Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 47

Bupati: Pemuda Bintan Harus Berani Menjadi Pionir di Dunia Kewirausahaan

Bupati: Pemuda Bintan Harus Berani Menjadi Pionir di Dunia Kewirausahaan. (Foto MCB)

Bintan, GK.com – Bupati Kabupaten Bintan, Roby Kurniawan mengambil langkah strategis sebagai investasi jangka panjang dengan melatih generasi muda dalam berwirausaha. Hal ini dilakukan Roby guna menjawab tantangan terhadap hadirnya peluang kerja di tengah pertumbuhan serta mobilisasi penduduk yang terus meningkat.

“Kami ingin bisa membuka seluas-luasnya akses untuk menciptakan wirausaha muda di Bintan. Hari ini salah satunya terkait Barber, skill dilatih, usaha ditingkatkan, termasuk juga cara mengembangkan sektor usahanya,” ucap Roby.

Seperti yang diketahui, Barber merupakan profesi yang menawarkan jasa perawatan rambut seperti pangkas rambut yang biasanya dilakukan di tempat usaha Barber (Barbershop).

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memahami teknik dasar pangkas rambut, perawatan rambut, dan keterampilan lainnya terkait Barbershop. Di samping itu, kita juga berharap dapat membuka peluang usaha, serta menumbuhkan jiwa wirausaha yang nantinya akan berperan dalam membangun perekonomian. Kita berharap, adik-adik bisa membentuk kemandirian dengan keahlian Barbershop yang dimiliki,” harap Roby.

“Jangan takut untuk berinovasi, berkreasi, dan menghadapi tantangan yang ada. Pemuda Bintan harus berani menjadi pionir di dunia kewirausahaan. Ingatlah, kesuksesan tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi melalui kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah”. pesan Roby.

Sementara itu, Kepala Dispora Bintan Alfeni Harmi menjelaskan, selain pelatihan Barber dan beberapa pelatihan lain yang telah dilakukan, tahun ini, Dispora Bintan juga berencana menggelar pelatihan membuat pastry (kue dengan adonan berlapis tipis atau laminated dough yang populer dengan nama puff). Pelatihan ini juga menyasar untuk para pemuda, dimana olahan ini dinilai cukup relevan dengan dunia kuliner kekinian.

Setelah beberapa pelatihan seperti barista dan perias wajah (make-up artist / MUA) bagi pemuda yang digelar pada tahun lalu, Pemkab Bintan terus berkomitmen melahirkan wirausaha muda yang mandiri. Pelatihan wirausaha muda ini merupakan bagian dari visi misi Bintan Juara tentang kompetisi inovasi bisnis ekonomi kerakyatan yakni ‘Bina Kembangkan 100 Gerakan Pemuda Usahawan (Bingke 100 Rasa)’.

Pada pelatihan yang diikuti sebanyak 16 pemuda se- Kabupaten Bintan itu, sebelumnya telah di lakukan seleksi selama dua hari. Seluruh peserta akan mendapatkan pembekalan, salah satunya dari Desman Pasrah Jaya Hia yang merupakan owner Minion Barbershop.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Agro Beach Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (11/02/2026), peralatan Barbershop juga diserahkan kepada peserta dikegiatan itu. (RD)




Mafia Tambang Pasir Ilegal di Karimun Terkesan Kebal Hukum, Komisi III Berkoordinasi ke Polres

Ketua Komisi III DPRD Karimun, Efrizal. (Foto gerbangkepri.com)

Karimun, GK.com – Ketua Komisi III DPRD Karimun, Efrizal berjanji jika pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Karimun untuk menyelesaikan permasalahan terkait maraknya aktivitas tambang pasir ilegal di Daerah tersebut, yang hingga saat ini belum ada mendapatkan tindakan hukum yang pasti kepada para mafia penambang pasir ilegal. Hal ini dikarekan, sampai saat ini, para mafia penambang pasir ilegal tersebut masih tetap beraktivitas secara terang-terangngan, dan seolah terkesan mendapatkan dukungan dari oknum pejabat setempat, maupun dari oknum Aparat Penegak Hukum.

“Kami akan berkoordinasi dulu dengan pihak Polres Karimun terkait tambang pasir ilegal yang ada di Karimun ini,” ujar Efrizal melalui sambungan telepon, Senin (09/02/2026), Pukul 19.00 WIB.

Rabu (11/02/2026), awak Media ini kembali menghubungi Efrizal untuk menanyakan hasil dari perkembangan yang telah dilakukan oleh Komisi III DPRD Karimun bersama pihak Kepolisian Karimun.

BACA JUGA: 👇👇👇



Disampaikan Efrizal melalui sambungan via telepon sekitar Pukul 12.10 WIB kepada awak Media ini, jika Polres Karimun akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun untuk turun langsung ke lapangan.

“Kapolres juga menyampaikan, saat ini mereka sedang berbenah di internal Polres,” kata Efrizal.
Saat ditanya lebih lanjut oleh Media ini mengenai langkah atau tindakan apa selanjutnya yang akan diambil DPRD Karimun maupun Polres Karimun terkait penanganan tambang pasir ilegal di Wilayah tersebut, Efrizal menjawab, “kami masih menunggu hasil koordinasi lanjutan. Kami dari Komisi III menunggu arahan dari Polres untuk turun ke lapangan bersama”. jawabnya.

Sampai saat ini, tim Media ini masih berupaya mengejar pernyataan resmi dari Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si terkait aktivitas tambang pasir ilegal di Wilayah Hukum yang ia pimpin, yang sampai saat ini belum ada tindakan Hukum yang dijalankan.

BACA JUGA: 👇👇👇



Beberapa kali tim awak Media ini mendatangi Kantor Polres Karimun untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Kapolres Karimun, namun, Kapolres Karimun tidak pernah berada di Kantor. Guna menghasilkan pemberitaan yang berimbang tanpa bermaksud menyudutkan pihak-pihak tertentu, dan di karenakan Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani sampai saat ini tidak bisa ditemui, Selasa (10/02/2026), Redaksi ini pun melayangkan wawancara tertulis kepada Kapolres Karimun. Hingga berita ini di tayangkan, Redaksi ini masih menunggu jawaban tertulis dari Kapolres Karimun. (Tim)







Laka Lantas di Karimun Meningkat 37,84 Persen Tahun 2025, Jasa Raharja Soroti Faktor Kelalaian

Foto Jasa Raharja Karimun

Karimun, GK.com – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Karimun sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius dari semua pihak, mengingat tingginya risiko keselamatan pengguna jalan serta dampaknya terhadap korban dan keluarga.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 153 kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi di Karimun sepanjang 2025. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 111 kejadian, atau naik sebesar 37,84 persen.

Penanggung jawab PT Jasa Raharja Wilayah Kabupaten Karimun, Muhammad Zulkarnain mengungkapkan, dari total kejadian tersebut, terdapat 119 korban yang menerima santunan dari Jasa Raharja.

“Untuk tahun 2025, jumlah korban penerima santunan di Karimun sebanyak 119 orang, dengan rincian 20 korban Meninggal Dunia (MD) dan 99 korban Luka-Luka (LL),” terang Muhammad Zulkarnain melalui pesan WhatsApp, Rabu (11/02/2026).

“Wilayah yang paling rawan kecelakaan berada di Kecamatan Meral, Kecamatan Karimun, dan Kecamatan Tebing, khususnya di ruas Jalan Ahmad Yani dan Jalan Kampung Harapan yang tercatat sebagai titik rawan Laka Lantas,” ungkapnya.

Menurutnya, faktor utama penyebab terjadi kecelakaan masih didominasi oleh kelalaian pengguna jalan. Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas juga menjadi penyumbang tingginya angka kecelakaan.

“Sebagian besar kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengguna jalan, serta kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap aturan dan keselamatan berlalu lintas”. jelasnya pada pukul 12.35 WIB.

Sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Jasa Raharja bersama pihak terkait terus melaksanakan berbagai langkah preventif. Di antaranya melalui Forum Keselamatan Lalu Lintas, kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan perusahaan, serta berbagai upaya edukatif dan penyediaan sarana preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

Muhammad Zulkarnain berharap, dengan sinergi berbagai pihak dan meningkatnya kesadaran masyarakat, angka kecelakaan lalu lintas di Karimun dapat ditekan pada tahun-tahun mendatang. (DS)

Jelang Imlek Dan Ramadhan, Stok Beras Dan Minyak Goreng Aman, Berikut Tanggal Gerakan Pangan Murah

Kepala Cabang Perum Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq. (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com – Kepala Cabang Perum Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq memastikan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman untuk menghadapi kebutuhan masyarakat menjelang Imlek, Ramadhan hingga Idulfitri.

Arief menyebutkan, saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia mencapai sekitar 2.200 ton. Selain itu, Bulog juga memiliki stok beras premium sekitar 7 ton.

Sementara, untuk minyak goreng, stok yang tersedia saat ini mencapai 30.000 liter, dan masih dalam proses penambahan pasokan.

“Insya Allah aman untuk kegiatan Imlek, Ramadhan dan Hari Raya,” ujarnya melalui telepon, Rabu (11/02/2024) Pukul 11.34 WIB.

Bulog juga akan berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah serentak secara nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari mendatang. Salah satu titik pelaksanaannya berada di Kantor Bulog.

Terkait harga, Arief menegaskan tidak ada kenaikan. Harga beras medium SPHP maupun minyak goreng tetap mengacu pada regulasi Pemerintah.

“Harga tetap, karena sudah diatur Pemerintah. Medium SPHP tetap, minyak tetap, premium juga masih sama. Tidak ada kenaikan”. tegasnya. (KF)

MAN 1 Tanjungpinang Resmi Buka MANETA Festival 2026

MAN 1 Tanjungpinang Resmi Buka MANETA Festival 2026. (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tanjungpinang resmi membuka MANETA Festival 2026, Selasa (10/02/2026), di Halaman MAN 1 Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan bakat, penguatan karakter, serta silaturahmi pelajar tingkat SMP dan MTs se- Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Pembukaan festival dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H. Zostavia, S.Ag., M.Pd.I, dan dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, para Kepala Sekolah tingkat SMP dan madrasah se- Kota Tanjungpinang dan Bintan, Pengawas Madrasah, Komite Sekolah, perbankan Syariah, para dewan juri, pembina, serta ratusan peserta lomba.

Kepala Sekolah MAN 1 Tanjungpinang, Ulfah Ismiati, S.Pd., M.M menyampaikan, MANETA Festival 2026 tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi diri dan pembentukan karakter peserta didik.

“Melalui MANETA Festival, kami ingin menegaskan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan nilai spiritual, kreativitas, serta pengembangan potensi diri secara menyeluruh,” ujarnya, Selasa (10/02/2026) Pukul 10.32 WIB .

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan tema “Enhancing Students’ Talent and Strengthening Social Bonds”, yang bertujuan memberi ruang bagi pelajar untuk menampilkan bakat terbaik, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan sikap saling menghargai antar sesama pelajar.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. H. Zostavia mengapresiasi terselenggaranya MANETA Festival 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan pendidikan karakter dan sportivitas di lingkungan madrasah.

“Festival ini memberi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, serta keahliannya, sekaligus melatih penghargaan terhadap potensi orang lain,” katanya.

Ia juga menyoroti rehabilitasi fisik MAN 1 Tanjungpinang sepanjang 2025, dan berharap Madrasah ini dapat terus menjadi barometer pendidikan Islam di Kota Tanjungpinang dan Kepulauan Riau.

Ketua Panitia MANETA Festival 2026, Rizky Shaleh, S.Pd.I menjelaskan, kegiatan ini berlangsung pada 10 s/d 12 Februari 2026 dengan melibatkan 22 SMP/MTs dari Tanjungpinang dan Bintan.

“Total peserta berjumlah 343 siswa, didampingi sekitar 100 pembina”. tuturnya.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Musabaqah Hifzil Quran, speech competition, pidato keagamaan, yel-yel Pramuka Penggalang, lomba poster, marawis, dan voli. Kegiatan didukung dana sekolah, pendaftaran peserta, serta sponsor yang tidak mengikat.

Panitia berharap MANETA Festival 2026 menjadi pengalaman berharga dalam membangun mental tangguh, kejujuran, sportivitas, serta nilai kebersamaan bagi generasi muda. (KF)

Imigrasi Pastikan Pengawasan TKA di KEK Nongsa Dilakukan Ketat Dan Berkelanjutan

Kasi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana. (Koleksi pribadi)

Batam, GK.com – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menegaskan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas Warga Negara Asing (WNA), khususnya Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, dilakukan secara ketat, berlapis, dan berkelanjutan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kasi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana menyampaikan, hingga saat ini, Imigrasi Batam terus melakukan pemantauan terhadap seluruh WNA yang berada di wilayah kerja Batam, termasuk kawasan strategis seperti KEK Nongsa. Setiap WNA yang masuk dan berada di Indonesia wajib memiliki izin tinggal yang sesuai dengan tujuan kedatangannya, dan tercatat dalam sistem keimigrasian.

“Benar terdapat TKA yang beraktivitas di kawasan KEK Nongsa. Data tersebut diperoleh melalui Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), serta laporan resmi dari perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Keberadaan TKA umumnya berkaitan dengan proyek strategis, khususnya pembangunan infrastruktur pendukung seperti data center dan fasilitas penunjang lainnya,” ujar Kharisma melalui pesan WhatsApp, Senin (09/02/2026).

Ia menjelaskan, seluruh TKA yang bekerja wajib menggunakan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) untuk bekerja, yang penerbitannya mensyaratkan adanya izin ketenagakerjaan berupa Notifikasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing dari instansi berwenang. Mekanisme ini memastikan kesesuaian antara izin tinggal, jabatan, lokasi kerja, serta aktivitas yang dilakukan di lapangan.

Terkait dugaan penyalahgunaan visa, Kharisma menegaskan hingga saat ini Imigrasi Batam belum menerima laporan maupun menemukan secara langsung adanya TKA di KEK Nongsa yang menggunakan visa kunjungan untuk melakukan pekerjaan fisik atau konstruksi. Namun, Imigrasi pernah mendapati WNA pemegang visa kunjungan berada di lokasi KEK Nongsa untuk keperluan rapat, pertemuan bisnis, atau pembahasan proyek yang bersifat non-produktif dan masih diperbolehkan sesuai aturan.

Lebih lanjut, Kharisma menyampaikan pengawasan TKA bersifat lintas sektor, Imigrasi Batam menjadi bagian dari pengawasan tersebut melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), dengan koordinasi berupa pertukaran data, pengawasan gabungan, serta rapat lintas instansi. Pihaknya menyatakan siap mendukung rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pengawasan terpadu oleh Pemerintah daerah.

Terkait kelengkapan dokumen seperti izin kerja, notifikasi, maupun sertifikasi profesi, Kharisma juga menegaskan, hal tersebut merupakan ranah instansi ketenagakerjaan dan lembaga profesi. Sementara peran Imigrasi adalah memastikan adanya dasar izin kerja dari instansi berwenang serta kesesuaian izin tinggal untuk tujuan bekerja. Jika dalam pengawasan gabungan ditemukan pelanggaran, Imigrasi akan menindaklanjuti dari sisi keimigrasian.

“Terhadap WNA yang terbukti melanggar ketentuan keimigrasian, tindakan yang dapat diambil antara lain pembatalan izin tinggal, deportasi, pencantuman dalam daftar penangkalan, hingga proses hukum keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya Pukul 17.25 WIB.

Ia menambahkan, pengawasan Imigrasi Batam tidak hanya mengandalkan operasi lapangan saja, tetapi juga dilakukan secara administratif melalui pemantauan data perlintasan, izin tinggal, penjamin, serta kewajiban pelaporan oleh perusahaan atau sponsor. Menurutnya, tantangan pengawasan muncul ketika terdapat oknum yang menyalahgunakan izin tinggal setelah berada di Indonesia.

“Oleh karena itu, pengawasan berbasis informasi dan sinergi lintas instansi menjadi kunci. Jika ditemukan pelanggaran, Imigrasi Batam akan bertindak tegas sesuai aturan”. tutup Kharisma. (DS)