Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 480

Tahun Ini, Pemkab Lingga Anggarkan Pembangunan Puskesmas Rejai

Lingga, GK.com – Pemerintah Kabupaten Lingga, melalui Dinas Kesehatan PPKB akan segera mendirikan bangunan Puskesmas di Pulau Rejai. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat melakukan peninjauan dititik lahan seluas 100 x 60 yang berada di Desa Rejai Kecamatan Bakung Serumpun pada Rabu (26/01/2022).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lingga memang sedang bersemangat meningkatkan mutu kuantitas dan kualitas pembangunan, tidak terkecuali dibidang kesehatan. Meski penanganan pandemi masih menjadi fokus kerja di Dinas Kesehatan PPKB, namun Pemerintah Daerah juga tidak melalaikan pembangunan lainnya, baik dengan pembangunan fisik, maupun dalam bentuk fasilitas kesehatan.

Ditegaskan Nizar saat itu, Dirinya berkomitmen terkait pelayanan kesehatan di Bakung Serumpun yang sebelumnya memang pernah digaungkan sejak Pemerintahannya bersama Alias Wello yang saat itu menjabat sebagai Bupati Lingga. Mulai dari pemekaran wilayah Kecamatan Senanyang menjadi 3 Kecamatan yakni Kecamatan Katang Bidare, Temiang Pesisir dan Bakung Serumpun.

Bahkan komitmen itu semakin jelas setelah peresmian UPT Puskesmas Rejai, yang semulanya berstatus Pustu pada 25 September 2020 lalu. Waktu itu Nizar menjabat sebagai Plt Bupati Lingga masa transisi pilkada.

Hingga akhirnya, dengan total pagu lebih kurang Rp 2 Miliar untuk tahapan awal, melalui Dinas Kesehatan PKKB, Pemerintah Kabupaten Lingga akan mendirikan Puskemas Rejai tahun 2022 ini.

Kehadirannya di Bakung Serumpun, selain peninjauan lokasi bersama Ketua DPRD Lingga dan teamwork Dinkes PPKB, sekaligus juga menyerahkan langsung ambulance kaisar untuk operasional UPT Puskesmas Rejai.

“Alhamdulillah setelah diberikan amanah, begitu juga dengan Ketua DPRD yang tidak asing lagi disini, kami juga diberikan kemudahan jalan,” tutur Nizar.

Kemudian, berkaitan dengan pengelolaan ambulance, dia berharap pihak Kecamatan akan segera melakukan komunikasi dengan Dinkes PPKB terkait bagaimana sistem pengelolaannya. Dia juga meminta agar ambulance yang telah diterima tersebut dapat di rawat, dijaga dengan baik, dan dipergunakan secara maksimal untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan pertolongan hingga sampai ke Puskesmas.

“Ambulance kaisar memang dikhususkan untuk orang sakit. Kalaupun ada keperluan yang lain, tolong dikoordinasikan betul-betul,” tegas Nizar kembali.

Sementara itu, Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin juga mempertegaskan rencana baik pembangunan Puskesmas. Melalui anggaran 2022 dalam pembahasan bersama Dinkes PPKB, DPRD telah memploting anggaran untuk pembangunan Puskesmas di Rejai. Dan ini merupakan anggaran tahap awal, kemudian akan dimulai kembali penganggaran pembangunan untuk tahap ke-dua.

“Grand Desain ini untuk 2 lantai, dan dimulai pada tahap satu. Lebih kurang dibutuhkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk menuntaskannya. Tetapi Alhamdulilah, pada bangunan tahap satu ini, Insya Allah sudah bisa digunakan nantinya setelah selesai pembangunan, lebih kurang 6 bulan,” katanya.

Tahun ini, menurut DPRD juga telah menganggarkan jalan menuju Puskemas. Pemerintah Daerah tidak ingin fasilitas bangunan berdiri, namun jalan menjadi penghambat. Maka dari itu, pelan-pelan dianggarkan untuk memudahkan akses menuju Puskesmas nantinya.

“Selain itu, ada juga beberapa kegiatan di Dinas Pendidikan untuk SMP. Jadi nanti sama-sama kita pantau agar kegiatan pembangunan dapat sesuai dengan yang direncanakan”. tuturnya. (Ist/man).

Editor : Ron

Dishub Karimun Lakukan Pemeriksaan Kelayakan Transportasi Darat

Karimun, GK.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum, terutama bagi transportasi darat di Terminal Pasar Meral.

Pada kegiatan tersebut, Kepala Dishub Karimun, Chaironi menyampaikan, hal ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil rapat yang berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan bersinergi dengan Lalulintas (Lantas) Polres Karimun.

“Petugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan angkutan umum mulai dari kartu ijin trayek, kartu pengawas (KP), kartu Uji KIR (kelayakan) serta kondisi fisik angkutan umum tersebut,” ujar Chaironi, Rabu (26/02/2022) sekitar pukul 10.45 Wib.

Ditambahkan juga oleh Ketua Organda Kabupaten Karimun Amirullah saat itu, pihaknya sangat mendukung kegiatan pendataan ini sebagai wujud penertiban kendaraan.

“Saya sangat mendukung dan berterima kasih kepada Pemerintah melalui Dishub Karimun yang telah memperhatikan ketertiban pendataan angkutan umum ini agar lebih tertib dalam segi Administrasi,” ucapnya.

Dilokasi yang sama, Sekretaris Dishub Karimun, Afrian S.sos MMPub mengatakan, “kita prioritaskan aspek keselamatan untuk masyarakat dan pengemudi angkutan dengan melakukan peremajaan angkutan umum. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan kenyamanan bagi penumpang, perlu peremajaan angkutan umum di Wilayah Kabupaten/Kota, dan kami juga mengharapkan perhatian dan juga support dari Pemerintah Pusat terhadap terkait hal ini, dengan memberikan pembinaan terkait fasilitas sarana prasarana yang masih kurang memadai, serta perlu juga adanya upaya pencegahan dengan memasang Traffic Announcer Point System (TAPS). Jadi jika pengendara melakuakan pelanggaran lalulintas bisa di tertibkan melalui pengeras suara yang terletak di tiang Traaffic Announcer”. jelasnya. (RP).

Editor : Milla

Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang Akan Melauching E-Passport Dan Si Bolang

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Ryawantri
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Ryawantri

Tanjungpinang, GK.com – Bertepatan dalam memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke- 72 yang jatuh setiap tanggal 26 Januari, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang akan melaunching E- passport sekaligus peresmian Ryawantri si Bolang. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (27/01/2022) sekitar pukul 08.30 Wib di Lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Ryawantri Nurfatimah, A.Md,Im, SH, menjelaskan, “kegiatan tersebut diawali dengan syukuran secara virtual bersama Menteri Hukum dan HAM RI, setelah itu akan dilanjutkan dengan syukuran HBI secara langsung dan melauching E- Passport serta peresmian Si Bolang,” terangnya, Rabu (26/01/2022) sekitar pukul 15.00 Wib di Ruang Kerja.

“Kegiatan besok kita akan perketatkan Protokol Kesehatan (Prokes), hanya yang bisa masuk tamu undangan saja, itu pun terbatas. Semoga kegiatan besok bisa kita jalankan dengan lancar”. tutup Ryawantri. (FS).

Editor : Milla

Eko Sumbaryadi Jabat Pj. Sekdaprov Kepri

Drs. Eko Sumbaryadi saat dilantik Gubernur Kepri
Drs. Eko Sumbaryadi saat dilantik Gubernur Kepri

Kepri, GK.com – Gantikan Ir. Lamidi, Drs. Eko Sumbaryadi dilantik Gubernur Kepri sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepri pada Selasa (25/01/2022) di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Eko Sumbaryadi dilantik berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 213 Tahun 2022 tentang Perpanjangan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau dengan memperhatikan surat Mendagri RI Nomor X.821/03/SJ tanggal 12 Januari 2022 dengan hal persetujuan Perpanjangan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Bakesbangpol Ir. Lamidi dan Kepala BKD dan Korpri menjadi saksi dalam pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pj. Sekdaprov tersebut.

Turut menghadiri dalam pelantikan tersebut, Asisten 3 Setdaprov Kepri Mariani Ekowati, Staf Khusus Gubernur Sarafuddin Aluan, Kepala Dinas Kominfo Hasan, dan Kepala Biro Umum Abdullah.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad usai melantik Eko Sumbaryadi mengatakan jika terpillihnya Drs. Eko Sumbaryadi menjabat sebagai Pj Sekdaprov menggantikan Ir Lamidi tentunya melalui beberapa penilaian, salah satunya selain pejabat senior, Eko juga pernah dua kali menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

“Track record organisasinya cukup banyak, saya kira beliaulah orang yang tepat untuk menggantikan Pak Lamidi, meskipun hanya sementara,” ucap Ansar.

Memang tahapan penetapan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri masih dalam proses. Menurut Ansar, Eko Sumbaryadi akan mengemban tugas menjadi Pj. Sekda selama 3 bulan atau hingga Sekda definitif dilantik.

“Tergantung prosesnya di Presiden nanti”. tegas Ansar. (Red/Ist).

Editor : Milla

Ombudsman Kepri Tegaskan Kepada Pegawai yang Hanya Kerjanya Duduk-Duduk di Warkop, Sebaiknya Mundur

Sejumlah Pegawai Pemkab Karimun tanpak duduk di Warkop saat jam kerja
Sejumlah Pegawai Pemkab Karimun tanpak duduk di Warkop saat jam kerja

Karimun, GK.com Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga Honor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun (Pemkab Karimun) terlihat sedang asik duduk di salah satu Warung Kopi (Warkop) pada saat jam kerja, sekitar pukul 09.53 Wib.

Keberadaan sejumlah pegawai tersebut yang berada di Warkop pada saat jam kerja membuat Kepala Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau Lagat Parroha kecewa besar.

Saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Lagat Parroha menyampaikan kekecewaannya, pasalnya di Gedung Jantan tersebut ada 4 Dinas dan masing-masing Dinas tersebut memiliki peran penting untuk melayani masyarakat.

“Bagaimana pelayanan masyarakat bisa dilayani dengan baik, sedangkan pegawai instansi yang bersangkutan saja asik duduk di Warkop, ini merupakan contoh yang sangat tidak benar dan harus di tindaklanjuti secepatnya,” ucap Lagat, Rabu (26/01/2022) sekitar pukul 10.00 Wib.

Lebih lanjut, Lagat meminta Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun M. Firmansyah, agar segera untuk turun tangan mengatasi persoalan ini dengan tegas.

“Pegawai instansi di Kabupaten itu di bawah naungan Sekda, saya meminta Sekda untuk bisa menyelesaikan persoalan ini dengan bijak, jika dibiarkan terlalu lama, ditakutkan akan menjadi kebiasaan, dan pelayanan publik di Kabupaten Karimun akan menjadi buruk. Selain itu juga nantinya  pasti akan menjadi perbincangan Negatif di masyarakat,” pintanya.

Lagat juga berpesan kepada para pejabat, “Jika pejabat tersebut tidak melayani masyarakat, dipersilahkan untuk mundur dari jabatannya sebagai pejabat.

“Nanti di Hari Jumat mendatang tepatnya tanggal 28 Januari 2022, Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau mengundang Bupati dan Sekda Karimun untuk menyerahkan hasil rapot penilaian pelayanan publiknya di Tahun 2021, pada kesempatan itu akan sekaligus kita sampaikan terkait persoalan ini”. pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan Sekda Kabupaten Karimun M. Firmansyah saat di konfirmasi oleh awak Media ini melalui pesan Whatsapp sebagai perimbangan dalam pemberitaan, enggan mengomentari dan saat awak Media ini berupaya mendatangi kantornya, yang bersangkutan tidak ada di tempat sejak pagi. (IWD).

Editor : Ron

Gubernur Kepri Dampingi Presiden Melepas Ekspor SGA Perdana Tahun 2022

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kepri saat berkunjung ke PT BAI
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kepri saat berkunjung ke PT BAI

Bintan, GK.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melepas ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) hasil dari produksi PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan, Selasa (25/01).

Didampingi Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju, Presiden Jokowi menekan sirine sebagai tanda melepaskan kapal Ocean Spring yang membawa eskpor alumina perdana di tahun 2022.

Ekspor SGA hasil produksi PT BAI ini merupakan hasil dari inisiasi Presiden Jokowi yang saat ini berkonsentrasi untuk melakukan hilirisasi industri dengan mengurangi ekspor bahan alam mentah atau raw material.

“Saya datang ke Bintan khusus untuk melihat bagaimana pembangunan PT Bintan Alumina Indonesia, dan saya kaget ternyata sudah segede ini,” ujar Presiden Jokowi.

Dengan mempercepat industri pengolahan bahan mentah menjadi bahan setengah jadi, Jokowi meyakini hal tersebut akan mampu membuka jutaan lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia.

“Ini yang dibutuhkan rakyat sekarang, terbukanya lapangan pekerjaan,” ucap Jokowi.

Presiden Jokowi menginginkan hilirisasi industri dilakukan dengan memanfaatkan alih teknologi, diiringi dengan pemanfaatan hasil alam yang berkelanjutan. Indonesia saat ini dituntut untuk mengubah aktivitas perkenomian yang sebelumnya mengandalkan komoditas dan konsumsi, untuk kemudian masuk ke hilirisasi dan kemudian industrialisasi.

“Pola pikir kita memang harus kita rubah, ini harus menjadi Negara Industri kalau kita mau maju,” tegas Jokowi.

Oleh karenanya, hilirisasi menjadi rencana strategis yang ditujukan agar Negara Indonesia tidak hanya menjadi pengekspor bahan mentah, dan kemudian mempercepat revitalisasi industri pengolahan. Strategi besar lainnya adalah digitalisasi UMKM dan pengembangan ekonomi hijau.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama-sama dengan Pemerintah Pusat terus berupaya menggali potensi yang dapat dijadikan pendapatan bagi daerah dan devisa bagi Negara dari sektor pertambangan dan perindustrian. Posisi strategis Kepri menjadi daya tarik dan modal utama yang layak untuk dikelola dan dikembangkan baik oleh Pemerintah maupun Swasta.

“KEK juga dapat menjadi magnet serta daya tarik investasi, karena didukung dengan penyediaan infrastruktur serta pemberian fasilitas dan insentif untuk kemudahan berinvestasi,” kata Ansar.

Ansar berharap, dengan kehadiran Presiden Jokowi, maka PT BAI terus menjalankan proyek-proyeknya sesuai dengan apa yang sudah di rencanakan sebelumnya. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus mendukung perkembangan dan pembangunannya.

“Semoga kehadiran KEK Galang Batang di Provinsi Kepulauan Riau dapat menumbuhkan iklim investasi yang positif dan kondusif,” harap Ansar.

Untuk diketahui, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) adalah Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Galang Batang di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Pada ekspor hari ini, Presiden Jokowi melepas ekspor alumina sejumlah 21.000 ton yang bernilai 100 miliar US dollar.

Sebelumnya, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) telah melakukan ekspor perdana pada Juli 2021. Sebanyak 25.000 ton bubuk alumina dikapalkan dalam ekspor perdana ke Malaysia melalui pelabuhan KEK Galang Batang.

Hingga kuartal I tahun 2021, PT BAI telah merealisasikan investasi sebesar Rp 14 triliun di KEK Galang Batang. Tenaga kerja yang sudah terserap sekitar 4.000 orang. Investasi itu digunakan untuk membangun refinery alumina kapasitas 1 juta ton per tahun, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), water reservoir, pelabuhan, coal gas plant, dan pembangunan kawasan.

Lalu hingga akhir tahun 2021, nilai investasi diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 17 triliun. PT BAI saat ini sedang melakukan pembangunan refinery alumina plant kedua, sehingga nantinya kapasitas produksi menjadi 2 juta ton per tahun.

KEK Galang Batang akan terus dikembangkan dengan membangun tambahan unit power plant dan electrolytic alumunium plant hingga tahun 2027.

Investasi dari PT BAI memberikan dampak bagi perekonomian Nasional, diantaranya menurunkan impor produk alumina, karena sudah bisa diproduksi di dalam Negeri. Kontribusi peningkatan nilai ekspor yang diperkirakan sebesar Rp 4,5 triliun melalui ekspor smelting grade alumina. Proyeksi jumlah tenaga kerja pada saat produksi adalah sebesar 7.000 orang pada akhir tahun 2021.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara pelepasan tersebut diantaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Permenomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi.

Sementara dari Forkompimda Kepri hadir Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina, Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Hassanudin,  Kapolda Kepri Irjen. Pol. Aris Budiman, Kajati Kepri Hari Setiyono, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, PJ. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Lamidi, dan sejumlah jajaran Forkompimda Kepri lainnya. (jlu).

Editor : Milla