Minggu, April 12, 2026
BerandaKepulauan RiauKarimunKetua DPRD Karimun Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal di PT Saipem

Ketua DPRD Karimun Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal di PT Saipem

Karimun, GK.com — Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza S.T., M.M menegaskan pentingnya prioritas tenaga kerja lokal dalam penyerapan lapangan pekerjaan, khususnya di proyek PT Saipem. Hal tersebut disampaikannya di Ruang Kerja pada Selasa (09/12/2025), menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat Karimun yang berharap tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

“Terkait lapangan kerja, kami sudah menyampaikan kepada pihak Saipem. Kemaren juga sudah kita panggil. Menurut penjelasan mereka, banyak juga tenaga kerja lokal yang sudah direkrut. Keluhan masyarakat harus kita tanggapi, orang asli Karimun harus diprioritaskan, dan jangan sampai kita menjadi penonton di kampung sendiri,” tegas Raja Rafiza Pukul 10.30 WIB.

“Alasan yang sering kita dengar adalah, masih banyak tenaga kerja lokal yang belum memiliki sertifikasi sebagai syarat untuk bekerja. Dinas Tenaga Kerja sudah kita panggil untuk mencari solusi. Pemda melalui Instansi tersebut juga setiap tahunnya membuka pendaftaran pelatihan secara gratis,” ungkap Raja Rafiza.

“Harusnya, dengan adanya program pelatihan tersebut, kedepan dapat meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat lokal. Sayangnya, kondisi di lapangan saat ini dinilai belum sepenuhnya sesuai harapan. Pasalnya, banyak Perusahaan yang beroperasi masih mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, dan membawa orang-orang mereka sendiri,” tutur .Raja Rafiza.

Meski demikian, Raja Rafiza mengungkapkan, berdasarkan data dari pihak Saipem, ada sekitar 70 persen tenaga kerja yang saat ini bekerja disana merupakan tenaga lokal. Ia juga menanggapi kabar yang sempat beredar terkait pembukaan lowongan hingga 10 ribu tenaga kerja oleh Saipem.

“Waktu itu ada berita PT Saipem membuka lowongan sekitar 10 ribu tenaga kerja. Kami sudah memanggil pihak Saipem untuk mengklarifikasi, dan mereka menyatakan berita itu tidak ada. Ada kemungkinan ke depan total pekerja menjadi sekitar 8 ribu orang, tapi itu bukan penerimaan baru, melainkan total pekerja disana. Saat ini, sudah sekitar 5 ribu pekerja, mungkin akan ditambah 3 ribu lagi, sehingga totalnya menjadi sekitar 8 ribu pekerja, karena Saipem mendapatkan tender pengerjaan yang sangat besar,” terang Raja Rafiza.

Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza berharap, ke depan seluruh masyarakat Karimun dapat bekerja dan terakomodir di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah sendiri.

“Harapan saya, semua masyarakat Karimun bisa bekerja di situ dan terakomodir, sehingga tidak perlu lagi bekerja ke Malaysia atau Singapura. Cukup bekerja di kampung sendiri”. pungkasnya. (DS)

Berita Terkait

Berita Populer