Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 56

Dispora Bintan Fokus Cetak SDM Unggul Dan Berdaya Saing

Kepala Bidang Pemuda Dispora Bintan, M. Rijwan Rio Bara, S.STP., M.Si. (Koleksi pribadi)

Bintan, GK.com — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan terus memperkuat perannya dalam membina dan mengembangkan kapasitas pemuda melalui berbagai program pelatihan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, khususnya di sektor pariwisata dan industri.

Kepala Bidang Pemuda Dispora Bintan, M. Rijwan Rio Bara, S.STP., M.Si menuturkan jika pelatihan yang rutin dilaksanakan meliputi barista, pangkas rambut (barbershop), tata boga, tata busana, hingga desain grafis. Selain pelatihan keterampilan, Dispora juga menyeleksi pemuda-pemuda yang memiliki inisiatif dan memberikan dampak positif di bidang pendidikan, pangan, serta sosial budaya untuk dibina dan difasilitasi mengikuti program di tingkat Provinsi hingga Nasional.

“Pembinaan pemuda tidak hanya soal keterampilan, tetapi juga membentuk karakter dan kepemimpinan. Karena itu, kami memprioritaskan pembinaan di bidang pendidikan, kewirausahaan, dan kepemimpinan,” ujar Rijwan melalui pesan WhatsApp, Rabu (31/12/2025) Pukul 14.38 WIB.

Ia juga menjelaskan, pada bidang pendidikan, Dispora Bintan menaruh perhatian besar pada penguatan pendidikan karakter dan pencegahan bahaya narkoba. Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Sementara di bidang kewirausahaan, Dispora mendorong perubahan pola pikir pemuda dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Adapun pada aspek kepemimpinan, Dispora mewajibkan organisasi kepemudaan yang terdaftar untuk aktif melakukan kaderisasi melalui program Bintan Young Leaders guna mencetak pemimpin muda yang memahami birokrasi dan kebijakan publik.

Dalam mendukung pengembangan generasi muda, Dispora Bintan memperkuat sinergi lintas sektor. Bersama Pemerintah Daerah, aspirasi pemuda dari musyawarah Desa dan Kecamatan diupayakan dapat terakomodir dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah). Di lingkungan Sekolah, Dispora aktif melakukan sosialisasi kepemudaan dan kewirausahaan melalui program Dispora Goes to School. Sementara dengan perguruan tinggi, seperti STAIN Kepri dan UMRAH, kerja sama dilakukan dalam penyediaan narasumber ahli. Dispora juga menggandeng KNPI Bintan sebagai mitra strategis untuk menjangkau pemuda hingga ke tingkat akar rumput.

Rijwan menegaskan, Dispora Bintan hadir untuk seluruh pemuda tanpa terkecuali, baik yang berada di wilayah perkotaan, pesisir, pulau-pulau terluar, maupun pemuda Bintan yang sedang merantau. Meski fokus program lebih banyak diarahkan kepada pemuda yang berdomisili di Bintan, ruang keterlibatan tetap dibuka bagi pemuda di luar daerah melalui program Bintan Young Leader, serta berbagai kompetisi dan event kepemudaan, terutama saat masa libur kuliah.

Di sisi lain, Dispora Bintan mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembinaan pemuda, mulai dari pengaruh negatif dunia digital, keterbatasan akses pelatihan di Wilayah Kepulauan, ancaman narkoba, hingga metode pelatihan konvensional yang kurang diminati generasi Z. Untuk itu, pendekatan pembinaan pun diubah dengan menghadirkan pelatihan yang lebih relevan dan diminati, seperti digital marketing, content creator, barista, dan tata rias, agar pemuda tertarik sekaligus mendapatkan pembinaan karakter dan nilai kebangsaan.

Ke depan, Dispora Bintan menargetkan lahirnya pemuda-pemuda yang berdaya saing, mandiri, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sejalan dengan visi Bintan Juara dan Indonesia Emas 2045, Dispora ingin pemuda Bintan memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri pariwisata dan industri modern, sehingga tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri, tetapi menjadi pelaku utama pembangunan.

“Pemuda harus berani bermimpi besar, tidak takut gagal, kreatif, inovatif, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. Jauhi narkoba dan buktikan kecintaan pada daerah dengan karya nyata, baik dengan membangun kampung halaman maupun mengharumkan nama Bintan di mana pun berada”. pesan Rijwan. (KF)

Kemenag Karimun Gandeng Umat: Tingkatkan Pendidikan Keagamaan, Jaga Kerukunan

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Drs. H. Riadul Afkar

Karimun, GK.com – Menjaga keseimbangan antara kualitas pendidikan keagamaan dan keharmonisan kehidupan umat menjadi fokus utama Kementerian Agama Kabupaten Karimun sepanjang tahun ini. Melalui berbagai program pembinaan dan pelayanan, Kemenag Karimun terus berupaya memastikan pendidikan keagamaan berjalan optimal, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Karimun.

Drs. H. Riadul Afkar, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karimun menjelaskan, pelayanan keagamaan mencakup pembinaan seluruh umat beragama yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama. Sementara di bidang pendidikan, Kemenag Karimun membawahi madrasah, pondok pesantren, serta tenaga pendidik keagamaan seperti guru dan ustaz-ustazah.

“Alhamdulillah, program pendidikan keagamaan hingga saat ini berjalan dengan baik dan dapat dilaksanakan sesuai program, serta aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu (30/12/2029).

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah dan pondok pesantren, Kemenag Karimun terus melakukan pembinaan kepada para pendidik. Salah satunya dengan menekankan program wajib belajar sembilan tahun, serta peningkatan kapasitas guru dan ustaz-ustazah agar mutu pendidikan di madrasah semakin baik.

Selain itu, Kemenag juga mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan alat elektronik di kalangan anak-anak. Menurutnya, penggunaan handphone yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan, dan konsentrasi belajar peserta didik.

“Kita tidak melarang teknologi, tapi mengingatkan agar penggunaannya dibatasi, terutama bagi anak-anak, supaya fokus pendidikan tetap terjaga,” katanya pukul 14.45 WIB.

Terkait kerukunan umat beragama, Kemenag Karimun menegaskan komitmennya dalam menjaga keharmonisan dan mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Pembinaan dilakukan kepada seluruh umat beragama agar menjalankan ajaran agamanya dengan baik dan saling menghormati.

“Pada dasarnya, semua agama mengajarkan kebaikan. Jika umat menjalankan ajarannya dengan baik, maka kehidupan bermasyarakat akan harmonis,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai penyelenggaraan ibadah haji, Kemenag Karimun menyebutkan, hingga saat ini, pihaknya masih bekerja sama dalam pelaksanaan pembinaan dan pelayanan jemaah haji, sambil menunggu kebijakan resmi dari Pemerintah Pusat terkait struktur kelembagaan penyelenggaraan haji ke depan. Tahun ini, pembinaan haji lebih difokuskan pada haji mandiri dan haji lansia.

Adapun tantangan yang dihadapi Kemenag Karimun dalam menjalankan program kerja antara lain menyesuaikan kebijakan dan instruksi dari Pemerintah Pusat. Namun demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas kehidupan beragama di Kabupaten Karimun.

“Kami ingin kehidupan umat beragama di Karimun berjalan rukun, tanpa gesekan. Kami juga mengajak pemuda lintas agama untuk bersama-sama membangun Karimun yang inklusif, aman, dan harmonis”. harapnya. (DS)

SIPANDUCAPIL Permudah Layanan Adminduk

SIPANDUCAPIL Permudah Layanan Adminduk. (Foto GK/Kafyan)

Bintan, GK.com — Di tengah tantangan geografis Wilayah Kepulauan, Pemerintah Kabupaten Bintan terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengembangan Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (SIPANDUCAPIL), inovasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital yang memudahkan warga mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke pusat pelayanan.

Dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Budiana, S.Sos, SIPANDUCAPIL dikembangkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan terjangkau. Inovasi ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Menurut Budiana, kondisi geografis Kabupaten Bintan yang didominasi Wilayah Kepulauan menjadi latar belakang utama pengembangan SIPANDUCAPIL. Jarak yang jauh ke pusat pelayanan, serta keterbatasan sarana transportasi sering kali menyulitkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Banyak wilayah yang tidak memiliki angkutan umum. Untuk datang ke kantor Disdukcapil, masyarakat harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Kondisi ini mendorong kami menghadirkan layanan yang bisa diakses dari mana saja,” ujarnya di Ruang Kerja, Selasa (30/12/2025) Pukul 14.47 WIB.

Ia menjelaskan, melalui SIPANDUCAPIL, masyarakat dapat mengajukan berbagai layanan administrasi kependudukan secara Daring. Aplikasi ini mulai diuji coba pada 2021 saat pandemi Covid-19 dan dinilai efektif menjaga pelayanan tetap berjalan, meski mobilitas masyarakat terbatas.

“Ke depan, pengembangan SIPANDUCAPIL akan kami lakukan secara mandiri bersama Diskominfo Kabupaten Bintan, sekaligus memperkuat keamanan data dan akses layanan melalui Kecamatan agar masyarakat Kepulauan semakin terbantu”. tegasnya. (KF)

PPDB 2026, Program Unggulan Akademik-Religius di Perkuat MTSN 1 Batam

Kepala MTSN 1 Batam, Dra. Khairina, M.Pd. (Koleksi pribadi)

Batam, GK.com – Peningkatan kualitas pendidikan Madrasah terus menjadi fokus utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berkarakter. MTs Negeri 1 Batam menunjukkan komitmen tersebut melalui penguatan program akademik dan religius yang terintegrasi, sebagai langkah strategis menyiapkan peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu bersaing di era global. Sejalan dengan itu, Madrasah juga menyatakan kesiapan menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 dengan berbagai program unggulan yang inovatif dan berkelanjutan.

Dra. Khairina, M.Pd selaku Kepala MTSN 1 Batam, kepada gerbangkepri.com melalui WhatsApp menuturkan, salah satu keunggulan utama MTs Negeri 1 Batam adalah penerapan Program Kelas Cambridge. Madrasah ini telah resmi memiliki ID Center Cambridge, sehingga peserta didik berkesempatan memperoleh sertifikasi internasional pada mata pelajaran Mathematics (Matematika), Science (Sains), dan English (Inggris). Program ini menjadi nilai tambah dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

“Selain itu, MTs Negeri 1 Batam juga mengembangkan Boarding School melalui Ma’had Al Manar, yang menyediakan fasilitas asrama bagi siswa. Program boarding ini difokuskan pada pembinaan karakter selama 24 jam, pendalaman ilmu keagamaan, serta penguatan kemandirian siswa dalam lingkungan Islami. Seluruh program tersebut didukung dengan sistem pembelajaran digital melalui platform e-learning dan Kelas Digital,” ungkapnya, Senin (29/12/2025).

Dalam keseharian, pembentukan karakter religius dilakukan melalui pembiasaan ibadah seperti Salat Dhuha, Tadarus Al-Qur’an, serta Salat Zuhur dan Asar berjamaah. Setiap Jumat, siswa juga mengikuti kegiatan keislaman rutin seperti Yasinan, Maulid Diba’, Adab Al-Yaumiyah, dan pembinaan tata cara ibadah.

“Memasuki Tahun Ajaran 2026, MTs Negeri 1 Batam akan semakin memperkuat program unggulannya. Di bidang akademik, Madrasah mengembangkan kelas unggulan dan sains yang difokuskan pada persiapan kompetisi seperti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), Olimpiade Bahasa Arab (OBA), serta bimbingan intensif melalui program Moving Program Class (MPC) yang melibatkan guru internal dan pelatih eksternal,” terang Khairina Pukul 14.20 WIB.

Pada bidang keagamaan, Madrasah menjalankan Program Tahfidzul Qur’an melalui Kelas Ma’had dengan target hafalan tertentu, disertai penguatan kemampuan Bahasa Arab. Sementara itu, di bidang bakat dan minat, MTs Negeri 1 Batam mengembangkan Kelas Robotik, Jurnalistik, Olahraga Prestasi, Ilmu Bahasa dan Budaya, serta Keterampilan Digital. Berbagai program ini telah mengantarkan siswa meraih prestasi di tingkat Kota, Provinsi, Nasional, hingga Internasional.

Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2026, MTs Negeri 1 Batam akan melaksanakannya secara Daring melalui portal bersama Kementerian Agama Kota Batam, yakni primasatubatam.id, yang digunakan oleh seluruh Madrasah jenjang MI, MTs, dan MA. Tahapan PPDB meliputi pendaftaran online, verifikasi berkas, seleksi akademik dan keagamaan, serta jalur pendaftaran yang terdiri dari jalur prestasi, reguler, dan afirmasi.

“Bagi siswa baru, Madrasah menyiapkan program MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) untuk mengenalkan lingkungan dan budaya Madrasah, membangun Ukhuwah, serta menanamkan kedisiplinan. Khusus untuk Kelas Cambridge, siswa yang dinyatakan lulus akan mengikuti Kelas Matrikulasi selama 4 hingga 8 pertemuan guna menyamakan standar bahasa, kemampuan akademik, dan budaya belajar Cambridge,” paparnya.

Melalui berbagai program tersebut, MTs Negeri 1 Batam menargetkan lulusan tahun 2026 menjadi siswa yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi. Lulusan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke Madrasah atau Sekolah favorit, memiliki integritas dan kemandirian beribadah, serta menguasai keterampilan abad ke- 21 tanpa meninggalkan jati diri sebagai Muslim yang moderat.

“Sebagai informasi, masyarakat diimbau untuk terus memantau akun Instagram resmi @mtsnegeri1batam atau laman resmi Madrasah guna memperoleh informasi terbaru terkait jadwal dan kuota PPDB 2026”. pesannya. (DS)

Polresta Tanjungpinang Sita Ratusan Knalpot Brong

Polresta Tanjungpinang Sita Ratusan Knalpot Brong. (Foto GK/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com — Maraknya penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Menindaklanjuti keluhan warga, sekaligus menekan aksi balap liar, Polresta Tanjungpinang terus melakukan penertiban secara berkelanjutan. Hasilnya, ratusan knalpot brong berhasil diamankan dan dimusnahkan sebagai bentuk komitmen menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi menjelaskan, dari total knalpot brong yang diamankan, sebanyak 65 unit disita pada akhir tahun 2024. Sementara itu, sepanjang tahun 2025, Kepolisian kembali melakukan penertiban melalui razia rutin dan berhasil mengamankan 327 unit knalpot brong.

“Untuk tahun 2025, kami melakukan penertiban dan razia dengan mengamankan sebanyak 327 unit knalpot brong,” ujar Kombes Pol Hamam Wahyudi, Senin (29/12/2025).

Ia menegaskan penertiban hingga pemusnahan knalpot brong dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat. Selain langkah penindakan, Polresta Tanjungpinang juga mengedepankan pendekatan edukatif melalui program goes to school serta menyambangi lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda.

“Knalpot ini tidak akan kami kembalikan dan akan dilakukan pemusnahan,” tegasnya disela-sela pemusnahan berlangsung di Lapangan Polresta Tanjungpinang, pukul 10.31 WIB.

Pemusnahan ratusan knalpot brong tersebut dilakukan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda tangan (angle grinder) agar tidak dapat digunakan kembali.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Hamam Wahyudi juga mengimbau para pemilik bengkel agar tidak melayani pembuatan knalpot custom, khususnya knalpot brong.

“Saya mengimbau kepada masyarakat dan bengkel agar tidak melayani permintaan knalpot yang dibolongi atau dibuat lebih nyaring”. pungkasnya. (KF)

DPD Hidayatullah se- Kepri Gelar Musdagab ke- 6

DPD Hidayatullah se- Kepri Gelar Musdagab ke- 6. (Foto GK/Kafyan)

Bintan, GK.com — Musyawarah Daerah Gabungan (Musdagab) ke- 6 menjadi agenda penting DPD Hidayatullah se- Kepri dalam memperkuat sinergi antara unsur dakwah dan pendidikan se- Kepulauan Riau. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan langkah bersama dalam menjawab tantangan keumatan dan kebangsaan yang semakin kompleks.

Melalui Musdagab ke-6, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid antara para pemangku kepentingan, tokoh agama, dan Pemerintah Daerah dalam mendorong peran dakwah dan pendidikan sebagai pilar pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter dan berakhlak. Semangat kebersamaan dan komitmen yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi modal penting dalam memperkuat kontribusi dakwah bagi kemajuan Daerah dan Bangsa.

Anggota DPRD Bintan, Suprapto, ST menilai, Musdagab tidak hanya menjadi forum musyawarah organisasi, tetapi juga sebagai wadah strategis untuk memperkuat peran kader-kader dakwah dan para dai dalam menjawab berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan yang kian kompleks.

“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk berkolaborasi dan menyatukan pemikiran demi kepentingan umat dan bangsa. Kader-kader dakwah dan para dai diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar, baik bagi daerah, maupun bagi Bangsa secara keseluruhan,” ujarnya di Aula Kecamatan Toapaya, Sabtu (27/12/2025) Pukul 15.45 WIB.

Ia menambahkan, di tengah tantangan sosial yang semakin beragam, kehadiran para dai dan pendakwah sangat dibutuhkan sebagai salah satu solusi dalam menjawab persoalan umat dan kebangsaan ke depan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan, S.Ag., M.Pd menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap peran Badan Dakwah Pesantren yang selama ini aktif dalam pendidikan keagamaan, khususnya bagi anak-anak.

Menurutnya, peran para pendakwah sangat penting dan sejalan dengan misi dakwah serta pendidikan Islam. Sejak lama, organisasi tersebut telah menjalankan berbagai program pembinaan generasi dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan.

“Dakwah dan pendidikan yang dilakukan tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga memberikan hasil nyata melalui pembinaan yang berkelanjutan. Alhamdulillah, hingga saat ini program-program tersebut terus berjalan dan berkembang,” ucapnya.

Ke depan, Abu Sufyan berharap dakwah dan pendidikan Islam dapat terus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah pulau-pulau di Kabupaten Bintan.

“InsyaAllah, seluruh upaya ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi umat”. pungkasnya. (KF)