Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 46

Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Naik 8 Ribu Orang di 2025, Berikut Target Disbudpar Tahun 2026

Salah satu Wisman yang berkunjung ke Tanjungpinang. (Foto Disbudpar Tanjungpinang)

Tanjungpinang, GK.com – Kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Kota Tanjungpinang pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Tanjungpinang, melalui Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Salman.

Salman menjelaskan, pada tahun 2024, jumlah kunjungan Wisman tercatat sebanyak 54.981 orang. Angka tersebut meningkat pada tahun 2025 menjadi 63.306 orang atau bertambah sekitar 8 ribu Wisatawan.

“Untuk tahun 2026, kami menargetkan kenaikan sebesar 10 persen dari jumlah kunjungan tahun sebelumnya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, (12/02/2026) Pukul 17.40 WIB.

Menurutnya, penyumbang Wisman terbesar ke Tanjungpinang masih didominasi Wisatawan asal Malaysia dan Singapura. Kedua Negara tersebut akan terus dioptimalkan sebagai pasar utama dalam upaya peningkatan kunjungan Wisatawan.

Disbudpar juga telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak angka kunjungan, salah satunya dengan memperkuat citra Tanjungpinang sebagai Kota Wisata Sejarah, Budaya, dan Religi.

Strategi tersebut dilakukan melalui penguatan konsep pentahelix dengan mempererat koordinasi dan komunikasi bersama pelaku industri pariwisata, baik di Tanjungpinang maupun di Provinsi Kepulauan Riau secara umum.

“Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah pelaksanaan kegiatan famtrip untuk memperkuat kemitraan dengan pelaku industri pariwisata”. ungkapnya. (KF)

Isu Penyalahgunaan BBM Subsidi Mencuat di Karimun, Ada Xstar, Namun Pengawasan Membingungkan

Pengisian BBM Bersubsidi di salah satu SPBU Karimun menggunakan drum. (Foto gerbangkepri.com)

Karimun, GK.com – Kewenangan pengawasan terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bukan berada di tingkat Kabupaten/Kota. Peran di daerah hanya sebatas monitoring dan koordinasi apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan di lapangan, hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Bidang ESDM Karimun, Vanderones Purba.

“Terkait maraknya isu penyalahgunaan BBM bersubsidi yang terjadi di Wilayah Karimun, secara aturan, kewenangan pengawasan yang disertai tindakan hukum berada di Pemerintah Pusat dan Aparat Penegak Hukum. Kami Dinas maupun Daerah itu tidak punya kewenangan dalam pengawasan, karena kita sifatnya hanya monitoring. Pengawasan dan monitoring itu berbeda ya. Kalau pengawasan ada tindakan hukum di dalamnya, jika kami turun dan menemukan penyalahgunaan, kami tidak bisa langsung menindak, karena kewenangan itu ada di Pusat,” terang Purba, Kamis (12/02/2026) pukul 09.35 WIB.

BACA JUGA: 👇👇👇



Ditegaskannya lagi, apabila di lapangan ditemukan indikasi pelanggaran, pihaknya akan segera melaporkan kepada Stakeholder terkait seperti Pertamina maupun Kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Kalau ada temuan, kami akan langsung koordinasikan dengan Polres. Dua tahun lalu, saya melihat ada temuan, saya foto dan video lalu kirim langsung ke Reskrim Polres Karimun, dan langsung ditindak hari itu juga,” ungkapnya pada Pukul 09.31 WIB.

“Saya berharap, masyarakat dan rekan-rekan media turut berperan aktif dalam memantau distribusi BBM bersubsidi dengan mendokumentasikan dugaan pelanggaran tersebut, dan segera melaporkannya ke Aparat Penegak Hukum agar segera di tindak,” pesan Purba.

“Selain itu, dalam sistem pendistribusian BBM subsidi juga telah diterapkan sistem digital melalui aplikasi Xstar. Melalui sistem tersebut, data pengguna BBM khususnya sektor tertentu seperti nelayan telah terintegrasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungan. Dari situ data masuk ke OPD berwenang seperti Perikanan dan Dishub. Dan akan menerangkan seperti nelayan mana, kapalnya berapa GT, siapa pemiliknya, izin sampai di mana, bahkan dedikasi jam geraknya pun terdata”. jelas Purba. (DS)

Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Drum di SPBU Apakah Sesuai Standar Rekomendasi, Atau Menjadi Risiko?

Pengisian BBM Bersubsidi di salah satu SPBU Karimun menggunakan drum. (Foto gerbangkepri.com)

Karimun, GK.com – Di tengah riuhnya perbincangan masyarakat soal pendistribusian dan ketersediaan BBM bersubsidi di Kabupaten Karimun yang sering mengalami kelangkaan, sorotan tajam tertuju kepada mekanisme pengisian Pertalite yang kerap dilakukan ke dalam drum-drum besar di SPBU. Hal ini mencuat setelah seringnya masyarakat mengeluhkan tentang antrean panjang yang terjadi pada pengisian BBM bersubsidi yang ada di Kabupaten Karimun.

Dari hasil investisigasi tim media ini di lapangan, tampak terlihat jelas, mobil pik up berisikan drum-drum besar mengangkut BBM bersubsidi secara terang-terangan.

Kabid ESDM Karimun, Vandarones Purba. (Foto gerbangkepri.com)



Kepada awak Media ini, saat di konfirmasi, Kepala Bidang ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba mengatakan jika pengisian BBM jenis Pertalite dari SPBU ke dalam drum tidak serta-merta dilakukan tanpa aturan. Menurutnya, pengisian tersebut harus memiliki rekomendasi resmi.
“Biasanya, pengangkutan mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan. Dan diperuntukkan bagi kebutuhan transportasi seperti mesin tempel kapal angkut yang memang menggunakan bensin jenis premium atau Pertalite,” ujar Purba, Kamis (12/02/2026) sekitar Pukul 09.31 WIB.

Terkait penjualan BBM di tingkat pengecer, Purba menyebutkan di Pulau Karimun terdapat 104 sub-penyalur yang telah mengantongi surat keterangan dari Pemerintah Daerah Karimun, termasuk wilayah yang berada di pulau-pulau lainnya.

“Sebenarnya jumlah tersebut mencapai lebih dari 400 sub-penyalur. Namun, dikarenakan adanya aturan dari Pemerintah Pusat yang menyatakan bahwa setiap Kecamatan seharusnya hanya memiliki satu sub-penyalur, maka, ditetapkanlah menjadi 104 sub-penyalur,” jelas Purba.

Pada kesempatan itu, Purba juga menyampaikan kemungkinan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan KSP (Kementerian Staf Presiden), mengingat ada instruksi dari Presiden agar kebijakan yang dibuat harus benar-benar mensejahterakan masyarakat.

Menanggapi pertanyaan awak Media ini terkait keluhan masyarakat tentang seringnya kehabisan Pertalite di Wilayah Kabupaten Karimun, Purba menjawab, “kami belum dapat info terkait itu. Tapi kalau memang ada informasi, kami akan turun langsung ke SPBU tersebut. Setahu saya, yang mendapatkan rekomendasi untuk pengisian drum itu hanya dua SPBU, yakni SPBU Poros dan SPBU Coastal. SPBU Sungai Raya tidak mendapatkan rekomendasi,” tegasnya.

Purba merinci bahwa drum yang memiliki rekomendasi di SPBU hanya diperuntukkan bagi kebutuhan tertentu. Di SPBU Poros dan Coastal, pengisian drum hanya untuk transportasi darat yang telah direkomendasikan. Untuk Biosolar, menurutnya hanya tersedia di SPBU Poros dan itu pun khusus untuk kebutuhan Rumah Sakit seperti RSUD Ahmad Sani maupun Rumah Sakit Bakti Timah, dengan rekomendasi dari Dinas Kesehatan. Sementara untuk alat pertanian, rekomendasi berasal dari Dinas Pertanian, dan untuk rumah ibadah dikeluarkan oleh Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra) atau Kementerian Agama.

“Jadi, Dinas ESDM tidak mengeluarkan rekomendasi secara langsung kepada individu atau pihak tertentu. Kami hanya sebatas mengajukan kuota kebutuhan BBM secara global ke Pemerintah Pusat. Dan kami hanya menginput kebutuhan dari masing-masing OPD, lalu mengajukan total kuota per tahun ke BPH Migas. Kami tidak memberikan rekomendasi per individu, itu menjadi kewenangan OPD terkait,” tegas Purba.

“Peran masyarakat dalam memberikan informasi sangatlah penting. Jika ada dugaan penyimpangan, masyarakat boleh segera melaporkan ke Dinas ESDM agar bisa ditindaklanjuti. Biar kami telusuri langsung ke lapangan, dan memastikan benar atau tidaknya. SPBU itu berada di bawah Pertamina, dan Pemerintah adalah mitra Pertamina. Kalau ada temuan, kami akan bersurat ke Pertamina terkait SPBU yang dimaksud untuk ditindaklanjuti”. tutupnya. (DS)

Bulog Perketat Distribusi Beras

Kantor Bulog Tanjungpinang. (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com – Perum Bulog memastikan distribusi beras medium SPHP berjalan tepat sasaran dan terkontrol guna mencegah penimbunan, serta permainan harga menjelang Ramadhan.

Dijelaskan Kepala Cabang Perum Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, penyaluran beras SPHP dilakukan melalui mitra resmi, seperti RPK (Rumah Pangan Kita), pasar rakyat, ritel modern, hingga kedai-kedai di pemukiman warga.

“Semua terdata dan terkontrol. Berapa yang kita distribusikan dan siapa relasi penjualnya, semuanya terpantau,” tegasnya.

BACA JUGA: 👇👇👇



Ia menegaskan lagi, apabila ditemukan penjualan yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di lapangan, Bulog akan segera melakukan tindak lanjut.

“Kalau ditemukan tidak sesuai HET, akan kita tindak lanjuti lebih lanjut”. ujarnya melalui pesan telepon, (10/02/2026) Pukul 11.34 WIB.

Bulog berharap, langkah pengawasan ini dapat menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. (KF)

RSBP Batam Laksanakan Gotong Royong, Jumat Menjadi Jadwal Rutin

Pegawai RSBP Batam saat melaksanakan gotong royong. (Foto BP Batam)

Batam, GK.com – Diikuti oleh seluruh pegawai pada Rabu (11/2/2026), Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melaksanakan kegiatan Gotong Royong.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen manajemen Rumah Sakit dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari disiplin dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), serta arahan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang disampaikan pada apel pagi awal pekan ini.

Sejumlah area strategis Rumah Sakit dibersihkan untuk menjaga keindahan, dan kenyamanan fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan standar kebersihan dan sterilisasi tetap terjaga secara optimal.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen RSBP Batam dalam mengimplementasikan nilai organisasi PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) di setiap aspek pelayanan, termasuk dalam menciptakan lingkungan Rumah Sakit yang bersih, aman, dan humanis bagi pasien, pengunjung, serta pegawai.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto menuturkan, kebersihan lingkungan Rumah Sakit bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab profesional seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.

“Melalui gotong royong ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian harus dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri,” kata dr. Tanto.

Sememtara, anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait mengapresiasi langkah RSBP Batam yang proaktif menindaklanjuti arahan pimpinan Nasional dan Daerah.

Menurut Ariastuty, inisiatif tersebut mencerminkan nilai ASN yang responsif terhadap arahan pimpinan, sekaligus peka terhadap kebutuhan lingkungan.

“Rumah sakit adalah wajah pelayanan publik. Kebersihan dan ketertiban harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial”. ujarnya.

Kegiatan gotong royong kedepannya akan dijadwalkan rutin setiap Jumat pagi setelah senam bersama melalui program “Jumat Bersih”, khususnya setelah bulan suci Ramadhan, sebagai upaya berkelanjutan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman. (RD)

Pemko Tanjungpinang Perkuat Sinergi Jelang Ramadan, Dukung Gerakan Indonesia Asri Dan Stabilitas Pangan

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat berdiskusi dengan Instansi Vertikal. (Foto Diskominfo Tanjungpinang)

Tanjungpinang, GK.com – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungpinang Triwulan I Tahun 2026, yang digelar di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah Kantor Wali Kota Tanjungpinang. Rapat turut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurianto, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta kepala Perangkat Daerah terkait lainnya, Rabu (11/2/2026).

Wali Kota Lis Darmansyah dalam arahannya menyampaikan kesiapan dalam menyambut Bulan Suci Ramadan harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, ketertiban umum, maupun kebersihan lingkungan. Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Forkopimda dan Tim Kewaspadaan Nasional Kota Tanjungpinang terus berkomitmen melalui penguatan sinergi dalam menyambut Bulan Suci Ramadan ini, dan komitmen tersebut sejalan dengan arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam pelaksanaan program pemerintah, yaitu keberhasilan kepala daerah tidak lagi semata diukur dari stabilitas politik atau kedekatan dengan pemerintah pusat, tetapi dari kemampuan menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat memimpin Rapat. (Foto Diskominfo Tanjungpinang)



Selain itu, penertiban dan penataan lingkungan turut menjadi pembahasan dalam rapat sebagai bagian dari upaya menciptakan wajah kota Tanjungpinang yang tertib dan rapi. Wali Kota Lis menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam mendukung program “Indonesia Asri” melalui gerakan kebersihan dan penataan ruang publik.

Sebagai wujud nyata, dalam hal ini Pemko Tanjungpinang menggerakkan seluruh ASN di untuk melaksanakan aksi bersih-bersih di berbagai titik strategis, meliputi pembersihan area pasar, fasilitas umum, wilayah pesisir dan permukiman warga, yang menjadi bagian dari upaya mewujudkan Tanjungpinang yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya menjelang Ramadan.

Dalam rapat juga dibahas terkait ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan. Pemko Tanjungpinang melalui dinas terkait berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan stok dan harga di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan pangan tetap aman serta mencegah lonjakan harga menjelang dan selama Ramadan.

Suasana saat Rapat. (Foto Diskominfo Tanjungpinang)



“Sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah, Pemko Tanjungpinang juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik strategis. Nantinya masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Melalui Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu instrumen kita untuk menstabilkan harga sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan”, ujar Lis.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemko Tanjungpinang bersama Forkopimda terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengamanan wilayah selama Ramadan, serta berkomitmen untuk memastikan seluruh aspek kesiapan dapat berjalan optimal, suasana Ramadan di Kota Tanjungpinang dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Adv/Dinas Kominfo)