Sabtu, Juni 20, 2026
Beranda blog Halaman 473

69 Tim Ikut Meriahkan Turnamen APR-VC Perdana

Karimun, GK.com – Anggrek Permai Residenct (APR) membuka turnamen volly cup Tahun 2022, diikuti sebanyak 35 tim putri dan 34 tim putra se- Kabupaten Karimun.


Perhelatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara sesama tim volly yang ada di Kabupaten Karimun.


“Selain silaturahmi, kami juga ingin memperkenalkan ke masyarakat luas tentang tim volly kami yaitu Grup Volly APR yang baru di bentuk,” ujar Bakri Kiat selaku Ketua Panitia, Senin (14/02/2022) sekitar pukul 08.30 Wib melalui telepon.


Lebih lanjut Bakri menyampaikan bahwa, turnamen ini diselenggarakan selama 20 hari kalender, jika tidak ada halangan dan cuaca mendukung, terhitung sejak Minggu 13 Februari 2022.


“Ada 2 sesi, pertama tim putri di laksanakan sore hari selesai bada Ashar, dan untuk tim putra diselenggarakan bada Maghrib,” paparnya.


“Bagi tim yang lolos sebagai juara, kami menyiapkan tropi dan uang pembinaan, namun uang pembinaan belum bisa dipastikan berapa totalnya, karena masih ada tim yang belum selesai administrasinya. Pastinya tidak mengecewakan tim yang menanglah”. pungkasnya. (IWD).


Editor : Ron

Beberapa Ranperda Disampaikan Pemkab Lingga Pada Rapat Paripurna  

Wabup Lingga saat menyerahkan berkas Ranperda kepada DPRD
Wabup Lingga saat menyerahkan berkas Ranperda kepada DPRD

Lingga, GK.com – Beragendakan Penyampaian / Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun Anggaran 2022 oleh Bupati Lingga yang dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Lingga, Rapat Paripurna dilaksanakan pada Senin (14/02/2022) dan di pimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Lingga, Aziz Martindas. Sementara kehadiran Bupati Lingga diwakili oleh Wakilnya, Neko Wesha Pawelloy.

Adapun Ranperda dari Pemerintah Kabupaten Lingga yang Pertama adalah, Ranperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Kedua, Ranperda tentang pemekaran Desa persiapan menjadi Desa. Lalu ketiga, Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2018 tentang retribusi jasa usaha dan Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang retribusi perizinan tertentu.

Neko Wesha Pawelloy menyampaikan bahwa Ranperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan ini merupakan sebuah kewajiban yang dapat mengubah pandangan, maupun perilaku dari pelaku usaha. Sehingga dimaknai bukan sekedar tuntutan moral saja, akan tetapi merupakan suatu kewajiban Perusahaan yang harus dilaksanakan.

“Selain iu, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan juga di maknai sebagai suatu bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan, yang merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik,” ucap Neko.

Kemudian, lanjut Neko menuturkan, mengenai Ranperda tentang pemekaran Desa persiapan menjadi Desa, dari dua tahapan kajian akademis pada Tahun 2018 dan Tahun 2019 hasil kajian tersebut merekomendasikan 11 calon Desa yang di nyatakan dapat ditindaklanjuti ke proses berikutnya. Berdasarkan Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 Desa Persiapan adalah Desa yang dipersiapkan untuk menjadi Desa defenitif dengan renggang waktu paling lama 3 Tahun.

“Desa persiapan ini dilakukan evaluasi administrasi dan teknis oleh tim evaluasi Desa persiapan setiap 2 (dua) bulan sekali. Setelah dilakukan evaluasi oleh tim evaluasi terhadap 11 (sebelas) Desa persiapan, maka disampaikan bahwa 7 (tujuh) dari 11 (sebelas) Desa persiapan layak untuk di tindaklanjuti ke proses selanjutnya. Dan 4 (empat) Desa persiapan lainnya akan dilakukan proses evaluasi kembali,” tutur Neko.

Adapun 7 (tujuh) Desa tersebut diantaranya ada Desa persiapan Air Batu, Desa persiapan Kebun Nyiur, Desa persiapan Buyu, Desa persiapan Cempaka, Desa persiapan Bendahara, Desa persiapan Berjung, dan Desa persiapan Senempek.

“Sedangkan 4 Desa yang masih dalam tahap evaluasi kembali diantaranya Desa persiapan Busung, Desa persiapan Kentar, Desa persiapan Pasir Lulun, serta Desa persiapan Sebung,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Neko menerangkan, mengenai Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2018 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang retribusi perizinan tertentu, perubahan Ranperda ini sebagai tindaklanjut dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dalam rangka memberikan kepastian hukum.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lingga perlu menindaklanjuti Undang-Undang Cipta Kerja tersebut dalam bentuk perubahan Peraturan Daerah, yang berkaitan dengan persetujuan bangunan Gedung yang sebelumnya, yang kita kenal dengan IMB dan penyesuaian terhadap pasal-pasal perubahan tarif pada lampiran Perda tersebut”. tutup Neko.

Turut hadir juga pada Rapat Paripurna tersebut diantaranya Wakil Ketua II DPRD Lingga Al Ghazali, para OPD, Camat dan Lurah, Kades serta BPD se- Kabupaten Lingga. (man).

Editor : Milla

Dampingi Gubernur, Bupati Berharap Pembangunan Infrastruktur di Karimun Dapat Menjadi Perhatian Pemprov

Gubernur bersama Bupati Karimun dan rombongan saat menari tarian Maumere
Gubernur bersama Bupati Karimun dan rombongan saat menari tarian Maumere

Karimun, GK.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq mendampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengukuhkan pengurus Keluarga Besar Maumaare (KBM) Kabupaten Karimun periode  Tahun 2022 – 2025.

Bertempat di Halaman Gereja Katolik HKY Sungai Bati Karimun, Senin (14/02/2022), selain melakukan pelantikan, peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat KBM, serta penyerahan bantuan alat pertanian juga disejalankan pada hari itu.

Gubernur Kepri, Bupati Karimun, Ketua DPRD Karimun bersama rombongan saat tiba di lokasi

Saat tiba dilokasi, Gubernur Kepri, Bupati Karimun, Ketua DPRD Karimun beserta rombongan disambut dengan tarian, dan syair Maumere.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, “posisi Kepri sangatlah strategis, karena berbatasan langsung dengan beberapa Negara tetangga. Kepri juga merupakan wilayah di tengah jalur perdagangan dunia dan 4 choke point. Karena itu, saya selalu mengajak untuk kita semua selalu senantiasa bersyukur,” ucapnya.

Pembacaan doa sebelum melakukan peletakan batu

“Dari sejak dahulu, Kepri sudah menjadi Daerah lintasan dan perantauan bagi Provinsi lain, sebagian dari mereka bahkan ada yang bermukim di Kepri,” ujar Ansar.

Ditambahkan Ansar, Kepri juga senantiasa mengedepankan prinsip “Dimana Bumi Dipijak , Di Situ Langit Dijunjung”, mari kita saling menghormati antara satu dan lainnya.

Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq juga mengajak kepada seluruh masyarakat Karimun khususnya, “di Karimun ini terdiri dari berbagai macam suku, mari kita saling menghormati  dan memberikan rasa toleransi antara satu sama lainnya. Sehingga dapat terbentuknya rasa persaudaraan serta terbentuknya Paguyuban yang harmonis,” harapnya.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat KBM

Tak ketinggalan, disela-sela mendampingi Gubernur Kepr, Ansar Ahmad, Bupati Karimun Aunur Rafiq juga sempat menyinggung terkait pengembangan pembangunan Bandara Raja Ali Haji (RAH), yang rencananya akan rampung pada tahun 2024 mendatang.

“Saya yakin dan percaya tahun ini akan membawa angin segar untuk kita, sehingga perlu dorongan dari Gubernur Kepri agar bisa membantu mempercepat proses pembangunan yang ada. Bukan hanya Bandara saja yang akan menjadi perhatikan, akan tetapi diharapkan pada pembangunan infrastruktur lainnya juga perlu turut diperhatikan”. tuturnya. (RP).

Editor : Milla

Hasil Job Fit, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik

Bintan, GK.com – Bertempat di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin (14/02/2022) pagi, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di mutasi oleh Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Mutasi tersebut dilakukan merupakan hasil dari job fit yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

Dikatakan oleh Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut telah sesuai dengan mekanisme dan atas persetujuan dari Mendagri.

“Ini sesuai dengan job fit yang telah dilakukan beberapa yang waktu lalu guna pencapaian tujuan organisasi dengan menempatkan orang yang tepat ditempat yang tepat,” tegas Roby.

Adapun 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik saat itu adalah :

1. Aupa Samake sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bintan ;

2. Mohammad Panca Azdigoena sebagai Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan Setdakab Bintan ;

3. Indra Hidayat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTPS) Bintan

4. Edi Pribadi sebagai Kepala Perpusatakaan dan Arsip Daerah ;

5. Wan Rudi Iskandar sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bintan ;

6. Mohd Setioso sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah ;

7. Irma Annisa sebagai Inspektorat Daerah Bintan ;

8. Herry Wahyu sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ;

9. Mardiah sebagai Staff Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdakab Bintan ;

10. Supriyono sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Bintan.

11. Juni Rianto sebagai Staff Ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setdakab Bintan ;

12. Edi Yusri sebagai Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Bintan ;

13. Raja Muhammad sebagai Staff Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdakab Bintan.

Sementara itu, ditambahkan oleh Sekda Kabupaten Bintan, Drs Adi Prihantara, MM, “setelah pelantikan pengisian job fit ini, maka akan dilakukan open bidding untuk mengisi sejumlah jabatan strategis Kepala OPD yang kosong”. ujarnya.

Adapun sejumlah Dinas yang nantinya akan dilakukan open bidding meliputi Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bintan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bintan, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bintan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Sekretaris Dewan (Sekwan) Bintan serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan. (Red/Ist).

Editor : Milla

Ratusan Santri Mengikuti Wisuda

Ratusan Santri saat mengikuti wisuda
Ratusan Santri saat mengikuti wisuda

Karimun, GK.com – Badan Musyawarah Pengurusan Guru (BMPG) Taman Pendidikan Alquran (TPQ) menyelenggarakan kegiatan Wisuda Santri TPQ se- Kecamatan Meral di Aula Darun Nadwah Mesjid Agung Karimun.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Anwar Hasyim mengatakan, Pemerintah sangat mengapresiasi pada pelaksanaan kegiatan ini untuk membentuk generasi agar bisa memberikan nuansa yang kondusif, damai, dan kesejukan di Kabupaten Karimun.

“Kedepannya kita mengharapkan perlu adanya keseimbangan ilmu bagi generasi muda. Antara ilmu teknologi dan ilmu rohani (keagamaan) itu memang harus berimbang untuk dunia maupun akhirat,” ujar Anwar sekitar pukul 11.00 Wib.

Dikesempatan yang sama, Ketua BMPG Kabupaten Karimun, Zaini S.Kom menjelaskan, “kegiatan ini diikuti sebanyak 460 Santri dan 35 TPQ se- Kecamatan Meral dengan total keseluruhan Santri TPQ yang sudah di wisuda dari tahun 2021-2022 ada banyak 30.000 Santri,” terangnya.

“Harapan kami kedepannya, kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan, dan para santri yang sudah di wisuda juga bisa mengamalkan ilmu yang diperolehnya,” ucap Zaini. (RP).

Editor : Milla

Pedagang Pasar Tradisional Berharap PPKM Tidak di Berlakukan Lagi

Salah satu pedagang buah di Kota Tanjungpinang
Salah satu pedagang buah di Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Dengan menurunnya angka Covid-19 di Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu, tingkat Level PPKM sempat diturunkan hingga saat ini berada pada Level I. Tentunya hal ini secara tidak langsung dapat memulihkan perekonomian bagi para pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional, maupun bagi para Pengusaha lainnya.

Belakangan ini angka Covid-19 di Kota Tanjungpinang mulai terjadi peningkatan, bahkan siswa Sekolah yang tadinya sempat melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kini harus kembali  Daring (Dalam Jaringan).

Terkait hal ini, para pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional maupun para Pengusaha lannnya berharap agar tingkat Level PPKM di Kota Tanjungpinang khususnya, tidak akan dinaikkan.

“Dengan diturunkannya Level PPKM ini membuat kami bisa berjualan lancar tanpa adanya kekhawatiran sepi pembeli. Itu berarti secara otomatis perekonomian kami para pedagang kecil mulai sedikit membaik dari keterpurukkan di sepanjang Covid ini,” ucap Imran salah satu pedagang tradisional yang ada di Kota Tanjungpinang, Sabtu (12/02/2022) sekitar Pukul 15.30 Wib.

“Kedepannya kami berharap kepada Pemerintah agar tidak ada lagi  kenaikkan PPKM, bila perlu segeralah Pandemi ini berakhir agar tidak ada lagi masyarakat yang sengsara akibat kehilangan pekerjaan serta pembatasan ini  dan itu”. harapnya. (RM).

Editor : Ron