Ternate,GK.com – Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional XXVI di Sofifi Maluku Utara (Malut) secara resmi akan dibuka pada Sabtu (16/10/2021) malam oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Tampak sejumlah tamu undangan, serta Gubernur se- Indonesia mulai berdatangan ke Malut untuk menghadiri pembukaan tersebut.
Turut hadir pula, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad secara khusus untuk memberikan semangat kepada para Qori dan Qori’ah serta seluruh kafilah Kepri agar tampil maksimal dan mampu merebut juara.
Ansar dan sejumlah rombongan tiba di Bandara Sultan Babullah, Ternate sekitar pukul 08.15 WIT. Adapun yang ikut dalam rombongan tersebut diantaranya para pengurus LPTQ Kepri, MUI Kepri, Karo Kesra, Karo Humas, Protokol dan Penghubung, Staf Khusus Gubernur serta sejumlah tokoh masyarakat.
“Untuk para kafilah Kepri tetap semangat, jaga kesehatan dan tetap tenang supaya nantinya bisa tampil dengan kemampuan terbaik dan mampu meraih juara. LPTQ Kepri sudah melakukan pembinaan terbaik kepada seluruh kafilah yang akan kita ikutkan dalam STQH XXVI di Malut ini. Kita optimis di beberapa cabang mampu meraih juara,” ujar Gubernur.
Kemudian, Ansar Ahmad minta seluruh Qori dan Qori’ah serta tim yang akan bertanding dapat secara sportif serta mengedepankan kejujuran dan kemampuan.
“Sejauh ini saya optimistis Kepri akan raih juara. Karena kafilah yang dikirim memang yang terbaik, yang penting jaga kesehatan, tetap tenang dan tunjukkan yang terbaik di saat tampil”. pintanya. (*).
Editor : Dina
Gubernur Kepri Hadiri Pembukaan STQH Nasional XXVI di Malut
Pemprov Kepri Terus Lakukan Pegawasan Terhadap Aktivitas Penangkapan Ikan di Laut
Dompak,GK.com – Kepulauan Riau (Kepri) sangat dikenal dengan kekayaan ekosistem laut nya, hal ini tentunya harus dilestarikan dan di jaga dengan ketat oleh semua pihak. Agar ekosistem laut tidak rusak dan terhindar dari aktivitas penagkapan ikan yang menyalahi aturan.
Sekretaris Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, La Ode mengaku pihaknya terus melakukan pegawasan dan antisipasi terkait penangkapan ikan secara tidak baik.
“Tak hanya itu saja, kita juga sering melakukan sosialisasi kepada para nelayan untuk dapat menangkap ikan dengan cara yang baik dan benar. Kita sediakan pos-pos untuk melakukan pengawasan atas aktivitas penagkapan ikan yang menyalahi aturan,” ungkap La Ode kepada awak Media ini, Jum’at (15/10/2021) sekitar pukul 11.00 Wib.
Saat itu, La ode juga menjelaskan penggunaan bom untuk menangkap ikan tidak hanya merusak ekosistem laut, melainkan juga mengancam nyawa para penggunanya.
“Harapan saya, tangkap lah ikan secara baik dan benar agar kedepannya anak cucu kita juga dapat merasakan kekayan ekosistem laut yang saat ini ada di Kepri”. tutupnya. (FS).
Editor : Dina
Kejati Kepri Terima Laporan Dugaan Korupsi Renovasi Gedung TPQ Desa Mantang Besar
Tanjungpinang,GK.com – Dugaan Penyelewengan Dana Desa (APBDes) Mantang Besar Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan Resmi dilaporkan ke Kejati Kepri pada Jumat (15/10/2021) sekitar pukul 10.26 Wib.
Baca Juga :
Tim Media ini melaporkan dugaan terkait adanya KKN, salah satunya Renovasi Gedung TPQ seluas 132 m² di Desa Mantang Besar kepada Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri), untuk selanjutnya dapat diproses jika memang benar pengerjaan tersebut telah menyalahi aturan dan telah merugikan Negara.
Saat itu, laporan diterima langsung oleh Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kepri, Jendra Firdaus melalui staff Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Kepri. (Red).
Editor : Dina
Elwin : Sabu Dan Happy Five Jenis Narkotika yang Paling Banyak Diminati
Karimun, GK.com – Polisi Resor (Polres) Karimun melalui Team Panter Polres Karimun akan terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Karimun.
Kabupaten Karimun merupakn Daerah yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga, sejumlah kasus Narkoba di Karimun terus berhasil ditangani Polres Karimun melalui kerja sama semua kalangan instansi maupun masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba AKP. Elwin Kristanto, S.I.K, kepada awak Media ini, Kamis (14/10/2021) sekitar pukul 14.00 Wib melalui pesan Whatsapp.
“Selama hampir 1 tahun belakangan ini, kasus Narkoba di Karimun mencapai 120 kasus dengan beberapa faktor, diantaranya pergaulan, ekonomi dan broken home masih menjadi penyebab utamanya,” ungkap Elwin.
“Dari pengungkapan 120 kasus tersebut, merupakan penindakan dari Laporan Polisi (LP) sebanyak 60 kasus, proses sidik ada 8 kasus, tahap 1 ada sekitar 7 kasus, dan perkara yang sudah selesai (P21) berjumlah 45 Kasus. Adapun dominan jenis Narkoba yang sering kali diungkap adalah sabu dan happy five yang berasal dari Negara Malaysia,” terangnya.
Terakhir, Dirinya berharap agar semua pihak bisa bekerja sama untuk mendukung Kepolisian dalam memberantas Narkoba.
“Terutama pemberantasan di wilayah hukum Polres Karimun, agar bisa menciptakan Karimun yang hebat dan sehat”. pungkasnya. (IWD).
Editor : Dina
SMPN 23 Mantang Masih Kekurangan Tenaga Pendidik
Bintan,GK.com – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 23 Satu Atap Mantang, mengaku Sekolah yang dipimpinnya itu masih kekurangan tenaga pendidik. Dalam upaya meningkatkan pendidikan yang efektif, Sekolah itu juga masih membutuhkan sejumlah sarana dan prasarana.
“Karena terbatasnya sejumlah fasilitas dan tenaga pendidik, pihak Sekolah harus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pendidikan yang bermutu kepada siswa. Bahkan di Sekolah ini ada beberapa guru yang harus mencakup 2 sampai 3 mata pelajaran agar para siswa kita dapat terpenuhi haknya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan,” ujar Kepala SMPN 23 Satu Atap Mantang, Reni Nova S.Pd, Kamis (14/10/21) sekitar pukul 11.00 Wib di Ruangannya.
Lalu, Reni juga menuturkan, karena SMPN 23 Mantang masih kekurangan ruangan, untuk sementara ruang Perpustakaan dijadikan ruang majelis guru.
“Jika untuk membangun ruangan tidak bisa menggunakan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), karena minimnya dana yang tersedia. Harapan saya agar Pemerintah dapat melirik kami, lihatlah kami yang berada di seberang Pulau, kami juga perlu diperhatikan. Saya juga berpesan kepada semua kalangan, terutama para orang tua untuk dapat bersama-sama menciptakan anak-anak di Desa Mantang ini sebagai penerus generasi yang cerdas, serta berakhlak mulia”. tutupnya. (FS).
Editor : Dina
Bantu UMKM, Kemenkumham Luncurkan Aplikasi
Tanjungpinang, GK.com – Untuk mempermudah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam melakukan pendaftaran, perubahan, dan menyampaikan laporan keuangan, Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia meluncurkan Aplikasi Perseroan Perorangan.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepulauan Riau (Kepri) turut hadir dalam peluncuran aplikasi itu, pada Jumat (08/10/21) di Provinsi Bali.
Saat ditemui awak Media ini, Staff Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Ari mengutarakan kini aplikasi itu sudah dapat diakses oleh masyarakat.
“Selain memudahkan pelayanan, pelaku UMKM yang telah terdaftar di Badan Hukum juga akan mendapatkan bantuan Insentif yang sudah dapat diajukan ke beberapa BANK yang bekerjasama dengan Kemenkumham,” ungkap Ari, Kamis (14/10/2021) di Kantornya.
“Aplikasi Perseroan Perorangan ini dapat diakses melalui web AHU.go.id, disana terdapat fitur panduan penggunaan aplikasi bagi yang masih bingung dalam penggunaanya”. pungkasnya. (AZ).
Editor : Dina







