudin dari Partai (Nasdem), Aziz Martindas dari Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai Wakil Ketua I dan Salmizi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai Wakil Ketua II. (Man).

Editor : Milla

BBM Langka, di Duga Ada Yang Bermain Mata

Tampak terlihat antrian panjang kendaraan hingga keluar dari area SPBU

 

Tanjungpinang, GK.com – Sudah lebih dari sebulan, Kota Tanjungpinang mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Hal ini tentunya menimbulkan keluhan dan tandatanya besar bagi masyarakat Tanjungpinang khususnya, terkait apa yang menjadi penyebab atas kelangkaan BBM bersubsidi tersebut, hingga terlihat hampir merata di semua SPBU yang berada di Kota Tanjungpinang tidak memiliki stok sedikitpun  untuk BBM bersubsidi itu. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan bagi kita semua, kususnya bagi masyarakat kelas menengah kebawah, yang notabennya sehari-hari memerlukan BBM bersubsidi itu dalam melakukan aktivitas saat berpergian.

Kepada awak Media ini, Melda, salah satu masyarakat Tanjungpinang yang turut dalm mengantri BBM bersubsidi, Selasa (8/10) di SPBU Sukaberenang mengungkapkan kekesalannya yang sudah lebih dari satu jam lebih ikut mengantri, guna mendapatkan BBM jenis Bensin itu.

“Kesal saya, dimana-mana orang pada antri di SPBU hanya sekedar untuk dapatkan BBM, pada dikemanakanlah semua bensin-bensin kita ini, bukannya Indonesia Kaya Raya ya,” ucapnya.

“Tadi saya mau isi bensin di Soekarno Hatta, karena antreannya begitu panjang, makanya saya pindah kesini, ternyata disini pun juga harus mengantri panjang”. imbuhnya. (AA).

Editor : Milla