Kamis, Juni 18, 2026
Beranda blog Halaman 474

Covid-19 Kian Meningkat, Sekolah Kembali Belajar Daring, Kenapa Judi Lotto di Pelihara ?

Lokasi tempat permainan Judi Lotto di Kota Tanjungpinang
Lokasi tempat permainan Judi Lotto di Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Aparat Penegak Hukum diharapkan jangan tutup mata dengan perjudian berjenis Lotto di Kota Tanjungpinang yang saat ini mulai menjamur di Pusat Perjajanan Serba Ada (Pujasera).

Meskipun modus yang dibuat oleh pengelola Pujasera tersebut tergolong sangat rapi dengan mengelabui pandangan mata, karena kupon yang dijual tersebut, tertulis “Pesanan Lagu Karaoke” lengkap dengan judul-judul lagu terurut dari mulai angka 1 hingga angka-angka seterusnya, sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh pengurus. Namun tetap saja pemenang yang beruntung akan mendapatkan hadiah. Dan hadiah-hadiah tersebut bisa ditukarkan dengan uang.

Saat ini ada dua lokasi perjudian berjenis Lotto di Kota Tanjungpinang yang hingga saat ini tetap beroperasi dan terkesan di pelihara, yaitu City Walk yang berlokasi di Jalan Teuku Umar dan di Jalan Ir Sutami yang lokasinya persis di samping Kolam Renang Dendang Ria.

Padahal seperti yang kita ketahui, angka Covid-19 saat ini di Kota Tanjungpinang mulai meningkat, bahkan mirisnya lagi, anak-anak sekolah yang mulanya melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kini sudah mulai belajar Dalam Jaringn (Daring) kembali.

Berdasarkan penelusuran tim Media ini pada Jumat (11/02/2022) malam, tanpak terlihat juga para pemain ada yang membawa anaknya yang masih di bawah umur. (tim).

Editor : Ron

Ansar Ahmad Dinilai Pantas Menjabat Ketua Orwil ICMI Kepri Periode 2022-2027

Ketum ICMI Prof. Arif Satria saat menyerahkan SK kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Ist)
Ketum ICMI Prof. Arif Satria saat menyerahkan SK kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Ist)

Kepri, GK.com – Melalui hasil Musyawarah Wilayah Luar Biasa dan Rapat Kerja (Raker) Organisasi Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diselenggarakan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (12/2/2022), Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad resmi terpilih sebagai Ketua ICMI Provinsi Kepri periode 2022-2027.

Hadir dalam acara tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Eko Sumbaryadi, Ketua Orda ICMI Tanjungpinang Lamidi, Rektor UMRAH Prof. Agung Dhamar Syakti, dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri.

Penunjukan Ansar Ahmad saat itu sebagai Ketua ICMI merupakan sebagai aspirasi dari pengurus organisasi daerah seluruh Kepri yang hadir pada Raker tersebut.

Dijelaskan oleh Sardison selaku Ketua Pelaksana Raker Orwil ICMI Kepri, dipilihnya Ansar Ahmad saat itu merupakan sosok yang tepat, dan dinilai memiliki kapabilitas dalam membawa Orwil ICMI Kepri demi mendukung pengembangan kemajuan di Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ansar Ahmad mengatakan bila keberadaan Orwil ICMI Kepri merupakan sebagai wadah bagi para cendikiawan muslim sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mewujudkan visi Kepulauan Riau Tahun 2021-2025 yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya.

“Organisasi Wilayah ICMI Kepri yang diperkuat oleh Orda ICMI Kabupaten dan Kota saya yakini memiliki kapasitas, kapabilitas, serta niat yang luhur untuk dapat bersama-sama membangun Kepri yang lebih baik kedepannya,” ucap Ansar.

Ansar berharap, dukungan dan kontribusi positif dari Orwil ICMI Kepri nantinya dapat memberikan pandangan, gagasan, serta sumbangsih pemikiran sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan dan keputusan.

Raker Wilayah ICMI Kepri Tahun 2022 juga mendapatkan keistimewaan tersendiri. Sebab, Ketua Umum ICMI Prof. Arif Satria hadir langsung dalam menutup Raker Wilayah ICMI Kepri kali ini. Arif Satria sendiri baru terpilih sebagai Ketua Umum ICMI pada Muktamar ICMI yang digelar di Bandung pada 4-6 Desember 2021 lalu.

Dalam kesempatan itu, Arif Satria juga menerangkan bahwa, ICMI memiliki empat agenda transformasi guna memberikan warna dan dukungan positif bagi dinamika umat Islam dan kebangsaan Indonesia.

Yang pertama yaitu, ICMI harus mampu menjadi sumber inspirasi Bangsa, sebab ICMI adalah tempat para cendekiawan yang punya keunggulan dalam memahami arus perubahan serta menawarkan agenda-agenda solusinya.

Agenda kedua adalah, ICMI harus mampu rumah bersama umat Islam.  ICMI menurut Arif Satria tidak boleh meninggalkan perannya dalam membangun kebersamaan umat Islam untuk proses transformasi ini.

Lalu agenda yang ketiga adalah ICMI harus terus mengawal proses transisi demokrasi.  Saat ini di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, ICMI berkewajiban menjalankan peran politik moral, bukan politik praktis. ICMI harus menjadi bagian dari solusi, dan bukan bagian dari masalah dan konflik.

“Agenda yang keempat yaitu ICMI harus memiliki kepeloporan dalam agenda aksi untuk ikut serta menyukseskan cita-cita Bangsa Indonesia yang menjadi peradaban yang unggul dan maju”. tutupnya. (Red/Ist).

Editor : Milla

Peringati HPN 2022 Disejalankan Penandatanganan Komitmen 9 Provinsi Dalam Rehabilitasi Mangrove

Penandatanganan komitmen sebagai dukungan atas pelaksanaan rehabilitasi mangrove. (Ist).
Penandatanganan komitmen sebagai dukungan atas pelaksanaan rehabilitasi mangrove. (Ist).

Kepri, GK.com – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi momen penting bagi 9 Provinsi di Indonesia untuk  bersama-sama menandatangani komitmen sebagai dukungan atas pelaksanaan rehabilitasi mangrove. Penandatanganan dilakukan di Hotel Claro, Kendari-Sulawesi Tenggara, Selasa (08/02/2022).

Hadir dalam kesempatan ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)  Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraan  lingkungan Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc, serta Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Ir. Hartono, M.Sc, Gubernur  Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi, S.H, Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si., Wakil dan Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH, M.Si. Sementara untuk 7 Gubernur lainnya, kehadirannya diwakili, dan pada momen ini Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kepri Hendri, ST.

Acara penandatanganan komitment rehabilitasi mangrove yang merupakan sebagai bentuk tindak lanjut dari Workshop Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove yang diadakan pada, 20 Januari 2022 lalu di Hotel  Kempinski Jakarta yang diselenggarakan oleh  PWI  (Persatuan Wartawan Indonesia) bekerja sama dengan BRGM (Badan Restorasi Gambut & Mangrove) dengan mengambil tema “Peran Insan Pers Dalam Membangun Inisiatif Kolaboradi Percepatan  Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan”.

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan, kegiatan HPN tahun ini menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. Semua panitia dan tamu undangan yang datang melakukan Swab Antigen dengan hasil Negatif.

Sebelum dilakukan penandatanganan, terlebih dahulu ada short statement dari perwakilan 9 Provinsi prioritas percepatan Rehabilitasi Mangrove. Yakni diwakili oleh Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si dan Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH, M.Si.

Lembar komitmen yang sudah ditandatangani dan di paraf oleh 9 Kepala Daerah atau yang mewakili akan dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Rabu (09/02/2022) pada acara puncak Hari Pers Nasional 2022  di pelataran masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Gubernur Riau, Syamsuar yang saat itu mewakili ke 9 Gubernur lainnya, dihadapan Presiden Joko Widodo yang hadir secara virtual. Syamsuar membacakan komitmen Pemerintah Provinsi dalam percepatan rehabilitasi mangrove.

Adapaun isi dari komitmen yang dibacakan Syamsuar, yaitu penandatanganan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung upaya rehabilitasi mangrove.

Komitmen ini untuk menyadari arti penting hutan mangrove untuk kesejahteraan masyarakat, terutama pada kalangan nelayan dan fungsi mangrove sebagai pelindung wilayah terluar dari abrasi, serta tingginya kemampuan mangrove dalam mengurangi emisi karbon.

Peringatan Hari Pers Nasional 2022 memang dimanfaatkan untuk menggaungkan isu-isu kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kehutanan melalui aksi-aksi lapangan, seperti: rehabilitasi mangrove, rintisan Program Kampung Iklim (Proklim), dan pelepasliaran satwa. Itu semua  mengarah pada upaya pembangunan hijau di Indonesia.

Isu penanggulangan perubahan iklim penting untuk digaungkan saat ini, karena masyarakat dunia makin  merasakan akibat nyata dari krisis iklim, seperti bencana hidrometeorologis kebakaran hutan yang semakin sering terjadi di seluruh dunia. Isu terkait lingkungan hidup menjadi satu tema peringatan HPN 2022, selain masalah masa depan wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan media. (jlu).

Editor : Nur

Implementasi ASO, Upaya Hilangkan Persoalan Interfrekuensi Daerah Perbatasan

Kepala Diskominfo Kepri, Hasan
Kepala Diskominfo Kepri, Hasan

Kepri, GK.com – Peralihan atau migrasi siaran TV analog ke digital merupakan salah satu amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja tepatnya pada Pasal 60A. Di situ disebutkan perpindahan sistem siaran dari analog ke siaran digital atau disebut ASO (Analog Switch Off) paling lambat dilakukan setelah dua tahun Undang-Undang tersebut ditetapkan. Oleh karena itu, siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia akan digantikan dengan siaran televisi digital selambat-lambatnya pada 02 November 2022.

Seperti dikutip dari laman siarandigital.kominfo.go.id, siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi yang akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya untuk masyarakat Indonesia. Karena format digital kaya akan transformasi data dalam waktu bersamaan, digitalisasi televisi dapat meningkatkan resolusi gambar dan suara yang lebih stabil, sehingga kualitas penerimaan oleh penonton akan lebih baik.

Provinsi Kepulauan Riau menjadi salah satu dari lima Provinsi di Indonesia yang ditetapkan Pemerintah masuk dalam tahap I migrasi ini selain Aceh, Banten, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Dari kelima Provinsi tersebut, terdapat 15 Kabupaten/Kota yang telah siap bermigrasi. Dari Kepri, Tanjungpinang, Batam, Bintan dan Karimun masuk dalam daftar tersebut.

Namun belakangan Kementerian Kominfo memutuskan untuk menunda pelaksanaan migrasi pada daerah tahap I yang sejatinya dijadwalkan dimulai pada 17 Agustus 2021 menjadi 2 Desember 2021 atau serentak dengan tahap II, dikarenakan Pemerintah masih berfokus menangani pandemi Covid-19 saat itu.

Dengan dimulainya implementasi ASO di Kepri, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri berkomitmen penuh menyukseskan program Pemerintah ini dengan terus menyosialisasikan program migrasi siaran analog ke digital kepada masyarakat.

Disampaikan oleh Kepala Diskominfo Kepri, Hasan, “urgensi peralihan siaran ini selain sebagai perwujudan amanat UU Cipta Kerja, juga implementasi ASO sesuai arahan dari Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad yang merupakan sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan dari Negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapura,” katanya.

“Keduanya telah menerapkan migrasi siaran analog ke digital sejak tahun 2019. Kemudian khusus di Kepri, upaya ini juga untuk menghilangkan persoalan interfrekuensi radio antara Malaysia, Singapura dan Indonesia, khususnya di daerah Perbatasan” ungkap Hasan, Kamis (10/2).

Selanjutnya, untuk mengatasi kebimbangan masyarakat Kepri akan biaya yang harus dikeluarkan dalam menonton siaran digital, Hasan juga menekankan bahwa siaran digital yang ditonton adalah sepenuhnya gratis. Karena siaran TV digital tidak sama dengan streaming internet, atau TV berlangganan.

“Siaran digital ini berkonsep FTA (Free To AIR). Artinya siaran yang dipancarkan itu gratis, tidak ada itu biaya berlangganan, atau biaya kuota internet” tegas Hasan.

Namun, Hasan tak menampik bahwa peralihan siaran memerlukan perangkat Televisi yang telah mendukung siaran digital. Jika TV yang dimiliki masyarakat telah memenuhi spesifikasi digital, maka otomatis siaran akan langsung diterima. Namun jika tidak, masyarakat perlu menyediakan Set Top Box (STB) yang berperan mengubah siaran digital yang ditangkap antena menjadi sinyal analog yang bisa dibaca televisi analog.

“Jangan khawatir, STB harganya cukup terjangkau. Dengan STB masyarakat tidak perlu membeli TV baru untuk menikmati siaran digital. Bahkah TV tabung lawas pun bisa digunakan untuk menonton siaran digital” ucap Hasan.

Hasan juga menyampaian concern Pemerintah yang melihat kemungkinan adanya masyarakat tidak mampu yang terdampak ASO dengan skema STB subsidi yang telah disiapkan oleh Pemerintah. STB subsidi ini akan dibagikan gratis kepada masyarakat kurang mampu. Khusus di Kepri, menurut Hasan Pemerintah akan membagikan sebanyak 16 ribu STB kepada masyarakat yang masuk dalam kriteria.

“Saat ini Pemerintah telah menyalurkan 100 STB itu ke Kota Batam. Nanti itu juga akan dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu untuk beralih ke siaran digital, selebihnya penyaluran itu akan terus berlangsung secara bertahap”. tutupnya. (ron).

Editor : Nur

Pengurusan e-KTP di Disdukcapil Tanjungpinang Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya

Sekretaris Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Arlius
Sekretaris Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Arlius

Tanjungpinang, GK.com – Masyarakat Kota Tanjungpinang sepertinya harus sedikit bersabar saat ingin melakukan pembuatan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Pasalnya, dikarenakan  anggara Tahun 2022 belum keluar,  dan  kebetulan tinta ribbon saat ini di Disdukcapil mengalami kehabisan, maka untuk saat ini, pengurusan e-KTP terpaksa dihentikan hingga pertengahan Bulan Maret Tahun 2022 mendatang.

“Anggaran kita belum keluar. Jadi, untuk sementara pembuatan e-KTP ini kita hentikan. Pengadaan tinta ribbon akan kita mulai diperkirakan pada pertengahan Bulan Maret mendatang,” terang Sekretaris Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Arlius.

“Saat ini, kita juga sudah mencoba meminta anggaran lama ke Pejabat Pengelolah Informasi Dokumentasi (PPID),” ungkapnya.

Adapun upayah yang sudah dilakukan Disdukcapil Kota Tanjungpinang sejauh ini agar masyarakat tidak menyalahkan pihaknya, Disdukcapil Tanjungpinang juga sudah berusaha untuk meminjam tinta ribbon ke Kabupaten/Kota lain seperti, Anambas, Lingga, dan Batam.

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan perekaman data e-KTP di Disdukcapil Tanjungpinang tidak perlu khawatir, Disdukcapil Tanjungpinang akan mengeluarkan surat keterangan”. tegas Arlius. (RM).

Editor : Milla

Balmon Gelar Sosialisasi Mots

Saat sosialisasi di gelar
Saat sosialisasi di gelar

Tanjungpinang, GK.com Balai Monitor Sepektrum Frekuensi Radio (Balmon) Kelas II Batam menggelar Sosialisasi Maritim On The Spot (Mots) bersama para agen kapal dengan tema “Legalitas Stasiun Komunikasi Radio Menunjang, Keselamatan Pelayaran”.

Bertempat di Aula Amerika Hotel CK Tanjungpinang, Kepala Balmon Abdul Salam dalam sambutannya menyampaikan, sosialisasi ini sangat berguna kedepannya agar tidak ada pengguna Frekuensi Radio yang ilegal. Serta para agen kapal dapat memanfaatkan Frekuensi Radio sesuai dengan Undang – Undang (UU) yang berlaku.

“Kami terus melakukan penertiban di sepanjang Tahun 2021 lalu. Sudah 5 kali penerbitan dan ada beberapa agen yang kedapatan menggunakan Frekuensi Radio secara ilegal. Kami berharap nantinya para agen dapat mengurus izin pengguna Frekuensi Radio, sehingga tidak di salah gunakan,” tutur Abdul Salah, Kamis (09/02/2022) sekitar pukul 09.30 Wib.

Sementara itu, Tengku Muhammad Janwar Syam, selaku Kepala Marine Inspektor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang sekaligus pemateri menyampaikan bahwa komunikasi pelayaran sangatlah penting.

“Agar tidak terjadi miskomunikasi di pelayaran, maka komunikasi melalui jaringan radio sangat penting. Kita bayangkan saja seandainya di laut ada 2 kapal saling berhadapan dan tidak ada yang mau mengalah, maka tentu akan terjadi musibah atau kecelakaan yang bias merugikan tidak hanya kedua belah pihak, namun ekosistem laut juga tentunya akan terkena imbas dari kejadian tersebut, seperti contohnya terjadi tabrakan kapal,” terang.

Ditambahkan Ira Fransiska mewakili pihak Balmon, “Saat ini pihaknya juga telah membuka tempat pelayanan pengurusan izin di dua lokasi berbeda, yaitu Kota Tanjungpinang dan Kijang. Nantinya para agen juga dapat mengurus izin dengan mudah tanpa harus ke Kota Batam lagi”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla