Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 479

Suwarni : Siswa Berkurang Minat Belajar

Karimun, GK.com – Pandemi Covid-19 memberikan berbagai dampak, salah satunya dari segi pendidikan yang mengakibatkan berkurangnya minat belajar siswa. Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 003 Karimun.
Dikatakan oleh Kepala SDN 003 Karimun, Suwarni, S.Pd.SD, awal pada saat pembelajaran tatap muka berlangsung banyak siswa yang harus mengulang kembali pembelajaran sebelumnya.

“Salah satunya terkait banyaknya pengulangan pembelajaran seperti hapalan perkalian yang sebelumnya sudah hapal lalu harus mengulang. Lalu ada juga siswa kita yang sebelumnya lancar membaca, namun sekarang terbata-bata,” terang Suwarni , Sabtu (29/02/2022) pukul 08.30 Wib di Ruang Kerjanya.

“Tentu dengan adanya perubahan seperti ini, pihak Sekolah akan terus melakukan inovasi dalam membangkitkan semangat dan minat belajar dengan memberikan pembelajaran yang mengasyikkan serta menyenangkan pada siswa,” tuturnya.

“Dan Alhamdulillah sekarang siswa kita sudah mengalami perubahan pembelajaran yang lebih baik dari sebelumnya”. tegasnya. (RP).

Editor : Milla

Aunur Rafiq : Sejarah Sebagai Pemersatu Bangsa

Karimun, GK.com – Aliansi Boedak Balai Bersatu Kabupaten Karimun me”nyelenggarakan Seminar Bedah Sejarah Karimun Bersatu yang bertemakan “Marwahkan Diri Melayukan Negeri”.

Turut hadir dan meresmikan langsung kegiatan tersebut, Bupati Karimun Aunur Rafiq, serta Sekretaris Daerah Muhammad Firmansyah, Ketua DPRD Kabupaten Karimun Yusuf Sirat, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, SIK, SH., Tokoh Masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Massa (Ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) serta Pelajar.

Dalam sambutannya, Aunur Rafiq menyampaikan, “saya apresiasi kepada pelaksana kegiatan ini dalam menyatukan berbagai aliansi pada suatu kegiatan guna perjuangkan Sejarah Karimun,” ucapnya.

“Karena Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai pejuang sejarah atau yang dikenal dengan Jasmerah (Jangan sekali-kali melupakan Sejarah). Dan ini sebagai awal cikal bakal bersatunya berbagai aliansi untuk membawa perkembangan dan memajukan Daerah sendiri,” tutur Aunur Rafiq, Sabtu (29/01/2022) pukul 10.00 Wib di Gedung Nasional.

“Jangan lupa untuk tetap menjaga Protokol Lesehatan (Prokes), karena Pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir,” pesannya.

Dikesempatan yang sama, Ketua pelaksana kegiatan Muhammad Firdaus mengatakan, sebagai momen yang membanggakan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bersama, mari kita beri edukasi khususnya bagi generasi Kabupaten Karimun.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai pengenalan identitas Sejarah Daerah untuk selalu menjunjung tinggi kearifan lokal, serta mempersatukan semua aliansi, LSM dan OKP Kedaerahan dalam suatu barisan untuk menciptakan Kabupaten Karimun yang lebih baik kedepannya”. pungkasnya. (RP).

Editor : Milla

Kepatuhan Layanan Publik di Kepri, 3 Wilayah Zona Hijau, 5 Wilayah Zona Kuning

Batam, GK.com – Penyerahan rapor penilaian kepatuhan atas penerapan standar pelayanan publik hasil penilaian Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, Jumat (28/01/2022) di hadiri masing-masing Pemerintahan Kabupaten/Kota se- Provinsi Kepri beserta beberapa OPD diantara Dinas Kesehatan, Disdukcapil, DPMPTSP, dan Dinas Pendidikan.

Pada kegiatan yang dibuka oleh Pelaksanaan Tugas Harian (Plh) Ombudsman Perwakilan Kepri Achmad Irham Syatria, S.IP yang digelar di Gedung Graha Pena Lantai 6 Kota Batam itu, hanya dihadiri oleh dua Kepala Daerah, yaitu Bupati Lingga M. Nizar dan Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si, sementara 5 Pemerintahan Kabupaten/Kota lainnya hanya mengutus perwakilan melalui OPD terkait.

Dalam sambutannya, Achmad Irham mengatakan, dengan adanya laporan ataupun kritikan dari masyarakat, tandanya masyarakat percaya dengan pelayanan publik di suatu Daerah maupun Instansi.

“Ombudsman memberikan penilaian menurut laporan dari masyarakat. Jadi, masyarakat yang melapor bukan berarti masyarakat tidak menyukai pelayanan tersebut, akan tetapi masyarakat inginkan pelayanan di Daerah maupun Instansi terkait lebih baik lagi,” ujar Achmad, sekitar pukul 14.00 Wib.

Sementara dikesempatan yang sama, Cindy Pardede, S.Sos selaku Kepala Keassisten Pencegahan Mal Administrasi memaparkan penilaian kepatuhan diantaranya ada 5 Daerah yang mendapatkan zona kuning atau yang memiliki kepatuhan lebih rendah yaitu Kota Tanjungpinang mendapat nilai 67,19, Kota Batam 69,86, Kabupaten Lingga 75,9, Kabupaten Kepulauan Anambas 76, dan Kabupaten Karimun 79,58. Lalu untuk zona hijau atau yang memiliki kepatuhan lebih tinggi ditempati oleh Kabupaten Natuna 93,18, Provinsi Kepulauan Riau 87,51 dan Kabupaten Bintan 83,7.

“Adapun untuk Instansi yang kita nilai meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal Terpadu dan Satu Pintu, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Namun 4 Daerah yang Instansinya mendapatkan zona merah, yaitu ditempati oleh Dinas Pendidikan, sementara untuk Kabupaten Lingga mendapatkan 2 Dinas yang berzona merah yaitu Disdik dan Dinkes,” papar Cindy Pardede.

Saat itu, Cindy juga menyampaikan pesan dari Kepala Ombudsman Perwakilan Kepri untuk Pemerintah Kabupaten Karimun agar dapat lebih konsisten lagi dalam memberikan Pelayanan Publik.

Mendapat penilaian khusus dari Ombudsman Kepri, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyampaikan jika pelayanan yang baik harusnya di dukung dengan anggaran yang memadai.

“Jika anggaran tidak mendukung, maka pelayanan akan mengalami penurunan. Maka dari itu, anggaran juga harus sesuai dengan apa yang diinginkan, seperti pelayanan Publik yang baik. Pada prinsipnya kami di lingkungan Pemkab Karimun akan terus meningkatkan Pelayan Publik dengan baik”. tegas Anwar Hasyim. (IWD).

Editor : Milla

Sampah Sering Berserakan, Ini Penjelasan DLH Karimun

Kasi Penanganan dan Pengurangan Sampah, Syafrianto
Kasi Penanganan dan Pengurangan Sampah, Syafrianto

Karimun, GK.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun melalui Kepala Saksi (Kasi) Penanganan dan Pengurangan Sampah Syafrianto menyampaikan terkait minimnya tempat penampungan sampah yang ada di Kabupaten Karimun, sehingga hal itu mengakibatkan terjadi nya pembuangan sampah secara liar.

Baca juga : 👇👇

“Untuk membekup semua sampah di Karimun, kita membutuhkan sekitar 40 kontainer, namun saat ini kita hanya mempunyai 24 kontainer. Dan ada sekitar 10 kontainer yang harus di perbaiki,” ujar Syafrianto atau kerap di sapa Anto, Jumat (28/01/2022) di Ruang Kerjanya.

Namun perlu di sadari kembali bahwa sampah bukan permasalahan satu instansi saja, maka dari itu perlu kerja sama dari semua pihak untuk membangun lingkungan yang bersih di bumi berazam ini.

“Karena sampah permasalahan kita semua, maka penting nya menanamkan kesadaran untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya”. tegasnya. (RP).

Editor : Ron

E- Passport Dan Si Bolang Resmi Diluncurkan

Pj. Sekda saat meresmikan E- Passport Dan Si Bolang
Pj. Sekda saat meresmikan E- Passport Dan Si Bolang

Tanjungpinang, GK.com – Peluncuran E- Passport dan pelayanan Imigrasi Ambil Passport Langsung Pulang (Si Bolang) diresmikan oleh Pj Sekda Provinsi Kepulauan Riau, Eko Sumbaryadi di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.

E- Passport adalah jenis passport yang keamanannya lebih terjamin, sehingga minimnya kemungkinan data dipalsukan, karena menggunakan chip yang mengacu pada sidik jari.

Adapun Si Bolang merupakan inovasi baru yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, dengan adanya Si Bolang ini, masyarakat Tanjungpinang mendapatkan kemudahan agar tidak perlu menunggu lama seperti sebelumnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Mirza mengatakan, “selama ini E-Passport di Kepri hanya ada di Kota Batam, dan sekarang kita sudah meluncurkan e- Passport tersebut, agar tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kota Batam untuk membuatnya,” tuturnya, Kamis (27/01/2022).sekitar pukul 12.00 Wib.

“Kalo untuk Si Bolang, itu merupakan inovasi kita dalam keadaan pandemi, jadi masyarakat bisa mengurus melalui mobile online, setelah itu tunjukkan bukti bahwasannya sudah memenuhi persyaratan yang diminta kepada petugasnya, baru passport bisa diambil,” ucap Mirza.

“Kita berharap dengan adanya e- Passport dan Si Bolang masyarakat mendapatkan kemudahan serta berguna dalam pengurusan passport”. pungkasnya. (FS).

Editor : Ron

Puskesmas Meral Melaksanakan Pemeriksaan IVA Sekaligus Edukasi Bahaya IVA

Karimun, GK.com – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Meral berkolaborasi dengan Kecamatan Meral, Kelurahan Sungai Pasir dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menggelar pencegahan dan deteksi dini untuk Pemeriksaan Kanker Serviks Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) bagi kesehatan rahim kaum ibu-ibu.

Kepal UPT Puskesmas Meral Mazlan, Skep yang saat itu di dampingi Ketua penyelenggara program IVA Santi, S.Tr.Keb mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mencegah terjadinya penyakit IVA, dan juga menambah wawasan tentang IVA.

“Kami berupaya menurunkan angka kematian perempuan akibat kanker serviks sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat, dikhususkan pada ibu-ibu berusia 30 Tahun ke atas, serta memberikan pengetahuan lebih kepada kader PKK tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks,” ujar Mazlan, Kamis (27/01/2022) sekitar pukul 09.00 Wib di lokasi pemeriksaan IVA.

Dilokasi yang sama, Ketua PKK Kecamatan Meral Elsa Nurharysda Tiara, S.Ip menghimbau kepada ibu-ibu di wilayah Kecamatan Meral agar memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan.

“Minimnya informasi kesehatan dan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan bagi masyarakat, ditambah lagi kanker serviks merupakan penyakit yang mematikan nomor dua setelah kanker Payudara, hal inilah yang membuat kami menyelenggarakan pemeriksaan kanker serviks tes IVA sekaligus mengedukasi bahaya IVA,” jelas Elsa.


Sementara itu, ditambahkan juga oleh Ketua PKK Kelurahan Sungai Pasir, Yulianti, S.Ip, yang mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak perlu takut untuk memeriksa diri dan berkonsultasi ke Puskesmas.


“Sebagai bentuk motivasi dan semangat, kami juga memberikan Doorpize kepada ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini, dan berharap di tahun depan kita bisa menyelenggarakan pemeriksaan IVA massal serta berkelanjutan. Jangan lupa, rajin memeriksakan diri dan konsultasi ke Puskesmas”. pungkasnya. (RP).

Editor : Nur